Home Blog Page 2416

Kapolri : Segala Masukan Kami Terima Agar Polri Dipercaya dan Dicintai Masyarakat

Jakarta, sumbawanews.com – Kapolri Jenderal (Polisi) Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam Bhayangkara Festival Mural 2021. Dan Segala masukan positif dan negatif akan diterima sebagai semangat untuk menjadi Polri yang lebih baik.

“Saya juga menghaturkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam acara Bhayangkara Festival Mural 2021. Segala masukan positif dan negatif akan kami terima sebagai semangat untuk menjadi Polri yang lebih baik, Polri yang dipercayai publik, dan Polri yang dicintai masyarakat,” ucap Kapolri, Minggu (31/10).

Ia mengungkapkan Selamat dan sukses kepada Para Pemenang Bhayangkara Mural Festival 2021 yang diselenggarakan pada tanggal 30 Oktober 2021. Yakni Juara 1, Ode La Umar – Jabodetabek, juara 2, Fauzan Musa’ad – Papua, dan juara 3, Tofazani Arifin – Jawa Tengah.

Sehari sebelumnya, saat membuka acara puncak lomba mural bertajuk Bhayangkara Mural Festival 2021 yang digelar di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Sabtu (30/10/2021), Kapolri Jenderal (Polisi) Listyo Sigit Prabowo juga menegaskan, Polri sangat menghormati kebebasan berekspresi.

“Hari ini saya tegaskan bahwa Polri sangat menghormati kebebasan berekspresi. Kami sebagai Institusi Polri memegang teguh aturan-aturan yang ada sebagaimana arahan dari Bapak Presiden terkait dengan kebebasan berekspresi,” ucap Kapolri.

Dikatakan, melalui lomba mural bertajuk Bhayangkara Mural Festival 2021, merupakan bukti penghormatan Polri terhadap kebebasan berekspresi. “Sehingga tentunya hari ini adalah bukti bahwa kami menghormati kebebasan berekspresi, dan satu hal saya juga meminta kepada Pak Kadivhumas agar memasukkan juga tema kritikan tentang Polri,” jelasnya.

Sehingga, segala bentuk ekspresi, kritik, masukan, baik positif maupun negatif, akan diterima sebagai motifasi. “Jadi masyarakat silahkan mau berekspresi, berpersepsi tentang Polri. Yang positif boleh, karena itu akan menjadi motivasi buat kami. Negatif juga boleh karena itu tentunya akan menjadi bagian untuk kami merefleksi, berintrospeksi untuk berubah agar bisa menjadi lebih baik sesuai dengan harapan dari masyarakat. Yang gambarnya bagus tentunya ada dewan juri khusus,” tegas Kapolri.

Diungkapkan Kapolri, lomba mural tersebut sebagai ruang bagi masyarakat untuk memberikan gambaran kepada Polri. Agar dapat terus berbenah diri menjadi yang dipercaya publik dan Polri yang dicintai masyarakat.

“Kalau itu gambarnya paling pedas itu juga akan kami terima dan saya jamin bahwa yang berani menggambar seperti itu akan menjadi sahabatnya Kapolri, jadi temannya Kapolri. Itu artinya apa, saya selaku Kapolri, kami Institusi Polri menginginkan bahwa masyarakat bisa memberikan gambaran pada kami tentang bagaimana persepsi masyarakat tentang Polri sehingga kami setiap hari bisa berbenah memperbaiki institusi, memperbaiki personel-personel kami sehingga kita bisa mempersiapkan institusi ini, personel-personel kami menjadi jauh lebih baik untuk menjadi Polri yang dipercaya publik dan Polri yang dicintai masyarakat, itu harapan kami,” bebernya.

Ia menegaskan, Pemerintah dan Polisi tidak anti kritik. “Kita memberikan kebebasan berekspresi sebagai penyaluran dari aspirasi dan persepsi masyarakat tentang Pemerintah dan Polri. Dan tentunya itu menjadi bagian evaluasi kami untuk bisa menjadi lebih baik,” kata Listyo Sigit Prabowo. (Using)

BMKG Himbau Waspadai Dampak Fenomena La-Nina

Mataram, sumbawanews.com – BMKG Stasiun Klimatologi Lombok, melalui Forecaster on duty, Afriyas Ulfah dan Suci Agustiarini, Minggu (31/10) menghimbau, agar masyarakat agar tetap waspada dan berhati – hati terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrem secara tiba-tiba yang bersifat lokal. Selain itu, masyarakat juga diharapkan tetap mmeperhatikan informasi BMKG terlebih dahulu dalam perencanaan kegiatan dan tetap selalu menjaga kesehatan di masa pandemi ini.

