Home Berita Olah Raga Inggris Gagal Dapat Penalti Usai Kane Jatuh di Kotak Penalti

Inggris Gagal Dapat Penalti Usai Kane Jatuh di Kotak Penalti

Sumbawanews.com,- Wasit Adham Makhadmeh memutuskan tidak memberi penalti kepada Inggris setelah Harry Kane terjatuh di dalam kotak penalti saat berbenturan dengan kiper RD Kongo, Lionel Mpasi, pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Rabu (1/6/2026) malam WIB. Keputusan itu langsung memicu kontroversi, terutama setelah tayangan ulang menunjukkan Kane justru menjatuhkan diri sebelum kaki Mpasi bersentuhan dengannya.

Laga yang berlangsung sengit itu sempat membuat RD Kongo memimpin 1-0 lewat gol cepat Brian Cipenga pada menit ke-7. Inggris yang berusaha mengejar ketinggalan terus mendesak, namun pertahanan tim Afrika yang solid dan penyelamatan brilian Mpasi membuat serangan The Three Lions kerap gagal membuahkan hasil. Di menit-menit akhir babak pertama, Kane yang berlari kencang mengarah ke gawang, tiba-tiba jatuh setelah beradu tubuh dengan Mpasi. Wasit asal Yordania itu langsung meniup peluit, namun bukan untuk memberi hadiah penalti—malah memberi tendangan bebas kepada RD Kongo dengan alasan simulasi.

Video Assistant Referee (VAR) Khamis Al-Marri meninjau insiden tersebut dan memutuskan tidak merekomendasikan perubahan keputusan. Dengan demikian, keputusan Makhadmeh tetap berlaku. Jika skor 1-0 untuk RD Kongo bertahan hingga akhir laga, keputusan ini diprediksi akan menjadi salah satu momen paling diperdebatkan dalam sejarah Piala Dunia 2026, terutama mengingat pentingnya gol penalti dalam pertandingan eliminasi langsung.

Inggris, yang mengandalkan Kane sebagai ujung tombak, kini harus berjuang lebih keras di babak kedua untuk menyamakan kedudukan. Sementara itu, RD Kongo, tim yang dianggap sebagai underdog, berpeluang besar melaju ke babak 16 besar jika mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Previous articleEkspedisi Patriot Jadi Mesin Penggerak Transmigrasi Berbasis Ekonomi
Next articlePN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Perdana Dokter Tifa