(Puspen TNI). Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah resmi menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI menggantikan Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos, M.Si.
Upacara serah terima jabatan Kapuspen TNI dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (21/11/2017). (Badar/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Dalam melaksanakan tugas negara, seorang pemimpin atau komandan harus mempunyai strategi yang matang agar tugas tersebut bisa berhasil dengan baik. Perlu diketahui bahwa keberhasilan tugas dalam setiap operasi adalah milik prajurit atau anak buah, sedangkan kegagalan dalam tugas menjadi tanggung jawab pemimpin atau komandannya.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memimpin upacara serah terima jabatan Kabais TNI dari Mayjen TNI Hartomo kepada Mayjen TNI Ilyas Alamsyah, Kapuspen TNI dari Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos, M.Si. kepada Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah dan Kapusjaspermildas TNI dari Brigjen TNI Dedi Kusmayadi kepada Kolonel Inf Sapriadi, bertempa di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (21/11/2017).
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa seorang pemimpin itu harus mampu mempengaruhi dan mengajak anak buahnya dalam mencapai keberhasilan tugas pokok. Menurutnya, hal ini bisa terjadi manakala ada kesamaan visi, menyatunya hati dan pikiran di antara pemimpin dengan yang dipimpin. “Para Perwira Tinggi, hendaknya dapat mempraktekkan dan mewujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan kerja dan jadilah pemimpin yang disegani sekaligus dicintai,” harapnya.
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, peristiwa pembebasan sandera warga sipil di Papua beberapa waktu lalu tanpa adanya jatuh korban, telah menunjukkan bahwa peran seorang komandan dalam mengambil langkah-langkah terukur, tegas dan profesional. “Dengan perencanaan, pengorganisasian yang sangat teliti dan menggunakan psikologi media massa serta gerakan pasukan yang senyap, dalam waktu singkat dapat menyelesaikan tugas dan menyelamatkan para sandera,” jelasnya.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sangat mengapresisasi dan bangga atas keberhasilan pembebasan sandera di Papua yang dilaksanakan oleh 63 Prajurit TNI. Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pembebasan Sandera di Papua diberikan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) satu tingkat lebih tinggi, namun lima orang perwira yang tergabung dalam satgas tersebut menyampaikan kepada Kasad bahwa keberhasilan ini adalah milik prajuritnya, kalau kegagalan tanggung jawab perwiranya.
“Saya sangat bangga dan terharu masih ada perwira-perwira yang mempunyai jati diri dan prinsip bahwa keberhasilan dalam pelaksanaan tugas adalah keberhasilan anak buah, tapi bila gagal adalah tanggung jawabnya sebagai komandan,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Sementara itu, Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa pergantian pejabat di lingkungan TNI memiliki dua dimensi, yakni dimensi dinamika dan pembinaan. Dari sisi dinamika, merupakan kebutuhan dan keharusan guna memelihara momentum, performance dan tingkat kesegaran organisasi dalam mengemban tugas pokok. Sedangkan dari sisi pembinaan, merupakan bagian dari pembinaan personel dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kualitas kinerja sesuai tugas pokok, peran dan fungsi organisasi.
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa TNI sebagai sebuah institusi pertahanan negara dituntut untuk melaksanakan arah kebijakan dalam bidang pertahanan dan keamanan negara, serta turut mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki komitmen, karakter positif, kreatif, kompetitif, komunikatif, kredibel dan militan bila dihadapkan dengan tuntutan tugas. “Tantangan TNI bukan hanya dalam pengelolaan internal organisasi, tetapi juga harus mampu menyiapkan sumber daya manusia untuk menghadapi beragam tantangan dan dinamika tugas,” katanya. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek Indobatt Konga XXIII-K/Unifil mendapat penghargaan dari Environment Management Unit (EMU) Unifil di Kompi B UNP 7-3, Lebanon, Senin (20/11/2017).