“Beberapa wilayah akan mulai memasuki Awal Musim Hujan 2021/2022 dan beberapa wilayah akan memasuki periode peralihan dari musim kemarau ke musim hujan,” jelasnya.

Dikatakan, Curah hujan di wilayah NTB pada dasarian III Oktober 2021 umunya berada pada kategori Menengah, hingga tinggi. Sedangkan Curah Hujan tertinggi terjadi di wilayah Narmada – Kabupaten Lombok Barat, dengan jumlah curah hujan sebesar 203 mm/dasarian.

“Sifat hujan pada dasarian III Oktober 2021 di wilayah NTB secara umum didominasi sifat Atas Normal (AN), kecuali wilayah pesisir Lombok Timur bagian utara, sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa bagian Utara dan sebagian Kabupaten Bima,” ucapnya.

Berdasarkan Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH), provinsi NTB umumnya dalam kategori Masih Ada Hujan pada saat Updating (0 hari) hingga Sangat Pendek (1 – 5 hari) yang terjadi hampir merata di seluruh wilayah NTB. Namun, termonitor terdapat wilayah yang masih masuk dalam kategori Ekstrem (lebih dari 60 hari) yaitu di wilayah Kecamatan Perigi di Kabupaten Lombok timur dan merupakan wilayah dengan HTH terpanjang yaitu selama 74 hari.

Dijelaskan, Saat ini indeks ENSO memenuhi kriteria “La-Nina Lemah” yang sudah berlangsung setidaknya selama bulan Oktober 2021 (Indeks ENSO terkini -0.92). “kondisi ini diprediksi akan berlangsung hingga awal tahun 2022. Indeks Dipole Mode menunjukkan kondisi IOD Netral (Indeks IOD terkini -0.77), kondisi ini juga diprediksi akan berlangsung setidaknya hingga awal tahun 2022,” jelasnya.

Disebutkan, Secara umum angin timuran masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia bagian Selatan termasuk Provinsi NTB. Dan diprediksi masih akan terjadi hingga akhir Oktober 2021.

Sedangkan Monsun Asia (Angin Baratan) diprediksi akan mulai memasuki wilayah Indonesia pada bulan November dan terus menguat hingga Desember 2021. “Pergerakan MJO saat ini terpantau tidak aktif di wilayah Indonesia. Anomali OLR menunjukkan adanya wilayah potensi pertumbuhan awan yang relative cukup di wilayah Indonesia termasuk Provinsi NTB pada awal dasarian I November,” jelasnya.

Dan, Rata – rata anomali Suhu Muka Laut sekitar wilayah NTB pada bulan Oktober saat ini terpantau dalam kondisi Netral dan diprakirakan akan menghangat pada bulan November hingga Desember 2021. Kondisi ini manambah potensi terjadinya hujan di wilayah Nusa Tenggara Barat pada awal masuknya musim hujan 2021/2022.

Diungkapkan, Pada dasarian I November 2021, terdapat potensi terjadinya hujan dengan intensitas menengah (>50 mm/dasarian) yang merata di hampir seluruh wilayah NTB. Hujan menengah dengan intensitas 50-100 mm/dasarian berpeluang 50 persen- 100 persen terjadi di seluruh wilayah NTB. Khsususnya di wilayah Kota Mtaram, Kabupaten Lombok Barat, sebagian wilayah Lombok Timur bagian Timur, Sumbawa Barat, dan Dompu yang memiliki peluang 100 persen.

Untuk hujan dengan intensitas menengah >100 mm/dasarian berpotensi terjadi di sekitar wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah bagian Tengah. Sebagian besar Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa Barat, sebagian besar wilayah dengan peluang kejadian sebesar 10-50 persen. (Using)

Juarai Espe Syndicate Ownbeat Festival, Yori dan Julia Raja dan Ratu Dangdut NTB

MATARAM-Malam Grand Final Espe Syndicate Ownbeat Festival berlangsung megah dan meriah. Sepuluh finalis tampil memukau yang kian menahbiskan posisi Bumi Gora sebagai “gudang” talenta-talenta musik dangdut di Indonesia.

Digelar di De La Sirra Café, Sabtu (30/10) malam, event pemilihan Raja dan Ratu Dangdut NTB yang diinisiasi Sirra Prayuna (ESPE) Syndicate dengan menggandeng Before 2 Production ini dihadiri Sekretaris Daerah NTB HL Gita Ariadi.

Setelah melalui babak penyisihan, sepuluh finalis tampil di malam grand final. Lima peserta laki-laki atau disebut raja dangdut dan lima wanita atau disebut ratu dangdut.

