Sumbawanews.com,- Perombakan skuad Persib Bandung terus berlanjut menjelang musim 2026/27. Setelah sebelumnya melepas Layvin Kurzawa dan Federico Barba, klub asal Bandung resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang asal Spanyol, Sergio Castel, menyusul berakhirnya musim Super League 2025/26. Keputusan ini diambil setelah kedua belah pihak sepakat bahwa hubungan profesional tidak perlu diteruskan.
Castel, yang bergabung pada paruh kedua musim lalu, hanya tampil enam kali tanpa mencetak satu gol pun. Meski diharapkan menjadi solusi atas kekurangan tajam di lini depan, pemain berusia 31 tahun itu gagal menunjukkan dampak signifikan di lapangan. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan apresiasi atas upaya dan dedikasi Castel selama berada di Maung Bandung.
“Kami menghormati dan mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan Sergio selama menjadi bagian dari Persib. Setelah berdiskusi mendalam dengan tim pelatih dan pihak pemain, kami sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama ini,” ujar Adhitia dalam pernyataan resmi klub.
Meski kehilangan satu pilar asing, Persib tetap meraih gelar juara Super League 2025/26—berkat keunggulan head-to-head atas Borneo FC Samarinda yang mengoleksi poin sama. Namun, produktivitas serangan Maung Bandung justru menjadi titik lemah: hanya mencetak 59 gol sepanjang musim, lebih sedikit dari rival-rival seperti Persebaya, Persija, Malut United, dan bahkan Borneo FC sendiri.
Dengan terbukanya satu slot pemain asing, Persib kini fokus mencari pengganti yang mampu mengubah tren kurang tajam di depan gawang. Pemain baru yang direkrut diharapkan tidak hanya mampu mencetak gol, tetapi juga menjadi ujung tombak yang konsisten di tengah persaingan ketat Super League dan kompetisi Asia mendatang.
Sebagai bentuk penghormatan, Adhitia menyampaikan doa terbaik untuk Castel: “Hatur nuhun, Sergio Castel Martinez, atas segala kontribusi dan kebersamaan yang telah diberikan untuk Persib. Semoga sukses dan meraih yang terbaik dalam perjalanan karier berikutnya.”
Dengan tiga pemain asing telah meninggalkan klub dalam waktu singkat, Persib tampak serius membangun ulang struktur timnya—bukan hanya untuk mempertahankan gelar, tapi untuk menatap masa depan dengan lebih solid dan mematikan.