Komandan Indobatt Konga XXIII-K/Unifil Letkol Inf Yudi Gumilar, S.Pd. memimpin upacara penyerahan penghargaan dari Unifil kepada dua orang prajurit Indobatt XXIII-K/Unifil yaitu Serka I Nengah Astawan dan Sertu I Nyoman Setiawan. Penghargaan tersebut diberikan kepada kedua prajurit tersebut karena telah berhasil menciptakan sebuah inovasi penggunaan barang-barang bekas pakai dari spare part kendaraan.
Lebih lanjut Letkol Inf Yudi Gumilar memberikan apresiasi kepada kedua prajuritnya dengan inisiatif dan ketrampilan yang dimiliki Serka I Nengah dan Sertu I Nyoman menciptakan sebuah replika Robot Transformer Garuda. Kedua prajurit Indobatt XXIII-K/Unifil memanfaatkan kampas rem, kampas kompling, dekrup matahari, rantai keteng, dinamo starter, dinamo ampere, kompresor AC, laher-laher, kabel rem, shockbreaker, knalpot dan masih banyak lagi spare part bekas pakai kendaraan tempur ataupun kendaraan ringan untuk membentuk suatu replika Robot Transformer Garuda.
“Pembuatan replika robot itu dikerjakan oleh kedua prajurit mulai dari desain hingga finishing dengan penuh ketelitian dan kesabaran. Kurang lebih selama dua bulan mereka memotong, mengelas merakit, bagian per bagian hingga membentuk sebuah robot,” kata Letkol Inf Yudi Gumilar.
Komandan Indobatt Konga XXIII-K/Unifil kagum dengan karya ini, sangat bernilai seni meskipun terbuat dari barang-barang bekas. Saat ini replika Robot Transformer Garuda telah berdiri bersebelahan dengan patung Garuda di Markas Kompi B Indobatt XXIII-K.
Environment Management Unit (EMU) Unifil adalah suatu badan yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pemeliharaan lingkungan hidup. EMU memberikan apresiasi kepada prajurit Indobatt Konga XXIII-K/Unifil karena telah mampu memanfaatkan barang-barang bekas menjadi sebuah kreasi yang bermanfaat dan mempunyai nilai seni sehingga tidak hanya terbuang percuma dan menumpuk di suatu tempat yang menjadi suatu polusi dan kerusakan lingkungan. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Menyongsong Hari jadinya Ke-3, Bakamla RI mempersiapkan sejumlah kegiatan, mulai dari pelaksanaan bakti sosial hingga puncak acara peringatan HUT pada 15 Desember mendatang dibahas pada rapat yang dipimpin Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. diikuti jajarannya, di Kantor Pusat Bakamla RI, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).
Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-3 Bakamla RI telah dimulai pagi tadi, melalui kegiatan Bakti Sosial berupa kunjungan DWP Bakamla RI ke Panti Werdha Wisma Mulia di Daan Mogot, Jakarta Barat. Rangkaian acara berlanjut esok hari dengan pelaksanaan kegiatan donor darah di Kantor Bakamla RI Rawamangun, Jakarta Timur.
Rencananya, menjelang acara puncak dilakukan dzikir bersama yang akan digelar di kantor Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan (Gedung Pola). Seluruh pegawai bersama sejumlah ulama dan santri bergabung untuk melaksanakan do’a bersama dan sholat berjamaah, dalam rangka silaturahmi dan mendoakan yang terbaik untuk Bakamla RI.
