Home Blog Page 155

Trump Klaim Apple dan Intel Sepakat Produksi Chip di AS

Apple Store at Fifth Avenue, NYC, New York City, Manhattan.

Sumbawanews.com,- Tak ada konfirmasi resmi dari kedua perusahaan, namun mantan Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Apple dan Intel telah menyelesaikan kesepakatan strategis untuk merancang dan memproduksi chip di Amerika Serikat. Pernyataan itu ia sampaikan melalui akun Truth Social, dengan menyalahkan pemerintahan sebelumnya karena membiarkan pabrik semikonduktor AS beralih ke Taiwan dan negara-negara lain.

Sebelumnya, laporan dari The Wall Street Journal pada Mei lalu mengungkap bahwa kedua raksasa teknologi itu telah mencapai kesepakatan prinsip untuk memproduksi sebagian prosesor Apple di fasilitas Intel di AS. Upaya intensif pemerintah pun terungkap—Menteri Perdagangan Howard Lutnick dikabarkan telah bertemu berkali-kali dengan pimpinan Apple selama setahun penuh untuk meyakinkan perusahaan itu kembali bekerja sama dengan Intel, setelah Apple selama ini mengandalkan produksi chip eksklusif dari TSMC di Taiwan.

Hubungan antara Apple dan Intel pernah sangat erat sebelum Apple beralih ke prosesor buatan sendiri, Apple Silicon, yang diproduksi oleh TSMC. Namun, sejak awal tahun ini, analis ternama Ming-Chi Kuo melaporkan bahwa Apple telah memulai pengujian sistem-on-chip berbasis proses 18A-P milik Intel. Menurut Kuo, pengujian produksi akan berlangsung sepanjang 2026, dengan produksi massal dan pengiriman dimulai pada 2027.

Intel direncanakan akan memproduksi chip untuk iPhone dan Mac di tiga fasilitasnya: Oregon, Arizona, dan Ohio. Meski demikian, TSMC tetap akan menjadi pemasok utama chip Apple, dengan produksi Intel hanya menangani sebagian kecil dari total kebutuhan.

Trump juga menyebut bahwa keputusan Apple untuk bekerja sama dengan Intel didorong oleh insentif pemerintah: “Kami memutuskan membantu Intel dengan imbalan 10 persen saham mereka.” Pernyataan ini merujuk pada keputusan pemerintah AS pada Agustus 2025 untuk mengambil saham 10 persen di Intel melalui investasi senilai $8,9 miliar. Dana itu berasal dari dua sumber: alokasi dana dari Undang-Undang CHIPS dan program Secure Enclave, yang dirancang untuk memperkuat ketahanan rantai pasok semikonduktor nasional.

Hingga kini, baik Apple maupun Intel belum memberikan pernyataan resmi mengenai kesepakatan ini. Namun, jejak teknis dan sinyal kebijakan pemerintah menunjukkan bahwa transisi strategis besar dalam produksi chip AS mungkin sudah berjalan—meski belum diumumkan secara resmi.

Trump Dipermainkan Iran dalam Kesepakatan Damai

Sumbawanews.com,- Media-media Amerika Serikat menggugat kesepakatan damai antara AS dan Iran sebagai kemenangan strategis Teheran, bukan pencapaian diplomasi Washington. Presiden Donald Trump dinilai telah mengorbankan kepentingan nasional AS demi gencatan senjata yang terlalu murah, sementara Iran mempertahankan inti program nuklirnya dan memperoleh kompensasi finansial raksasa.

Laporan dari MS NOW mengecam keputusan Gedung Putih yang menyetujui perpanjangan gencatan senjata tanpa syarat jelas terkait penghentian program uranium enrichment. “Ini bukan perdamaian—ini adalah penyerahan tanpa syarat,” demikian pernyataan editorial outlet tersebut. “Trump memberi Iran US$300 miliar dalam bentuk komitmen investasi, pencabutan sanksi minyak, dan akses ke Selat Hormuz—semua tanpa memaksa Teheran menghentikan rudal balistik atau menghentikan pengayaan uranium di tingkat tinggi.”

