Home Berita Olah Raga Paul Pogba dan Monaco Bahas Pemutusan Kontrak Setelah Enam Penampilan

Paul Pogba dan Monaco Bahas Pemutusan Kontrak Setelah Enam Penampilan

Sumbawanews.com,- AS Monaco dan Paul Pogba tengah membahas kemungkinan mengakhiri kontrak mereka secara bersama-sama, setelah gelandang asal Prancis itu hanya tampil enam kali sejak bergabung pada musim panas 2024. Pembicaraan antara kedua belah pihak telah berlangsung selama beberapa pekan, meski cedera hamstring yang diderita Pogba pada Selasa saat tur pramusim di St. George’s Park, Inggris, memperumit situasi. Pemain berusia 33 tahun itu kini dikhawatirkan akan absen selama beberapa bulan, menambah tekanan pada masa depannya di klub Ligue 1.

Pogba bergabung dengan Monaco secara gratis setelah berstatus bebas transfer sejak meninggalkan Juventus pada November 2024. Klub berharap pengalaman sang juara Piala Dunia 2018 bisa memberi dampak signifikan, namun kembalinya ia ke lapangan setelah 26 bulan absen akibat hukuman doping menjadi tantangan besar. Ia dijatuhi larangan empat tahun pada Februari 2024, yang kemudian dikurangi menjadi 18 bulan setelah banding diterima oleh Court of Arbitration for Sport (CAS), memungkinkannya kembali berlatih pada Januari 2025 dan debut untuk Monaco pada November 2025.

Sebelumnya, Pogba pernah membela Juventus selama empat tahun (2012–2016), mencatat 190 penampilan dan meraih empat gelar Serie A, serta mengoleksi 91 caps bersama Timnas Prancis. Namun, ia belum kembali memperkuat tim nasional sejak 2022. Kontraknya dengan Monaco berdurasi dua tahun, namun baru berjalan satu tahun. Kedua pihak kini sedang mengeksplorasi skema pemutusan kontrak secara damai, tanpa sengketa hukum.

Jika kesepakatan tercapai, Pogba akan meninggalkan Monaco setelah periode singkat yang penuh tantangan fisik dan reputasi, sambil terus berjuang memulihkan performa terbaiknya di usia yang tak lagi muda.

Previous articleJorge Martin Fokus pada Kemenangan, Bukan Gelar Juara 2026
Next articlePersib Bandung Siap Uji Taktik di Dewata Challenge Series 2026