Home Blog Page 6

Bill Gates Akui Dijadikan Senjata oleh Epstein

Sumbawanews.com,- Jakarta – Bill Gates, pendiri Microsoft dan salah satu dermawan paling berpengaruh di dunia, mengaku bahwa Jeffrey Epstein pernah mencoba memerasnya dengan memanfaatkan informasi pribadi tentang perselingkuhannya dalam pernikahan. Kesaksian itu disampaikan Gates secara tertutup di hadapan Komite Pengawasan DPR Amerika Serikat pada Rabu, 10 Juni 2026, sebagai bagian dari penyelidikan mendalam terhadap jaringan kejahatan seksual yang dipimpin Epstein.

Dalam pernyataan tertulis yang dirilis timnya, Gates mengakui bahwa ia pernah menjalin hubungan dengan Epstein antara 2011 hingga Desember 2014, terutama untuk membahas kemungkinan pendirian dana amal bersama—yang tak pernah terwujud. Namun, ia menegaskan bahwa ia tidak pernah mengunjungi properti Epstein di Pulau Little St. James, peternakannya di New Mexico, maupun rumahnya di Florida. “Saya tidak pernah menjadi korban siapa pun,” tegasnya. “Dan saya tidak pernah menyaksikan atau mendapat indikasi bahwa Epstein terlibat dalam perilaku kriminal yang berkelanjutan.”

Namun, Gates mengakui kesalahan besar: ia gagal melakukan due diligence yang seharusnya sebelum menerima perkenalan dari Epstein, meskipun ia sudah mengetahui bahwa mantan pemodal itu pernah dihukum atas kasus prostitusi anak di Florida pada 2008. “Saya menyadari ia punya masalah hukum sebelumnya, tapi saya tidak sepenuhnya memahami seberapa dalam kejahatannya,” ujar Gates. “Saya menerima perkenalan itu tanpa pengawasan yang seharusnya.”

Lebih dari sekadar kesalahan penilaian, Gates mengungkap bahwa Epstein kemudian menggunakan informasi sensitif tentang hubungan di luar pernikahannya dengan Melinda Gates sebagai senjata untuk memanipulasi. “Epstein mengetahui fakta bahwa saya tidak setia dalam pernikahan. Ia mencoba memeras saya agar kembali berhubungan dengannya,” kata Gates. “Ini tidak ada hubungannya dengan tujuan sosial atau filantropi saya—hanya upaya jahat untuk mengontrol saya.”

Ia menekankan bahwa upaya pemerasan itu gagal. “Dia gagal. Tapi ini menunjukkan cara kerjanya: memanfaatkan kelemahan pribadi untuk memperkuat kekuasaannya.”

Kesaksian Gates menjadi titik penting dalam rangkaian penyelidikan Komite Pengawasan DPR yang telah memanggil 14 tokoh kunci, termasuk mantan Presiden Bill Clinton, mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, dan mantan CEO Victoria’s Secret Les Wexner. Ketua komite, James Comer, menegaskan bahwa tujuan penyelidikan bukan untuk menyalahkan Gates, melainkan mengungkap sejauh mana elit politik dan bisnis menutupi atau mengabaikan kejahatan Epstein. “Tidak ada yang menuduh Bill Gates melakukan kesalahan apa pun. Kami menghargai kehadirannya secara sukarela,” ujar Comer.

Namun, kritik terus mengalir. Banyak pihak menilai bahwa fokus komite terlalu banyak pada individu seperti Gates, sementara sistem yang melindungi Epstein—termasuk kesepakatan non-penuntutan kontroversial pada 2008 dan kegagalan jaksa federal—belum sepenuhnya diungkap. Apalagi, meski Kongres telah mengesahkan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein pada November 2025, rilis dokumen pada Januari 2026 justru memicu kemarahan: sejumlah catatan diduga telah disunting ilegal, dan identitas korban tanpa sengaja terpublikasi.

Yang mencolok: Presiden Donald Trump, yang dikenal dekat dengan Epstein sejak era 1990-an, tetap absen dari proses ini. Meski Trump membantah mengetahui kejahatan seksual Epstein, laporan media baru-baru ini mengungkapkan komunikasi intensif antara keduanya bahkan setelah Epstein dihukum. Pemerintahan Trump kini menghadapi tekanan kuat untuk menjelaskan penanganan berkas-berkas yang diduga sengaja ditutupi.