Fox News, yang biasanya menjadi platform pendukung Trump, tak ketinggalan mengutip para ahli keamanan nasional yang menyebut kesepakatan ini sebagai “kesalahan strategis terbesar dalam kebijakan luar negeri pemerintahan Trump yang kedua.” Menurut mereka, Iran tidak hanya lolos dari tekanan ekonomi, tetapi juga memperkuat posisi geopolitiknya di Timur Tengah tanpa harus mengorbankan satu pun aset militer utamanya.

Wall Street Journal menambahkan bahwa perjanjian itu memicu pemberontakan internal di kalangan pendukung Trump sendiri. Para konservatif garis keras menilai bahwa presiden telah menyerahkan lebih dari yang ia peroleh—menghapus sanksi yang selama bertahun-tahun menjadi senjata utama AS untuk membatasi ambisi nuklir Iran, sementara Teheran hanya berjanji “mengurangi” kadar uranium tanpa batasan waktu atau mekanisme verifikasi independen.

Kesepakatan yang ditandatangani secara digital oleh Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian memang mengakhiri perang yang meletus sejak Februari 2026, tetapi banyak pengamat menilai bahwa perang itu sendiri telah menjadi alat tekanan yang efektif. Dengan menghapus blokade di Selat Hormuz dan membuka pintu investasi asing senilai Rp5.342 triliun, AS justru mempercepat pemulihan ekonomi Iran—yang sebelumnya terpuruk akibat sanksi.

Iran sendiri bersikeras bahwa kesepakatan ini tidak mengikatnya untuk menghentikan program rudal balistik, sebuah klaim yang didukung oleh pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Teheran. Sementara itu, delegasi kedua negara tetap bertemu di Swiss untuk membahas detail teknis, menunjukkan bahwa ketegangan diplomasi belum benar-benar reda.

Dalam konteks ini, kritik dari media AS bukan sekadar kekecewaan politik—ia adalah peringatan bahwa kesepakatan ini bisa menjadi titik balik yang merugikan keamanan regional. Jika Iran memanfaatkan dana segar itu untuk memperkuat militer dan jaringan proxy di Yaman, Irak, dan Suriah, maka gencatan senjata itu bukanlah akhir konflik, melainkan awal dari babak baru yang lebih berbahaya.

Konflik Israel-Hizbullah Hancurkan Ribuan Rumah di Lebanon

Sumbawanews.com,- Serangan udara Israel di Lebanon Selatan telah memicu kehancuran skala besar, dengan lebih dari 68.000 unit hunian rusak atau hancur total sejak 2 Maret hingga 17 Mei 2026. Data dari Dewan Nasional untuk Penelitian Ilmiah Lebanon (CNRS) menunjukkan bahwa dampak militer ini tidak hanya menimpa permukiman warga, tetapi juga fasilitas kritis seperti Rumah Sakit Jabal Amel di Tyre—kota bersejarah yang menjadi saksi peradaban kuno—serta situs Warisan Dunia UNESCO yang kini terancam runtuh.

Di ibu kota, Beirut, Program Pembangunan PBB (UNDP) memperkirakan kerugian fisik akibat serangan mencapai minimal USD 365 juta, dengan bangunan publik, sekolah, dan infrastruktur dasar menjadi sasaran utama. Ribuan rumah tak lagi bisa ditinggali, memaksa lebih dari 1,2 juta warga Lebanon mengungsi ke daerah-daerah yang dianggap lebih aman—sebagian besar tanpa akses listrik, air bersih, atau layanan medis yang memadai.

Eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah, yang memanas sejak awal tahun, kini telah mengubah sebagian besar wilayah selatan Lebanon menjadi puing-puing. Pemerintah Lebanon, yang sudah berjuang melawan krisis ekonomi dan politik berkepanjangan, kini menghadapi bencana kemanusiaan baru yang tak bisa diabaikan. Dunia internasional terus memantau, tetapi upaya gencatan senjata belum menunjukkan tanda-tanda kemajuan signifikan.

