Home Blog Page 239

Moskow Terbakar, Drone Ukraina Serang Kilang Minyak

Sumbawanews.com,- Pagi itu, langit Moskow berubah menjadi merah kehitaman. Asap tebal membumbung dari kompleks kilang minyak Gazprom Neft di pinggiran tenggara ibu kota Rusia, menyulut kekhawatiran akan serangan skala besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Drone-drone Ukraina berhasil menembus pertahanan udara Rusia, menghantam salah satu pusat logistik energi terpenting negara itu—sebuah simbol kekuatan ekonomi yang selama ini dianggap aman dari serangan langsung.

Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin mengonfirmasi insiden itu sebagai serangan drone berskala luas, yang terjadi pada 18 Juni 2026. Tidak ada laporan korban jiwa, tetapi kerusakan pada fasilitas pengolahan minyak terlihat jelas dalam gambar-gambar yang beredar di media sosial dan dikonfirmasi oleh agensi internasional seperti Reuters. Api menyala liar di beberapa tangki penyimpanan, sementara asap hitam menutupi cakrawala, mengganggu penerbangan sipil dan memicu kepanikan ringan di lingkungan sekitar.

Serangan ini menandai pergeseran strategis dalam konflik Rusia-Ukraina. Sejak awal perang, Ukraina telah fokus pada target militer di wilayah perbatasan dan infrastruktur pendukung logistik Rusia. Namun, kini serangan telah melampaui garis depan—menyentuh jantung ekonomi dan simbol kekuasaan Kremlin. Kilang minyak yang diserang tidak hanya memproduksi bahan bakar untuk kebutuhan domestik, tetapi juga menjadi bagian dari rantai pasok energi yang mendukung operasi militer Rusia di Ukraina.

Pihak berwenang Rusia menyatakan telah menembak jatuh sejumlah drone, tetapi tidak bisa mencegah semua serangan. Analis militer menilai, keberhasilan Ukraina menembus sistem pertahanan udara Moskow—yang dianggap sebagai yang paling canggih di Eropa—menunjukkan peningkatan signifikan dalam teknologi drone dan kemampuan operasi jarak jauh. Beberapa sumber mengindikasikan bahwa drone yang digunakan adalah varian baru dengan kemampuan navigasi berbasis AI dan jangkauan lebih dari 1.000 kilometer.

Reaksi internasional pun bermunculan. Negara-negara Barat, sambil tetap menegaskan dukungan terhadap kedaulatan Ukraina, meminta agar serangan terhadap infrastruktur sipil dihindari. Namun, Kyiv berkeras bahwa target ini adalah bagian dari upaya memutus sumber daya yang mendukung perang Rusia. “Ketika Anda membangun perang di atas minyak, Anda tidak bisa mengeluh ketika minyak itu terbakar,” demikian pernyataan seorang pejabat tinggi Ukraina yang tidak ingin disebutkan namanya.

Di tengah kebakaran yang masih membara, warga Moskow terlihat berjalan di taman-taman terdekat, menatap asap yang menggulung ke langit—seolah menyadari bahwa perang tidak lagi hanya terjadi di hutan dan ladang di timur, tetapi juga di depan pintu rumah mereka.

Imigrasi Geser Batas Waktu Perlintasan ke 15 Detik

Sumbawanews.com,- Direktorat Jenderal Imigrasi telah mengoperasikan 306 unit autogate di seluruh bandara dan pelabuhan utama Indonesia, memangkas waktu pemeriksaan keimigrasian hingga hanya 15 hingga 20 detik per penumpang. Teknologi otomatis ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat arus perjalanan, menghapus birokrasi tatap muka, dan meminimalisir praktik pungli di titik-titik masuk internasional.

