Home Serba Serbi Tekno 7 Fitur Privasi iPhone yang Jarang Digunakan tapi Sangat Ampuh

7 Fitur Privasi iPhone yang Jarang Digunakan tapi Sangat Ampuh

Sumbawanews.com,- Apple menyediakan sejumlah fitur keamanan dan privasi bawaan di iPhone yang bisa melindungi data pribadi pengguna, mulai dari menyembunyikan aplikasi hingga mencegah pelacakan online—namun banyak yang belum dimanfaatkan secara optimal. Fitur-fitur ini aktif secara default atau mudah diaktifkan, dan bisa menjadi benteng utama saat perangkat hilang atau informasi pribadi berisiko bocor.

Pengguna dapat mengunci aplikasi sensitif seperti perbankan atau media sosial dengan Face ID dan menyembunyikannya dari layar utama, pencarian, hingga notifikasi. Aplikasi hanya bisa diakses lewat folder Hidden di App Library setelah autentikasi biometrik. Untuk antisipasi kehilangan, fitur Find My wajib diaktifkan sejak awal: memungkinkan pemilik mengunci perangkat jarak jauh, menampilkan pesan kontak, memutar suara, atau bahkan menghapus seluruh data jika tak bisa ditemukan. Ditambah Stolen Device Protection, yang memaksa autentikasi Face ID bahkan jika kode sandi diketahui pencuri, serta memberi jeda satu jam sebelum perubahan kunci atau identitas bisa dilakukan.

Safari juga dilengkapi alat privasi canggih: memblokir pelacakan lintas situs, menyembunyikan alamat IP, dan menampilkan laporan rinci tentang jumlah tracker yang dicegah—seperti saat mengunjungi situs NASA yang tercatat memblokir tiga pelacak. Laporan ini mencakup aktivitas 30 hari terakhir, termasuk layanan yang paling sering mencoba melacak aktivitas browsing. Pengguna iCloud+ bisa memanfaatkan Hide My Email untuk membuat alamat email acak saat mendaftar layanan daring, sehingga email utama tetap tersembunyi dan terhindar dari spam.

Kata sandi sebaiknya disimpan di aplikasi Passwords, bukan catatan biasa: fitur ini menghasilkan password kuat secara otomatis, menyimpannya dalam bentuk terenkripsi, dan menyinkronkan antar perangkat Apple. Di aplikasi Messages, pengguna juga bisa mengaktifkan penyaringan otomatis untuk pesan dari pengirim tidak dikenal atau yang diduga spam, memisahkannya dari percakapan utama guna mengurangi risiko penipuan via SMS atau iMessage.

Previous articleJurgen Klopp Resmi Pimpin Timnas Jerman, Targetkan Kejayaan Hingga 2030
Next articleVietnam Targetkan Piala AFF 2026 dengan Semangat Nikmati Pertandingan