Home Berita Wapang TNI: Pemimpin Harus Menjadi Tauladan dalam Sikap dan Tindakan

Wapang TNI: Pemimpin Harus Menjadi Tauladan dalam Sikap dan Tindakan

Jakarta – Wakil Panglima (Wapang) TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Dikreg Seskoal) Angkatan ke-64 TA 2025 dengan materi “Kepemimpinan Militer di Masa Depan”, bertempat di Amphitheater Gedung Samadikun Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Kamis (23/10/2025).

 

Wakil Panglima TNI menekankan pentingnya memahami konsep pertahanan negara yang menyeluruh dan melibatkan seluruh komponen bangsa. Sistem Pertahanan Rakyat semesta (Sishankamrata) menjadi pilar utama dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

 

“Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) merupakan pertahanan negara yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara dan sumber daya nasional yang dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu dan terarah untuk menegakkan kedaulatan negara,” paparnya.

 

Menutup kuliah umumnya, Jenderal TNI Tandyo mengingatkan kepada 123 Pasis agar menanamkan nilai-nilai kepemimpinan sejati, yang berkarakter dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai calon pemimpin TNI di masa depan.

 

“Sebagai seorang pemimpin harus mampu menjadi contoh dan tauladan melalui sikap dan tindakan, memiliki keberanian, pantang menyerah dan rela berkorban serta bijaksana dalam mengambil keputusan,” pesannya.

Previous articleLanud Sultan Hasanuddin Dukung Latihan Penerjunan Dasar Para Kostrad
Next articleAtasi Krisis Air Bersih, Satgas TMMD Ke-126 Kodim 1505/Tidore Bangun 4 Titik Sumur Bor di Oba Selatan “TNI Manunggal Air”
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.