Lima raja dangdut adalah, Mawardi dengan lagu “Rembulan Bersinar Lagi”, Ahmad Suardi “Mengejar Badai”, Yori dengan lagu “Seni”, M. Usman “Khana”, dan L Abhie “Gembala Cinta.”

Kemudian ratu dangdut masing-masing; Bening “Trauma”, Dirgania “Cinta Rahasia”, Gina Anggraini “Bagai Ranting Kering”, Julia Miranda “Gula-Gula”, Maya Arista “Dua Kursi.”

Melalui serangkaian penilaian yang ketat, Yori yang membawakan lagu milik Rhoma Irama dengan judul “Seni” terpilih menjadi Raja Dangdut NTB 2021. Dengan iringan musik dari Pelita Harapan, talenta muda asal Sumbawa ini memang menyuguhkan penampilan yang benar-benar komplet. Padahal, menurut dewan juri, lagu yang dibawakan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Sementara predikat Ratu Dangdut NTB 2021 menjadi milik Julia Miranda yang membawakan lagu yang dipopulerkan Elvie Sukaesih berjudul “Gula-Gula”. Dara asal Lombok Barat yang masih berusia 13 tahun ini tampil sungguh memesona. Dewan juri menilai, Julia tampil menghipnotis para hadirin tanpa cacat sedikitpun.

Sekda NTB HL Gita Ariadi menyerahkan hadiah, tropi, dan piagam kepada Raja dan Ratu Dangdut NTB 2021 didampingi founder ESPE Syndicate Sirra Prayuna. Sekda sangat gembira dengan penampilan terbaik yang disuguhkan seluruh finalis. Secara khusus Sekda menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Sirra Prayuna yang telah menggelar event seni budaya yang menjadi panggung bagi talenta-talenta NTB mengekspresikan bakat bermusik yang mereka miliki.

“Jika dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan agama hidup menjadi terarah, maka dengan seni budaya, hidup menjadi indah,” kata Sekda.

Hari-hari ini, NTB kata Gita sedang diselimuti berbagai prestasi membanggakan. NTB berada pada posisi sembilan besar nasional dengan meraih 15 emas pada PON XX di Papua. Prestasi tertinggi yang diraih NTB sepanjang sejarah di ajang olahraga multievent di tanah air. Kemudian setelahnya, NTB juga berada pada posisi sembilan besar nasional di ajang STQ Nasional. Sekda pun haqqulyakin, talenta-talenta musik dangdung NTB pada kesempatan berikutnya akan mengharumkan nama NTB dalam ajang prestasi musik di tingkat nasional.

Secara keseluruhan, untuk raja dangdut, tampil sebagai Juara II adalah M Usman. Kemudian Juara III adalah Lalu Abhie. Juara Harapan I Mawardi, dan Juara Harapan II Ahmad Suardi. Sementara terpilih sebagai Juara Favorit adalah Jihan Jayadi. Sedangkan untuk ratu dangdut, Juara II adalah Maya Arista. Juara III Gina Anggraini. Juara Harapan I, Bening. Harapan II, Dirgania. Dan Juara Favorit, Verawati.

*Harumkan Nama Daerah*

Ketua Panitia ESPE Syndicate Ownbeat Festival, Jojo Joseph, mengatakan, sepuluh finalis yang tampil diharapkan akan berkarier menuju jenjang lebih tinggi.

“Acara 10 raja dan ratu dangdut ini menjadi batu loncatan mereka,” katanya.

Sementara, Founder ESPE Syndicate, Sirra Prayuna menegaskan, event ini terinspirasi dari animo dangdut di NTB yang semakin tinggi. Apalagi banyak talenta dangdut NTB yang berhasil juara di kancah nasional.

“Acara ini diilhami dari sebuah keinginan atau niat menjaring para talent untuk melahirkan penyanyi profesional di bidangnya,” katanya.

Sirra mengatakan, Ownbeat Festival ini sebagai proses menjaring penyanyi dangdut yang profesional dan mampu mengharumkan nama daerah.

“Ini adalah proses yang kita lakukan sehingga memperoleh penyanyi yang memiliki karakter, daya juang, profesional,” katanya.

Ajang pencarian bakat raja dan ratu dangdut ini dikatakan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak NTB yang belum mendapat kesempatan, namun memiliki mimpi yang besar.

“Saya kira ini menjadi modal sosial yang cukup untuk bersaing di kancah nasional,” ujarnya.

Dewan juri dalam event ini adalah penyanyi senior Yuliati Eka Astuti, Dimas Valentino dan Oon PH, dengan dipandu pembawa acara Abhi Narayan.