Gates, yang hubungannya dengan Epstein menjadi salah satu faktor pemicu perceraiannya dari Melinda Gates pada 2021, mengatakan penyesalannya tak terukur. “Reputasi adalah fondasi dari semua pekerjaan yang saya lakukan untuk menyelamatkan nyawa. Bertemu Epstein adalah kesalahan penilaian yang serius—dan membahayakan misi saya,” katanya. “Saya ingin dunia tahu: tidak ada uang, tidak ada pengaruh, yang bisa membenarkan hubungan dengan seseorang seperti dia.”

Epstein ditemukan tewas di sel tahanan pada Agustus 2019, sebelum persidangan atas tuduhan perdagangan seks dan konspirasi. Namun, kesaksian Gates dan puluhan saksi lainnya menunjukkan bahwa jejak kejahatannya masih hidup—bukan hanya dalam dokumen, tapi dalam cara kekuasaan, kekayaan, dan rahasia pribadi saling berbaur untuk melindungi yang bersalah.

Iran Balas Serangan AS dengan Rudal ke Pangkalan Militer di Kuwait dan Bahrain

Sumbawanews.com,- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat meledak dalam siklus balasan militer yang memperdalam krisis di Teluk. Pada Kamis (11/6/2026), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah meluncurkan serangan terhadap 18 target militer AS di Kuwait dan Bahrain, sebagai respons atas serangan udara AS yang menargetkan fasilitas strategis di selatan Iran dua hari sebelumnya.

Serangan yang dipicu oleh eskalasi beruntun itu mengejutkan sekutu-sekutu AS di kawasan. Target utama yang disebut IRGC mencakup Pangkalan Udara Ali Al Salem dan Ahmad Al Jaber di Kuwait, serta Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain—semuanya merupakan basis operasional kunci bagi kehadiran militer Amerika di Timur Tengah. Selain itu, sistem pertahanan udara Patriot dan fasilitas komunikasi milik Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain juga menjadi sasaran, dengan drone bunuh diri dilaporkan digunakan untuk menyerang kapal-kapal perang di perairan sekitar.

Sebelumnya, pada Rabu (10/6), Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim telah melancarkan serangan presisi terhadap sejumlah lokasi di Iran selatan, termasuk di Bandar Abbas, Sirik, dan dekat Minab di Provinsi Hormozgan. Ledakan besar terdengar di wilayah barat Teheran dan di Pulau Kish, sementara sistem pertahanan udara Iran aktif memicu respons untuk menangkal serangan yang diperkirakan berasal dari pesawat tempur dan rudal jelajah AS.

Kedua pihak saling menyalahkan. Washington menyebut tindakan Iran sebagai “agresi tidak beralasan dan terus berlanjut,” sementara Teheran menegaskan bahwa serangannya adalah “hak legal untuk mempertahankan kedaulatan” setelah AS “melanggar ruang udara dan wilayah teritorial Iran.” Kedua negara belum mengonfirmasi kerusakan fisik atau korban jiwa, tetapi dampak geopolitiknya sudah terasa luas.

Kuwait dan Bahrain, yang sebelumnya berusaha menjaga netralitas, kini berada di garis depan konflik. Pemerintah kedua negara segera mengeluarkan pernyataan resmi mengecam serangan tersebut dan menyerukan pengekangan kekerasan. Sementara itu, harga minyak dunia melonjak lebih dari 5 persen dalam sehari, mengingat lokasi serangan berada di jalur strategis pengiriman energi di Teluk Persia.

Analisis keamanan memperingatkan bahwa siklus balasan ini bisa memicu perang terbuka jika tidak segera dihentikan oleh diplomasi. Pihak-pihak internasional, termasuk Uni Eropa dan PBB, mendesak kedua belah pihak untuk kembali ke meja perundingan. Namun, dengan kepercayaan yang hampir runtuh dan kedua negara sama-sama menegaskan bahwa mereka siap memperluas respons, dunia menanti apakah langkah berikutnya akan berupa perang atau penarikan diri—dengan risiko yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Nike Masih Mendominasi Dunia Olahraga Meski Tantangan Bisnis Menggunung

Sumbawanews.com,- Meski menghadapi gejolak manajemen pasca-pandemi, Nike tetap menjadi raksasa tak tergoyahkan di industri olahraga. Sepatu lari ikonik Vaporfly menjadi acuan utama bagi seluruh pesaing, sementara Air Force 1 terus menjadi salah satu sepatu paling laris di dunia. Di tengah perubahan tren dan tekanan pasar, merek ini tetap mempertahankan dominasinya lewat inovasi teknologi, desain ikonik, dan jaringan loyalitas pelanggan yang kuat.

