Home Blog Page 22

Sepatu Pink Mendominasi Lapangan di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Di tengah hiruk-pikuk laga Piala Dunia 2026, satu warna mencolok menjadi pusat perhatian: merah muda. Hampir di setiap pertandingan, pemain dari berbagai benua tampil dengan sepatu bola berwarna pink terang, menciptakan kontras dramatis di atas rumput hijau. Fenomena ini bukan sekadar gaya, tapi hasil perencanaan strategis yang melibatkan teknologi, psikologi warna, dan kekuatan merek.

Produsen ternama seperti Nike, Adidas, Puma, New Balance, hingga Skechers secara serentak meluncurkan koleksi sepatu dengan palet merah muda khusus untuk turnamen ini. Menurut laporan *The Athletic* pada 2 Juli 2026, keputusan ini didasarkan pada riset mendalam tentang visibilitas. Warna pink dipilih karena memiliki tingkat kontras tertinggi terhadap hijau lapangan—mudah terlihat oleh penonton di stadion, di layar televisi, maupun di ponsel pintar.

Uji coba produk yang dilakukan oleh sejumlah merek menunjukkan bahwa sepatu berwarna pink mampu menarik perhatian 37% lebih tinggi dibandingkan warna tradisional seperti hitam, putih, atau biru. Di balik estetika, ada pula pertimbangan psikologis: warna ini dianggap membawa energi dinamis, memicu respons emosional positif, dan memperkuat identitas visual tim di mata sponsor dan penonton global.

Tren ini juga didukung oleh para pemain bintang. Banyak dari mereka secara terbuka menyatakan preferensi terhadap sepatu pink, bukan hanya karena tampilan, tapi karena merasa lebih percaya diri dan “terlihat berbeda” di panggung terbesar sepak bola dunia. Di laga Inggris melawan DR Kongo, misalnya, sejumlah pemain tim tamu memakai sepatu pink dengan detail emas—sebuah kombinasi yang langsung menjadi viral di media sosial.

FIFA sendiri tidak melarang, bahkan secara diam-diam mendukung inisiatif ini sebagai bagian dari upaya memperkuat daya tarik komersial turnamen. Dengan penjualan sepatu warna pink mencapai rekor historis dalam waktu kurang dari sebulan, industri olahraga pun menyadari: di era digital, warna bukan lagi soal estetika semata—tapi alat komunikasi, branding, dan bahkan identitas budaya.

Timnas U17 Indonesia Hadapi Malaysia dalam Dua Laga Uji Coba di Solo

Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia U17 akan menghadapi Malaysia dalam dua pertandingan persahabatan pada 4 dan 7 Juli 2026 di Stadion Manahan, Solo. Kedua laga, yang dimulai pukul 20.00 WIB, menjadi bagian penting dari proses pemulihan dan rekonstruksi skuad setelah kegagalan memenuhi target di Piala AFF U17 dan Piala Asia U17 2026.

Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memilih pendekatan segar dengan membawa 25 pemain, di mana 22 di antaranya merupakan wajah baru yang belum pernah tampil dalam dua turnamen terakhir. Hanya tiga pemain yang kembali mendapat kepercayaan: Abdillah Ishak, Chico Jericho, dan Ichiro Akbar. Pemain-pemain sebelumnya menjadi andalan seperti Putu Ekayana, Dava Yunna, Fardan Farras, dan Mathew Baker sama sekali tidak masuk daftar, menunjukkan niat jelas pelatih untuk merefresh tim dengan energi baru.

Performa Timnas U17 dalam dua kompetisi terakhir memang mengecewakan. Di Piala AFF U17 yang berlangsung di dalam negeri, Garuda Muda gagal lolos dari fase grup setelah kalah 0-1 dari Malaysia pada laga kedua, meski sebelumnya menang 4-0 atas Timor Leste dan bermain imbang 0-0 melawan Vietnam. Di Piala Asia U17 di Arab Saudi, Indonesia sempat menang 1-0 atas China, tetapi kemudian dikalahkan 0-2 oleh Qatar dan 1-3 oleh Jepang, sehingga gagal maju ke babak gugur dan kehilangan peluang lolos ke Piala Dunia U17 2026.

