Home Blog Page 21

PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Perdana Dokter Tifa

Sumbawanews.com,- Pengadilan Negeri Jakarta Timur memberikan izin resmi kepada media untuk menyiarkan langsung sidang perdana terhadap Tifauzia Tyassuma, atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, dalam kasus dugaan pemalsuan ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Sidang yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026, akan mencakup pembacaan dakwaan, eksepsi, tuntutan, pleidoi, hingga putusan akhir—semua tahapan yang boleh disiarkan secara langsung.

Juru Bicara PN Jakarta Timur, Immanuel Tarigan, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sejalan dengan prinsip transparansi peradilan, namun tetap mematuhi batasan hukum acara pidana. “Kami mengizinkan siaran langsung pada tahapan-tahapan inti persidangan yang bersifat formal dan tidak melibatkan keterangan saksi secara langsung,” ujarnya, Rabu, 1 Juli 2026.

Namun, tahap pembuktian—yang melibatkan pemeriksaan saksi dan alat bukti—dilarang keras untuk disiarkan secara langsung. Hal ini didasarkan pada ketentuan Pasal 153 KUHAP yang menegaskan bahwa keterangan saksi tidak boleh saling mendengar. Meski awak media tetap diperbolehkan hadir dan melakukan peliputan, mereka hanya dapat merekam secara diam-diam tanpa transmisi langsung.

Dokter Tifa, yang didakwa terlibat dalam penyebaran dokumen palsu terkait ijazah Jokowi, menjadi pusat perhatian nasional sejak kasus ini mencuat. Sidang perdana ini diharapkan menjadi titik awal dari proses hukum yang berlangsung terbuka, sekaligus menjadi ujian bagi keseimbangan antara hak publik untuk tahu dan prinsip keadilan yang berkeadilan.

Sebelumnya, PN Jaktim sempat menunda keputusan soal siaran langsung, namun akhirnya mengeluarkan kebijakan yang jelas setelah mempertimbangkan berbagai aspek hukum dan kepentingan umum. Roy Suryo, yang dikaitkan sebagai rekan kerja Dokter Tifa dalam kasus ini, sebelumnya telah menepis isu perpecahan, menegaskan bahwa keduanya tetap berada dalam satu strategi hukum.

Dengan izin ini, masyarakat dapat mengikuti perkembangan sidang secara real-time, sekaligus memastikan bahwa proses hukum berjalan tanpa intervensi atau distorsi informasi.

Inggris Gagal Dapat Penalti Usai Kane Jatuh di Kotak Penalti

Sumbawanews.com,- Wasit Adham Makhadmeh memutuskan tidak memberi penalti kepada Inggris setelah Harry Kane terjatuh di dalam kotak penalti saat berbenturan dengan kiper RD Kongo, Lionel Mpasi, pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Rabu (1/6/2026) malam WIB. Keputusan itu langsung memicu kontroversi, terutama setelah tayangan ulang menunjukkan Kane justru menjatuhkan diri sebelum kaki Mpasi bersentuhan dengannya.

Laga yang berlangsung sengit itu sempat membuat RD Kongo memimpin 1-0 lewat gol cepat Brian Cipenga pada menit ke-7. Inggris yang berusaha mengejar ketinggalan terus mendesak, namun pertahanan tim Afrika yang solid dan penyelamatan brilian Mpasi membuat serangan The Three Lions kerap gagal membuahkan hasil. Di menit-menit akhir babak pertama, Kane yang berlari kencang mengarah ke gawang, tiba-tiba jatuh setelah beradu tubuh dengan Mpasi. Wasit asal Yordania itu langsung meniup peluit, namun bukan untuk memberi hadiah penalti—malah memberi tendangan bebas kepada RD Kongo dengan alasan simulasi.

Video Assistant Referee (VAR) Khamis Al-Marri meninjau insiden tersebut dan memutuskan tidak merekomendasikan perubahan keputusan. Dengan demikian, keputusan Makhadmeh tetap berlaku. Jika skor 1-0 untuk RD Kongo bertahan hingga akhir laga, keputusan ini diprediksi akan menjadi salah satu momen paling diperdebatkan dalam sejarah Piala Dunia 2026, terutama mengingat pentingnya gol penalti dalam pertandingan eliminasi langsung.