Selain itu acara Festival Ownbeat Raja dan Ratu Dangdut ini didukung oleh Ricky Smartphone, Al Khair Jewelery, Dapoer Nyonya , Ichitan dan OM Pelita Harapan.

Korban Kebakaran Diminta Untuk Diperhatikan

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq, meminta Pemerintah Daerah bersama dengan instansi terkait dapat segera memberikan bantuan, kepada korban Kebakaran yang terjadi belum lama ini. Untuk meringankan beban korban, dan sebagai bentuk respon dan kehadiran pemerintah daerah atas musibah yang dialami masyarakat.

“Tolong kepada Pemerintah Daerah baik itu BPBD, Dinas Sosial untuk mencurahkan perhatiannya kalau bisa segera dibangun rumahnya sebagaimana daerah-daerah lain yang menghadapi musibah,” ucapnya, Minggu (31/10), saat mendatangi lokasi kebakaran.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan, untuk bersama-sama meringankan beban korban Kebakaran. “Mari kita semua warga yang memiliki keluasan rezeki untuk membantu meringankan beban saudara kita,” ucapnya.

Kepala korban Kebakaran, ia menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang terjadi. “kejadian ini merupakan musibah sekaligus ujian dan dibutuhkan kesabaran dalam menghadapinya. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengganti dengan yang lebih baik,” ucap Abdul Rafiq.

Diketahui, Kebakaran besar yang terjadi pada hari Jumat pagi 29 Oktober 2021 sekitar pukul 10.00 Wita lalu. Dan menyebabkan 2 rumah terbakar habis di RT 3 RW 3 Kelurahan Brang Biji Kecamatan Sumbawa. (Ruf)

Abdul Rafiq Apresiasi Vaksinasi RS Surya Medika PKU Muhammadiyah

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Rumah Sakit Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa mengadakan Kegiatan Vaksinasi Covid 19 gratis, dalam rangka milad ke – 5, Ahad (31/10). Kegiatan ini terlaksana dengan lancar dan sukses, target yang ditetapkan terpenuhi yakni pemberian 200 dosis Vaksin Pertama.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, memberikan apresiasi kepada seluruh para medis, manajemen RS Surya Medika yang sukses menggelar kegiatan vaksinasi. “Saya melihat bahwa realisasi pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar, tertib dan sangat nyaman, tadi saya tanyakan langsung kepada masyarakat yang ikut vaksinasi, mereka menyampaikan lokasi pelaksanaan vaksinasi sangat nyaman, tertib dan petugasnya ramah ramah,” tuturnya.

Diungkapkan, capaian vaksinasi terpenuhi sebanyak 200 dosis. “ini kita harapkan dapat memenuhi target 40 persen Pemerintah Daerah dalam vaksinasi masyarakat sehingga bisa turun ke level dua. Saya Salut dengan RS Surya Medika PKU Muhammadiyah,” tuturnya.

PLT direktur RS Surya Medika dr. Franky Renato Antonius, SP.PD.FINASIM mengatakan, Kegiatan vaksinasi ini sebagai wujud mendukung program Pemerintah Daerah dalam dalam meningkatkan jumlah masyarakat yang tervaksinasi Covid 19 di Kabupaten Sumbawa. “Kami terus berusaha meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat” ujarnya. (Ruf)

Menkeu Sampaikan Tantangan Pemulihan Ekonomi Global

Roma, sumbawanews.com – Pemulihan ekonomi global akibat pandemi Covid-19 di seluruh dunia saat ini tengah terjadi, namun tidak merata. Salah satu penyebabnya adalah karena akses vaksin yang tidak merata di seluruh dunia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam keterangannya di Hotel Splendide Royal, Roma, Italia, Sabtu, (30/10), seusai mendampingi Presiden Joko Widodo dalam KTT G20 di La Nuvola.

“Ada negara-negara yang sampai hari ini bahkan jumlah vaksinasinya dari penduduknya kurang dari 3 persen, di negara-negara Afrika. Rata-rata yang di negara-negara miskin baru 6 persen dari penduduknya, sementara negara-negara maju sudah melakukan vaksinasi di atas 70 persen atau bahkan mendekati 100 persen dan mereka sudah melakukan boosting,” ujar Menkeu.

Selain akses vaksin yang tidak merata, pemulihan ekonomi dunia juga terancam oleh dua hal lain, yaitu terjadinya inflasi kenaikan energi dan disrupsi dari suplai. hal tersebut terjadi di seluruh negara yang pemulihan ekonominya sangat cepat namun mengalami komplikasi dalam bentuk kenaikan harga energi dan disrupsi suplai.