Ditjen Imigrasi menempatkan 288 unit autogate di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) udara dan 18 unit lainnya di TPI laut, mencakup bandara-bandara strategis seperti Soekarno-Hatta, Juanda, dan Ngurah Rai, serta pelabuhan penting seperti Batam Center dan Tanjung Priok. Sistem ini mengandalkan pemindaian wajah berbasis kecerdasan buatan dan validasi biometrik yang terintegrasi langsung dengan basis data cegah dan tangkal (cekal) serta Interpol, sehingga secara otomatis menolak pelintas yang terdaftar sebagai terlarang atau memiliki catatan kriminal.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar modernisasi teknologi, tetapi bagian dari komitmen pelayanan publik yang bersih dan transparan. “Dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat, autogate menjadi alat utama kami untuk menghapus ruang bagi penyalahgunaan wewenang dan memberikan pengalaman perlintasan yang cepat, aman, dan manusiawi,” ujar Hendarsam di Jakarta, Jumat.

Hasilnya terlihat jelas: sekitar 63 hingga 64 persen pelintas di TPI utama kini memilih jalur otomatis, menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sistem ini. Ombudsman RI, yang baru saja meninjau operasional autogate di Pelabuhan Batam Center, memuji langkah ini sebagai terobosan krusial dalam menangani kepadatan penumpang dan meningkatkan kualitas layanan di pintu masuk negara.

Selain mempercepat proses, autogate juga mengurangi kontak fisik antara petugas dan pelintas, sekaligus memperkuat keamanan nasional melalui deteksi dini terhadap individu yang masuk dalam daftar pantauan. Sistem ini dirancang dengan standar keamanan tingkat tinggi, menggunakan algoritma pemindaian wajah yang mampu mengenali keaslian paspor dan menolak dokumen palsu dalam hitungan detik.

Hendarsam menambahkan, peningkatan kapasitas autogate akan terus berlanjut. Pada 2026, Ditjen Imigrasi berencana menambah jumlah unit di sejumlah TPI udara dan laut yang mengalami lonjakan volume penumpang, sejalan dengan tren pertumbuhan wisatawan internasional yang konsisten setiap tahun. Dengan ini, Indonesia tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai negara yang mampu menghadirkan pelayanan border control setara dengan standar global.

Ojol Memohon, Motor Ditarik: Dishub Jaktim Buka Suara

Sumbawanews.com,- Viral di media sosial, adegan seorang pengemudi ojek online berlutut dan memohon agar motornya tidak diangkut petugas Dishub di Jakarta Timur menjadi sorotan publik. Dalam video yang beredar, pria itu terlihat berusaha memanjat truk derek sambil berteriak meminta belas kasihan—karena kendaraan itu satu-satunya alat mencari nafkah bagi keluarganya. Namun, petugas tetap melanjutkan proses penertiban.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, menjelaskan bahwa penindakan itu dilakukan dalam operasi gabungan bersama Satpol PP, Sudin Sosial, dan kepolisian pada Rabu (17/6) di kawasan yang kerap menjadi titik parkir liar. Lima sepeda motor, termasuk milik ojol tersebut, ditemukan parkir di atas trotoar—melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Trotoar, tegas Harlem, bukan ruang parkir, melainkan jalur pejalan kaki yang harus tetap bebas hambatan.

“Kami paham motor ini sumber penghidupan. Tapi aturan harus ditegakkan, bukan karena siapa pemiliknya, tapi karena di mana dan bagaimana kendaraan itu diparkir,” ujar Harlem dalam konferensi pers Jumat (19/6). Ia menegaskan, keputusan untuk mengangkut kendaraan bukanlah bentuk kekejaman, melainkan upaya menjaga keselamatan bersama. “Jika kami biarkan, bisa jadi ada pejalan kaki yang terluka, atau arus lalu lintas terganggu—dan itu lebih besar risikonya daripada satu motor yang ditilang.”

Meski demikian, petugas tidak langsung meninggalkan pengemudi itu begitu saja. Setelah motor dibawa ke Kantor Sudinhub Jakarta Timur, pemilik langsung dilayani. Ia diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi pelanggaran, lalu diperbolehkan mengambil kembali motornya. “Kami tidak ingin membuat mereka putus asa. Kami ingin mereka paham, sekaligus merasa dihargai,” kata Harlem.

Harlem juga menyampaikan permohonan maaf atas sikap petugas yang terkesan kaku dalam rekaman video. Ia mengakui bahwa pendekatan humanis seharusnya lebih dominan—terutama saat menghadapi warga yang sedang berjuang bertahan hidup. “Kami akan evaluasi pelatihan petugas. Tugas kami bukan hanya menegakkan aturan, tapi juga menjaga kepercayaan masyarakat.”