Inggris, yang mengandalkan Kane sebagai ujung tombak, kini harus berjuang lebih keras di babak kedua untuk menyamakan kedudukan. Sementara itu, RD Kongo, tim yang dianggap sebagai underdog, berpeluang besar melaju ke babak 16 besar jika mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Ekspedisi Patriot Jadi Mesin Penggerak Transmigrasi Berbasis Ekonomi

Sumbawanews.com,- Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memperkenalkan transformasi besar-besaran dalam program transmigrasi: bukan lagi sekadar memindahkan penduduk, tapi membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui industrialisasi dan hilirisasi berbasis potensi lokal. Pada Selasa, 30 Juni 2026, di Jakarta, ia memimpin diskusi strategis bersama para guru besar dari sepuluh perguruan tinggi mitra Tim Ekspedisi Patriot, sebuah inisiatif yang kini menjadi ujung tombak perubahan paradigma transmigrasi di Indonesia.

Iftitah menegaskan, kunci keberhasilan program ini terletak pada prinsip sederhana namun revolusioner: “Ada gula, ada semut. Kita bangun dulu ekonominya. Ketika peluang kerja dan usaha tumbuh, masyarakat akan datang karena melihat masa depan yang lebih baik.” Kawasan transmigrasi, menurutnya, tidak boleh lagi dipandang sebagai permukiman pinggiran, melainkan sebagai ekosistem ekonomi yang terintegrasi—menghubungkan sumber daya alam, riset akademik, dunia usaha, investasi, dan akses pasar dalam satu rantai nilai yang utuh.

Tim Ekspedisi Patriot, yang kini beroperasi di sejumlah kawasan transmigrasi di Papua, tidak lagi sekadar melakukan pemetaan atau kajian lapangan. Mereka bertindak sebagai konsolidator sistemik: menghubungkan petani dan pelaku usaha lokal dengan perguruan tinggi untuk pengembangan teknologi, serta menjembatani kebutuhan produksi dengan kebutuhan pasar. Tujuannya jelas: mengubah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Prof. Sjarief Widjaja dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember menekankan pentingnya kepastian pasar sejak awal. “Yang paling penting adalah off-taker. Produk masyarakat harus sejak awal dihubungkan dengan pasar,” ujarnya. Tanpa penyerapan produk, industrialisasi hanya menjadi proyek kosong. Sementara itu, Prof. Tommy Perdana dari Universitas Padjadjaran menambahkan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada pembangunan rantai pasok yang utuh—mulai dari penguatan petani, pengolahan hasil, pembiayaan, hingga akses ke pasar modern dan ekspor.

“Patriot perlu menjadi konsolidator yang memahami sistem produksi sekaligus sistem pasar,” katanya. “Masyarakat harus mampu bertransformasi dari pola produksi tradisional menuju pertanian dan agroindustri yang berorientasi pasar.”

Dari diskusi ini, indikator keberhasilan program transmigrasi pun bergeser. Bukan lagi diukur dari jumlah kajian atau jumlah keluarga yang dipindahkan, tetapi dari pertumbuhan industri lokal, peningkatan lapangan kerja, kenaikan pendapatan masyarakat, dan kemampuan kawasan transmigrasi menjadi pusat ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Dengan pendekatan ini, transmigrasi kini bukan lagi soal pindah tempat—tapi soal membangun masa depan.

Sepatu Pink Mendominasi Lapangan di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Di tengah hiruk-pikuk laga Piala Dunia 2026, satu warna mencolok menjadi pusat perhatian: merah muda. Hampir di setiap pertandingan, pemain dari berbagai benua tampil dengan sepatu bola berwarna pink terang, menciptakan kontras dramatis di atas rumput hijau. Fenomena ini bukan sekadar gaya, tapi hasil perencanaan strategis yang melibatkan teknologi, psikologi warna, dan kekuatan merek.

