Sumbawanews.com,- Nintendo resmi memperkenalkan ekosistem gamingnya di Indonesia melalui kemitraan dengan Salim Group dan Kementerian Ekonomi Kreatif. Kolaborasi ini menandai babak baru bagi industri game konsol di Tanah Air, dengan fokus pada distribusi resmi perangkat keras, layanan purna jual, serta pemberdayaan pengembang lokal.
Executive Director Salim Group, Axton Salim, mengungkapkan bahwa antusiasme besar masyarakat Indonesia terhadap game menjadi dorongan utama kehadiran Nintendo. Untuk menjamin keaslian produk, Salim Group menyiapkan pusat layanan purna jual dan stiker distribusi resmi sebagai jaminan otentisitas perangkat keras. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan konsumen sekaligus menekan peredaran barang ilegal.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa kehadiran Nintendo membuka peluang strategis bagi pengembang game Indonesia untuk menembus pasar global. Ia menekankan bahwa kualitas karya pengembang lokal sudah diakui secara internasional, dan kini saatnya mereka tidak hanya menciptakan inovasi, tetapi juga meraih keberhasilan komersial di kancah dunia.
Peluncuran Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 di Indonesia dijadwalkan pada Desember 2026, dengan sejumlah judul unggulan seperti The Legend of Zelda: Breath of the Wild, Pokemon Legends: Z-A, Mario Kart World, dan Nintendo Switch Sports Resort. Kolaborasi ini diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital berbasis kreativitas di Indonesia.