Aksi penertiban ini bukan yang pertama, tapi menjadi simbol perdebatan yang kian menggema: antara ketertiban kota dan kehidupan para pekerja informal yang bergantung pada mobilitas. Di satu sisi, trotoar yang bebas dari kendaraan adalah hak dasar warga—terutama lansia, penyandang disabilitas, dan ibu-ibu yang menggendong anak. Di sisi lain, ojol yang berkeliling demi menyelesaikan pesanan makanan, seringkali terjebak dalam sistem yang tidak menyediakan tempat parkir layak.

Dishub Jakarta Timur mengaku sedang merancang zona parkir khusus untuk ojol di titik-titik strategis, termasuk dekat gerai makanan dan pusat perbelanjaan. “Kami tidak ingin menindak, tapi membantu. Tapi sampai itu tersedia, aturan tetap berlaku,” tegas Harlem.

Pengemudi ojol yang menjadi pusat perhatian itu kini telah mengambil kembali motornya. Ia tak lagi meminta maaf—tapi berjanji akan lebih berhati-hati. Sementara publik, yang awalnya membelanya, kini mulai menyadari: menegakkan aturan bukan berarti kejam. Tapi mengabaikannya, justru lebih kejam—karena merampas hak orang lain untuk berjalan dengan aman.

Israel dan Hizbullah Setujui Gencatan Senjata

Sumbawanews.com,- Beirut – Setelah berbulan-bulan konflik mematikan di perbatasan Lebanon-Israel, kedua pihak secara resmi menyetujui gencatan senjata yang berlaku mulai pukul 16.00 waktu setempat, Jumat (19/6/2026). Kesepakatan ini dicapai setelah perundingan diplomatik intensif yang melibatkan perantara AS dan Qatar, dengan dukungan terselubung dari Iran.

Pejabat senior Amerika Serikat yang tidak ingin disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah sepakat menghentikan permusuhan. “Hizbullah dan Israel telah menyetujui gencatan senjata,” ujar pejabat itu, menambahkan bahwa kesepakatan ini menjadi titik balik setelah gelombang serangan udara Israel yang meluluhlantakkan wilayah selatan Lebanon, Bekaa, hingga Baalbek dalam beberapa hari terakhir.

Namun, ketenangan yang dijanjikan tak berjalan mulus. Meski gencatan senjata telah diumumkan, pesawat tempur Israel tetap melancarkan serangan udara di Nabatieh, sebuah kota di Lebanon selatan, beberapa jam setelah waktu berlakunya. Laporan dari koresponden Al Mayadeen menunjukkan bahwa serangan itu terjadi tepat saat gencatan mulai berlaku, memicu kekhawatiran bahwa kesepakatan itu mungkin rapuh.

Di sisi lain, sumber-sumber dari Hizbullah mengonfirmasi kepada Reuters bahwa kelompok tersebut telah menghentikan semua operasi militer terhadap Israel. Sementara itu, seorang pejabat tinggi Israel yang dikutip Channel 13 menyatakan, “Saat ini kami berada dalam kondisi gencatan senjata. Jika Hizbullah tidak menyerang, maka menurut kami, ini bukan waktunya untuk berperang.” Namun, ia menegaskan bahwa pasukan Israel tetap berada di wilayah selatan Lebanon dan mempertahankan hak untuk merespons setiap ancaman langsung terhadap pasukan atau wilayahnya.

Kesepakatan ini muncul di tengah tekanan internasional yang semakin kuat, terutama setelah serangan Israel yang menewaskan puluhan warga sipil dan merusak infrastruktur penting di Lebanon. Pada saat yang sama, korban di pihak Israel juga terus berjatuhan—termasuk empat tentara IDF, salah satunya seorang komandan batalyon, yang tewas dalam serangan Hizbullah di perbatasan.