Produsen ternama seperti Nike, Adidas, Puma, New Balance, hingga Skechers secara serentak meluncurkan koleksi sepatu dengan palet merah muda khusus untuk turnamen ini. Menurut laporan *The Athletic* pada 2 Juli 2026, keputusan ini didasarkan pada riset mendalam tentang visibilitas. Warna pink dipilih karena memiliki tingkat kontras tertinggi terhadap hijau lapangan—mudah terlihat oleh penonton di stadion, di layar televisi, maupun di ponsel pintar.

Uji coba produk yang dilakukan oleh sejumlah merek menunjukkan bahwa sepatu berwarna pink mampu menarik perhatian 37% lebih tinggi dibandingkan warna tradisional seperti hitam, putih, atau biru. Di balik estetika, ada pula pertimbangan psikologis: warna ini dianggap membawa energi dinamis, memicu respons emosional positif, dan memperkuat identitas visual tim di mata sponsor dan penonton global.

Tren ini juga didukung oleh para pemain bintang. Banyak dari mereka secara terbuka menyatakan preferensi terhadap sepatu pink, bukan hanya karena tampilan, tapi karena merasa lebih percaya diri dan “terlihat berbeda” di panggung terbesar sepak bola dunia. Di laga Inggris melawan DR Kongo, misalnya, sejumlah pemain tim tamu memakai sepatu pink dengan detail emas—sebuah kombinasi yang langsung menjadi viral di media sosial.

FIFA sendiri tidak melarang, bahkan secara diam-diam mendukung inisiatif ini sebagai bagian dari upaya memperkuat daya tarik komersial turnamen. Dengan penjualan sepatu warna pink mencapai rekor historis dalam waktu kurang dari sebulan, industri olahraga pun menyadari: di era digital, warna bukan lagi soal estetika semata—tapi alat komunikasi, branding, dan bahkan identitas budaya.

Timnas U17 Indonesia Hadapi Malaysia dalam Dua Laga Uji Coba di Solo

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia U17 akan menghadapi Malaysia dalam dua pertandingan persahabatan pada 4 dan 7 Juli 2026 di Stadion Manahan, Solo. Kedua laga, yang dimulai pukul 20.00 WIB, menjadi bagian penting dari proses pemulihan dan rekonstruksi skuad setelah kegagalan memenuhi target di Piala AFF U17 dan Piala Asia U17 2026.

Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memilih pendekatan segar dengan membawa 25 pemain, di mana 22 di antaranya merupakan wajah baru yang belum pernah tampil dalam dua turnamen terakhir. Hanya tiga pemain yang kembali mendapat kepercayaan: Abdillah Ishak, Chico Jericho, dan Ichiro Akbar. Pemain-pemain sebelumnya menjadi andalan seperti Putu Ekayana, Dava Yunna, Fardan Farras, dan Mathew Baker sama sekali tidak masuk daftar, menunjukkan niat jelas pelatih untuk merefresh tim dengan energi baru.

Performa Timnas U17 dalam dua kompetisi terakhir memang mengecewakan. Di Piala AFF U17 yang berlangsung di dalam negeri, Garuda Muda gagal lolos dari fase grup setelah kalah 0-1 dari Malaysia pada laga kedua, meski sebelumnya menang 4-0 atas Timor Leste dan bermain imbang 0-0 melawan Vietnam. Di Piala Asia U17 di Arab Saudi, Indonesia sempat menang 1-0 atas China, tetapi kemudian dikalahkan 0-2 oleh Qatar dan 1-3 oleh Jepang, sehingga gagal maju ke babak gugur dan kehilangan peluang lolos ke Piala Dunia U17 2026.

Dua laga melawan Malaysia menjadi ajang evaluasi sekaligus uji coba strategis bagi tim asuhan Kurniawan. Pertandingan pertama berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026, dengan Indonesia sebagai tuan rumah. Laga kedua digelar tiga hari kemudian, pada Selasa, 7 Juli, dengan skema pertandingan yang sama—Malaysia sebagai tamu di Stadion Manahan.

Untuk menjangkau penonton luas, kedua pertandingan akan disiarkan langsung oleh Indosiar dan dapat diakses melalui platform streaming Vidio. Kedua media ini menjadi saluran resmi yang ditunjuk untuk menayangkan laga-laga persahabatan timnas usia muda dalam periode ini.

