Sumbawanews.com,- Aplikasi Threads, milik Meta, resmi meluncurkan fitur Live Chats pada 1 Juli 2026, sebagai langkah strategis memperkuat posisinya sebagai pesaing utama X dalam ranah percakapan real-time. Fitur baru ini dirancang untuk menciptakan ruang dialog langsung yang dinamis, dengan kemampuan terjemahan otomatis, pengelolaan obrolan yang lebih canggih, dan dukungan bagi hingga 150 peserta aktif dalam satu sesi.
Live Chats memungkinkan host untuk mengundang hingga tiga co-host guna membantu mengelola percakapan, menambahkan variasi suara, dan menjaga alur diskusi tetap lancar. Pengguna juga kini dapat menghapus pesan secara global, sementara sistem sedang diuji untuk membuat pesan dari host lebih menonjol di antara arus komentar. Fitur ini tidak hanya memperkaya pengalaman pengguna, tetapi juga menjawab permintaan kreator yang ingin berinteraksi lebih intim dengan komunitasnya.
Dengan dukungan terjemahan lintas bahasa, Live Chats membuka pintu bagi dialog global tanpa hambatan komunikasi. Pengguna dapat mengirim pesan teks, foto, video, tautan, serta reaksi emoji—semua dalam satu ruang yang terintegrasi. Bagi yang telah mencapai batas 150 peserta aktif, tetap bisa berpartisipasi sebagai penonton: memberi reaksi, mengikuti polling, dan menyaksikan obrolan secara langsung.
Pengembangan fitur ini sejalan dengan pertumbuhan pesat Threads yang telah mencapai 500 juta pengguna aktif bulanan pada awal Juni 2026—hampir tiga tahun sejak peluncurannya. Sejak awal, platform ini terus mengejar ketertinggalannya dari X dengan menambahkan fitur-fitur krusial seperti pencarian, tagar, dan linimasa kronologis. Kini, dengan Live Chats, Threads menawarkan fitur yang belum dimiliki X: interaksi langsung berbasis komunitas yang terstruktur dan inklusif.
Meta juga mengisyaratkan bahwa versi desktop untuk Threads akan segera hadir, sementara fitur pesan yang disematkan (pinned messages) sedang dalam tahap pengembangan. Kedua fitur ini menjadi respons terhadap permintaan kuat dari para kreator yang ingin mempertahankan konten penting dalam obrolan mereka.
Dengan peluncuran Live Chats, Threads tidak sekadar mengejar kesetaraan dengan X—ia berusaha mendefinisikan ulang bagaimana percakapan digital dijalankan: lebih hidup, lebih terbuka, dan lebih manusiawi.