Meski demikian, keberlanjutan gencatan senjata masih dipertanyakan. Kedua belah pihak masih menyimpan dendam mendalam, dan kehadiran pasukan Israel di tanah Lebanon—yang sebelumnya dianggap sebagai pendudukan—menjadi sumber ketegangan abadi. Sementara itu, warga sipil di kedua sisi perbatasan menanti dengan harap-harap cemas: apakah ini akhir dari kekerasan, atau hanya jeda sebelum badai berikutnya.

Diplomasi yang menghasilkan kesepakatan ini dinilai sebagai pencapaian signifikan, terutama mengingat ketegangan yang pernah mencapai titik paling panas dalam dekade terakhir. Namun, bagi ribuan keluarga yang kehilangan anggota keluarga, rumah, dan masa depan mereka, gencatan senjata bukanlah perdamaian—hanya jeda yang rapuh, yang mungkin bisa runtuh dengan satu tembakan saja.

Pramono dan Cak Imin Hadiri Haul Ulama Betawi di Monas

Sumbawanews.com,- Ribuan jamaah memadati kawasan Monas pada Jumat malam, 19 Juni 2026, dalam acara Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi yang digelar secara khidmat dan penuh kekhusyukan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin, hadir sebagai tokoh negara yang turut menghormati tradisi keagamaan masyarakat Betawi.

Keduanya tiba di lokasi dengan waktu berbeda. Pramono bersama Wakil Gubernur Rano Karno tiba sekitar pukul 19.36 WIB, disambut hangat oleh sejumlah ulama dan habaib yang telah lebih dahulu hadir. Satu jam kemudian, Cak Imin tiba pukul 20.21 WIB, mengenakan kemeja putih dan sarung, senada dengan gaya berpakaian Pramono yang juga memilih busana tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal.

Acara yang berlangsung di bawah langit malam Jakarta itu tidak hanya menjadi ajang ziarah rohani, tetapi juga simbol kebersamaan antara pemerintah dan komunitas keagamaan. Panitia membagi area jamaah secara terpisah antara laki-laki dan perempuan, sambil menyiapkan ruang yang luas untuk menampung ribuan peserta yang datang dari berbagai penjuru Nusantara. Bendera-bendera kecil dan atribut keagamaan menghiasi area acara, menciptakan nuansa kekhidmatan yang khas.

Sejumlah tokoh ulama dan habaib ternama turut hadir, termasuk Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf, Habib Muhammad Rizieq Syihab, Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf, Prof. KH Syukron Ma’mun, KH Maulana Kamal Yusuf, KH Mahfudz Assirun, KH Munawir Aseli, KH Muhyidin Ishak, Habib Hud bin Muhammad Bagir Al Athos, Habib Muhsin bin Zeid Al Athos, KH Muhammad Faiz Syukron, Dr. Akhmad H. Abubakar, dan KH Muhammad Luthfi Zawawie. Kehadiran mereka tidak hanya memperkuat makna spiritual acara, tetapi juga menegaskan peran ulama Betawi sebagai penjaga nilai-nilai kearifan lokal dalam bingkai kebangsaan.

Haul ini menjadi salah satu peristiwa keagamaan terbesar di ibu kota tahun ini, sekaligus bukti nyata bahwa tradisi spiritual masyarakat Betawi masih hidup, dihormati, dan bahkan didukung oleh para pemimpin nasional. Di tengah dinamika politik dan sosial yang kian kompleks, momen seperti ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dalam keragaman tetap menjadi fondasi utama kehidupan berbangsa.

Putra Prabowo Kunjungi Jokowi dalam Silaturahmi

Sumbawanews.com,- Mengikuti tradisi tahunan menyambut 1 Muharam, Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo atau akrab dipanggil Didit, mengunjungi kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Solo pada Kamis, 18 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi pribadi, bukan misi resmi pemerintah.

Didit, yang berada di Solo untuk menghadiri perayaan Malam 1 Suro di Keraton Surakarta, menyempatkan diri menemui Jokowi setelah rangkaian acara budaya selesai. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, kunjungan ini murni bersifat kekeluargaan dan tidak ada pesan atau agenda politik yang dibawa oleh Didit kepada Jokowi.

“Enggak ada,” tegas Prasetyo usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo di Hambalang, Bogor, Jumat (19/6). Ia menekankan bahwa Presiden Prabowo tidak menitipkan pesan apa pun melalui putranya.

Perayaan 1 Suro, yang bertepatan dengan 1 Muharam 1448 Hijriah, berlangsung meriah di kompleks Keraton Surakarta Hadiningrat sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari. Ribuan kerabat, abdi dalem, dan sentana dalem memadati Sasana Sewaka dan area inti keraton, mengikuti kirab dan ritual spiritual yang menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Jawa.

Kehadiran Didit di Solo bukan sekadar kebetulan. Ia dikenal aktif dalam kegiatan budaya dan sering terlibat dalam perhelatan keagamaan dan tradisi lokal. Kunjungannya ke rumah Jokowi, yang juga memiliki akar kuat di Solo, dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap mantan pemimpin yang tetap dihormati di tanah kelahirannya.

Meski hubungan politik antara Prabowo dan Jokowi sempat tegang di masa lalu, interaksi semacam ini menunjukkan bahwa hubungan pribadi antar-elit politik tetap bisa berjalan di luar dinamika kekuasaan. Keduanya pernah berkolaborasi dalam sejumlah program nasional, termasuk lumbung pangan, dan kini, dalam konteks yang lebih personal, mereka tetap menjaga ruang saling menghargai.

Pemerintah pusat, melalui Sekretariat Negara, memilih untuk tidak mengaitkan kunjungan ini dengan isu kebijakan atau koordinasi politik. Sebaliknya, mereka menekankan nilai-nilai kekeluargaan dan tradisi yang menjadi fondasi budaya bangsa.

Dengan demikian, pertemuan singkat itu bukanlah sinyal politik, melainkan refleksi sederhana dari sebuah nilai lama: bahwa silaturahmi, bahkan di antara mereka yang pernah berbeda jalan, tetap bisa menjadi jembatan yang tak tergantikan.

Trump Kesal Dicap Putus Asa oleh Kritikus Iran

Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kekesalannya terhadap pernyataan Mojtaba Kalian, seorang analis politik Iran, yang menyebutnya sebagai sosok “putus asa” dalam upaya mempertahankan pengaruh global. Kalian, yang dikenal sebagai tokoh pro-rezim Teheran, menyampaikan komentar itu dalam sebuah wawancara televisi yang ditayangkan pada akhir pekan lalu, di mana ia menilai kebijakan luar negeri Trump—terutama terkait sanksi terhadap Iran dan pendekatan “America First”—telah gagal membangun kembali kekuatan AS di kancah internasional.

Trump, yang saat ini masih aktif dalam dunia politik sebagai calon presiden dari Partai Republik untuk pemilu 2024, langsung merespons melalui platform Truth Social. Dalam unggahan berbahasa Inggris yang penuh emosi, ia menyebut pernyataan Kalian sebagai “kebodohan klasik dari para pengecut yang takut pada keberhasilan Amerika.” Ia menegaskan bahwa kebijakannya justru memaksa Iran untuk kembali ke meja negosiasi, meskipun kesepakatan nuklir 2015 telah dicabutnya pada 2018.

“Mereka bilang saya putus asa? Lihatlah: ekonomi Iran hancur, mata uangnya runtuh, dan rakyatnya berdemo. Saya tidak putus asa—saya menang,” tulis Trump, merujuk pada inflasi yang melonjak hingga 40% di Iran dan protes massal yang meletus di beberapa kota besar sejak 2022.

Analisis dari Institut Studi Strategis Washington menunjukkan bahwa meskipun sanksi AS memang memberi tekanan ekonomi besar pada Iran, efek jangka panjangnya justru memperkuat ketergantungan Teheran pada China dan Rusia. Namun, Trump menolak anggapan bahwa pendekatannya gagal. “Kami tidak ingin perjanjian yang merugikan. Kami ingin kekuatan. Dan kami punya itu,” tegasnya.

Kalian, yang merupakan anggota Dewan Keamanan Nasional Iran versi kelompok pro-rezim, sebelumnya dikenal karena sering mengkritik kebijakan Barat dengan nada provokatif. Respons Trump terhadap pernyataannya ini dianggap sebagai bagian dari strategi komunikasi politiknya yang konsisten: mengalihkan fokus dari kritik internal ke konfrontasi simbolis dengan lawan luar.

Sementara itu, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terhadap komentar Trump, tetapi media negara itu tetap memutar ulang wawancara Kalian sebagai bukti “kegagalan moral dan strategis” AS di bawah kepemimpinan Trump. Di Washington, para penasihat keamanan nasional mengaku tidak khawatir—mereka lebih fokus pada upaya mempertahankan koalisi internasional untuk mengawasi program nuklir Iran, terlepas dari retorika yang memanas.

Roy Suryo dan Dokter Tifa Diperiksa Kesehatannya di RS Polri

Sumbawanews.com,- Keduanya menjalani pemeriksaan medis wajib di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sebagai bagian dari prosedur hukum terkait kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait keaslian ijazah Presiden Joko Widodo. Kedatangan mereka di RS Polri pada Jumat (19/6/2026) pukul 17.55 WIB disertai pengawalan ketat dari Polda Metro Jaya.

Roy Suryo tiba dengan mengenakan celana pendek abu-abu dan kaos biru putih, turun dari mobil tahanan sambil mengepalkan tangan dan mengucapkan “siap”. Sementara itu, Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, mengenakan rompi tahanan oranye, turun dari kendaraan yang sama dalam keadaan tenang. Keduanya langsung menuju Instalasi Gawat Darurat untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan.

Kuasa hukum mereka, Refly Harun, menyatakan bahwa pemeriksaan ini dilakukan meski Roy Suryo sendiri menyatakan tidak merasa perlu menjalani prosedur tersebut. “Mereka diperiksa padahal Mas Roy sendiri mengatakan dia tidak merasa perlu diperiksa. Pokoknya dibikin suratnya,” ujar Refly di lokasi.

Penangkapan keduanya terjadi secara mendadak pada pagi hari. Roy Suryo ditangkap di Bandung sekitar pukul 05.00 WIB, tak lama setelah menyelesaikan shalat Subuh, menurut informasi dari tim advokasi. Sementara Dokter Tifa ditangkap di apartemennya di Jakarta pukul 06.47 WIB oleh aparat kepolisian. Keduanya kemudian dibawa ke Jakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa semua tindakan dilakukan sesuai prosedur hukum dan protokol penangkapan. Pemeriksaan kesehatan ini menjadi langkah formal sebelum proses penahanan lebih lanjut, sebagaimana diatur dalam hukum acara pidana.

Dalam perkembangan terbaru, kuasa hukum menyatakan bahwa keduanya dalam kondisi sehat secara fisik dan mental. Proses hukum terkait dugaan penyebaran informasi tidak benar mengenai ijazah Presiden Jokowi masih berlangsung, dengan penyidik terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.

Kantor Imigrasi Bali Digerebek Terkait Kasus Izin WNA

Sumbawanews.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bali, dalam lanjutan penyidikan dugaan korupsi terkait pengurusan dokumen keimigrasian bagi warga negara asing (WNA). Penggeledahan yang masih berlangsung ini menyasar jaringan pungli yang diduga melibatkan pejabat tinggi Kementerian Hukum dan HAM, termasuk mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim.

Dalam keterangannya, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa operasi ini terkait dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam proses penerbitan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS). “Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari pengumpulan bukti dalam perkara yang telah menetapkan delapan tersangka,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Silmy Karim sebagai tersangka pada 4 Juni 2026, menyusul operasi tangkap tangan di Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat. Dari 18 orang yang diamankan dalam OTT tersebut, delapan di antaranya ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan Plt Direktur Jenderal Imigrasi Saffar Muhammad Godam dan Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra. Sepuluh lainnya kini berstatus saksi.

KPK menduga, jaringan ini memanfaatkan posisi strategis di lingkungan Imigrasi untuk meminta imbalan uang dari WNA yang ingin memperpanjang atau memperoleh izin tinggal di Indonesia. Modus operandinya diduga melibatkan penerbitan dokumen secara tidak sah, dengan mempercepat proses administratif melalui transaksi gelap.

Silmy Karim, yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero), sempat menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK sebelum ditahan. Ia dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan Pasal 12B juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang mengatur tindak pidana pemerasan dan gratifikasi oleh pejabat publik.

Penggeledahan di Bali menjadi indikasi bahwa jaringan korupsi ini tidak terbatas pada Jakarta, melainkan menyebar ke pusat-pusat administrasi keimigrasian strategis di daerah. Kantor Imigrasi Denpasar, yang menjadi gerbang utama kedatangan WNA ke Indonesia—terutama turis, ekspatriat, dan investor—diduga menjadi salah satu titik paling rentan terhadap praktik pungli sistemik.

KPK belum mengungkap hasil konkret dari penggeledahan tersebut, namun menegaskan bahwa proses penyidikan masih berjalan dan akan terus diperbarui. “Kami akan terus menggali jejak aliran dana dan dokumen yang berkaitan dengan kasus ini,” tegas Budi.

Kasus ini memperkuat kekhawatiran publik terhadap integritas sistem keimigrasian Indonesia, yang kerap menjadi sasaran eksploitasi oleh pihak tak bertanggung jawab. Dengan ditetapkannya seorang menteri sebagai tersangka, KPK menunjukkan komitmen untuk menindak tegas korupsi di level tertinggi birokrasi, bahkan ketika pelaku telah berpindah jabatan.

Publik menanti langkah selanjutnya: apakah akan ada penggeledahan di kantor-kantor Imigrasi lain, atau pemeriksaan terhadap pihak swasta yang diduga menjadi perantara dalam transaksi ilegal ini. Yang jelas, kasus ini bukan sekadar soal uang, tapi soal kepercayaan—kepercayaan negara terhadap sistemnya sendiri.

TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Lebih Dari 1.500 Titik, Satukan Semangat Kebersamaan

Jakarta – Dalam upaya menghadirkan hiburan yang merata dan memperkuat kebersamaan nasional, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menggelar lebih dari 1.500 titik Nonton Bersama (Nobar) Kebangsaan Piala Dunia 2026 secara gratis di seluruh wilayah Indonesia, sejak 11 Juni hingga 19 Juni 2026. Jumlah tersebut menjadikan Nobar Kebangsaan sebagai salah satu kegiatan nonton bersama terbesar yang difasilitasi TNI bagi masyarakat di seluruh Indonesia, menghadirkan ruang kebersamaan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat dari Sabang sampai Merauke.

Pelaksanaan Nobar Kebangsaan merupakan bentuk sinergi antara TNI dan TVRI dalam menghadirkan hiburan yang sehat sekaligus memperkuat semangat nasionalisme. Melalui kegiatan ini, masyarakat dari berbagai daerah dapat berkumpul, berinteraksi, dan merasakan suasana persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Momentum Piala Dunia dimanfaatkan sebagai sarana membangun solidaritas sosial, memperkuat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Selain memberikan manfaat sosial, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pergerakan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Melalui Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026, TNI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman, tertib, dan penuh semangat persatuan. Dengan kebersamaan yang terbangun, TNI terus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai kekuatan utama bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju dan bersatu.

Berita Terkini

DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Timnas Indonesia

Sumbawanews.com,- Rapat Paripurna DPR RI menyetujui proses naturalisasi dua pemain diaspora, Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker, pada Selasa, 30 Juni 2026, di...

Argentina Satu-Satunya Tim yang Dibidik Neville Hentikan Dominasi Prancis di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Legenda Manchester United, Gary Neville, menyatakan bahwa hanya Argentina yang memiliki potensi untuk menghentikan laju timnas Prancis di Piala Dunia 2026. Pernyataan itu...

Semen Padang Resmi Rekrut Dua Pemain Naturalisasi untuk Championship 2026/2027

Sumbawanews.com,- Semen Padang FC secara resmi mengumumkan rekrutmen dua pemain naturalisasi, Ilija Spasojevic dan Esteban Vizcarra, untuk mengisi skuad menghadapi kompetisi Championship 2026/2027. Kedua...

Pemkab Sigi Cairkan Gaji ke-13 ASN 2026 dari DAU Pendidikan dan Kesehatan

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, telah mulai mencairkan gaji ke-13 bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun anggaran 2026. Pencairan ini dilakukan menggunakan...

Berita Utama