Home Serba Serbi Tekno iOS 27 Tak Dukung Empat iPhone Lawas

iOS 27 Tak Dukung Empat iPhone Lawas

Sumbawanews.com,- Apple akan mengumumkan iOS 27 di WWDC 2026 malam ini, namun empat model iPhone lawas dipastikan tidak akan mendapatkan pembaruan besar ini. Menurut bocoran dari 9to5Mac, iPhone SE (2020), iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max akan dihentikan dukungan perangkat lunaknya, sehingga tidak kompatibel dengan sistem operasi terbaru Apple yang dijadwalkan rilis resmi pada September 2026 bersamaan dengan peluncuran iPhone 18 Pro.

Pembaruan iOS 27 hanya akan tersedia untuk perangkat mulai dari iPhone 12 ke atas, termasuk seluruh varian iPhone 12 hingga iPhone 17 terbaru, serta iPhone 16e dan iPhone Air. Artinya, pengguna yang masih mengandalkan iPhone generasi sebelum 2020 harus mempertimbangkan upgrade perangkat jika ingin menikmati fitur-fitur terkini seperti Apple Intelligence, Siri yang diperkuat AI, dan peningkatan keamanan berbasis chip khusus.

Langkah ini bukanlah hal baru bagi Apple. Perusahaan telah mengikuti pola serupa selama bertahun-tahun—menghentikan dukungan untuk perangkat yang sudah berusia lebih dari lima tahun demi fokus pada optimasi performa dan keamanan untuk perangkat modern. Dengan basis pengguna yang semakin terfokus pada perangkat terbaru, Apple bisa lebih agresif dalam mengintegrasikan teknologi berat seperti kecerdasan buatan yang memerlukan daya pemrosesan tinggi.

Yang menarik, Siri di iOS 27 bakal menjalani transformasi besar. Apple dilaporkan bekerja sama dengan Google dan Nvidia untuk menggandeng teknologi Gemini AI dan infrastruktur cloud berbasis chip Blackwell B200 sebagai “otak” baru asisten virtual itu. Meski selama ini Apple menekankan pemrosesan AI di perangkat (on-device) demi menjaga privasi, kompleksitas tugas-tugas canggih seperti pemahaman konteks mendalam dan respons real-time memaksa perusahaan membuka ruang bagi komputasi cloud eksternal.

Untuk menjaga keamanan data, Apple memanfaatkan fitur confidential computing dari Nvidia yang mampu mengenkripsi informasi pengguna bahkan saat sedang diproses di server pihak ketiga. Ini menjadi kompromi strategis: menjaga privasi tanpa mengorbankan kemampuan AI. Kolaborasi ini juga menandai pergeseran signifikan dari kemandirian teknologi Apple yang selama ini mengandalkan sistem cloud sendiri, Private Cloud Compute, yang diperkenalkan di WWDC 2024.

Di sisi perangkat keras, rumor terbaru menyebut iPhone Ultra—ponsel layar lipat pertama Apple—akan dilengkapi sistem pendingin vapor chamber, teknologi yang sebelumnya digunakan di iPhone 17 Pro. Inovasi ini penting mengingat desain lipat yang membatasi ruang internal, sekaligus meningkatkan risiko panas berlebih saat menjalankan aplikasi berat. Vapor chamber diyakini akan membantu menjaga suhu stabil, terutama saat pengguna menggunakan dua layar secara bersamaan atau menjalankan beban AI intensif.

Pengguna yang masih menggunakan iPhone 11 atau SE generasi kedua tidak perlu khawatir segera—perangkat mereka tetap bisa menerima pembaruan keamanan hingga beberapa bulan ke depan. Namun, tanpa akses ke fitur-fitur inti iOS 27, pengalaman digital mereka akan semakin tertinggal. Bagi Apple, ini bukan sekadar pembaruan sistem operasi, tapi bagian dari strategi jangka panjang: mendorong ekosistemnya terus bergerak maju, dengan perangkat yang mampu menanggung beban masa depan.

Previous articlePemerintah Sengaja Tunda Penerimaan Kredensial Dubes
Next articlePorsche Tidak Dilaporkan, KPK Sita dari Rumah Silmy
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.