Di tengah kehancuran, warga sipil—termasuk para lansia, ibu dengan bayi, dan anak-anak—berjuang bertahan di bawah reruntuhan, sambil menunggu bantuan yang tak kunjung tiba. PBB memperingatkan bahwa jika serangan berlanjut, jumlah pengungsi bisa melampaui 1,5 juta orang dalam beberapa minggu mendatang.

Samsung The Frame Pro 2026: Seni yang Hidup di Dinding

Sumbawanews.com,- Di tengah maraknya televisi seni yang menawarkan tampilan elegan seperti lukisan, Samsung The Frame Pro 2026 tetap menjadi raja yang tak tergoyahkan—meski harganya menembus $2.000. Dengan penyempurnaan halus namun signifikan di layar, sistem operasi, dan teknologi anti-silau, TV ini bukan sekadar perangkat hiburan, tapi sebuah karya seni digital yang hidup di dinding rumah.

Model terbaru ini tidak mengubah bentuk fisiknya secara radikal, tetapi setiap detailnya dirancang untuk memperdalam ilusi. Layar Neo QLED dengan kalibrasi warna Pantone bawaan menghadirkan kedalaman warna yang belum pernah terlihat di kelasnya. Lukisan Van Gogh’s *Starry Night* terasa nyaris hidup, dengan goresan kuas yang terlihat jelas bahkan di ruangan terang. Teknologi anti-silau baru yang diintegrasikan membuat cahaya matahari atau lampu ruangan tak lagi mengganggu—warna tetap tajam, tekstur tetap utuh, tanpa pantulan yang memecah imajinasi.

Kemudahan penggunaan juga mengalami lompatan besar. Sistem operasi One UI Tizen yang diperbarui membuat navigasi lebih alami: tidak perlu lagi mengandalkan aplikasi SmartThings di ponsel untuk pengaturan awal. Semua proses—dari login akun hingga pemilihan karya seni—terjadi langsung di layar. Hanya saja, untuk mengakses seluruh perpustakaan seni yang mencakup ribuan lukisan klasik hingga karya AI, pengguna tetap harus berlangganan seharga $4,99 per bulan. Ini menjadi titik lemah dibanding pesaing seperti Amazon Ember Artline yang menyediakan 2.000 gambar gratis tanpa biaya tambahan.

Salah satu keunggulan paling mencolok adalah kehadiran Wireless One Connect box. Kotak ini, yang ditempatkan tersembunyi di dalam kabinet, menjadi jembatan nirkabel antara konsol game, set-top box, dan TV. Hasilnya? Tak ada kabel menjuntai yang merusak estetika. Saya menghubungkan Xbox Series X dan PC gaming ke box ini, dan performa gaming mencapai 240 Hz tanpa lag—bahkan dalam judul bergrafik intens seperti *Crimson Desert* dan *Senua’s Saga: Hellblade II*, warna tetap hidup, gerakan tetap mulus.

Audio pun ditingkatkan dengan AI Sound Controller Pro yang mampu menaikkan volume suara narator sambil meredam kebisingan penonton saat menonton sepak bola. Meski fitur ini masih sering kembali ke pengaturan default tanpa diminta, dukungan Dolby Atmos tetap memberikan pengalaman imersif yang luar biasa, terutama saat menonton *Unbroken* melalui speaker Klipsch The Nines II.

Namun, bukan berarti tanpa cacat. Saat mencoba Google Cast untuk streaming *Alien: Romulus*, muncul error. AirPlay berjalan lancar, tetapi login Copilot gagal—masalah yang sedang ditanggapi tim Samsung. Fitur video seni yang dinamis, seperti yang ditawarkan Ember Artline, masih absen. Dan meskipun asisten suara Bixby bisa menghasilkan gambar AI berdasarkan kata kunci seperti “landskap” atau “kontemporer”, hasilnya belum seintuitif Alexa+ di pesaing.