Bagi para penggemar, kesempatan untuk mendapatkan produk unggulan Nike kini lebih terbuka lewat berbagai program diskon eksklusif. Pengguna aplikasi Nike bisa memanfaatkan kode promo **APP15** untuk mendapatkan potongan 15% pada pembelian pertama, ditambah gratis ongkir untuk pesanan di atas $50. Program keanggotaan ini juga memberi akses ke tes pakai gratis selama 60 hari, pengembalian gratis, dan penawaran khusus yang tidak tersedia di luar aplikasi.

Pelanggan yang merayakan ulang tahun bisa menikmati diskon 10% pada pembelian minimal $100—berlaku hingga $500 dari total belanja—asalkan telah terdaftar sebagai anggota dan login ke akun pribadi. Diskon serupa juga tersedia untuk pelajar di Amerika Serikat berusia 16 tahun ke atas, baik di tingkat SMA, perguruan tinggi, maupun universitas. Verifikasi status pelajar melalui platform SheerID akan menghasilkan kode satu kali pakai yang bisa digunakan untuk hampir seluruh produk, termasuk sepatu lari Vomero Plus yang terkenal dengan bantalan ultra-nyaman.

Kelompok profesi tertentu juga mendapat apresiasi khusus. Tenaga medis, petugas pemadam kebakaran, polisi, guru, serta personel militer aktif, pensiunan, dan keluarganya berhak atas diskon 10% setelah verifikasi identitas melalui SheerID. Kode ini berlaku selama dua minggu dan bisa diperbarui setiap tujuh hari, sebagai bentuk terima kasih atas kontribusi mereka.

Produk terbaru yang sedang naik daun adalah Nike V5 RNR—sepatu gaya Y2K dengan midsole busa ringan dan detail metallic yang memadukan nuansa retro dan modern. Di luar itu, sepatu lari Pegasus generasi ke-41 yang diperbarui, serta koleksi Kobe Protro yang digunakan atlet ternama seperti Caitlin Clark, menjadi pilihan utama para atlet dan penggemar basket.

Diskon besar juga menghiasi berbagai model ikonik: Dunk Low dan Dunk Low Retro SE turun hingga 24%, Zoom Vomero 5 diskon 24%, Nike Free Metcon 6 hingga 32%, dan Air Force 1 ‘07 LV8 bisa didapat di bawah $80. Bahkan Air Max 270 masih menawarkan potongan hingga 30%, menjadikannya pilihan cerdas bagi yang mencari kenyamanan klasik dengan harga terjangkau.

Di luar sepatu, apparel Nike tetap menjadi standar emas. Legging ⅞ dengan waistband tinggi dan kantong praktis, serta jaket hujan Fast Repel yang ringan namun tahan air, menjadi favorit para pelari. Koleksi terbaru yang menarik perhatian adalah Nike Skims—kolaborasi dengan merek shapewear Kim Kardashian yang menggabungkan fungsi kompresi dengan desain atletis, cocok untuk yoga, HIIT, hingga lari.

Tak ketinggalan, koleksi Team US yang terinspirasi Olimpiade mendatang menjadi sorotan, dengan jersey, celana, dan aksesori bernuansa nasional yang siap membangkitkan semangat kebanggaan. Sementara itu, peluncuran Nike SB Dunk Low Pro x Bronx Girls Skate menggabungkan budaya skate urban dengan estetika streetwear, menunjukkan bahwa Nike tak hanya menjual produk, tapi juga budaya.

Dengan jaringan distribusi global, teknologi bahan yang terus berkembang, dan strategi pemasaran yang memahami emosi konsumen, Nike membuktikan bahwa meski pimpinan perusahaan berada di tengah badai, produknya tetap menjadi pilihan utama jutaan orang di seluruh dunia—bukan karena iklan, tapi karena kualitas yang tak terbantahkan.

