sumbawanews.com,- Dengan terjadinya tindak pidana kekerasan antara oknum anggota Yonif Raider 631/Antang Kodam XII/Tanjungpura dengan oknum anggota Sabhara Polda Kalteng, Minggu, pukul 01.00 WIB, 5 Desember 2021 di Jalan Cilik Riwut KM. 03, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa telah memerintahkan kepada seluruh penyidik dan aparat hukum TNI maupun TNI AD untuk melakukan PROSES HUKUM kepada oknum-oknum anggota TNI AD yang diduga terlibat dalam tindak pidana. Sementara itu, para penyidik TNI juga berkoordinasi dengan POLRI untuk melakukan PROSES HUKUM terhadap OKNUM anggota Polri yang diduga terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut.
Jakarta, sumbawanews.com – Menko Polhukam Moh. Mahfud MD menegaskan pemerintah terus melakukan dialog dan mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Papua melalui pendekatan kesejahteraan. Hal tersebut dilakukan sesuai amanat INPRES No.9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat dan undang undang No. 2 tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua.
Menko Polhukam: “Pendekatan yg akan digunakan adlh pendekatan kesejahteraan, dmn sumber daya yg dimiliki oleh pemerintah baik itu aparat, personal, maupun keuangan, akan difokuskan dlm upaya membangun kesejahteraan dlm suatu kerja yg kolaboratif, komprehensif, sesuai dgn Inpres,” kata Menko Polhukam usai menerima Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Dudung Abdurachman, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, dan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (7/12).
Selain melakukan pendekatan kesejahteraan, Menko Polhukam menjelaskan pemerintah terus mengutamakan dialog untuk membangun Papua. Sebab Papua adalah bagian dari NKRI sama seperti wilayah di Indonesia lainnya.
“Ada yang mengatakan kita harus dialog dengan rakyat Papua, kita akan terus meneruskan melakukan dialog, karena selama ini juga seperti masyarakat tahu kita terus lakukan berdialog,” jelas Mengko.
Menko Polhukam melanjutkan, telah mengundang dan berdialog dengan kepala adat, akademisi, pimpinan keagamaan, pimpinan organisasi kepemudaan. “kita akan terus mengutamakan dialog dalam rangka membangun Papua,” tuturnya.
Dijelaskan, Saat ini aparat telah mengidentifikasi wilayah yang belum kondusif di Papua, dimana masih ditemukan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB. “Kita sudah mapping daerah yang agak panas. Yang agak panas kan daerah tertentu saja dan orangnya itu itu saja, jangan terlalu banyak buang energi kesitu, oleh sebab itu kita membina papua sebagai saudara kita. Papua itu saudara kita, bukan KKB,” tegas Mahfud MD.
Menko Polhukam menambahkan, Papua merupakan saudara bagi daerah lain di Indonesia, seperti Jawa, Sumatera, Bugis, Aceh. “Papua kita perlakukan sama sebagai bagian dari NKRI,” kata Menko Polhukam. (Using)
Lumajang, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Selasa, (07/12). Kepala Negara hadir untuk memastikan penanganan bencana erupsi berjalan baik dan segenap kekuatan yang dimiliki oleh pemerintah telah siaga di lapangan.
“Pagi hari ini saya datang ke lokasi untuk memastikan bahwa seluruh kekuatan yang kita miliki sudah berada di lapangan untuk pencarian korban yang masih ada, kemudian juga evakuasi, juga penanganan pengungsi di lapangan, dan juga ini kita lihat untuk rencana perbaikan infrastruktur yang rusak akibat letusan Gunung Semeru ini,” ujar Presiden usai meninjau Jembatan Gladak Perak di Kecamatan Candipuro.
Sebelumnya, Presiden juga meninjau posko terpadu yang dilengkapi dengan dapur umum, posko layanan kesehatan, hingga posko penyembuhan trauma bagi anak di Lapangan Desa Sumberwuluh. Presiden juga meninjau posko pengungsian di lokasi tersebut dan menyempatkan berdialog bersama sejumlah warga terdampak erupsi Gunung Semeru.