Tetapi di titik paling krusial—realisme visual—The Frame Pro 2026 tak terkalahkan. Saat menampilkan gambar AT-AT dari *Star Wars* dengan latar langit gelap dan nuansa kayu burlwood yang dipasangkan, efeknya seperti lukisan asli yang baru saja diangkat dari galeri. Bahkan dalam tes benchmark Spears & Munsil, tonalitas kulit dan gradasi gelap di adegan senja terlihat jauh lebih kaya dibanding semua TV seni lain yang pernah saya uji.

Harganya memang mahal—$500 lebih tinggi dari model 2025. Tapi bagi yang menganggap dinding rumah sebagai galeri pribadi, bukan sekadar layar, The Frame Pro 2026 adalah investasi yang tak tergantikan. Ia bukan hanya menampilkan seni. Ia menjadi seni itu sendiri.

Kanada dan Qatar Berjuang untuk Kemenangan Pertama

Sumbawanews.com,- Jakarta – Dua tim yang sama-sama mengejar sejarah akan bertemu di atas lapangan: Kanada dan Qatar saling berhadapan dalam laga kedua Grup B Piala Dunia 2026, Jumat, 19 Juni 2026, pukul 05.00 WIB di Stadion BC Place, Vancouver. Keduanya datang dengan misi identik—meraih kemenangan pertama mereka di turnamen empat tahunan ini, demi membuka jalan menuju babak 32 besar.

Setelah memetik poin pertama dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, kedua tim kini berada di persimpangan nasib. Kanada, yang baru tiga kali tampil di ajang ini (1986, 2022, dan 2026), menahan imbang Bosnia-Herzegovina 1-1 dalam laga pembuka di Toronto. Gol penyama kedudukan dicetak Cyle Larin pada menit ke-78, menyusul gol Jovo Lukic di babak pertama. Sementara itu, Qatar—yang sebelumnya gagal meraih poin saat menjadi tuan rumah pada 2022—berhasil menahan imbang Swiss 1-1 di Santa Clara, berkat gol bunuh diri Miro Muheim pada menit ke-90+4. Sebelumnya, Swiss unggul lewat penalti Breel Embolo pada menit ke-17.

Dengan sistem baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim, peluang lolos ke babak gugur lebih terbuka: delapan tim peringkat ketiga terbaik juga berhak melaju. Bagi Kanada dan Qatar, tiga poin di Vancouver bukan sekadar kemenangan—tapi pintu menuju mimpi besar.

Kanada membawa modal psikologis kuat. Dalam satu-satunya pertemuan sebelumnya, pada pertandingan persahabatan September 2022, mereka menang 2-0 atas Qatar. Dua gol dicetak cepat oleh Cyle Larin (menit ke-4) dan Jonathan David (menit ke-13), saat tim Kanada masih dilatih John Herdman—yang kini menangani timnas Indonesia. Kemenangan itu menjadi bukti bahwa tim Canuks mampu menguasai permainan melawan tim-tim Asia.

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, optimistis. Ia menekankan pentingnya atmosfer stadion yang penuh semangat. “Atap stadion akan ditutup, dan penonton akan memenuhi tribun. Vancouver adalah kota sepak bola. Kami ingin merasakan gema dukungan itu—sebagai pemain ke-12 kami,” ujar Marsch. Kabar baiknya, Alphonso Davies, pencetak gol pertama Kanada di Piala Dunia dan absen di laga pertama karena cedera, diperkirakan kembali ke starting XI meski belum tentu sebagai starter.

Di sisi lain, pelatih Qatar, Julen Lopetegui—yang menjabat sejak Mei 2025—menyebut timnya kini jauh lebih matang dibanding saat menjadi tuan rumah empat tahun lalu. “Dulu kami masih muda, tertekan, dan belum siap secara mental. Sekarang, kami punya pengalaman, kepercayaan diri, dan kestabilan yang berbeda,” katanya, merujuk pada performa solid saat menahan imbang Swiss.

Susunan pemain yang diprediksi:

**Kanada (4-3-3):**

Crepeau; Johnston, De Fougerolles, Cornelius, Laryea; Kone, Eustaquio, Buchanan, Ahmed; David, Larin

*Pelatih: Jesse Marsch*

**Qatar (4-2-3-1):**

Abunada; Aloui, Pedro Miguel, Khoukhi, Homam Ahmed; Madibo, Laye, Jassem Gaber; Afif, Edmilson, Abdurisag

*Pelatih: Julen Lopetegui*

Laga ini bukan sekadar duel antar tim yang belum pernah menang di Piala Dunia. Ini adalah pertarungan antara harapan dan pengalaman, antara kecepatan dan ketahanan, antara mimpi yang baru mulai tumbuh dan ambisi yang terus diasah. Di Vancouver, satu kemenangan bisa mengubah segalanya—baik bagi tim yang ingin membuktikan diri sebagai kekuatan baru, maupun bagi tim yang ingin menunjukkan bahwa keberanian bukan hanya milik tuan rumah.

76 Sekolah di Jawa Dicoret dari MBG, Anggaran Dialihkan ke Daerah 3T

Sumbawanews.com,- Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret sementara 76 sekolah di Pulau Jawa dari daftar penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul evaluasi menyeluruh terhadap kriteria penerima manfaat. Keputusan ini bertujuan untuk memfokuskan anggaran pada kelompok yang lebih rentan secara gizi, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Wakil Kepala BGN sekaligus Juru Bicara, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa sekolah-sekolah yang dicoret dinilai telah mampu memenuhi kebutuhan gizi siswanya secara mandiri berdasarkan indikator sosial-ekonomi yang ketat. “Mereka berada di desil ekonomi tinggi, akses pangan memadai, dan infrastruktur pendukung gizi sudah kuat. Jadi, intervensi pemerintah tidak lagi mendesak,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Sebanyak 39.352 siswa yang sebelumnya menjadi penerima MBG di 76 sekolah tersebut kini tidak lagi masuk dalam sasaran program. Namun, anggaran yang dialihkan—bukan dihapus—akan digunakan untuk memperluas cakupan MBG di wilayah dengan tingkat stunting dan kekurangan gizi kronis yang masih tinggi. “Kami tidak mengurangi total anggaran, tapi memperdalam distribusinya. Di Jawa, banyak sekolah yang sebenarnya sudah mandiri. Sementara di Papua, NTT, atau Maluku, anak-anak masih kelaparan,” tegas Arumsari.

Proses pemutakhiran data ini dilakukan secara dinamis dan berkelanjutan. BGN menekankan bahwa daftar penerima MBG tidak bersifat statis. Setiap semester, data akan diperbarui berdasarkan survei lapangan, indeks kemiskinan, akses terhadap pangan, dan kondisi gizi anak-anak di setiap wilayah. Sekolah yang saat ini dicoret bisa kembali masuk jika kondisi ekonomi keluarganya berubah, begitu pula sebaliknya.

Program MBG sendiri kini semakin fokus pada prinsip keadilan distribusi. BGN menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pemberian makan gratis, tapi intervensi strategis untuk memutus mata rantai stunting. “Kami tidak ingin uang negara terbuang di tempat yang sudah mampu. Tapi juga tidak boleh ada anak yang kekurangan gizi karena program tidak sampai,” tambah Arumsari.

Langkah ini mendapat respons beragam. Di satu sisi, sejumlah pakar gizi memuji kebijakan ini sebagai bentuk efisiensi dan akuntabilitas anggaran publik. Di sisi lain, sejumlah organisasi masyarakat sipil meminta transparansi data sekolah yang dicoret, serta jaminan bahwa tidak ada diskriminasi terhadap sekolah negeri di kawasan perkotaan yang secara teknis masih membutuhkan dukungan.