Sementara itu, pada hari H akan dilaksanakan tiga kegiatan di Gedung Pola, yaitu Upacara Peringatan HUT, dilanjutkan syukuran. Puncaknya akan digelar pada malam harinya melalui acara Gala Dinner dengan menampilkan kolaborasi tarian daerah-daerah di Indonesia. Hal ini dipandang sebagai cerminan kemajemukan budaya yang ada diseluruh penjuru nusantara, akan tetapi tetap menjadi satu kesatuan Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Laksdya Ari menghimbau kepada Deputi Kebijakan dan Strategi Irjen Pol Drs. Arifin, M.H. selaku Ketua Panitia, beserta seluruh anggota panitia untuk mempersiapkan yang terbaik bagi kelancaran dan kesuksesan seluruh tahapan rangkaian kegiatan HUT. Meskipun semua bagian dilakukan secara sederhana, namun diharapkan tetap memberikan manfaat baik bagi personel Bakamla RI, mitra maritim, maupun masyarakat Indonesia. (Mad/Puspen TNI)
(Pen Konga XXXVII-D/Minusca. Selasa, 21 November 2017). Wakil Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Kolonel Pnb Engkus Kuswara, S.I.P., M.Tr (Han), beberapa waktu lalu mengunjungi Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic), bertempat di Indo Eng Coy Camp, Mpoko, Bangui, pedalaman Republik Afrika Tengah.
Setibanya di Bandara Internasional Mpoko Airport-Afrika, Wakil Komandan PMPP TNI Kolonel Pnb Engkus Kuswara, yang didampingi oleh Kolonel Czi Winarno, Mayor Kav Mappiluru dan Kapten Kal Bagus disambut Wadansatgas Konga XXXVII-D/Minusca Mayor Czi Dedi Tri dan Liaison Officer FACA CAR Kolonel Leppa (Angkatan Bersenjata Republik Afrika Tengah).
Selanjutnya Wakil Komandan PMPP TNI Kolonel Pnb Engkus Kuswara beserta rombongan menuju Indo Eng Coy Camp, Mpoko, Bangui, Republik Afrika Tengah dan disambut langsung oleh Dansatgas Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. beserta seluruh anggota Satgas Kompi Zeni.
Dansatgas Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. dalam paparannya melaporkan beberapa hal meliputi situasi, kondisi dan hal-hal menonjol yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut serta mengenai situasi terakhir dan tugas-tugas Satgas Kompi TNI selama melaksanakan misi perdamaian di bumi Afika, baik yang sudah maupun yang belum dilaksanakan.
“Dengan dipaparkannya kondisi dari Satgas Kompi TNI Konga XXXVII-D/Minusca diharapkan dapat memberikan informasi yang diperlukan oleh rombongan, sehingga dapat mengetahui hal-hal apa yang perlu mendapat perhatian untuk mendukung pelaksanaan tugas Satgas selama melaksanakan tugas sebagai Peacekeepers di Republik Afrika Tengah,” tutur Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy.
Sementara itu dihadapan anggota Satgas Kompi Zeni TNI, Wakil Komandan PMPP TNI Kolonel Pnb Engkus Kuswara, S.I.P., M.Tr (Han) menekankan kepada seluruh Pasukan Garuda Konga XXXVII-D/Minusca agar tetap meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap kegiatan, serta mengutamakan faktor keamanan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dihadapan ratusan Prajurit TNI Konga XXXVII-D/Minusca, Kolonel Pnb Engkus Kuswara mengingatkan bahwa seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang sudah tidak terbendung, maka sebagai makhluk sosial kita harus dapat menyesuaikan dengan pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.
“Seluruh prajurit harus lebih selektif dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Para prajurit harus dapat memilah dan memilih informasi-informasi, baik yang akan mereka dapatkan maupun yang akan mereka sebarkan/viralkan,” katanya.
Sebelum mengakhiri kunjungannya, Wakil Komandan PMPP TNI Kolonel Pnb Engkus Kuswara beserta rombongan berkesempatan meninjau langsung kegiatan yang sedang dilaksanakan oleh personel Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca.
Pada kesempatan tersebut, Dansatgas Konga XXXVII-D/Minusca Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy didampingi Kapten Czi Lalu Fahrial yang sehari-hari menjabat sebagai Perwira Kontruksi Satgas, menjelaskan tentang pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh para prajurit Satgas Kompi Zeni TNI di Camp Senegal FPU.