Dengan banyaknya pemain muda yang dipercaya, laga ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang menemukan identitas baru Timnas U17 yang bisa bersaing di level Asia. Kurniawan jelas ingin membangun fondasi jangka panjang, bukan sekadar memperbaiki hasil sesaat. Bagi para pecinta sepak bola muda Indonesia, dua laga ini menjadi momentum penting untuk menyaksikan generasi penerus Garuda Muda yang mungkin akan membawa harapan di masa depan.

Jose Mourinho Doakan Pemain Real Madrid Gagal di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengungkapkan keinginannya agar para pemain klubnya segera tersingkir dari Piala Dunia 2026, bukan karena dendam, tapi demi kepentingan taktis tim. Dalam wawancara eksklusif dengan podcast Beast Mode On, Mourinho secara terbuka mengaku ingin bintang-bintang Los Blancos pulang lebih awal dari turnamen di Amerika Utara agar bisa segera bergabung dalam pemusatan latihan pramusim.

“Anda ingin mendengar kebenaran? Saya ingin para pemain Real Madrid kalah dan segera pergi berlibur. Karena saya ingin anak-anak itu kembali secepatnya untuk pramusim,” ujar Mourinho, seperti dilansir Sportbible pada 1 Juli 2026.

Pernyataan itu langsung memicu gelombang reaksi di kalangan penggemar sepak bola global. Pasalnya, Mourinho—yang baru kembali ke Santiago Bernabéu setelah 13 tahun menjalani petualangan di berbagai klub—sedang memikirkan ulang fondasi tim setelah dua musim tanpa trofi. Real Madrid, yang sempat terpuruk dalam kekacauan ruang ganti dan performa tak konsisten, kini diharapkan bangkit di bawah kendali sang pelatih berusia 63 tahun asal Portugal itu.

Mourinho menargetkan latihan perdana di kompleks Valdebebas pada 14 Juli 2026, enam hari sebelum laga final Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli. Dengan begitu, ia ingin para pemain yang terpilih ke tim nasional—termasuk mereka yang berpotensi tampil hingga babak akhir—tidak terlambat kembali ke markas klub. Kehadiran mereka di awal masa persiapan dianggap krusial untuk membangun kembali kohesi tim dan memperkenalkan filosofi permainan barunya.

Meski terdengar egois, sikap Mourinho justru mencerminkan realitas modern sepak bola: keberhasilan klub sering kali bergantung pada seberapa cepat para pemain internasional bisa kembali ke tim setelah turnamen besar. Ia tidak menolak kebanggaan para pemainnya berlaga di Piala Dunia, tetapi ia juga tak mau kehilangan momentum yang bisa menentukan arah musim depan.

Real Madrid sendiri masih menunggu konfirmasi resmi siapa saja dari skuadnya yang akan membela negaranya di turnamen yang akan dihelat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Nama-nama seperti Kylian Mbappé, Jude Bellingham, dan Vinícius Júnior menjadi kandidat utama yang kemungkinan besar akan absen dalam beberapa minggu awal latihan pramusim.

Dengan doa “nyeleneh” itu, Mourinho bukan sekadar menunjukkan sisi pragmatisnya—ia juga mengingatkan dunia bahwa di balik ambisi besar, ada perhitungan kecil yang tak kalah penting: waktu.

Parlemen Norwegia Gelar “Viking Row” di Ruang Sidang Dukung Timnas di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Viral di media sosial, para anggota Parlemen Norwegia melakukan aksi serentak “Viking Row” di ruang sidang pada Kamis, 2 Juli 2026. Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua Parlemen Masud Gharahkhani sebagai bentuk solidaritas terhadap Timnas Norwegia yang sedang bertanding di Piala Dunia 2026. Dengan gerakan mengayunkan tangan seperti mendayung perahu Viking, seluruh legislator ikut serta dalam yel-yel tradisional yang biasa dinyanyikan suporter di stadion.

Aksi spontan ini terjadi setelah Timnas Norwegia melaju ke babak 16 besar usai menang 2-1 atas Pantai Gading. Kini, mereka bersiap menghadapi juara bertahan Brasil dalam laga yang dinanti-nanti. Meski berlangsung di ruang formal, suasana semangat kebangsaan merambah hingga ke jantung pemerintahan, mencerminkan betapa dalamnya kecintaan rakyat Norwegia terhadap tim kebanggaan mereka.