“Di lokasi pengungsi saya juga ingin memastikan bahwa hal-hal yang berkaitan dengan pengungsi juga tertangani dengan baik. Baik yang berkaitan dengan konsumsi, kesehatan, kemudian air bersih, saya kira kondisinya mulai membaik,” ungkapnya.
Presiden berharap, setelah bencana ini mereda, perbaikan infrastruktur bisa segera dimulai. Selain itu, pemerintah juga merencanakan kemungkinan untuk merelokasi rumah-rumah warga terdampak yang berada di lokasi berbahaya untuk dihuni.
“Tadi saya mendapatkan laporan kurang lebih 2 ribuan rumah yang harus direlokasi. Ini segera akan kita putuskan di mana relokasinya dan saat itu juga akan segera kita bangun karena saya kira semuanya sudah siap,” jelasnya.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin, 6 Desember 2021, pukul 20.15 WIB, korban jiwa yang tercatat sementara antara lain luka-luka 56 orang, hilang 22 orang, dan meninggal dunia 22 orang. Rincian korban meninggal dunia teridentifikasi 14 orang di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 8 orang di Kecamatan Candipuro.
Sedangkan jumlah populasi terdampak sebanyak 5.205 jiwa dan warga mengungsi 2.004 jiwa. Terkait dengan jumlah warga yang dinyatakan hilang, posko masih melakukan pendatan dan validasi.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi pun menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya para warga korban erupsi Gunung Semeru.
“Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya korban akibat letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.
Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Henri Alfiandi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq. (Setpres/using)
LUMAJANG,sumbawanews.com —- Erupsi Gunung Semeru memporak porandakan bangunan rumah milik warga yang berada di Curah Koboan, Lumajang, Jawa Timur. Selain rumah, lahan pertanian dan juga hewan peliharaan warga pun banyak yang rusak dan hilang maupun mati akibat tertimbun pasir.
Ditsamapta Polda Jawa Timur, yang menerima laporan dari Kapolres Lumajang. Pada hari itu juga memberangkatkan anggota dengan kekuatan penuh dan perlengkapan untuk membantu warga terdampak.
“Langkah – langkah kami dari Tim SAR Ditsamapta Polda Jatim melakukan penyekatan di jalur evakuasi. Sedangkan warga sebagian masih berada di atas dan sudah ada pula yang turun,” kata AKBP David, Kasubdit Gasum Ditsamapta polda jatim, Selasa (7/12/2021).
Kami bekerja sama dengan tokoh masyarakat maupun perangkat desa yang ada di lokasi untuk membantu melakukan identifikasi masyarakat penduduk asli maupun pendatang.
David menambahkan, pada hari pertama pihaknya melakukan penyekatan di jalur evakuasi, hal itu dilakukan untuk fokus di jalur evakuasi. Sedangkan mulai hari pertama ada 12 Jenazah yang berhasil di evakuasi, namun masih ada beberapa warga di area terdampak yang belum ditemukan.
“Kami masih terus melakukan pencarian dan penyelamatan serta pertolongan dan bantuan kepada masyarakat. Untuk mengevakuasi barang berharga milik warga maupun hewan peliharaan,” tambahnya.
Sedangkan untuk mengantisipasi terjadinya penjarahan saat adanya musibah, anggota terus melakukan patroli rutin di rumah – rumah warga terdampak.
“Upaya ini untuk mengantisipasi adanya orang luar untuk tidak memanfaatkan musibah yang sedang terjadi. Namun sampai saat ini tidak ada laporan adanya barang hilang maupun sebagainya,” sebut dia.
Sementara untuk kondisi saat ini di hari ketiga, Selasa (7/12/2021) sebagian besar warga terdampak sudah mengevakuasi barang miliknya dan hewan ternak.
“Hambatan kami pertama yaitu medan menuju tempat pertolongan warga, karena jalan berlumpur, terlebih banyak warga yang lalu lalang,” pungkasnya.
Himbauan kami untuk masyarakat, jika perlu bantuan yang tidak bisa terjangkau oleh masyarakat kami berada disini siap untuk memberi pelayanan.
Sementara itu, Sayidi, salah satu warga terdampak Erupsi Gunung Semeru mengungkapkan, bahwa adanya peristiwa ini tidak ada barang berharga atau hewan ternak yang hilang.