“Artinya apa. Waktu permintaan pulih dengan cepat dan kuat, ternyata suplainya tidak mengikuti,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Menkeu menjelaskan, kenaikan energi yang terjadi sangat cepat karena investasi di bidang energi terutama yang non-renewable itu sudah merosot tajam dihadapkan pada permintaan energi yang melonjak akibat pemulihan ekonomi. Hal tersebut yang kemudian mendorong inflasi yang tinggi di berbagai negara.

“Ini menjadi ancaman pemulihan ekonomi global. Indonesia perlu juga tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya rembesan hal tersebut,” ungkap Menkeu.

Menkeu mengatakan, karena Covid ini adalah ancaman nyata terhadap perekonomian dunia, maka di dalam pembahasan antara menteri keuangan dengan menteri kesehatan negara-negara G20 disepakati untuk membangun membangun sebuah mekanisme yang disebut pencegahan pandemi atau pandemic preparedness. “Hari ini dunia tidak siap menghadapi pandemi. Nyatanya (pandemi) telah menyebabkan biaya sampai USD12 triliun, 5 juta orang meninggal, dan lebih dari 250 juta orang yang terkena pandemi ini, maka dunia harus menyiapkan lebih baik,” jelasnya.

Di dalam KTT G20 kali ini disepakati akan ada joint finance health task force atau satuan kerja antara menteri keuangan dan menteri kesehatan di bawah G20. Yang tujuannya untuk untuk menyiapkan prevention, preparedness, dan response atau PPR dari pandemi.

“Task force ini dipimpin oleh Menteri Keuangan Indonesia dan Italia. Indonesia sebagai tuan rumah atau presidensi mulai Desember dan Italia yang sekarang ini menjadi presidensi. Tentu peran Indonesia menjadi penting karena Indonesia adalah negara yang besar dan kita juga punya komitmen terhadap vaksinasi kita,” ucap Menkeu. (Setpres/using)

Menlu : Para Pemimpin di KTT G20 Sepakat Capai Target Vaksinasi Global oleh WHO

Roma, sumbawanews.com – Para pemimpin negara-negara G20 membahas upaya bersama untuk keluar dari krisis akibat pandemi Covid-19, baik krisis kesehatan maupun krisis ekonomi. Para pemimpin pun sepakat dan menyampaikan pandangan tentang pentingnya mencapai strategi global vaksinasi yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Demikian disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu)Retno Marsudi dalam keterangannya di Hotel Splendide Royal, Roma, Italia, Sabtu (30/10), seusai mendampingi Presiden Joko Widodo dalam KTT G20 di La Nuvola.

“Para leader juga menyampaikan pandangan perlunya melakukan vaksinasi 40 persen pada akhir 2021, 70 persen pada pertengahan 2022. Ini sebenarnya adalah global strategy yang diberikan oleh WHO yang didukung oleh para leader dari G20,” ujar Menlu.

Hal lain yang banyak disinggung oleh para pemimpin adalah kerja sama erat antara menteri keuangan dan menteri kesehatan. Selain itu juga dengan organisasi internasional seperti WHO, Bank Dunia, IMF, dan organisasi lainnya termasuk ketersediaan dana dalam menghadapi pandemi.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam pernyataannya menekankan pentingnya penguatan arsitektur kesehatan global inklusif yang berpegang teguh pada prinsip solidaritas, keadilan, transparansi, dan kesetaraan.

“Presiden mengusulkan beberapa langkah antara lain pertama membuat mekanisme penggalangan sumber daya kesehatan global, yang kedua menyusun protokol kesehatan global untuk aktivitas lintas negara, ketiga mengoptimalkan peran G20 dalam upaya mengatasi kelangkaan dan kesenjangan vaksin, obat-obatan, dan alat kesehatan esensial,” jelasnya.

Selain penguatan ketahanan kesehatan global, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya mempercepat pemulihan ekonomi global yang lebih kuat, lebih inklusif, dan berkelanjutan. Pada saat ini, terbentuk pandangan bersama di antara para pemimpin bahwa keadaan ini belum usai dan ekonomi dunia masih belum bangkit kembali.

Bertemu Menlu Tiga Negara

Sehari sebelumnya, Jum’at (29/10) Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, disela-sela G20 di Roma, Itali bertemu dengan Menlu beberapa negara, Rabu di KBRI Roma . Seperti Menteri Luar Negeri Mexico, Menteri Luar Negeri India dan Menteri Luar Negeri Tiongkok.

“Dalam pertemuan bersama Menlu Mexico​, Saya sampaikan penjelasan mengenai presidensi Indonesia yang akan mengambil tema “recover together, recover stronger”. “Indonesia akan memberikan perhatian besar terhadap kepentingan negara berkembang. Inclusiveness akan menjadi kata kunci dari keketuaan Indonesia di G20. Dan Mexico sepakat dengan pendekatan presidensi Indonesia,” jelasnya.

