Home Berita Berita Utama Iran Hujani Israel dengan Rudal

Iran Hujani Israel dengan Rudal

Sumbawanews.com,- Tel Aviv—Iran melancarkan serangan rudal besar-besaran ke wilayah Israel, menandai serangan langsung pertama sejak gencatan senjata rapuh yang berlaku sejak April lalu. Aksi ini memicu kekhawatiran luas bahwa konflik regional yang telah membara selama berbulan-bulan kini memasuki tahap baru yang jauh lebih berbahaya.

Menurut pernyataan resmi militer Israel, puluhan rudal diluncurkan dari wilayah Iran menuju wilayah utara negara itu, memicu sirene peringatan udara di kota-kota seperti Haifa dan Nazareth. Sistem pertahanan udara Iron Dome serta sistem lainnya segera diaktifkan untuk mencegat proyektil-proyektil tersebut. Sebagian besar rudal berhasil dihancurkan di udara, sementara sejumlah sisanya jatuh di area terpencil tanpa menimbulkan korban jiwa.

Pemerintah Teheran secara terbuka mengklaim serangan itu sebagai respons terhadap serangan udara Israel beberapa hari sebelumnya yang menargetkan fasilitas terkait Hizbullah di pinggiran Beirut, Lebanon. Iran menilai serangan Israel sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan implisit yang selama ini menjaga keseimbangan rapuh di kawasan, terutama setelah gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah pada April.

“Ini bukan serangan sembarangan, tapi konsekuensi logis dari agresi berkelanjutan Israel terhadap sekutu-sekutu kami,” demikian pernyataan dari pejabat militer Iran yang tidak disebutkan namanya, seperti dilansir agensi internasional.

Meski belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan di pihak Israel, serangan ini dianggap sebagai lompatan strategis: pertama kalinya Iran secara langsung menyerang tanah Israel dengan senjata balistik, bukan melalui kelompok proxy seperti Hizbullah atau Hamas. Ini menandai pergeseran dari perang tak langsung ke konfrontasi militer terbuka antara dua musuh bebuyutan.

Pernyataan dari sejumlah negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan sekutu Eropa, mengecam tindakan Iran sebagai “sangat berbahaya dan tidak dapat diterima,” sambil menyerukan pengekangan diri dari semua pihak. Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan keprihatinan atas eskalasi konflik yang bisa mengguncang stabilitas global, terutama di sektor energi dan perdagangan maritim.

Analisis keamanan menunjukkan bahwa serangan ini kemungkinan besar merupakan bagian dari strategi Iran untuk memperkuat posisi tawar dalam negosiasi potensial dengan AS, yang tengah berupaya membangun kembali jalur diplomasi melalui perantara seperti Pakistan. Namun, langkah ini juga berisiko memicu balasan militer Israel yang jauh lebih luas—bahkan mungkin menargetkan infrastruktur nuklir Iran.

Dengan ketegangan yang terus memanas, dunia kini menahan napas. Apakah ini awal dari perang terbuka, atau hanya ledakan emosional dalam permainan geopolitik yang semakin berbahaya? Jawabannya mungkin tak lama lagi akan terungkap.

Previous articleChristian Eriksen Kolaps di Lapangan, Laga Denmark-Ukraina Dihentikan
Next articleProsesor Smartphone: Lompatan 15 Kali Lipat, Siapa Penguasa?
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.