“Ini karena adanya patroli rutin yang dilakukan oleh Bapak – bapak kepolisian,” terang dia.
Selain melalukan patroli rutin, warga terdampak Erupsi Gunung Semeru ini juga merasa terbantu dengan pihak kepolisian yang membantu melakukan evakuasi kepada warga.
“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pihak kepolisian yang telah membantu melakukan evakuasi terhadap barang – barang milik warga terdampak,” tutup dia.
(Humas Polres Jember)
Lumajang, sumbawanews.com —-
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi langsung penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Senin (6/12/2021).
Dalam peninjauan ini, Kapolri melihat kesiapan satgas gabungan baik dari Basarnas, BNPB, Pemprov, TNI dan Polri dalam melakukan langkah-langkah mulai dari evakuasi hingga penanganan korban selamat.
“Kita lihat kesiapan dari satgas untuk melakukan langkah-langkah mulai dari bagaimana merawat masyarakat yang ditemukan dalam kondisi luka, kemudian ada juga kesiapan dari tim DVI untuk mendapatkan masukan dari masyarakat sekitar yang tentunya dilakukan dengan kegiatan evakuasi dan pencarian bagi masyarakat yang dilaporkan hilang. Td dilaporkan ada 22 orang yang ditemukan dan ada proses mengenali antemortem dan postmortem,” kata Sigit di Lumajang.
Kemudian, Sigit menuturkan ada juga kegiatan satgas gabungan yang mengelola masyarakat untuk ke tempat pengungsian karena memang tempat tinggalnya terdampak. Selain itu, satgas gabungan juga melakukan trauma healing kepada korban dampak erupsi.
“Semuanya berjalan dengan baik. Teman-teman dari basarnas, BNPB, TNI, Polri semuanya bekerja sangat baik bersinergi,” ujar Sigit.
Mantan Kabareskrim Polri ini menjelaskan ada beberapa langkah yang dilakukan satgas gabungan baik dalam jangka pendek maupun menengah pasca terjadinya erupsi Gunung Semeru.
Jangka pendeknya, satgas gabungan melanjutkan proses pencarian dan evakuasi terhadap korban yang belum ditemukan.
“Kemudian jangka menengah tadi kami mendapat banyak masukan dan harapan dari masyarakat karena ada jembatan putus yang menghubungkan lokasi Lumajang ke arah Malang,” kata mantan Kapolda Banten tersebut.
Menurutnya hal ini penting dan perlu dilakukan langkah cepat untuk membuat jalur alternatif transportasi yang baru agar distribusi bantuan dan perawatan korban luka bisa berjalan dengan baik.
“Ini perlu ada langkah cepat alternatif jalur transportasi yang baru dan ini sangat penting tentunya untuk mengirimkan distribusi bantuan dan tentunya perawatan lanjutan terhadap korban-korban saat ini sedang dirawat karena memang ada beberapa kondisi yang sudah membaik, dan ada juga dalam kondisi kritis dan ada perawatan di rumah sakit,” ujarnya.
Sigit pun meminta satgas gabungan merelokasi masyarakat sekitar lokasi erupsi Gunung Semeru. Hal ini dilakukan agar tak ada lagi korban jiwa jika terjadi erupsi susulan.
“Sekali lagi kami memberikan semangat ke rekan-rekan yang bertugas dan kita harapkan seluruh kegiatan pasca bencana ini betul-betul bisa terlaksana dengan baik dan semuanya bisa menjalankan aktivitas sehari-hari, setelah tahapan-tahapan yang dilaksanakan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sigit menyempatkan untuk meninjau langsung posko darurat bencana, penanganan rumah sakit, posko DVI dan tempat trauma healing. (Humas Polres Jember)
(Jayawijaya). Kegiatan yang dilaksanakan Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS dalam menciptakan kondisi yang harus selalu aman dan damai di wilayah penugasan bukan hanya fokus terhadap kegiatan patroli, namun keberadaan personel satgas juga kerab melakukan kegiatan yang dapat membantu dan meringankan kesulitan masyarakat yang ada disekelilingnya.
