Home Berita Olah Raga Veda Ega Pratama Bangkit dari P19, Tapi Hukuman Penalty Redam Harapan Podium...

Veda Ega Pratama Bangkit dari P19, Tapi Hukuman Penalty Redam Harapan Podium di Moto3 Austria 2026

Sumbawanews.com,- Di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (20/9), Veda Ega Pratama menunjukkan lompatan performa luar biasa dalam balapan Moto3 Austria 2026, meski akhirnya harus puas finis di posisi ke-13 setelah menerima hukuman long-lap penalty. Dari start di urutan ke-19, pembalap asal Gunungkidul itu mampu menyalip sejumlah lawan, bahkan sempat menembus empat besar dan berada di rombongan terdepan yang bersaing langsung untuk podium. Namun, insiden kontak dengan David Munoz memicu hukuman, dan upaya pertamanya menjalani penalty dinilai tidak memenuhi syarat, sehingga ia harus mengulangnya. Akibatnya, waktu yang terbuang membuatnya terpuruk ke posisi ke-13, tetapi tetap membawa pulang tiga poin untuk Honda Team Asia.

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, memuji ketahanan dan kepercayaan diri Veda selama balapan. “Veda menunjukkan pemulihan yang sangat baik. Dia memulai dari P19 dan mampu berjuang hingga P4. Selama beberapa lap, dia berada di kelompok yang bersaing tepat di belakang posisi podium,” ujar Aoyama. Menurutnya, penampilan itu menjadi bukti nyata perkembangan signifikan sang pembalap muda Indonesia dalam menghadapi tekanan balapan kelas dunia.

Di sisi lain, rekan satu tim Veda, Zen Mitani dari Jepang, finis di posisi ke-18 setelah start dari P22. Meski menunjukkan kemajuan, Aoyama menilai Zen masih perlu meningkatkan kecepatan dan konsistensi untuk menutup jarak dengan pembalap di depannya.

Setelah balapan di Austria, Honda Team Asia akan melanjutkan rangkaian seri Asia, dengan Jepang sebagai tujuan berikutnya sebelum kembali ke tanah air untuk balapan di Indonesia, di mana tim berharap bisa meraih hasil lebih maksimal.

Previous articleKolaborasi Multisektor Jadi Tulang Punggung Digitalisasi Indonesia
Next articleFIFA ASEAN Cup 2026 Siap Digelar, Indonesia Tuan Rumah Premier Division