BGN menjamin bahwa semua keputusan didasarkan pada data objektif, bukan pertimbangan politis atau geografis semata. “Kami bekerja dengan tim ahli gizi, statistik, dan survei lapangan. Tidak ada yang diambil dari keputusan atas meja,” tegas Arumsari.

Dengan pergeseran fokus ini, pemerintah berharap MBG tidak hanya menjadi program simbolis, tapi benar-benar menjadi alat pemulihan gizi yang presisi, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Asintel Panglima TNI Perkuat Kerja Sama Intelijen Indonesia-Singapura Melalui Pertemuan Ke-24 ISJIC

Singapura – Asisten Intelijen (Asintel) Panglima TNI Mayjen TNI Rio Firdianto bersama Delegasi Indonesia menghadiri Pertemuan ke-24 Indonesia-Singapore Joint Intelligence Committee (ISJIC) yang diselenggarakan oleh Military Intelligence Organisation (MIO) Angkatan Bersenjata Singapura (Singapore Armed Forces/SAF) di komplek Kementerian Pertahanan Singapura (Ministry of Defence/MINDEF), Jumat (12/06/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung sejak tanggal 10 s.d. 12 Juni 2026 tersebut, kedua negara melaksanakan pertukaran informasi serta pandangan strategis terkait perkembangan keamanan di kawasan, termasuk analisa potensi kerawanan terorisme dari dampak konflik di kawasan Timur Tengah. Asintel Panglima TNI menegaskan bahwa kompleksitas ancaman keamanan saat ini membutuhkan penguatan kerja sama intelijen, pertukaran informasi yang cepat dan akurat, serta peningkatan kepercayaan antar-lembaga dalam menghadapi berbagai ancaman transnasional.

Selain agenda pertemuan, Asintel Panglima TNI juga melaksanakan kunjungan ke Counter-Terrorism Information Facility (CTIF) di Changi Naval Base, Singapura. Pada kesempatan tersebut, Asintel Panglima TNI menyampaikan apresiasi terhadap peran CTIF dalam mendukung kerja sama kontra-terorisme regional melalui mekanisme berbagi informasi, peningkatan kapasitas, serta penguatan pemahaman bersama terhadap perkembangan ancaman keamanan.

Pertemuan ke-24 ISJIC menjadi salah satu wujud komitmen TNI dalam memperkuat diplomasi pertahanan dan kerja sama intelijen dengan negara sahabat guna menghadapi dinamika ancaman keamanan regional maupun global, sehingga tercipta kawasan yang aman, stabil, dan kondusif.

Sinergi Antarwilayah Kunci Atasi Karhutla Hadapi El Nino

Sumbawanews.com,- Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah ancaman El Nino 2026–2027 tidak bisa ditangani oleh satu daerah sendirian. Dalam Rapat Koordinasi Khusus di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, ia menekankan perlunya kolaborasi lintas wilayah yang terstruktur, terkoordinasi, dan tanpa ego sektoral.

“Kita tidak bisa berpikir bahwa ini bukan tanggung jawab saya. Karhutla tidak mengenal batas kabupaten atau provinsi. Asapnya menyebar, kerugian ekonomi dan kesehatan merambat—maka solusinya pun harus menyeluruh,” ujar Wiyagus, menegaskan pentingnya pendekatan berbasis wilayah ekologis, bukan administratif.

Kemendagri, kata dia, telah memperkuat kerangka hukum untuk mendorong sinergi antardaerah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020. Kedua regulasi itu membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk bekerja sama dalam kondisi darurat, bahkan jika kegiatan tersebut tidak tercantum dalam rencana pembangunan semula.

Ia mencontohkan, satu provinsi yang mengalami kekeringan ekstrem bisa meminta bantuan pemadam kebakaran atau sumber daya air dari daerah tetangga yang masih memiliki cadangan memadai. “Ini bukan sekadar saling membantu, tapi keharusan strategis. El Nino akan memperparah durasi dan intensitas kekeringan. Kesiapsiagaan harus dimulai sekarang, bukan saat api sudah membara.”

