Sumbawanews.com,- Barcelona memulai musim La Liga 2024/2025 dengan dominasi mengejutkan, mencatatkan enam kemenangan beruntun dan mengemas 28 gol dalam enam laga—rata-rata 4,6 gol per pertandingan. Performa luar biasa ini membangkitkan perbincangan serius tentang kemungkinan mengalahkan rekor gol Real Madrid era Jose Mourinho pada musim 2011/2012, ketika Los Blancos mencetak 121 gol dalam 38 laga. Tim asuhan Hansi Flick belum terkalahkan, baik di kandang maupun tandang, dengan kemenangan telak atas Elche (5-0), Athletic Bilbao (2-0), Rayo Vallecano (5-2), Valencia (5-0), Levante (4-2), dan Racing Santander (7-2).
Raphinha menjadi mesin pencetak gol utama Barcelona, mengoleksi sembilan gol di Liga Spanyol, termasuk hat-trick saat menghancurkan Racing 7-2. Gol-gol itu membuatnya mencatatkan empat hat-trick sejak bergabung dengan Barca. Di belakangnya, Lamine Yamal, pemain berusia 19 tahun, menyumbang tujuh gol dalam enam laga, dengan mencetak gol dalam empat pertandingan berturut-turut. Keduanya menjadi tulang punggung serangan tim yang belum pernah kebobolan lebih dari dua gol dalam satu laga sepanjang musim ini.
Rekor 121 gol Real Madrid di musim 2011/2012, yang dibangun oleh Cristiano Ronaldo (46 gol), Gonzalo HiguaĂn (22 gol), dan Karim Benzema (21 gol), kini berada dalam ancaman nyata. Meski Los Blancos saat itu hanya dua kali kalah dan meraih 100 poin, mereka pernah gagal mencetak gol saat menghadapi Racing dan Valencia, serta bermain imbang melawan Malaga dan Villarreal. Barcelona, sebaliknya, belum pernah gagal mencetak gol dalam enam laga pertama musim ini.
Pertandingan berikutnya menjadi ujian berat: kunjungan Barcelona ke Stadion Ramón Sánchez Pizjuán melawan Sevilla. Musim lalu, tim tamu kalah 1-4 di kandang sevilla, membuat laga ini menjadi momen krusial untuk membuktikan apakah laju mereka bisa bertahan di tengah tekanan lawan-lawan tangguh. Dengan ritme serangan yang tak terbendung, Barcelona tidak hanya menulis sejarah baru—mereka sedang menggoyang fondasi legenda masa lalu.















