Sumbawanews.com,- Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, secara terbuka menjelaskan kronologi sengketa pembayaran yang berujung pada sanksi registration ban dari FIFA, melalui unggahan resmi di akun Instagram pribadinya pada Rabu (12/8/2026). Ia menegaskan tidak pernah dipecat, melainkan mengundurkan diri secara damai saat Liga 1 2022/2023 berlangsung, dan seluruh proses awalnya diserahkan sepenuhnya kepada otoritas FIFA.
Alberts menolak keras spekulasi publik yang menyalahkan dirinya dan keluarga, menyatakan banyak komentar yang muncul tidak berdasarkan fakta resmi. Ia menekankan bahwa dirinya memilih tidak membawa sengketa pribadi ke ranah publik, dan selalu mengikuti prosedur hukum yang berlaku melalui jalur FIFA. Kontraknya dengan Persib Bandung, yang berlaku hingga 2025, sempat berjalan lancar hingga ia memutuskan mundur atas dasar kesepakatan bersama manajemen saat itu, yang menurutnya tetap terbuka dan kooperatif dalam menangani keterlambatan pembayaran.
Kasus ini kembali mencuat setelah terjadi pergantian manajemen di Persib pada awal 2025, ketika Alberts mengaku terlibat dalam pertemuan langsung dengan tim baru untuk membahas kompromi pembayaran atas kewajiban yang belum terbayar selama masa kontraknya. Ia meminta publik menilai perkara ini berdasarkan dokumen resmi FIFA, bukan asumsi atau narasi yang tidak terverifikasi. Alberts menegaskan, semua yang ia sampaikan didasarkan pada arsip dan komunikasi resmi yang menjadi dasar proses hukum FIFA.