Wiyagus juga mengapresiasi sejumlah inisiatif daerah yang telah membangun jaringan mitigasi dini bersama TNI, Polri, dan pelaku usaha. Namun, ia menekankan bahwa upaya ini perlu diperluas dan diintegrasikan ke dalam perencanaan anggaran daerah, termasuk penguatan kapasitas aparatur di tingkat desa dan kelurahan—mulai dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga Satpol PP.

Selain infrastruktur dan personel, ia menyoroti pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. “Kesadaran masyarakat adalah benteng terakhir. Jika petani masih membakar lahan untuk membersihkan lahan, atau masyarakat membuang puntung rokok sembarangan, semua upaya teknis akan sia-sia.”

Untuk itu, Kemendagri mendorong pembentukan desa mandiri bebas kebakaran, penguatan peran lembaga adat, dan optimalisasi pendanaan lokal melalui dana desa dan APBD. “Kita butuh gerakan budaya, bukan hanya operasi militer.”

Rapat yang diikuti oleh perwakilan 27 provinsi rawan karhutla itu juga menegaskan keselarasan dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 yang menekankan pendekatan terpadu lintas sektor. Wiyagus menutup pidatonya dengan seruan tegas: “Jangan menunggu bencana datang baru bergerak. Di sinilah kepemimpinan daerah diuji—bukan oleh jumlah anggaran, tapi oleh keberanian untuk bekerja sama.”

MBG Dihentikan Sementara Saat Libur Sekolah

Sumbawanews.com,- Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah, mulai 22 Juni hingga 13 Juli 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang diterbitkan pada 17 Juni lalu.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, menjelaskan bahwa penghentian sementara ini bertujuan untuk optimalisasi tata kelola operasional, efisiensi sumber daya, dan standarisasi pelaksanaan program di seluruh unit SPPG. “Ini bukan sekadar penyesuaian jadwal, tapi bagian dari upaya memperkuat sistem secara menyeluruh,” ujarnya di kantor BGN, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Berbeda dengan libur sebelumnya—seperti saat Ramadan—di mana MBG masih disalurkan melalui mekanisme bundling, kali ini BGN memutuskan untuk benar-benar menghentikan seluruh distribusi makanan. “Kami tidak ingin ada kebijakan parsial yang membingungkan. Libur sekolah ini menjadi momen tepat untuk melakukan pembenahan sistem,” tambah Agustina.

Selain itu, surat edaran juga menegaskan bahwa SPPG yang tidak beroperasi selama periode ini tidak akan menerima insentif operasional. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa anggaran dan sumber daya dialokasikan secara tepat, tanpa pemborosan akibat distribusi yang tidak terencana.

Program MBG, yang sebelumnya menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di sekolah-sekolah, akan kembali berjalan setelah masa libur berakhir. BGN menjamin bahwa tidak ada penundaan permanen, dan semua penerima manfaat akan tetap terlayani sesuai jadwal normal setelah 13 Juli.

Keputusan ini mendapat respons beragam dari berbagai pihak. Sementara sebagian pihak mendukung langkah efisiensi, sejumlah pengusaha dan organisasi sosial menyatakan kekhawatiran terhadap dampaknya pada anak-anak yang mengandalkan MBG sebagai sumber nutrisi utama harian.

BGN menanggapi dengan menegaskan bahwa koordinasi dengan dinas sosial dan lembaga kesejahteraan setempat telah dilakukan untuk memastikan tidak ada anak yang terlantar. “Kami tidak meninggalkan mereka. Kami hanya menghentikan saluran distribusi sekolah—bukan jaminan gizi mereka,” tegas Agustina.

