Sumbawanews.com,- Rakyat Kolombia berjuang menghadapi dampak bencana setelah gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat negara itu pada Senin (10/8/2026), menewaskan minimal 181 orang dan melukai 2.595 lainnya. Presiden Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa resmi kepada Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella, yang menanggapi dengan ucapan terima kasih atas dukungan Rusia di tengah duka mendalam. Pusat gempa berlokasi dekat San Jose del Palmar, Departemen Choco, dengan guncangan kuat dirasakan di kota-kota besar seperti Cali, Pereira, Manizales, dan Quibdo. Pemerintah Kolombia telah menetapkan keadaan darurat nasional untuk mempercepat operasi pencarian dan penyelamatan, sementara tim darurat berpacu dengan waktu dalam 72 jam kritis untuk menemukan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan. Kerusakan parah terjadi pada infrastruktur dasar—listrik, air, gas, dan bandara—menghambat distribusi bantuan dan mobilitas. Pemerintah juga mengerahkan personel keamanan dan menyiapkan tempat penampungan bagi warga yang kehilangan rumah.
Putin Beri Belasungkawa, Kolombia Darurat Pasca-Gempa 7,4 Magnitudo
Baca Juga:















