Home Serba Serbi Tekno Samsung Persiapkan Galaxy Z Fold8 Wide, Google Luncurkan Nano Banana 2 Lite

Samsung Persiapkan Galaxy Z Fold8 Wide, Google Luncurkan Nano Banana 2 Lite

Sumbawanews.com,- Jakarta — Samsung mengungkap serangkaian teaser visual yang diduga mengisyaratkan kehadiran Galaxy Z Fold8 Wide, ponsel lipat generasi terbaru dengan desain layar lebih lebar dan bodi lebih pendek. Enam video pendek yang dirilis perusahaan asal Korea Selatan itu memuat simbol-simbol sehari-hari: potongan pizza, cokelat batang, teka-teki yang terpisah, hingga sapuan cat berwarna pink-ungu yang membentuk angka “8”. Tidak ada nama produk yang disebut, tetapi petunjuk visual itu memicu spekulasi luas bahwa Samsung tengah menyiapkan lompatan desain signifikan menjelang peluncuran Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026.

Di tengah gempuran isu perangkat keras, Google juga mengumumkan peluncuran Nano Banana 2 Lite, versi ringan dari model AI generatif sebelumnya. Diklaim lebih cepat dan hemat biaya, model ini mampu menghasilkan satu gambar dalam waktu 4 detik dengan biaya hanya USD 0,034 per 1.000 gambar. Google menyebut Nano Banana 2 Lite dirancang khusus untuk produksi volume tinggi, sementara versi Pro tetap tersedia untuk kebutuhan profesional. Meski menuai kritik atas kualitas gambar yang dianggap terlalu sembarangan, sejumlah perusahaan besar tetap mengadopsinya sebagai alat kreatif berbasis kecerdasan buatan.

Sementara itu, di dunia smartphone Apple, sebuah video yang diduga menampilkan iPhone 18 Pro dalam uji ketahanan tiba-tiba menghilang dari platform X (sebelumnya Twitter) hanya 24 jam setelah beredar viral. Video itu awalnya diunggah akun @EvLeaks dan diikuti oleh akun lain seperti Ice Universe, menunjukkan desain kamera belakang yang lebih menonjol dibanding iPhone 17 Pro, serta logo Apple yang tampak reflektif. Namun, unggahan tersebut langsung dihapus oleh platform, dan akun @EvLeaks ditangguhkan. Evan Blass, sosok di balik akun EvLeaks yang dikenal sebagai sumber bocoran tepercaya, menegaskan tidak terlibat dalam unggahan tersebut, menandai kemungkinan adanya upaya penghapusan massal terkait kebocoran rahasia rantai pasokan Apple yang diduga berasal dari Tata Electronics, mitra manufaktur di India.

Previous articleNorwegia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Haaland: Kini Saatnya Bersenang-senang
Next articleKebakaran TPA Jatiwaringin, Akumulasi Kegagalan Sistem Sampah Nasional