Dalam laporan terpisah, BGN menyebut penghentian sementara ini diperkirakan dapat menghemat anggaran hingga Rp3 triliun, yang akan dialihkan untuk peningkatan infrastruktur logistik dan pelatihan petugas SPPG menjelang tahun ajaran baru.

KPK Tegaskan Penyelidikan MBG Masih Berjalan

Sumbawanews.com,- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa penyelidikan terhadap dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) belum dihentikan, dan tidak ada rencana untuk menghentikannya secara administratif. Pernyataan ini disampaikan Setyo sebagai respons atas berbagai spekulasi yang berkembang setelah Kejaksaan Agung mulai mengungkap kasus serupa.

“Belum ada rencana secara administrasi menghentikan penyelidikan,” ujar Setyo dalam pesan tertulis, Kamis (18/6), menegaskan bahwa KPK tetap menjalankan proses hukum sesuai tahapan yang berlaku.

Pernyataan ini dilontarkan usai rapat bersama DPR pada Rabu (17/6), di mana Setyo menjelaskan bahwa KPK menunggu perkembangan dari tindak lanjut Kejaksaan Agung. “Kalau sudah ada upaya paksa—misalnya penahanan atau penetapan tersangka—kami akan menyesuaikan aktivitas kami. Tapi saat ini, kami masih di tahap penyelidikan,” ujarnya di kompleks parlemen, Senayan.

Sebelumnya, pada 8 Juni, Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengungkapkan bahwa lembaga itu berencana menggelar ekspose perkara untuk mengevaluasi temuan-temuan yang telah dikumpulkan selama penyelidikan. “Kita akan menunggu keputusan pimpinan setelah gelar perkara,” kata Taufik, menunjukkan bahwa proses internal KPK masih berjalan dinamis.

Meski Kejaksaan Agung mulai mengambil langkah konkret, KPK menekankan bahwa kewenangan penyelidikan tetap berjalan paralel. Tidak ada benturan yuridis maupun koordinasi yang menghentikan proses hukum, melainkan hanya penyesuaian strategis berdasarkan tahapan hukum yang berlaku.

Kasus MBG sendiri menjadi sorotan publik setelah ditemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran, termasuk dugaan penyalahgunaan dana untuk pembelian bahan pangan yang tidak sesuai spesifikasi dan pengadaan yang tidak transparan. KPK telah mengumpulkan sejumlah bukti awal, termasuk dokumen pengadaan dan keterangan saksi, yang kini sedang dikaji lebih mendalam.

Dengan penegasan ini, KPK menunjukkan komitmen untuk tidak terpengaruh oleh dinamika politik atau tekanan eksternal, dan tetap berpegang pada prinsip independensi serta integritas dalam penegakan hukum. Penyelidikan terhadap MBG, kata Setyo, adalah bagian dari tanggung jawab konstitusional KPK untuk memastikan bahwa uang rakyat tidak disia-siakan—terlepas dari siapa yang terlibat.

Berita Terkini

AS Siap Bantu Iran Jika Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Timnas Iran masih menanti nasib setelah bermain imbang 1-1 melawan Mesir dalam laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026 di Seattle, Sabtu (27/6/2026)....

John Herdman Pertimbangkan Pemanggilan Liam Oetoehganal, Thom Haye Terancam Kehilangan Tempat

Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tengah mempertimbangkan pemanggilan gelandang berdarah Indonesia, Liam Oetoehganal, yang berpotensi menggeser posisi Thom Haye di lini tengah skuad...

Frans Putros, Pemain Persib Pertama yang Main di Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Pemain belakang Persib Bandung, Frans Putros, mencatatkan sejarah sebagai pemain aktif pertama dari klub Liga Indonesia yang tampil di Piala Dunia. Kepastian itu...

Manchester United Copot Amorim karena Tak Mau Menyesuaikan Taktik

Sumbawanews.com,- Manchester – Keputusan Manchester United memecat Ruben Amorim pada awal Januari 2026 bukan karena kurangnya bakat, melainkan karena kegigihannya mempertahankan filosofi permainan yang...

Berita Utama