Selain itu, juga dilakukan komparasi posisi masing-masing negara mengenai isu perubahan iklim dan transisi energi. “Kita sepakat mengenai pentingnya komitmen yang telah dibuat untuk dipenuhi, termasuk penyediaan dana adaptasi yang dijanjikan oleh negara maju,” jelasnya.

Sedangkan Dengan Menlu India, dibahas Mengenai presidensi Indonesia tahun 2022. Dan India memberikan dukungan penuh terhadap presidensi Indonesia tahun depan.

Setelah Indonesia, maka presidensi G20 akan dipegang oleh India. Dan India sepakat, untuk memberikan perhatian terhadap kepentingan negara berkembang di dalam forum G20.

“Kita melakukan compare notes mengenai situasi COVID-19 di kedua negara yang membaik secara signifikan. Saya juga menjelaskan bahwa di Indonesia kemajuannya sangat baik dan positivity rate sudah selalu di bawah 1 persen dan beberapa hari ini sudah mencapai 0,4 persen,” ucap Menlu.

Disampaikan pula, India adalah satu dari 19 negara yang sudah dapat berkunjung wisatawannya ke Bali. “Kita juga sepakat untuk menjajaki kemungkinan vaccinated travel lane (VTL) dan pengakuan sertifikat vaksin untuk melindungi perjalanan secara aman. Saya sampaikan harapan agar pemesanan vaksin Indonesia di India tidak mengalami keterlambatan delivery.

Terkait perubahan iklim, kedua negara sepakat arti pentingnya semua negara melakukan komitmen sesuai dengan kewajibannya. Dan khusus untuk negara maju, sangat mengharapkan dapat memenuhi komitmen dukungan pendanaan dan alih teknologi.

Dan pertemuan dengan State Councilor / Menteri Luar Negeri Tiongkok, dibicarakan tentang kerja sama kesehatan serta kerja sama dalam kerangka G20 dan ASEAN. ASEAN dan China memasuki tahun ke-30 kemitraan.

“FM Wang Yi dan saya mendiskusikan rencana untuk memperingati hari jadi tersebut. China juga memperluas dukungannya untuk Presidensi G20 Indonesia 2022,” ucap Menlu. (Setpres/Kemlu/using)

Presiden Turki Akan Berkunjung ke Indonesia

Roma, sumbawanews.com – Di sela-sela rangkaian acara KTT G20 yang digelar di La Nuvola, Roma, Italia, Sabtu, (30/10), Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Kedua Presiden membahas sejumlah hal, antara lain rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia.

Diungkapkan Presiden Jokowi, Terkait rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia, telah menerima laporan hasil kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ke Turki. Juga telah menerima hasil pembicaraan dengan Presiden Erdogan, termasuk rencana kunjungannya ke Indonesia.

“Saya menantikan kunjungan Yang Mulia ke Indonesia sekitar bulan Januari atau Februari 2022. Saya yakin kunjungan Yang Mulia akan makin mempererat hubungan Indonesia-Turki. Kita tugaskan Menteri Luar Negeri kedua negara untuk mempersiapkan kunjungan dengan baik,” ungkap Presiden.

Selain itu, kedua pemimpin juga menugaskan kedua Menlu untuk mempersiapkan kunjungan termasuk diluncurkannya mekanisme strategis tingkat tinggi atau high level strategic mechanism.

Mengenai rencana pembentukan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Turki atau IT-CEPA, Presiden Jokowi meyakini IT-CEPA akan lebih memperkokoh kerja sama ekonomi kedua negara. “Saya sarankan agar kita menugaskan Menteri Perdagangan masing-masing untuk segera mempercepat perundingannya. Tentu akan sangat baik jika IT-CEPA menjadi salah satu deliverable dari kunjungan Bapak Presiden tahun depan,” ujar Presiden.

Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pertemuan dengan Presiden Turki. (Setpres/using)

HBK Bangun Fasilitas Internet Gratis untuk 50 Sekolah, Pesantren, dan Fasum

MATARAM-Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK), tak henti memberi kabar gembira untuk masyarakat. Kali ini, HBK menyiapkan fasilitas internet gratis untuk masyarakat di Pulau Seribu Masjid. Total akan ada 50 sekolah, pondok pesantren, dan fasilitas umum yang akan mendapat fasiltias internet gratis tersebut.

“Untuk tahap pertama, akan dimulai di 25 sekolah, pondok pesantren, dan fasilitas umum,” kata HBK, Ahad (31/10/2021).