Kejagung Ungkap Korupsi MBG Lewat Tiga Barang Kunci

Sumbawanews.com,- Jakarta – Kejaksaan Agung mengungkap dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui analisis tiga barang bukti utama: perangkat elektronik, dokumen internal, dan catatan transaksi yang diduga terkait penyimpangan dana. Penggeledahan di enam lokasi di Jakarta berhasil menyita barang-barang tersebut, yang kini menjadi fokus penyidikan intensif.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengonfirmasi bahwa barang bukti yang diamankan mencakup laptop, ponsel, dan berkas administrasi yang diduga menjadi jejak digital dan tertulis dari praktik korupsi tata kelola MBG pada Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025–2026. “Kami sedang mengkaji semua data elektronik dan dokumen untuk membangun peta aliran dana dan keterlibatan para pelaku,” ujar Syarief dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Tiga mantan pejabat BGN telah ditetapkan sebagai tersangka: Dadan Hindayana (mantan Kepala BGN), Sony Sonjaya (wakil kepala), dan Lodewyk Pusung (wakil kepala bidang pengembangan organisasi). Penetapan tersangka ini diumumkan pada 3 Juni 2026, setelah tim penyidik mengumpulkan dua alat bukti yang cukup dari pemeriksaan saksi dan analisis dokumen.

Dadan Hindayana, yang dicopot dari jabatannya pada 2 Juni 2026, telah ditahan setelah kembali dari ibadah haji. Penahanannya terkait dugaan jual-beli titik pelayanan gizi (SPPG), sebuah mekanisme yang seharusnya menjamin distribusi makanan bergizi bagi anak-anak di sekolah dasar. Sementara itu, Sony dan Lodewyk diduga terlibat dalam manipulasi anggaran dan pengadaan barang yang tidak sesuai prosedur.

Meski Kejagung belum merinci detail lokasi penggeledahan, sumber internal mengungkap bahwa salah satu titik penggeledahan berada di kantor pusat BGN di Jakarta Pusat, sementara lainnya tersebar di kantor cabang dan tempat penyimpanan arsip. Semua barang bukti kini sedang melalui proses forensik digital dan verifikasi hukum untuk memastikan keotentikan dan relevansinya sebagai alat bukti di persidangan.

Program MBG, yang awalnya dirancang sebagai upaya pemerintah memerangi stunting melalui pemberian makanan bergizi gratis di sekolah-sekolah, kini menjadi sorotan publik akibat dugaan penyalahgunaan anggaran yang mencapai ratusan miliar rupiah. Kepala BGN sebelumnya sempat menegaskan bahwa seluruh pengadaan dilakukan sesuai aturan, namun temuan Kejagung justru menunjukkan adanya pola penggelembungan harga, pengadaan fiktif, dan pengalihan dana ke rekening pribadi.

Kasus ini menjadi salah satu fokus utama Kejagung di tengah gelombang pemberantasan korupsi di sektor kesehatan dan pendidikan. Presiden Prabowo Subianto, dalam sejumlah kesempatan, telah menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam program-program sosial, termasuk MBG. “Korupsi di bidang pangan dan gizi adalah kejahatan terhadap masa depan bangsa,” ujar Presiden dalam pidato terakhirnya.

Penyidikan terus berlanjut, dan Kejagung memperkirakan akan mengembangkan kasus ini ke pihak-pihak lain yang diduga terlibat, termasuk pihak swasta yang menjadi mitra pengadaan. Publik menanti hasil analisis forensik yang akan diumumkan dalam waktu dekat, sebagai dasar untuk menuntut para tersangka di pengadilan.

Kanada Rencanakan Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kanada mengajukan rancangan undang-undang bernama Safe Social Media Act yang akan melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun memiliki akun media sosial. Jika disahkan, langkah ini akan menjadikan Kanada sebagai negara terbaru yang mengambil tindakan tegas terhadap paparan digital pada remaja, menyusul Australia, Indonesia, dan Malaysia yang sebelumnya telah menerapkan pembatasan serupa.

RUU ini tidak hanya menetapkan batas usia, tetapi juga membebani platform media sosial dengan kewajiban baru untuk melindungi pengguna muda. Perusahaan teknologi wajib merancang produk yang secara desain lebih aman bagi anak-anak, menghapus konten deepfake, serta materi yang memperlihatkan eksploitasi seksual terhadap anak—termasuk konten yang membuat penyintas kembali mengalami trauma. Selain itu, platform harus menyediakan label jelas untuk konten yang dihasilkan kecerdasan buatan, mekanisme pelaporan yang mudah diakses, dan fitur pemblokiran otomatis untuk meminimalkan paparan terhadap konten berbahaya.

Namun, aturan ini tidak berlaku seragam untuk semua teknologi digital. Meski media sosial dilarang untuk anak di bawah 16 tahun, layanan chatbot berbasis AI tidak dikenai batasan usia. Menteri Identitas dan Kebudayaan Kanada, Marc Miller, menjelaskan bahwa dampak chatbot AI belum sepenuhnya dipahami sebanding dengan kerusakan sosial yang ditimbulkan platform media sosial. “Mereka tidak memiliki peran sosial yang sama,” katanya dalam konferensi pers, mengutip laporan Engadget.

Meski demikian, RUU tersebut tetap mengatur chatbot AI dengan ketentuan khusus. Platform AI diwajibkan mengurangi risiko penyebaran konten berbahaya, mencegah perilaku yang dapat membahayakan pengguna, dan menyiapkan protokol darurat untuk menangani krisis—sebagai respons langsung terhadap insiden penembakan di Tumbler Ridge yang melibatkan chatbot dari OpenAI.

Pelaksanaan aturan ini akan diawasi oleh Komisi Keamanan Digital Kanada, lembaga baru yang dibentuk melalui undang-undang terpisah. Lembaga ini berwenang menegakkan regulasi, menilai kepatuhan platform, dan memberikan pengecualian jika suatu layanan dinilai telah menyediakan perlindungan yang memadai bagi anak-anak.

Langkah Kanada ini menandai pergeseran signifikan dalam kebijakan digital global, di mana pemerintah mulai mengakui bahwa keamanan anak bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga kewajiban sistemik yang harus diatur oleh negara. Dengan RUU ini, Kanada berusaha membangun lapisan perlindungan yang lebih komprehensif—bukan hanya dengan melarang, tetapi dengan merancang ulang ekosistem digital agar ramah terhadap generasi muda.

Camat Palmerah Usul Cabut KJP Pelaku Pembacokan Pelajar

Sumbawanews.com,- Jakarta – Dua pelajar SMK berinisial AS dan MF ditangkap polisi setelah membacok sesama siswa berinisial F di Gang T, Palmerah Barat VI, Jakarta Barat, pada Selasa (9/6) pagi. Keduanya ditangkap saat sedang mengikuti ujian di sekolah pada Rabu (10/6), setelah terbukti menggunakan ikat pinggang dan celurit hingga korban menderita luka robek di bahu kanan dan memerlukan tujuh jahitan.

Camat Palmerah, Febriandi Suharto, mengusulkan pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebagai sanksi administratif terhadap kedua pelaku. Menurutnya, regulasi yang berlaku memang mengatur bahwa penerima bantuan pendidikan dari Pemprov DKI yang terlibat pelanggaran serius—terutama kekerasan—berpotensi kehilangan hak atas program tersebut.

“KJP bukan sekadar bantuan, tapi tanggung jawab. Jika penerima memilih jalan kekerasan, maka kebijakan ini harus berdampak nyata,” ujar Febriandi, dilansir dari Antara, Kamis (11/6).

Ia menekankan bahwa rekomendasi pencabutan KJP tidak bisa dikeluarkan sembarangan. Prosesnya harus berdasarkan hasil pemeriksaan resmi dari kepolisian dan evaluasi dari pihak sekolah. “Ini bukan hukuman spontan, tapi konsekuensi sistemik yang diatur dalam kerangka perlindungan dan pendidikan,” tambahnya.

Selain sanksi, Febriandi menyoroti celah struktural yang memicu insiden: waktu luang pelajar yang tidak terarah menjelang libur sekolah. “Anak-anak kita kehilangan struktur. Mereka tidak di sekolah, tidak di kegiatan positif, dan akhirnya terjebak dalam konflik yang sebenarnya bisa dicegah,” katanya.

Untuk itu, Pemerintah Kecamatan Palmerah bersama Dinas Pendidikan akan segera melakukan pendekatan proaktif ke sejumlah sekolah di wilayahnya. Rencananya, akan digelar pembinaan berkelanjutan, termasuk sosialisasi tentang manajemen waktu, pengelolaan emosi, dan pentingnya partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler.

Peningkatan pengawasan juga diperkuat. Patroli rutin malam Minggu dan Rabu akan diperketat, sementara penjagaan di sekitar sekolah pada siang hari diperluas untuk mencegah gesekan antarpelajar. Kolaborasi dengan empat pilar—pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat—menjadi kunci strategi pencegahan jangka panjang.