Video pendek yang menampilkan aksi tersebut langsung menjadi sorotan global, menggabungkan kekhasan budaya Skandinavia dengan semangat sepak bola modern. Tidak ada yang berkata-kata—hanya gerakan serempak, ekspresi gembira, dan kebanggaan yang terpancar dari setiap wajah anggota parlemen.

PDIP Minta Data Kader yang Terlibat dalam Program MBG

Sumbawanews.com,- Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan mengirim surat resmi kepada Badan Gizi Nasional untuk meminta data lengkap mengenai kader partai yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Surat bernomor 553/EX/DPP/VI/2026, yang ditandatangani Sekjen Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun pada 22 Juni 2026, menjadi tindak lanjut dari instruksi sebelumnya pada Februari lalu yang melarang kader memanfaatkan program tersebut untuk keuntungan pribadi.

Permintaan ini muncul menyusul berkembangnya dugaan penyimpangan dalam implementasi MBG yang kini sedang diselidiki aparat penegak hukum. DPP PDIP menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya pengawasan internal dan penegakan disiplin partai. Dalam surat tersebut, PDIP meminta tiga jenis informasi: nama individu, badan usaha, yayasan, atau koperasi yang terlibat dalam MBG dan diduga memiliki hubungan dengan kader partai di tiga pilar—struktural, legislatif, dan eksekutif; bentuk keterlibatan mereka; serta data pendukung lain yang relevan untuk klarifikasi.

Juru bicara PDIP Guntur Romli membenarkan keberadaan surat tersebut. Menurutnya, partai tidak ingin ada ruang bagi praktik penyalahgunaan program sosial yang seharusnya berpihak pada kepentingan rakyat. Dengan meminta transparansi dari BGN, PDIP menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah yang melibatkan kader partai.

Inggris Tertinggal 0-1 dari RD Kongo akibat Gol Cepat Cipenga di Menit ke-7

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris harus menelan kekalahan telak di babak pertama usai dikalahkan RD Kongo 0-1 dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Rabu (1/7). Kejutan datang justru dari tim yang dianggap sebagai underdog—RD Kongo—yang mencetak gol cepat di menit ketujuh lewat aksi Brian Cipenga.

Meski menguasai bola sejak kickoff, Inggris gagal memanfaatkan dominasi awal. Serangan pertama Declan Rice gagal karena bola keluar garis, memberi kesempatan bagi RD Kongo untuk mengatur ritme pertahanan. Tim asal Afrika Tengah itu justru tampil percaya diri, memanfaatkan ruang kosong di sisi sayap dan serangan balik cepat.

Petaka menyapa Inggris di menit ketujuh. Dari serangan sisi kanan, Chancel Mbemba melepas umpan silang yang mengarah ke sisi kiri kotak penalti. Djed Spence, bek kanan Inggris, terlalu fokus pada pergerakan pemain lawan di area tengah, meninggalkan Cipenga sendirian. Tanpa tekanan, Cipenga menerima bola dengan kaki kanan dan melepaskan tembakan akurat ke pojok kanan bawah gawang Jordan Pickford. Bola tak bisa dijangkau kiper asal Inggris itu, dan RD Kongo unggul 1-0.

Setelah gol itu, Inggris terus mendesak, tetapi serangan mereka terhambat oleh disiplin defensif RD Kongo. Umpan silang dari Bellingham, Rashford, hingga Spence gagal membuahkan hasil karena pertahanan lawan selalu berada di posisi tepat. Pemain Inggris pun semakin frustrasi, sejumlah pelanggaran dilakukan untuk menghentikan aliran permainan RD Kongo.

Peluang menyamakan kedudukan hampir datang di menit ke-28 saat tendangan bebas Declan Rice memantul dari Ezri Konsa dan meluncur tipis di sisi kiri gawang RD Kongo. Kiper Lionel Mpasi, yang tampil luar biasa sepanjang babak pertama, kembali menyelamatkan timnya dengan menyapu sundulan Jude Bellingham di menit ke-30.