Semua bermula dari keprihatinan. Pada suatu siang, HBK yang baru saja menyelesaikan kegiatan reses dengan menyapa dari dekat masyarakat Pulau Lombok, mampir untuk santap siang di salah satu Hotel di kawasan wisata Senggigi, Kab. Lombok Barat. Turun dari kendaraan, Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini melihat banyak sekali anak-anak meriung di parkiran Hotel tersebut. Mereka sibuk dengan gawainya masing-masing, seperti sedang mengerjakan tugas-tugas sekolah yang harus dituntaskan secara daring segera.

Pada petugas pengaman Hotel, HBK pun bertanya, anak-anak tersebut sedang apa. Dari penjelasan petugas keamanan tersebut, HBK mendapat informasi kalau anak-anak tersebut adalah warga yang tinggal di pemukiman sekitar Hotel, dan datang untuk mengakses layanan internet Hotel dengan gawai mereka masing-masing.

Hari itu, anak-anak tersebut sedang beruntung, sebab kata sandi wifi Hotel yang mereka akses rupanya belum diganti oleh manajemen Hotel. Sehingga terlihat kegirangan di raut wajah mereka, sembari serius menuntaskan dan membereskan tugas-tugas secara daring.

Namun, di kali lain, anak-anak itu acap dikecewakan. Sudah datang ke lokasi sekitaran Hotel, namun, akses internet tidak bisa mereka dapatkan. Sebab, kata petugas satuan pengamanan tersebut, manajemen Hotel mengambil kebijakan mengubah kata sandi wifi internet. Dan dalam banyak kesempatan, hal tersebut sering terjadi.

Mendengar penjelasan tersebut, HBK menarik napas yang dalam. Batin politisi Partai Gerindra ini terenyuh. Rupanya, saat ini, bagi sebagian anak-anak di Pulau Lombok, akses internet masih menjadi sebuah kemewahan. Tarif layanan internet dari provider tak mampu mereka jangkau. Terlebih jika mereka berasal dari keluarga-keluarga tidak mampu.

Tokoh yang terkenal humble dan dermawan ini pun saat itu langsung menghubungi pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika, mitranya di Komisi I DPR RI. HBK menekankan pentingnya ada layanan akses internet gratis untuk anak-anak di Pulau Lombok yang orang tuanya kurang mampu. HBK tak ingin kegembiraan anak-anak di Pulau Lombok sirna. Kegembiraan itu harus tetap terpelihara.

“Internet akan memperluas cakrawala berpikir anak-anak kita di Pulau Lombok tetap terjaga,” imbuh HBK.

Alhamdulillah. Setelah berjuang dan meyakinkan pejabat-pejabat di Kemkoninfo RI, fasilitas internet gratis untuk masyarakat di Pulau Lombokpun mulai bisa direalisasikan tahun 2021 ini melalui program BHAKTI yang dimiliki Kemenkominfo RI. Fasilitas internet gratis ini ditempatkan di sekolah-sekolah swasta yang belum terjangkau bantuan layanan internet dari pemerintah, kemudian pondok-pondok pesantren, dan juga fasiltias-fasilitas umum yang menjadi tempat masyarakat berkumpul.

Melalui HBK PEDULI, Yayasan yang dimilikinya, HBK telah mendaftarkan 50 sekolah, pondok pesantren, dan fasilitas umum yang akan dibangunkan fasilitas internet gratis tersebut.

Sekretaris HBK PEDULI Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, pembangunan fasilitas internet gratis ini akan dilakukan secara bertahap.

“Untuk tahun 2021 ini akan kami realisasikan di 25 sekolah, pondok pesantren, dan fasilitas umum terlebih dahulu,” ungkap Rannya.

Selanjutnya di awal tahun depan, 25 sekolah, pondok pesantren dan fasilitas umum sisanya akan menyusul mendapatkan fasilitas serupa.

Secara umum, dara yang kini masih menempuh studi di Brunel University, London, Inggris ini mengatakan, di Kab. Lombok Timur, fasilitas internet gratis ini akan dibangun di enam titik. Kemudian di Kab. Lombok Utara delapan titik, Kab. Lombok Tengah 12 titik, Kab. Lombok Barat sembilan titik, dan di Kota Mataram empat titik.

“Menjadi rasa syukur kami di HBK PEDULI, bantuan inernet gratis ini bisa menghadirkan kemanfaatan yang besar dan luas bagi saudara-saudara kami di Pulau Lombok,” kata Rannya.

