Sumbawanews.com,- Rapat Paripurna DPR RI menyetujui proses naturalisasi dua pemain diaspora, Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker, pada Selasa, 30 Juni 2026, di Gedung DPR, Jakarta. Keduanya kini menuju tahap akhir menjadi warga negara Indonesia, dengan dasar garis keturunan ibu yang berasal dari Tanah Air. Luke, 20 tahun, bermain di Macarthur FC, Australia, sementara Mitchell, 19 tahun, membela Georgetown University di NCAA, Amerika Serikat. Proses ini menjadi bagian strategis PSSI untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia dalam agenda internasional jangka panjang.
Luke Vickery memiliki darah Indonesia melalui neneknya, Hetty Nanda, yang lahir di Medan, Sumatera Utara. Sementara Mitchell Baker menurunkan garis keturunan dari kakeknya, Han Koen Lie, yang berasal dari Yogyakarta, dan neneknya, Li Nio The Lie, dari Semarang, Jawa Tengah. Kedua pemain diajukan berdasarkan ketentuan hukum kewarganegaraan yang mengakui hak keturunan dari ibu, meskipun mereka lahir dan dibesarkan di luar Indonesia.
Ketua Badan Tim Nasional PSSI, Sumardji, menjelaskan bahwa naturalisasi ini bagian dari upaya jangka panjang meningkatkan kualitas dan kedalaman skuad Garuda, mengingat posisi Indonesia di peringkat 118 FIFA. Kehadiran mereka tidak hanya menambah pilihan di lini depan dan sayap, tetapi juga diharapkan membawa pengalaman bermain di liga-liga top dunia untuk memperkuat atmosfer sepak bola nasional.
PSSI merencanakan keduanya akan bersiap memperkuat Timnas Indonesia dalam sejumlah kompetisi, termasuk ASEAN Championship 2026, FIFA Series 2026–2031, Piala Asia AFC 2027, hingga persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2030. Proses administratif selanjutnya akan menentukan kapan mereka resmi dinyatakan sebagai WNI dan bisa dipanggil ke tim nasional.















