Sumbawanews.com,- Kelompok Houthi di Yaman menyerang kilang minyak Jazan milik Saudi Aramco pada Minggu, 9 Agustus 2026, dua hari setelah Arab Saudi menandatangani pakta pertahanan trilateral dengan Turki dan Pakistan. Serangan itu dilancarkan menggunakan pesawat nirawak (drone), menurut pernyataan juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, di platform X. Kebakaran sempat terjadi di lokasi yang mengolah 400.000 barel minyak mentah per hari, tetapi berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa, seperti diungkapkan Kementerian Energi Arab Saudi. Pakta pertahanan Makkah yang baru saja disepakati menetapkan bahwa serangan terhadap salah satu negara anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya, namun belum ada respons resmi dari Turki atau Pakistan terhadap serangan ini. Sebelumnya, Houthi juga telah melancarkan serangan rudal dan drone terhadap pelabuhan Mocha di pesisir Laut Merah, Yaman, serta menerapkan blokade laut terhadap Arab Saudi dengan alasan pengepungan oleh Riyadh—tuduhan yang dibantah pihak Saudi.
Houthi Serang Kilang Minyak Arab Saudi Usai Pakta Pertahanan Ditetapkan
Baca Juga:















