Home Berita Nasional Pemerintah Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI

Pemerintah Luncurkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI

Sumbawanews.com,- Pemerintah resmi meluncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai langkah strategis memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026. Inisiatif ini bertujuan menggerakkan partisipasi masyarakat secara masif dalam pengelolaan sampah dan pemulihan lingkungan, sekaligus mempercepat pencapaian target nasional: 100 persen sampah terkelola pada 2028.

Melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Plt Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3), Laksmi Widyajayanti, menegaskan bahwa ASRI bukan sekadar kampanye, melainkan transformasi perilaku sosial yang harus dimulai dari tingkat individu hingga pemerintah daerah. “Kita ingin setiap rumah tangga, sekolah, dan kantor menjadi titik awal perubahan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6).

Gerakan ini mengajak seluruh gubernur, bupati, dan wali kota untuk menyusun kebijakan lokal yang selaras dengan empat pilar ASRI: *Aman*—menjamin keamanan ruang publik dan mitigasi risiko lingkungan; *Sehat*—meningkatkan kualitas udara, air, dan tanah demi kesehatan masyarakat; *Resik*—mewujudkan sistem pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu hingga hilir; dan *Indah*—mengembalikan estetika lingkungan melalui penataan ruang publik yang layak dan nyaman.

Tidak hanya fokus pada sampah, gerakan ini juga menjadi bagian dari respons nasional terhadap krisis lingkungan multidimensi—pencemaran air, udara, tanah, hingga perubahan iklim. Menariknya, Presiden Prabowo Subianto secara khusus menekankan percepatan target pengelolaan sampah dari 2029 menjadi 2028, menurut Laksmi. “Ini bukan sekadar angka. Ini soal harga diri bangsa, soal warisan untuk anak cucu kita,” tegasnya.

Untuk mewujudkannya, pemerintah akan mendorong kolaborasi lintas sektor: pemerintah daerah, swasta, komunitas, hingga lembaga pendidikan. Program pendidikan lingkungan akan diperluas ke sekolah-sekolah, sementara insentif diberikan kepada daerah yang berhasil mencapai target pemilahan sampah dan pengurangan limbah plastik.

Gerakan ASRI juga sejalan dengan roadmap nasional pengelolaan sampah yang sedang disusun KLHK, termasuk penguatan infrastruktur daur ulang, pengembangan ekonomi sirkular, dan pemberdayaan bank sampah di seluruh pelosok. Diharapkan, pada 2028, Indonesia tidak hanya bebas dari tumpukan sampah, tetapi juga menjadi contoh global dalam transformasi lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.

Dengan semangat “Bersih dari Rumah, Indah untuk Negeri”, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak lagi menjadi penonton, melainkan aktor utama dalam membangun Indonesia yang benar-benar lestari.

Previous articleDaun Kirinyuh Jadi Penyaring Mikroplastik di Ayam Broiler
Next articlePresiden Prabowo Bahas Ketahanan Energi dan Perdamaian Global dengan Jusuf Kalla
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.