Setelah meninjau pekerjaan di Camp Senegal FPU, Wakil Komandan PMPP TNI Kolonel Pnb Engkus Kuswara beserta rombongan meninjau perbaikan dan relokasi dapur serta ruang makan bagi anggota Satgas, hal ini merupakan upaya Dansatgas Konga XXXVII-D/Minusca agar dapat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh PBB.
Pasukan Garuda Satgas Kompi Zeni TNI Konga XXXVII-D/Minusca berjumlah 200 personel dari ketiga angkatan (176 personel TNI AD, 19 personel TNI AL dan 5 personel TNI AU) dibawah pimpinan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, S.E. sebagai Dansatgas, yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Batalyon Zipur 5/ABW Kodam V/Brawijaya, Jawa Timur.
Satgas Konga XXXVII-D/Minusca yang akan bertugas selama satu tahun ke depan, memiliki tugas untuk membantu PBB dalam berbagai pekerjaan seperti pembuatan super camp, perbaikan jalan, pembangunan jembatan, perbaikan pangkalan, pembuatan perimeter camp dan perbaikan-perbaikan konstruksi lainnya. Selain tugas pokoknya tersebut, Satgas Kompi Zeni TNI berupaya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat di daerah misi serta mengenalkan budaya Indonesia ke masyarakat Republik Afrika Tengah. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Soliditas TNI dan Polri yang merupakan tonggak penyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan dan politik harus benar-benar dijaga dan tetap dipertahankan.
Hal tesebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 1.500 Prajurit TNI dan Polri se-Pulau Lombok, di Auditorium IPDN Kampus NTB, Praya Lombok Tengah, Senin (20/11/2017).
Selanjutnya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa TNI dan Polri adalah kumpulan ksatria dan patriot yang disiplin dan profesional dalam mengemban tugas-tugas negara. “Sudah terbukti bahwa penugasan TNI dan Polri mewujudkan stabilitas politik dan keamanan, rakyat aman dan ekonomi berjalan lancar,” ucapnya.
Terkait dengan maraknya berita hoax di media masa, Panglima TNI mengingatkan agar para prajurit TNI dan anggota Kepolisian jangan terpengaruh dan terprovokasi dengan berita-berita baik dalam bentuk tulisan maupun video yang belum pasti kebenarannya, berita tersebut jangan langsung disebarkan atau diviralkan tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.
“Kalau ada informasi sekecil apapun yang akan membuat kamu marah, cek terlebih dahulu kebenarannya, lapor kepada pimpinanmu, bisa saja berita tersebut hoax, maka prajurit TNI dan Polri harus waspada,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Disisi lain ceramahnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa seluruh prajurit TNI dan Polri harus tetap netral dalam menghadapi tahun politik Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018, karena netralitas TNI dan Polri sangat dibutuhkan pada saat pelaksanaan Pilkada tersebut.
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, potensi konflik gesekan di masyarakat pada saat pelaksanaan Pilkada serentak sangat tinggi. Oleh karena itu, masyarakat sangat berharap kepada TNI dan Polri bisa menjadi penengah. “Untuk itu, dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2018, syarat atau kuncinya adalah TNI dan Polri harus tetap netral,” tegasnya.
Di hadapan ribuan personel TNI dan Polri, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan bahwa pembangunan bangsa ini ditentukan oleh stabilitas keamanan dan politik, salah satunya dengan kebersamaan antara TNI dan Polri. “TNI dan Polri adalah tonggak penyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya. (Mad/Puspen TNI)
(Penerangan Yonmek Konga XXIII-K. Senin, 20 November 2017). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indobatt Konga XXIII-K/Unifil menghibur anak-anak Lebanon dalam rangka peringatan Hari Anak Dunia, bertempat di sekolah Meis El Jabel, Lebanon Selatan.
