Sumbawanews.com,- September mendatang, Timnas Indonesia akan tampil dengan susunan pemain jauh lebih komplet di FIFA ASEAN Cup 2026, setelah kegagalan di Piala AFF 2026 tak mengurangi ambisi untuk meraih trofi. PSSI menargetkan gelar juara, didukung oleh kewajiban klub melepas pemain karena turnamen ini resmi masuk kalender FIFA. Sejumlah naturalisasi yang absen di ajang sebelumnya—Maarten Paes, Emil Audero, Elkan Baggott, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Jay Idzes, Mathew Baker, dan Dean James—diprediksi kembali memperkuat skuad Garuda di bawah asuhan John Herdman. Kehadiran mereka dianggap sebagai pemicu peningkatan signifikan kualitas tim dalam beberapa tahun terakhir, sebagaimana diakui media Vietnam Soha.vn.
Pemain-pemain keturunan Indonesia, yang sebagian besar berkarier di kompetisi Eropa—terutama Belanda—membawa nuansa permainan sepak bola kontinental: sirkulasi bola cepat, serangan sederhana namun efektif, dan postur fisik yang menguntungkan melawan tim-tim Asia Tenggara. Performa Indonesia yang kian menanjak terlihat dari hasil kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana mereka mampu mengalahkan China, Bahrain, dan Arab Saudi, serta menahan imbang Australia. Di laga persahabatan Juni 2026, Timnas Indonesia bahkan menang telak 3-0 atas Oman, memperkuat citra sebagai kekuatan baru di Asia Tenggara.
Media Vietnam menilai Indonesia bukan sekadar pesaing, tapi tolok ukur strategis bagi pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, dalam menyusun rencana jangka panjang menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030. Pertemuan antara Indonesia dan Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026 diprediksi menjadi ujian berat bagi Vietnam, mengingat skuad Garuda akan jauh lebih lengkap dibandingkan saat bertemu di Piala AFF 2026. Bagi Vietnam, laga ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi laboratorium taktis untuk mengevaluasi kekuatan rival sekaligus menyesuaikan sistem dan personel tim mereka.