Dua laga melawan Malaysia menjadi ajang evaluasi sekaligus uji coba strategis bagi tim asuhan Kurniawan. Pertandingan pertama berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026, dengan Indonesia sebagai tuan rumah. Laga kedua digelar tiga hari kemudian, pada Selasa, 7 Juli, dengan skema pertandingan yang sama—Malaysia sebagai tamu di Stadion Manahan.

Untuk menjangkau penonton luas, kedua pertandingan akan disiarkan langsung oleh Indosiar dan dapat diakses melalui platform streaming Vidio. Kedua media ini menjadi saluran resmi yang ditunjuk untuk menayangkan laga-laga persahabatan timnas usia muda dalam periode ini.

Dengan banyaknya pemain muda yang dipercaya, laga ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang menemukan identitas baru Timnas U17 yang bisa bersaing di level Asia. Kurniawan jelas ingin membangun fondasi jangka panjang, bukan sekadar memperbaiki hasil sesaat. Bagi para pecinta sepak bola muda Indonesia, dua laga ini menjadi momentum penting untuk menyaksikan generasi penerus Garuda Muda yang mungkin akan membawa harapan di masa depan.

Jose Mourinho Doakan Pemain Real Madrid Gagal di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengungkapkan keinginannya agar para pemain klubnya segera tersingkir dari Piala Dunia 2026, bukan karena dendam, tapi demi kepentingan taktis tim. Dalam wawancara eksklusif dengan podcast Beast Mode On, Mourinho secara terbuka mengaku ingin bintang-bintang Los Blancos pulang lebih awal dari turnamen di Amerika Utara agar bisa segera bergabung dalam pemusatan latihan pramusim.

“Anda ingin mendengar kebenaran? Saya ingin para pemain Real Madrid kalah dan segera pergi berlibur. Karena saya ingin anak-anak itu kembali secepatnya untuk pramusim,” ujar Mourinho, seperti dilansir Sportbible pada 1 Juli 2026.

Pernyataan itu langsung memicu gelombang reaksi di kalangan penggemar sepak bola global. Pasalnya, Mourinho—yang baru kembali ke Santiago Bernabéu setelah 13 tahun menjalani petualangan di berbagai klub—sedang memikirkan ulang fondasi tim setelah dua musim tanpa trofi. Real Madrid, yang sempat terpuruk dalam kekacauan ruang ganti dan performa tak konsisten, kini diharapkan bangkit di bawah kendali sang pelatih berusia 63 tahun asal Portugal itu.

Mourinho menargetkan latihan perdana di kompleks Valdebebas pada 14 Juli 2026, enam hari sebelum laga final Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli. Dengan begitu, ia ingin para pemain yang terpilih ke tim nasional—termasuk mereka yang berpotensi tampil hingga babak akhir—tidak terlambat kembali ke markas klub. Kehadiran mereka di awal masa persiapan dianggap krusial untuk membangun kembali kohesi tim dan memperkenalkan filosofi permainan barunya.

Meski terdengar egois, sikap Mourinho justru mencerminkan realitas modern sepak bola: keberhasilan klub sering kali bergantung pada seberapa cepat para pemain internasional bisa kembali ke tim setelah turnamen besar. Ia tidak menolak kebanggaan para pemainnya berlaga di Piala Dunia, tetapi ia juga tak mau kehilangan momentum yang bisa menentukan arah musim depan.

Real Madrid sendiri masih menunggu konfirmasi resmi siapa saja dari skuadnya yang akan membela negaranya di turnamen yang akan dihelat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Nama-nama seperti Kylian Mbappé, Jude Bellingham, dan Vinícius Júnior menjadi kandidat utama yang kemungkinan besar akan absen dalam beberapa minggu awal latihan pramusim.

Dengan doa “nyeleneh” itu, Mourinho bukan sekadar menunjukkan sisi pragmatisnya—ia juga mengingatkan dunia bahwa di balik ambisi besar, ada perhitungan kecil yang tak kalah penting: waktu.

Parlemen Norwegia Gelar “Viking Row” di Ruang Sidang Dukung Timnas di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Viral di media sosial, para anggota Parlemen Norwegia melakukan aksi serentak “Viking Row” di ruang sidang pada Kamis, 2 Juli 2026. Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua Parlemen Masud Gharahkhani sebagai bentuk solidaritas terhadap Timnas Norwegia yang sedang bertanding di Piala Dunia 2026. Dengan gerakan mengayunkan tangan seperti mendayung perahu Viking, seluruh legislator ikut serta dalam yel-yel tradisional yang biasa dinyanyikan suporter di stadion.

Aksi spontan ini terjadi setelah Timnas Norwegia melaju ke babak 16 besar usai menang 2-1 atas Pantai Gading. Kini, mereka bersiap menghadapi juara bertahan Brasil dalam laga yang dinanti-nanti. Meski berlangsung di ruang formal, suasana semangat kebangsaan merambah hingga ke jantung pemerintahan, mencerminkan betapa dalamnya kecintaan rakyat Norwegia terhadap tim kebanggaan mereka.

Video pendek yang menampilkan aksi tersebut langsung menjadi sorotan global, menggabungkan kekhasan budaya Skandinavia dengan semangat sepak bola modern. Tidak ada yang berkata-kata—hanya gerakan serempak, ekspresi gembira, dan kebanggaan yang terpancar dari setiap wajah anggota parlemen.

PDIP Minta Data Kader yang Terlibat dalam Program MBG

Sumbawanews.com,- Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan mengirim surat resmi kepada Badan Gizi Nasional untuk meminta data lengkap mengenai kader partai yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Surat bernomor 553/EX/DPP/VI/2026, yang ditandatangani Sekjen Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun pada 22 Juni 2026, menjadi tindak lanjut dari instruksi sebelumnya pada Februari lalu yang melarang kader memanfaatkan program tersebut untuk keuntungan pribadi.

Permintaan ini muncul menyusul berkembangnya dugaan penyimpangan dalam implementasi MBG yang kini sedang diselidiki aparat penegak hukum. DPP PDIP menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya pengawasan internal dan penegakan disiplin partai. Dalam surat tersebut, PDIP meminta tiga jenis informasi: nama individu, badan usaha, yayasan, atau koperasi yang terlibat dalam MBG dan diduga memiliki hubungan dengan kader partai di tiga pilar—struktural, legislatif, dan eksekutif; bentuk keterlibatan mereka; serta data pendukung lain yang relevan untuk klarifikasi.

Juru bicara PDIP Guntur Romli membenarkan keberadaan surat tersebut. Menurutnya, partai tidak ingin ada ruang bagi praktik penyalahgunaan program sosial yang seharusnya berpihak pada kepentingan rakyat. Dengan meminta transparansi dari BGN, PDIP menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah yang melibatkan kader partai.

Inggris Tertinggal 0-1 dari RD Kongo akibat Gol Cepat Cipenga di Menit ke-7

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris harus menelan kekalahan telak di babak pertama usai dikalahkan RD Kongo 0-1 dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Rabu (1/7). Kejutan datang justru dari tim yang dianggap sebagai underdog—RD Kongo—yang mencetak gol cepat di menit ketujuh lewat aksi Brian Cipenga.

Meski menguasai bola sejak kickoff, Inggris gagal memanfaatkan dominasi awal. Serangan pertama Declan Rice gagal karena bola keluar garis, memberi kesempatan bagi RD Kongo untuk mengatur ritme pertahanan. Tim asal Afrika Tengah itu justru tampil percaya diri, memanfaatkan ruang kosong di sisi sayap dan serangan balik cepat.

Petaka menyapa Inggris di menit ketujuh. Dari serangan sisi kanan, Chancel Mbemba melepas umpan silang yang mengarah ke sisi kiri kotak penalti. Djed Spence, bek kanan Inggris, terlalu fokus pada pergerakan pemain lawan di area tengah, meninggalkan Cipenga sendirian. Tanpa tekanan, Cipenga menerima bola dengan kaki kanan dan melepaskan tembakan akurat ke pojok kanan bawah gawang Jordan Pickford. Bola tak bisa dijangkau kiper asal Inggris itu, dan RD Kongo unggul 1-0.

Setelah gol itu, Inggris terus mendesak, tetapi serangan mereka terhambat oleh disiplin defensif RD Kongo. Umpan silang dari Bellingham, Rashford, hingga Spence gagal membuahkan hasil karena pertahanan lawan selalu berada di posisi tepat. Pemain Inggris pun semakin frustrasi, sejumlah pelanggaran dilakukan untuk menghentikan aliran permainan RD Kongo.

Peluang menyamakan kedudukan hampir datang di menit ke-28 saat tendangan bebas Declan Rice memantul dari Ezri Konsa dan meluncur tipis di sisi kiri gawang RD Kongo. Kiper Lionel Mpasi, yang tampil luar biasa sepanjang babak pertama, kembali menyelamatkan timnya dengan menyapu sundulan Jude Bellingham di menit ke-30.

Marcus Rashford nyaris mencetak gol penyama di menit ke-35, namun blok garis gawang oleh Aaron Wan-Bissaka menggagalkan upaya tembakan jarak dekatnya. Di menit ke-44, Harry Kane jatuh di dalam kotak penalti setelah dijegal Mpasi, tapi wasit Adham Makhadmeh memutuskan tidak ada pelanggaran—tidak ada penalti diberikan.

Babak pertama ditutup dengan tekanan berkelanjutan dari Inggris. Sundulan Bellingham di menit ke-45+2 dan tendangan voli Kane dari sepak pojok di menit ke-45+7 berhasil dihalau Mpasi—keduanya menjadi penyelamatan krusial yang membuat RD Kongo tetap unggul.

Hingga peluit panjang babak pertama berbunyi, Inggris masih tertinggal 0-1. Dominasi bola tak berbuah gol, sementara RD Kongo membuktikan bahwa kecepatan, ketenangan, dan ketajaman di momen krusial bisa mengalahkan kekuatan besar.

Inggris Tertinggal 0-1 dari RD Kongo di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Babak pertama laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta berakhir dengan kejutan besar: Inggris tertinggal 0-1 dari Republik Demokratik Kongo. Gol tunggal pencetak sejarah dicetak oleh penyerang RD Kongo, Brian Cipenga, pada menit ketujuh, menggemparkan publik yang mengira The Three Lions akan mendominasi sepanjang laga.

Meski menguasai bola sejak peluit awal, tim asuhan Thomas Tuchel kesulitan menembus pertahanan padat lawan. Serangan berulang kali gagal membuahkan hasil, sementara RD Kongo justru memanfaatkan kesalahan kecil di lini belakang Inggris. Umpan lambung Chancel Mbemba menjadi kunci keberhasilan. Cipenga melesat bebas, mengontrol bola dengan tenang, lalu melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan bawah gawang yang tak mampu dijangkau kiper Jordan Pickford.

Ketertinggalan membuat Inggris makin agresif. Jude Bellingham hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-29 lewat sundulan keras dari umpan Declan Rice, namun kiper Lionel Mpasi tampil heroik dengan sapuan tangan yang sempurna. Beberapa peluang lain pun muncul: tembakan Harry Kane yang diblok Axel Tuanzebe, upaya Marcus Rashford yang gagal karena blok Aaron Wan-Bissaka, dan sundulan Yoane Wissa yang hanya menghantam mistar gawang pada menit ke-42.

Meski terus mendesak, Inggris gagal memecah kebuntuan. Bahkan, peluang penalti terbuang ketika Harry Kane terjatuh dalam kotak penalti setelah berhadapan dengan Mpasi. Wasit memutuskan tidak memberi hukuman setelah merujuk ke VAR—keputusan yang memicu protes keras dari skuad Inggris.

RD Kongo, yang sebelumnya dianggap sebagai underdog, tampil disiplin, terorganisasi, dan penuh semangat. Mereka berhasil mempertahankan keunggulan hingga babak pertama berakhir, sekaligus menunjukkan bahwa di panggung dunia, sepak bola tidak selalu milik favorit.

Inggris Tertinggal 0-1 dari RD Kongo di Babak Pertama

Sumbawanews.com,- Atlanta – Timnas Inggris harus menelan kekalahan sementara 0-1 dari RD Kongo di babak pertama laga 32 besar Piala Dunia 2026, yang berlangsung di Atlanta Stadium, Rabu (1/7/2026). Gol cepat Brian Cipenga di menit ke-7 membuat Tim Tiga Singa terkejut dan kehilangan kendali sejak awal.