Seperti yang dilakukan saat ini, personel Satgas Yonif RK 751/VJS yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P mengajak para pemuda yang berada di Distrik Walesi, Kab. Jayawijaya, untuk bertanding olahraga volly, Selasa (7/12/2021).
Dansatgas menyampaikan bahwa olah raga volly yang mempertandingkan antara personel Satgas Yonif 751/VJS dan pemuda ini merupakan wujud kepedulian personel satgas terhadap para pemuda yang ada ditempat tugas. “Kami personel satgas selalu memberikan motivasi dalam segala bidang kepada masyarakat terutama kepada para generasi muda dimana kami ditugaskan,” ucapnya.
“Ini kami lakukan dengan harapan dapat lebih mendekatkan diri dan membina pemuda-pemuda kearah yang baik, sehingga tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan tenaga para pemuda untuk melakukan kegiatan yang negatif,” kata Dansatgas.
Kegiatan olahraga bersama tersebut disambut baik oleh para pemuda yang diwakili oleh sdr. Iwan Asso selaku Ketua Pemuda Distrik Walesi yang merasa senang dan bangga bisa olah raga bersama dengan personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS.
“Kami para pemuda sangat senang dengan abang-abang dari Batalyon 751 ini, olahraga volly ini membuat semangat teman-teman untuk bertanding, apalagi Komandan Satgas juga memberikan hadiah kepada peserta tim volly yang menang,” ujar Iwan. (Bdr)
(Keerom). Personel Pos Waris Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC menjadi tenaga pengajar Sekolah Dasar Kanandega di Kampung Banda, Distrik Waris, Kab. Keerom, Papua. Menjadi tenaga pengajar di wilayah perbatasan Papua, merupakan program Satgas Yonif 126/KC mengingat jumlah tenaga pendidik di perbatasan masih minim. Program ini dilaksanakan dalam rangka turut mendukung program pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya kepada generasi penerus di perbatasan Papua melalui jalur pendidikan formal (sekolah).
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti Letkol Inf Dwi Widodo, S.H.,M.Han dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (07/12/2021).
Dansatgas menjelaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara Indonesia, tanpa kecuali. Anak-anak di seluruh wilayah NKRI harus mengenyam pendidikan, tidak terkecuali anak-anak di wilayah perbatasan. Menjadi tanggung jawab moral Satgas Pamtas Yonif 126/KC khususnya Pos Waris untuk turut mendidik anak-anak di daerah binaannya.
“Program tenaga pendidik Satgas Yonif 126/KC di titik beratkan pada PPK (penguatan pendidikan karakter). Fokus pengajaran tersebut diharapkan dapat membina karakter anak-anak di perbatasan Papua yang sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
“Materi yang diberikan mengerucut kepada tiga tujuan besar diantaranya pertama untuk menumbuhkan jati diri sebagai bagian dari NKRI, kedua untuk membentuk masyarakat perbatasan Papua yang bermartabat dan memiliki rasa cinta terhadap tanah air Indonesia, ketiga untuk membentuk masyarakat perbatasan Papua yang berakhlak mulia,” kata Dansatgas.
Di tempat terpisah, Wadan Pos Waris Serda Hayadi Putra menyampaikan bahwa Pos Waris akan selalu siap setiap saat untuk menjadi tenaga pendidik baik diminta ataupun tidak. “Kami Satgas Pamtas Yonif 126/KC sudah dibekali keterampilan sebagai tenaga pendidik yaitu sebagai pengajar sewaktu di homebase oleh dinas pendidikan Kabupaten Batu Bara dan sudah mendapatkan sertifikasi mengajar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara,” ungkapnya.
“Kami juga berusaha memberikan manfaat kepada masyarakat binaan kami, salah satunya dengan mengajar sebagai guru atau tenaga pendidik dan kami juga membagikan buku pelajaran kepada siswa siswi Sekolah Dasar Kanandega,” pungkas Hayadi.
Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Kanandega Ibu Yanti menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti yang dengan suka rela beri sumbangsih ilmu pengetahuan kepada anak didik kami. “Diharapkan kedepan menjadi anak atau generasi yang berkarakter dikemudian hari, semoga kegiatan seperti ini tetap berlanjut agar anak didik kami semakin semangat belajar,” ucapnya. (Bdr)
Lombok Barat – Hujan deras yang terjadi pada Senin (5/12/2021) pagi tadi merendam sejumlah desa di wilayah kabupaten Lombok Barat. Mendapatkan laporan kejadian tersebut, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos. SH. M.Han., memimpin langsung evakuasi korban banjir di sejumlah desa terdampak.
Adapun evakuasi warga antara lain dilaksanakan di wilayah kecamatan Gunungsari, yaitu Desa Ranjok sebanyak 356 KK, Desa Penimbung 61 KK, Desa Tamansari 64 KK, Desa Gunungsari 546 KK, Desa Dopang 52 KK, Desa Jati Sela 23 KK dan Desa Sesela 442 KK. Sedangkan di kecamatan Batu Layar, yaitu Desa Batulayar Barat sebanyak 12 KK.
Danrem 162/WB di sela-sela kegiatan evakuasi menjelaskan, pihaknya telah menurunkan personel TNI (AD, AU dan AL) sejak tadi pagi untuk mengantisipasi dan membantu masyarakat yang tertimpa musibah banjir.
“Anggota yang kami terjunkan terdiri dari prajurit Yonif 742 sebanyak 200 orang, Kodim 200 orang, Lanud 50 orang dan Lanal 25 orang yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang menjadi korban akibat banjir ini,” paparnya.
Banjir kali ini menurutnya, diakibatkan curah hujan cukup tinggi yang terjadi sejak malam hari, sehingga mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di NTB salah satu diantaranya di wilayah desa Ranjok kecamatan Lombok Barat, tepatnya Perumahan Bhayangkara Residence yang terendam air sekitar satu meter.
“Baru saja kami sendiri ikut membantu mengevakuasi barang-barang warga yang masih terendam seperti pakaian, kendaraan serta prabot rumah tangga yang masih bisa dipergunakan kembali,” terang Pati TNI Bintang Satu itu.
Sedangkan nilai kerugian yang diakibatkan sampai saat ini belum bisa dikalkulasi, karena untuk sementara masih fokus menyelamatkan warga serta membangun tenda-tenda pengungsian, dapur umum, pos kesehatan dan sebagainya untuk menunjang kebutuhan masyarakat terdampak banjir.
“Personil kami tetap akan berjaga di wilayah perumahan yang terdampak banjir, tenaga kesehatan, petugas dapur bersama masyarakat menyiapkan makanan bagi korban serta menjaga kondusifitas bersama Polri di sekitar wilayah ini,” tegas Ahmad Rizal.
Orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB itu juga berharap seluruh warga yang menjadi korban banjir untuk bersabar, karena ini semata-mata bencana alam yang tidak mungkin bisa dihindari. Kejadian ini semata-mata kehendak Allah SWT untuk menguji hambanya.
Ia juga menegaskan, prajurit TNI senantiasa harus selalu siap dan sigap mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu untuk mengatasi kesulitan masyarakat seperti pasca terjadinya bencana alam.
“Kepada seluruh anggota TNI agar senantiasa menjalankan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab, sabar dan penuh keikhlasan serta selalu memperhatikan keselamatan pribadi,” tutup alumni Akmil 1993 tersebut.
Banjir bandang tersebut memakan korban jiwa empat orang warga Dusun Batu Layar dan satu orang masih dalam pencarian oleh aparat gabungan TNI, Polri, SAR dan instansi terkait.
(Jayapura). Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A., yang diwakili oleh Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Wahid Apriliyanto membuka kegiatan Pembekalan Personel Satuan BKO Koramil Persiapan Gelombang III Kodam XVII/Cenderawasih TA. 2021 bertempat di Lapangan Hitam Rindam XVII/Cenderawasih, Kab. Jayapura, Senin (6/12/2021).
Dalam amanat Pangdam XVII/Cenderawasih yang dibacakan Irdam XVII/Cenderawasih disampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh Personel Satuan BKO Koramil Persiapan di Bumi Cenderawasih.