Hari Anak Dunia yang jatuh pada tanggal 20 November mempunyai tujuan yang mulia yaitu sebagai penghargaan dan mempromosikan cita-cita serta perhatian terhadap kesejahteraan anak-anak di dunia. Badan PBB UNICEF yang mempunyai tanggung jawab terhadap anak-anak di seluruh belahan dunia selalu memperhatikan dan melindungi hak-hak anak dengan program-programnya.
Pembangunan nilai-nilai luhur kepada anak sangat penting, membangun nilai-nilai kerja keras, optimisme pada anak, dan membangun karakter yang siap tahan banting serta berani bersaing agar anak-anak nantinya mampu menunjukan ketrampilan, keahlian dan kualitas dalam berbagai bidang.
Mayor Inf Agung Setyo Wibowo selaku Kepala Seksi Cimic Satgas Indobatt Konga XXIII-K/Unifil mengatakan bahwa anak merupakan aset penting bagi sebuah bangsa, sehingga pendidikan dan pengasuhan yang diberikan harus mampu meningkatkan kualitas anak dimasa mendatang.
Peringatan Hari Anak sebagai sebuah kesempatan untuk merenungkan hak anak-anak, dan sebagai komitmen Unifil terhadap perlindungan warga sipil dengan penekanan khusus pada perlindungan anak-anak Lebanon.
Dalam kegiatan tersebut, Prajurit TNI Satgas Indobatt Konga XXIII-K bersama Unifil dan Civil Affairs (CA) menampilkan berbagai pertunjukan, seperti Rari Jaranan, Atraksi Sulap dan berbagai permainan yang menarik perhatian anak-anak.
Selain itu prajurit TNI Satgas Indobatt Konga XXIII-K/Unifil juga memberikan pengetahuan tentang bahaya bahan-bahan peledak, seperti ranjau, peluru-peluru yang tidak meledak sisa peperangan yang masih banyak dijumpai disekitar Lebanon. (Badar/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) meluncurkan Kapal Negara (KN) Tanjung Datu-1101, di Dermaga PT Palindo Marine Shipyard, Batam, Provinsi Kepri, Senin (20/11/2017).
KN Tanjung Datu 110, merupakan kapal patroli terbesar dan pertama di bangun di Indonesia, memiliki detail spesifikasi sebagai berikut :
Panjang keseluruhan (LOA) : 110.00 m
Lebar maks (B) : 15.5 m
Tinggi main deck (H) : 6.90 m
Sarat : 3.80 m
Displacement : 2327 Ton
Heli Deck : 8.00 Ton
Kap. Tangki Bahan Bakar : 264 m3
Kap. Tangki Air Tawar : 252 m3
Kru/ABK : 76 orang
Akomodasi Tambahan : 56 orang
Mesin Penggerak Pokok : 2 Unit@5300 HP
Diesel Generator : 4 Unit@250Kva
Kecepatan Maks : 18 knot
Kecepatan Jelajah : 15 knot
Daya Jelajah : ± 2500 nm @12 knot
Nama KN Tanjung Datu sendiri diambil dari nama daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia, tepatnya di Kelurahan Temajuk Kecamatan Paloh, Kab. Sambas, Prov. Kalbar, dimana terdapat mercusuar setinggi 43 meter di kawasan hutan lindung lereng Gunung Datu sebagai penanda batas kepemilikan wilayah RI. Menara suar tersebut dibangun pada tahun 1885 semasa Raja Belanda Willem III, sebagai rambu lalu lintas di sekitar perairan Tanjung Datu dan Kepulauan Natuna yang berada dalam lingkup Laut Natuna Utara.
Secara simbolik launching kapal ditandai dengan pemotongan tali tross kapal di haluan oleh Laksma Tugas Eko, disaksikan Direktur Operasi Laut Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo, S.T., M.Tr(Han), Direktur Utama PT. Palindo Harmanto, serta staf ahli Bakamla RI Laksda TNI (Purn) Harry Pratomo dan Laksda TNI (Purn) Busran Kadri.