Marcus Rashford nyaris mencetak gol penyama di menit ke-35, namun blok garis gawang oleh Aaron Wan-Bissaka menggagalkan upaya tembakan jarak dekatnya. Di menit ke-44, Harry Kane jatuh di dalam kotak penalti setelah dijegal Mpasi, tapi wasit Adham Makhadmeh memutuskan tidak ada pelanggaran—tidak ada penalti diberikan.

Babak pertama ditutup dengan tekanan berkelanjutan dari Inggris. Sundulan Bellingham di menit ke-45+2 dan tendangan voli Kane dari sepak pojok di menit ke-45+7 berhasil dihalau Mpasi—keduanya menjadi penyelamatan krusial yang membuat RD Kongo tetap unggul.

Hingga peluit panjang babak pertama berbunyi, Inggris masih tertinggal 0-1. Dominasi bola tak berbuah gol, sementara RD Kongo membuktikan bahwa kecepatan, ketenangan, dan ketajaman di momen krusial bisa mengalahkan kekuatan besar.

Inggris Tertinggal 0-1 dari RD Kongo di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Babak pertama laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta berakhir dengan kejutan besar: Inggris tertinggal 0-1 dari Republik Demokratik Kongo. Gol tunggal pencetak sejarah dicetak oleh penyerang RD Kongo, Brian Cipenga, pada menit ketujuh, menggemparkan publik yang mengira The Three Lions akan mendominasi sepanjang laga.

Meski menguasai bola sejak peluit awal, tim asuhan Thomas Tuchel kesulitan menembus pertahanan padat lawan. Serangan berulang kali gagal membuahkan hasil, sementara RD Kongo justru memanfaatkan kesalahan kecil di lini belakang Inggris. Umpan lambung Chancel Mbemba menjadi kunci keberhasilan. Cipenga melesat bebas, mengontrol bola dengan tenang, lalu melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan bawah gawang yang tak mampu dijangkau kiper Jordan Pickford.

Ketertinggalan membuat Inggris makin agresif. Jude Bellingham hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-29 lewat sundulan keras dari umpan Declan Rice, namun kiper Lionel Mpasi tampil heroik dengan sapuan tangan yang sempurna. Beberapa peluang lain pun muncul: tembakan Harry Kane yang diblok Axel Tuanzebe, upaya Marcus Rashford yang gagal karena blok Aaron Wan-Bissaka, dan sundulan Yoane Wissa yang hanya menghantam mistar gawang pada menit ke-42.

Meski terus mendesak, Inggris gagal memecah kebuntuan. Bahkan, peluang penalti terbuang ketika Harry Kane terjatuh dalam kotak penalti setelah berhadapan dengan Mpasi. Wasit memutuskan tidak memberi hukuman setelah merujuk ke VAR—keputusan yang memicu protes keras dari skuad Inggris.

RD Kongo, yang sebelumnya dianggap sebagai underdog, tampil disiplin, terorganisasi, dan penuh semangat. Mereka berhasil mempertahankan keunggulan hingga babak pertama berakhir, sekaligus menunjukkan bahwa di panggung dunia, sepak bola tidak selalu milik favorit.

Berita Terkini

DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia

Sumbawanews.com,- Rapat Paripurna DPR RI menyetujui proses naturalisasi dua pemain diaspora, Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker, pada Selasa, 30 Juni 2026, di...

Argentina Satu-Satunya Tim yang Dibidik Neville Hentikan Dominasi Prancis di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Legenda Manchester United, Gary Neville, menyatakan bahwa hanya Argentina yang memiliki potensi untuk menghentikan laju timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Pernyataan itu...

Semen Padang Resmi Rekrut Dua Pemain Naturalisasi untuk Championship 2026/2027

Sumbawanews.com,- Semen Padang FC secara resmi mengumumkan rekrutmen dua pemain naturalisasi, Ilija Spasojevic dan Esteban Vizcarra, untuk mengisi skuad menghadapi kompetisi Championship 2026/2027. Kedua...

Pemkab Sigi Cairkan Gaji ke-13 ASN 2026 dari DAU Pendidikan dan Kesehatan

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah mulai mencairkan gaji ke-13 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun anggaran 2026. Pencairan ini dilakukan menggunakan...

Berita Utama