Polsek Palmerah memastikan proses hukum terhadap kedua tersangka akan berjalan sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak. Meski masih di bawah umur, tindakan mereka dianggap sangat serius dan tidak bisa diabaikan. Pihak kepolisian juga tengah memeriksa motif di balik serangan, termasuk kemungkinan konflik pribadi atau pengaruh kelompok.

Insiden ini kembali memicu perdebatan nasional tentang efektivitas sanksi pencabutan KJP. Sejumlah pakar pendidikan mempertanyakan apakah pencabutan bantuan justru mendorong pelaku semakin teralienasi dari sistem pendidikan. Namun, bagi pemerintah kecamatan, ini adalah sinyal tegas: bantuan pendidikan adalah hak yang harus dijaga, bukan jaminan tanpa syarat.

“Kami tidak ingin anak-anak yang berprestasi terkena imbas, tapi juga tidak bisa membiarkan kekerasan menjadi harga mati dari ketidakpedulian,” tegas Febriandi.

Dengan langkah ini, Palmerah berusaha menyeimbangkan antara keadilan, pencegahan, dan perlindungan—bukan hanya bagi korban, tapi juga bagi masa depan para pelaku yang masih bisa diselamatkan.

Buronan Interpol Asal Australia Ditangkap di Bandara Bali

Sumbawanews.com,- Seorang warga negara Australia berinisial AP, yang masuk dalam daftar buronan Interpol, berhasil ditangkap oleh petugas Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar, Bali, saat berupaya meninggalkan Indonesia secara diam-diam. Pria berusia 55 tahun itu berencana melarikan diri menggunakan pesawat pribadi CAPA JET dengan nomor penerbangan N917CJ, yang direncanakan terbang menuju Maputo, Mozambik.

Pemeriksaan keimigrasian rutin terhadap penumpang pesawat itu mengungkap keanehan: salah satu penumpang, yang awalnya mengaku sebagai GAM — warga negara Brasil — tidak memiliki catatan masuk maupun izin tinggal sah di Indonesia. Saat petugas mulai mempertanyakan identitasnya, GAM dan tiga penumpang lainnya justru berusaha menyusup ke dalam pesawat tanpa izin, berupaya menghindari pemeriksaan lebih lanjut dan memaksa lepas landas.

Namun, petugas imigrasi segera berkoordinasi dengan otoritas bandara untuk menghentikan penerbangan. Setelah dipaksa turun, pria yang mengaku sebagai GAM menjalani pemeriksaan mendalam. Hasilnya mengejutkan: paspor Brasil yang ia gunakan ternyata palsu. Identitas aslinya terungkap sebagai AP, warga negara Australia kelahiran Whyalla, yang telah lama menjadi buronan internasional.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja sama lintas lembaga dan kewaspadaan tinggi petugas di lapangan. “Kami tidak hanya memeriksa dokumen, tapi juga memantau perilaku penumpang. Ketika ada indikasi upaya kabur, kami bertindak cepat,” ujar Bugie dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

AP kini ditahan sambil menunggu proses ekstradisi sesuai mekanisme Interpol dan perjanjian hukum internasional antara Indonesia dan Australia. Kasus ini menjadi bukti baru bahwa jaringan keamanan perbatasan Indonesia semakin sigap dalam menangkal pelaku kejahatan transnasional, bahkan ketika mereka berusaha menghindari deteksi dengan menggunakan jalur pribadi dan identitas palsu.

Sebelumnya, Bandara Ngurah Rai juga pernah menjadi lokasi penangkapan buronan Interpol asal Inggris pada Maret 2026, menunjukkan bahwa Bali — meski dikenal sebagai destinasi wisata — kini juga menjadi titik strategis dalam upaya penegakan hukum internasional.

WN Singapura Kendalikan Pabrik Vape Narkoba di Medan

Sumbawanews.com,- Polrestabes Medan berhasil membongkar jaringan produksi vape ilegal yang mengandung narkotika, beroperasi di balik kemasan menarik bergambar boneka Labubu. Pabrik rumahan ini dikelola oleh seorang warga negara Singapura berinisial TM, bersama kekasihnya, MWQ, warga Indonesia, di sebuah rumah kos mewah di Jalan Flores, Kecamatan Medan Perjuangan.