Gol tersebut lahir dari umpan panjang yang membelah pertahanan Inggris, membebaskan Cipenga di sisi kiri. Dengan tendangan rata ke tiang dekat, penyerang RD Kongo itu sukses mengelabui kiper Jordan Pickford. Tak ada yang bisa dilakukan tim asuhan Thomas Tuchel untuk membalas serangan cepat itu.

Setelah tertinggal, Inggris terlihat kewalahan. Pola serang mereka terlalu terburu-buru, sering kali kehilangan bola di tengah lapangan. Hingga menit ke-25, mereka belum mampu menembak gawang lawan sama sekali. Baru setelah jeda minum, tekanan mulai terasa — tendangan bebas Declan Rice mengenai Ezri Konsa, namun bola memantul lebar.

Peluang nyata pertama Inggris muncul di menit ke-34. Djed Spence memberikan umpan silang sempurna ke Marcus Rashford di tiang jauh, tapi Aaron Wan-Bissaka sukses membendung tembakan pemain Manchester United itu dengan blok kaki yang brilian.

RD Kongo nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-44. Umpan silang Wan-Bissaka disambar Yoane Wissa, namun bola hanya menghantam tiang gawang. Kiper Lionel Mpasi-Nzau kemudian menjadi pahlawan dengan dua penyelamatan gemilang: menepis sundulan Jude Bellingham, lalu membendung tembakan keras Harry Kane di menit-menit akhir babak pertama.

Hingga peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap 1-0 untuk RD Kongo — sebuah hasil yang mengejutkan mengingat Inggris dianggap sebagai unggulan. Tim asal Afrika Central itu bertahan rapat, memanfaatkan kecepatan dan kedisiplinan taktis untuk mempertahankan keunggulannya.

**Susunan Pemain:**

**Inggris:** Pickford; Spence, Konsa, Guehi, O’Reilly; Rice, Anderson; Rashford, Bellingham, Madueke; Kane

**RD Kongo:** Mpasi-Nzau; Wan-Bissaka, Mbemba, Tuanzebe, Masuaku; Mukau, Moutoussamy, Sadiki; Mbuku, Cipenga, Wissa

Laga ini menjadi ujian berat bagi Inggris, yang sebelumnya dianggap siap melaju ke babak berikutnya. Sementara RD Kongo, tim yang baru saja lolos setelah mengalahkan Uzbekistan 3-1 di fase grup, kini berada di ambang kejutan besar.

Inggris Lawan RD Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026, Debut Bersejarah Tim Afrika

Sumbawanews.com,- Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Republik Demokratik Kongo telah dimulai di Mercedes-Benz Stadium, Rabu (1/7/2026) pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini menandai momen bersejarah bagi RD Kongo, yang untuk pertama kalinya berhasil melangkah ke fase gugur turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Di bawah asuhan pelatih Thomas Tuchel, tim asal Inggris tampil solid di fase grup, finis di puncak Grup L dengan catatan tak terkalahkan. Sementara itu, RD Kongo mengejutkan banyak pihak dengan lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, menunjukkan ketahanan dan semangat juang yang luar biasa di tengah minimnya pengalaman di pentas Piala Dunia.

Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi kedua tim. Inggris berambisi mempertahankan rekor tak terkalahkan Tuchel dalam laga kompetitif, sementara RD Kongo berharap bisa menciptakan kejutan besar dengan mengalahkan salah satu kekuatan sepak bola dunia di babak gugur.

Rekor pertemuan langsung antara kedua tim belum pernah tercatat sebelumnya, menjadikan laga ini sebagai debut resmi dalam sejarah kompetitif. Lima laga terakhir Inggris menunjukkan dominasi: menang atas Kosta Rika (3-0), Selandia Baru (1-0), Kroasia (4-2), dan imbang melawan Panama (0-0), sebelum menang 2-0 atas Panama di laga terakhir fase grup. Sementara RD Kongo menunjukkan perjuangan keras: imbang melawan Portugal (1-1) dan Denmark (0-0), kalah dari Kolombia (0-1) dan Chile (1-2), namun meraih kemenangan mengejutkan 3-1 atas Uzbekistan di laga terakhir grup.

Seluruh laga Piala Dunia 2026 dapat disaksikan secara gratis melalui siaran langsung TVRI Nasional dan TVRI Sport. Bagi yang lebih suka streaming, platform resmi yang berhak menyiarkan adalah FolaPlay dan MAXStream TV.

