Sumbawanews.com,- Google resmi menggantikan Google Assistant dengan Gemini di seluruh perangkat Android, tablet, Wear OS, dan Android Auto mulai September 2026. Perubahan ini membuat sebagian pengguna merindukan kecepatan dan kesederhanaan layanan asisten lama. Untuk mengembalikan fungsionalitas serupa, berikut lima langkah yang bisa diikuti.
Pertama, atur Gemini sebagai asisten bawaan di semua perangkat melalui aplikasi Google Home. Buka profil, pilih Pengaturan Rumah, dan aktifkan opsi Gemini for Home agar sinkron dengan perangkat pintar di rumah. Kedua, kurangi kompleksitas respons dengan mematikan fitur personalisasi yang tidak diperlukan. Masuk ke Settings > Personal Intelligence > Connected Apps, lalu nonaktifkan integrasi seperti Google Workspace atau Search Services, sementara Google Home dan Utilities tetap dibiarkan aktif untuk kontrol rumah dan jam.
Ketiga, manfaatkan fitur “Instructions for Gemini” untuk membuat perintah khusus berbasis bahasa sehari-hari. Di menu yang sama, tambahkan instruksi seperti “Jika perintah ‘selamat malam’, matikan lampu ruang tamu dan dapur” agar Gemini merespons sesuai kebiasaan pengguna. Keempat, gunakan Scheduled Actions untuk menjalankan rutinitas otomatis. Atur waktu, deskripsi tugas, dan frekuensi melalui Settings > Scheduled Actions, misalnya untuk membacakan berita pagi sekaligus menyalakan lampu.
Kelima, percepat respons dengan memilih model terringan. Di menu pengaturan model, pilih versi Flash atau Lite, dan matikan opsi Extended Thinking agar Gemini tidak memproses konteks panjang. Dengan langkah ini, kecepatan respons akan mendekati performa Google Assistant sebelumnya.