Keduanya ditangkap pada Senin, 17 Mei 2026, saat sedang menjalankan aktivitas produksi. Rekan mereka, berinisial R, masih dalam pengejaran tim reserse narkoba. Menurut Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, MWQ bertanggung jawab atas proses pengolahan bahan baku, sementara TM dan R mengendalikan pemasaran dan logistik.

Awalnya, hubungan keduanya bermula lewat aplikasi kencan pada 2025. TM memberikan vape berisi zat terlarang kepada MWQ untuk dicoba. Dari situ, keduanya justru menjadi pengguna aktif dan kemudian memutuskan memanfaatkan celah hukum untuk memperdagangkan produk tersebut secara sistematis di Indonesia.

Bahan baku didatangkan dari luar negeri melalui jasa ekspedisi internasional, lalu diolah di ruang produksi tersembunyi di dalam kosan mewah. Setiap kemasan vape dirancang menarik dengan logo Labubu—sebuah strategi pemasaran yang sengaja dibuat untuk menarik minat kalangan muda. Polisi masih menyelidiki motif di balik pemilihan simbol tersebut.

Lokasi produksi sengaja dipilih karena dilengkapi sistem keamanan canggih: akses masuk memerlukan pengenalan wajah, sidik jari, dan kata sandi. Saat seseorang memasuki area kos, seluruh sinyal jaringan dimatikan secara otomatis. Biaya sewa bulanan tempat ini mencapai Rp5–7 juta, menunjukkan keseriusan pelaku dalam menyembunyikan operasinya.

Barang bukti yang diamankan mencakup bahan baku mentah berwarna hijau dan oranye, alat penyulingan, kemasan jadi bermerek Labubu, serta brankas dan koper berisi stok siap edar. TM ditangkap di sebuah hotel di Medan saat diduga hendak mengirim ulang bahan baku baru.

Untuk menyamarkan arus keuangan, jaringan ini menggunakan transaksi berbasis cryptocurrency, terutama Bitcoin. Meski terkesan tak terdeteksi, tim penyidik berhasil melacak jejak keuangan mereka. Estimasi keuntungan bersih yang diperoleh sejak 2025 mencapai Rp10 miliar.

“Mereka pikir kripto membuat mereka tak terlihat. Tapi kami punya cara lain untuk melacak,” tegas Kompol Rafli.

Penyidik kini fokus mengejar tersangka R dan menggali kemungkinan adanya jaringan lebih luas yang terlibat dalam rantai produksi dan distribusi vape narkoba ini. Operasi ini menjadi bukti nyata bahwa modus operandi kejahatan narkoba kini semakin canggih—tapi tidak lebih pintar dari upaya penegakan hukum yang terus beradaptasi.

Apple Siap Luncurkan iPhone Lipat, Kode iOS 27 Bocorkan Rahasia

Sumbawanews.com,- Sejumlah jejak digital dalam kode iOS 27 memperkuat dugaan bahwa Apple sedang mempersiapkan lompatan revolusioner: smartphone layar lipat pertamanya. Temuan ini muncul pasca peluncuran versi developer beta sistem operasi terbaru Apple, yang diumumkan dalam WWDC 2026. Meski belum ada konfirmasi resmi, para pengembang independen menemukan referensi internal yang tak mungkin muncul secara kebetulan—“foldState” dan “angleDegrees”—dua istilah teknis yang jelas mengacu pada mekanisme pelipatan perangkat dan sudut posisi layar.

Pengembang Sam Henri Gold menjadi salah satu yang pertama mengidentifikasi jejak ini, lalu diperkuat oleh analisis mendalam dari Macworld. Kedua parameter tersebut, yang tersembunyi di balik lapisan kode sistem, dirancang untuk mendeteksi secara dinamis apakah perangkat sedang dalam keadaan terbuka, terlipat, atau dalam posisi setengah terbuka—fitur krusial yang hanya dibutuhkan oleh perangkat dengan desain fleksibel. Ini bukan sekadar rumor; ini adalah jejak arsitektur perangkat lunak yang mengarah pada perangkat keras yang belum pernah Apple rilis sebelumnya.