Presiden Jokowi Apresiasi Kerja Sama Pertahanan Indonesia-Prancis

Roma, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo mengapresiasi kemajuan kerja sama pertahanan antara Indonesia dengan Prancis. Hal tersebut menjadi salah satu poin pembahasan Presiden Jokowi saat mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Hotel Splendide Royal, Roma, Italia, Sabtu, (30/10).

“Presiden Macron, di pertemuan kali ini saya ingin sampaikan tiga hal. Pertama, saya menyambut baik kemajuan kerja sama pertahanan Indonesia-Prancis. Perjanjian kerja sama pertahanan oleh Menteri Pertahanan kedua negara ditandatangani bulan Juni lalu,” ujar Presiden Joko Widodo.

Menurut Presiden, perjanjian tersebut juga harus membuka ruang bagi kerja sama yang strategis termasuk produksi bersama. Dan investasi Prancis pada industri alutsista di Indonesia juga akan sangat diapresiasi.

Kedua, Dalam membahas mengenai perubahan iklim, Presiden Jokowi berpendapat, implementasi Perjanjian Paris secara konsisten sangatlah penting. “Indonesia memilih bekerja memenuhi komitmen. Komitmen NDC Indonesia sejauh ini sudah berada di track yang benar. Indonesia juga targetkan net zero emission_ tahun 2060 atau lebih awal dengan dukungan internasional,” jelasnya.

Presiden menjelaskan, di tengah meningkatnya kebakaran hutan di banyak negara, kebakaran hutan di Indonesia justru berada pada titik paling rendah dalam 20 tahun. Indonesia juga berhasil menurunkan tingkat deforestasi secara signifikan.

“Saya akan restorasi hutan bakau hingga 600 ribu hektare dalam 3 tahun ke depan. Ini akan menjadi konservasi hutan mangrove terbesar di dunia,” imbuhnya.

Terkait dengan energi, pada Agustus lalu, Presiden Jokowi telah mencanangkan transformasi Indonesia menuju energi baru dan terbarukan, serta akselerasi ekonomi berbasis teknologi hijau. Untuk itu, Prancis diajak untuk meningkatkan kerja sama pengembangan teknologi yang terjangkau dan investasi sehingga transformasi energi dan ekonomi dapat berjalan lebih cepat.

Sedangkan Isu ketiga yang dibahas kedua pemimpin terkait presidensi Indonesia di G20 tahun depan, Presiden Jokowi menjelaskan, presidensi Indonesia akan mengutamakan inklusivitas dalam pemulihan ekonomi dunia pascapandemi. Dengan semangat tersebut, Indonesia memilih untuk mengangkat tema “Recover Together, Recover Stronger”.

“Saya harapkan dukungan Prancis untuk keberhasilan Presidensi Indonesia di G-20. Pada masa presidensi Indonesia di G20, Prancis juga akan menjabat Presiden bergilir Dewan Uni Eropa. Ini akan menjadi momen strategis kerja sama Indonesia-Prancis, baik dalam konteks bilateral, ASEAN-UE, maupun G20-UE,” paparnya.

Selain itu , kedua Presiden juga melakukan tukar pikiran mengenai kerjasama Indo-Pasifik. Dan Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya kerjasama ekonomi, pencapaian SDGs, maritim, dan konektivitas di kawasan Indo-Pasifik, sebagaimana termuat dalam ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. Kerja sama konkret diyakini akan dapat menurunkan tensi di kawasan Indo-Pasifik.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam pertemuan bilateral tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Setpres/using)

Berita Terkini

Italia Tolak Bayar Senjata AS untuk Ukraina

Sumbawanews.com,- Roma tetap menolak mendanai pembelian senjata buatan Amerika Serikat untuk Ukraina, meski tekanan dari sekutu Barat—termasuk sindiran tajam dari Menteri Pertahanan AS Pete...

KK-KTP Bermasalah, Pelajar Intan Jaya Terhambat Kuliah di Jakarta

Sumbawanews.com,- Puluhan pelajar asal Kampung Maniouwo, Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, terjebak dalam birokrasi kependudukan yang tak kunjung selesai. Kartu Keluarga (KK)...

Insiden Jogja Marathon: Ajudan Brigjen Yuniar Terlepas dari Pengawalan

Sumbawanews.com,- Insiden tak terduga terjadi pada ajang Jogja Marathon 2023, ketika ajudan Brigjen TNI Yuniar, seorang perwira tinggi TNI AD, terlepas dari pengawalan saat...

Cak Imin: PBNU Periode Ini Paling Mundur dalam Sejarah

Sumbawanews.com,- Periode kepengurusan PBNU saat ini dinilai sebagai yang paling mundur dibandingkan periode-periode sebelumnya. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, yang...

Berita Utama