Dengan kehadiran bintang-bintang seperti Harry Kane dan Jude Bellingham di tim Inggris, serta semangat pantang menyerah dari para pemain RD Kongo, laga ini diprediksi akan menjadi pertarungan antara kekuatan tradisional dan kegigihan tim perintis. Fans di seluruh dunia menanti apakah sejarah akan dibuat oleh tim Afrika yang baru pertama kali menjejak babak gugur, atau Inggris akan melanjutkan perjalanan mereka dengan kemenangan meyakinkan.

Inggris Lawan RD Kongo di 32 Besar Piala Dunia 2026, Laga Seru di Atlanta

Sumbawanews.com,- Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Republik Demokratik Kongo berlangsung seru di Stadion Atlanta, Rabu, 1 Juli 2026, pukul 23.00 WIB. Laga ini menjadi debut head-to-head kedua tim di ajang dunia, sekaligus ujian berat bagi RD Kongo yang melaju sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, menghadapi raksasa Eropa yang tampil dominan di fase grup.

Inggris, yang tampil sebagai juara Grup L, membuktikan konsistensinya dengan tiga hasil: menang 4-2 atas Kroasia, imbang 0-0 melawan Ghana, dan menutup fase grup dengan kemenangan 2-0 atas Panama. Di bawah asuhan Thomas Tuchel, The Three Lions menunjukkan keseimbangan antara serangan mematikan dan pertahanan terorganisir. Harry Kane, Jude Bellingham, dan Marcus Rashford menjadi ujung tombak yang diandalkan, dengan formasi yang menekankan kecepatan dan kontrol permainan.

Sementara itu, RD Kongo, yang dikenal dengan julukan Leopards, mengejutkan banyak pihak dengan lolos ke babak gugur meski hanya meraih satu kemenangan dalam tiga laga fase grup. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Portugal, kalah tipis 0-1 dari Kolombia, lalu bangkit dengan kemenangan 3-1 atas Uzbekistan—hasil yang cukup untuk menyabet salah satu tiket terbaik peringkat ketiga. Kedisiplinan taktis dan ketahanan defensif menjadi senjata utama mereka, yang membuat Tuchel memperingatkan timnya untuk tidak meremehkan lawan.

“Mereka tidak membiarkan banyak peluang, bahkan melawan tim-tim besar seperti Kolombia dan Portugal. Itulah tantangan yang menanti kami,” ujar Tuchel, seperti dikutip dari Sky Sports.

Pertandingan ini disiarkan langsung di TVRI Nasional dan TVRI Sport HD untuk penonton di Indonesia, sementara penggemar yang ingin menonton secara daring dapat mengakses platform resmi FolaPlay dan MAXstream TV. Kedua tim memasuki laga ini dengan tekad kuat: Inggris berburu kelanjutan perjalanan menuju gelar, sementara RD Kongo berharap bisa mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mengalahkan Inggris di Piala Dunia.

Dengan kekuatan teknis Inggris yang unggul, namun semangat juang RD Kongo yang tak terbendung, laga ini diprediksi akan menjadi pertarungan antara kecepatan dan ketahanan, antara harapan besar dan mimpi yang tak terduga.

Berita Terkini

Spanyol Unggul 1-0 Atas Austria di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Spanyol unggul 1-0 atas Austria pada babak pertama laga 32 besar Piala Dunia 2026, yang berlangsung di Stadion Los Angeles, Kamis (2/7) dini...

Spanyol Unggul 1-0 Atas Austria di Babak Pertama Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Timnas Spanyol unggul 1-0 atas Austria pada babak pertama laga 32 besar Piala Dunia 2026, yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Amerika Serikat,...

Portugal vs Kroasia Siap Bertemu di 32 Besar Piala Dunia 2026 di Toronto

Sumbawanews.com,- Pertandingan antara Portugal dan Kroasia akan berlangsung pada Jumat, 3 Juli 2026, pukul 06.00 WIB di BMO Field, Toronto, sebagai laga 32 besar...

Bintang Liga Inggris Mendominasi Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Jakarta, 3 Juli 2026 – Para pemain yang membela klub-klub Liga Inggris menjadi tulang punggung timnas masing-masing di Piala Dunia 2026 yang berlangsung...

Berita Utama