Sumbawanews.com,- Pemain belakang Persib Bandung, Frans Putros, mencatatkan sejarah sebagai pemain aktif pertama dari klub Liga Indonesia yang tampil di Piala Dunia. Kepastian itu terwujud saat ia start sebagai pemain inti di laga Timnas Irak melawan Senegal, Sabtu 27 Juni 2026 dini hari WIB, di Toronto Stadium, Kanada.
Dalam pertandingan terakhir fase grup yang sudah tidak menentukan nasib Irak, pelatih Graham Arnold memberi kesempatan kepada Putros, yang berusia 32 tahun, untuk tampil perdana di ajang sepak bola terbesar dunia itu. Sebelumnya, ia hanya menjadi pemain cadangan dalam dua laga Grup I sebelumnya.
Meski Irak kalah telak 0-5 dari Senegal—dan harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13 akibat kartu merah Rebin Sulaka—penampilan Putros tetap menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Tanah Air. Ia menjadi sosok pertama yang membawa nama klub Indonesia ke panggung Piala Dunia dalam status sebagai pemain aktif.
Sebelumnya, memang ada sejumlah bintang dunia yang pernah bermain di klub-klub Indonesia, seperti Michael Essien, Roger Milla, Peter Odemwingie, atau Mario Kempes. Namun, mereka baru memakai seragam tim nasional atau bermain di Piala Dunia setelah meninggalkan kompetisi lokal.
Kini, dengan kiprahnya di Toronto, Frans Putros bukan hanya menjadi kebanggaan Persib Bandung, tetapi juga simbol harapan bagi para pemain Indonesia lain yang bermimpi menjejakkan kaki di kancah global. Ia membuktikan, tak perlu berpindah ke liga Eropa untuk bisa menjadi bagian dari sejarah sepak bola dunia—hanya butuh kesempatan, tekad, dan keberanian untuk tampil saat dunia sedang menatap.















