Home Berita Internasional Mobil Meledak dalam Serangan Israel di Lebanon

Mobil Meledak dalam Serangan Israel di Lebanon

Sumbawanews.com,- Sebuah serangan drone Israel di Sidon, Lebanon, pada Rabu (10/6), menghancurkan sebuah mobil dan menewaskan dua orang. Kebakaran hebat melanda lokasi kejadian, dengan asap hitam pekat membumbung tinggi di atas jalan-jalan kota yang sebelumnya tenang. Video yang beredar menunjukkan sisa-sisa mobil yang hangus, terpental ke sisi jalan, sementara warga berlarian menyelamatkan diri dari ledakan beruntun.

Serangan ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan yang tak kunjung mereda meski Amerika Serikat telah mengumumkan gencatan senjata pada 16 April lalu. Namun, kesepakatan itu gagal menahan serangan balasan dan operasi militer Israel di wilayah selatan Lebanon, yang kini berubah menjadi zona pertempuran aktif. Israel terus menerbitkan perintah evakuasi paksa bagi penduduk di kawasan perbatasan, memaksa ribuan keluarga meninggalkan rumah mereka dalam waktu singkat.

Kota Sidon, yang dikenal sebagai pusat budaya dan ekonomi di selatan Lebanon, menjadi sasaran berulang dalam operasi militer Israel yang bertujuan memperlemah keberadaan Hezbollah. Meski tidak ada klaim resmi dari pihak Israel mengenai target spesifik dalam serangan ini, otoritas Lebanon menegaskan bahwa korban adalah warga sipil biasa—bukan anggota militer atau organisasi bersenjata.

Pertempuran di perbatasan Lebanon-Israel kini memasuki fase paling intens sejak meletusnya konflik pada Oktober 2023. PBB dan sejumlah negara Eropa mendesak kedua belah pihak untuk segera kembali ke meja perundingan, sementara warga sipil di kedua sisi perbatasan terus menjadi korban tak bersalah dari siklus kekerasan yang tak kunjung usai.

Previous articleASEAN Jadi Kunci Masa Depan Indo-Pasifik
Next articleBNPP Ajukan Tambahan Anggaran Rp231 Miliar untuk Perbatasan
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.