Selanjutnya diterangkan bahwa kebijakan TNI AD untuk menggelar kekuatan secara merata di seluruh wilayah NKRI khususnya di wilayah perbatasan, pulau terluar dan daerah rawan masih terus dilaksanakan dengan harapan satuan kewilayahan dapat berperan sebagai ujung tombak melalui kemampuan pembinaan teritorial untuk menjadi garda terdepan TNI AD di seluruh wilayah Indonesia.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Irdam XVII/Cenderawasih bahwa di wilayah Indonesia Bagian Timur akan dibentuk satuan baru khususnya Kodim dan Koramil, namun bila dihadapkan dengan jumlah personel yang ada saat ini, hal tersebut masih sangat kurang. Dalam rangka memenuhi kekurangan tersebut, maka pimpinan TNI AD memiliki kebijakan untuk mengirimkan personel yang tergabung dalam Satuan BKO Koramil Persiapan Khususnya di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih.
Ditambahkan pula bahwa agar dalam pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan optimal, maka personel Satuan BKO Koramil Persiapan yang akan bertugas harus dibekali kemampuan dan keterampilan untuk dapat menghadapi situasi dan kondisi di daerah penugasannya.
Selanjutnya dalam pembekalan yang akan dilaksanakan, para instruktur atau pelatih diharapkan dapat memberikan materi latihan secara menyeluruh sesuai kondisi nyata di Provinsi Papua sehingga personel Satuan BKO Koramil Persiapan mempunyai pemahaman yang komprehensif dalam melaksanakan tugas pokok yang sudah diberikan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapok Sahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Heru Setyo, Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, Danrindam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Vivin Alivianto, Para Asisten dan Kabalakdam XVII/Cenderawasih.
Cape Town, sumbawanews.com – Makam Sayed Abdul Malik resmi dinobatkan sebagai warisan budaya nasional Afrika Selatan oleh South African Heritage Resources Agency melalui acara “Declarations of Karamats Within the Circle of Tombs as National Heritage Sites” (03/12/2021). Demikian sumber KJRI Cape Town, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Berdasarkan catatan Muslim Directory, Sayed Abdul Malik merupakan ulama nusantara yang tiba di Cape Town menjelang akhir abad ke-18. Sayed Abdull Malik menjadi orang kepercayaan Tuan Guru yang juga seorang ulama nusantara asal Tidore yang pertama kali membangun masjid di Afrika Selatan.
Cape Mazaars Society sebagai penggagas ditetapkannya makam Sayed Abdul Malik sebagai bagian warisan budaya nasional Afrika Selatan mengungkapkan bahwa hal ini merupakan proses panjang yang dimulai dari tahun 1980-an. Saat ini terdapat 10 makam ulama yang telah ditetapkan sebagai national heritage sites dari seluruh 31 makam ulama yang ditargetkan.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh fungsi Pensosbud, Konsul Jenderal RI Cape Town menyampaikan, Sayed Abdul Malik bersama Tuan Guru dan Syekh Yusuf merupakan beberapa ulama nusantara asal Indonesia yang memperkaya budaya Afrika Selatan dalam konteks spiritualitas.
Ulama-ulama Indonesia telah mewarnai perkembangan Afrika Selatan dari awal kedatangan hingga saat ini. Dan Harapannya, dengan penetapan makam Sayed Abdul Malik sebagai national heritage akan memperkaya dan memperkuat hubungan bilateral antara Afrika Selatan dan Indonesia. (Using)
Sumbawanews.com,- Jenewa — Selat Hormuz, jalur strategis penghubung Teluk Persia dengan Samudra Hindia, kini kembali menjadi arteri utama perdagangan global setelah berbulan-bulan terganggu oleh...
Sumbawanews.com,- Perombakan skuad Persib Bandung terus berlanjut menjelang musim 2026/27. Setelah sebelumnya melepas Layvin Kurzawa dan Federico Barba, klub asal Bandung resmi mengakhiri kerja...
Sumbawanews.com,- Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menegaskan bahwa kepemilikan senjata nuklir bukan pilihan, melainkan kebutuhan strategis mutlak bagi kelangsungan negaranya di tengah ketidakpastian...
Sumbawanews.com,- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyambut hangat karangan bunga hitam putih yang dikirim Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam perayaan HUT ke-499 Jakarta pada...