Dalam dunia teknologi, Apple dikenal menjaga kerahasiaan produknya hingga detik terakhir. Namun, jejak dalam kode sistem operasi sering kali menjadi petunjuk paling akurat tentang masa depan produk. Jika benar, iPhone Fold—atau mungkin disebut iPhone Ultra—akan menjadi jawaban Apple atas dominasi Samsung dan Huawei di pasar layar lipat. Dengan kekuatan ekosistem iOS dan integrasi perangkat lunak yang mendalam, peluncuran perangkat ini bisa mengubah peta persaingan smartphone global.

Tak hanya itu, iOS 27 juga membawa sejumlah perubahan besar lainnya: Siri yang kini berbasis AI generatif, fitur pengaturan parental yang lebih canggih, dan peningkatan signifikan pada layanan iCloud+. Semua ini menunjukkan bahwa Apple tidak hanya membangun perangkat baru, tapi sedang membangun ulang pengalaman pengguna secara menyeluruh—dengan layar lipat sebagai pusatnya.

Sementara itu, di luar dunia Apple, industri teknologi juga diguncang oleh peluncuran Claude Fable 5 dari Anthropic, kecerdasan buatan yang mengungguli GPT-5.5 dalam tugas teknis dan analitik. Di sisi lain, Acer memperkenalkan Predator Helios 18 AI, laptop gaming dengan RAM sekelas server dan GPU RTX 5090, menandai era baru di mana performa desktop mulai masuk ke perangkat portabel.

Tapi di tengah semua kemajuan itu, yang paling menggugah rasa penasaran tetaplah satu pertanyaan: Kapan iPhone lipat Apple akan benar-benar muncul? Jawabannya mungkin tak lama lagi—karena kode yang tersimpan dalam iOS 27 bukan sekadar petunjuk. Ia adalah janji.

Perkuat Konektivitas Wilayah, Kodim 1710/Mimika Ground Breaking 6 Jembatan Garuda

Mimika, sumbawanews.com – Kodim 1710/Mimika melaksanakan kegiatan ground breaking pembangunan enam Jembatan Garuda yang tersebar di tiga distrik, yakni Distrik Wania, Distrik Kuala Kencana, dan Distrik Mimika Timur. Program ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung pemerintah daerah meningkatkan infrastruktur serta memperlancar akses masyarakat di wilayah Kabupaten Mimika. Rabu (10/6/2026).

Mewakili Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, Pasiter Kodim 1710/Mimika Kapten Inf Teguh Heru Ponco menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan yang layak akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga, pertumbuhan ekonomi, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan. “Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami berharap keberadaan jembatan ini nantinya dapat mempermudah akses warga serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Mimika,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Wania, Ria Mandiwa, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) atas bantuan pembangunan Jembatan Garuda yang diberikan kepada masyarakat Mimika. Ia menilai pembangunan jembatan tersebut sangat dibutuhkan karena akan mempermudah akses transportasi warga serta mendukung berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan Bapak Kasad atas perhatian dan bantuan pembangunan Jembatan Garuda ini. Semoga pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya di Distrik Wania dan wilayah lainnya yang menerima program ini,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan enam Jembatan Garuda diharapkan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Kehadiran jembatan tersebut nantinya akan menjadi sarana penting yang menghubungkan berbagai wilayah, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Mimika. (Pendim 1710/Mimika)

Berita Terkini

JK dan Prabowo Sepakat Galakkan Investasi Energi Hijau Rp70 Triliun

Sumbawanews.com,- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026), untuk membahas rencana investasi senilai...

JK dan Prabowo Sepakat Investasi Energi Hijau Rp70 T

Sumbawanews.com,- Jakarta – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Kamis (11/6/2026), dalam pertemuan yang berfokus pada...

Tolak Titipan Siswa, Sekdis Banten Kena Cemberut

Sumbawanews.com,- Rachmat Tamam, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, tak gentar meski harus menghadapi cemberut dari keluarga, sahabat, bahkan rekan kerja. Ia menolak tegas...

Pemerintah Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Sumbawanews.com,- Pemulihan pasca-bencana di Aceh kini memasuki fase yang lebih terstruktur dan berdampak nyata. Jalan-jalan yang sebelumnya terputus akibat banjir dan tanah longsor pada...

Raffi Ahmad Bantah Terlibat Suap Bea Cukai, Saksi Ungkap Fakta Foto di Blueray

Sumbawanews.com,- Saksi kunci dalam kasus dugaan suap Bea dan Cukai, Vina, mengungkapkan bahwa Raffi Ahmad sama sekali tidak terlibat dalam transaksi ilegal terkait pengiriman...

Berita Utama