Launching kapal merupakan tahapan penting dimana kapal pertama kalinya diapungkan di laut. Sebelum dilaunching, dilaksanakan pula visual inspection test dan witness NDT oleh Bureau Veritas sebagai badan klasifikasi kapal internasional, antara lain Radiograph test atau X-Ray terhadap hasil pengelasan yang lokasi dan jumlahnya ditentukan oleh klas BV serta tes kekedapan (leak test). Seluruh tahapan pembangunan kapal mulai dari perencanaan desain sampai dengan konstruksi fisik dan instalasi sistem murni dilaksanakan oleh tenaga ahli putra-putri bangsa Indonesia digalangan PT Palindo Marine Batam dengan pengawasan penuh oleh Satgas pembangunan kapal Bakamla RI serta disertifikasi oleh Bureau Veritas.
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Biro Sarana Prasarana Laksma TNI Tugas Eko Santoso antara lain mengatakan, acara launching ini merupakan bagian dari rangkaian pembangunan kapal patroli Bakamla RI yang pembuatannya dilaksanakan oleh salah satu galangan kapal dalam negeri di Batam yang bergerak di bidang industri pertahanan dan keamanan nasional.
Harapannya, dengan pembangunan kapal 110 meter ini, ke depannya Bakamla RI dapat meningkatkan kekuatan dan kemampuan khususnya kebutuhan unsur operasional dalam mengemban tugas patroli di laut, serta menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya negara Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Peluncuran KN Tanjung Datu Bakamla RI dihadiri antara lain Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Batam Lucky Agung Binarto, Dan Lanal Batam Kolonel Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo, Kabid P2 Bea Cukai Tipe B Sulaiman, Kepala Staf Guskamlabar Kolonel laut (P) Nursawal Embun, serta undangan lainnya. (Mad/Puspen TNI)
sumbawanews.com,- Dalam momen perayaan HUT Ke-3 Bakamla RI, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bakamla RI turut memeriahkan dengan melakukan kegiatan sosial. Pasalnya organisasi pimpinan Ny. Tati Ari Soedewo ini melakukan kunjungan ke Panti Werdha Wisma Mulia di Jl. Hadiah 14-16 Rt 05/03 Daan Mogot Jakarta Barat, Senin, (20/11/2017).
Rombongan DWP Bakamla RI disambut hangat oleh Ketua Panti Dra. Hj. Cholida Sjahrir T., M.M. Terlihat antusiasme lansia penghuni panti yang sudah berkumpul di aula untuk menyambut rombongan DWP Bakamla RI. Dalam sambutannya, Ketua Panti mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh DWP Bakamla RI. “Kami sangat senang dan berterima kasih atas kedatangan Ibu-ibu DWP Bakamla RI. Sesungguhnya hal yang paling penting bagi lansia disini adalah sebentuk perhatian. Hal itu membuat mereka merasa disayangi, merasa mereka tidak dilupakan”, ucapkan.
Diketahui saat ini di Panti Werdha Wisma Mulia terdapat 42 orang lansia wanita dan 15 orang lansia pria. Dalam kesehariannya, panti tersebut dibantu 28 orang pekerja social
Pada kesempatan ini, Ketua DWP Bakamla RI menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan perhatian kepada lansia di Panti Werdha Wisma Mulia. “Kami doakan agar Oma dan Opa di panti ini senantiasa diberikan kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan diberikan kebahagiaan di hari tuanya”, imbuhnya dengan menggunakan sapaan yang akrab untuk para lansia.
Lebih lanjut, kegiatan yang juga bersamaan dengan HUT Ke-18 DWP Pusat ini turut dimeriahkan dengan kegiatan menyanyikan tembang kenangan bersama-sama, menari bersama dan saling melakukan obrolan ringan bersama para lansia.
Tidak hanya itu, Ketua DWP Bakamla RI juga menyambangi lansia di kamarnya dan berinteraksi lebih akrab dengan mereka. Sebagai bentuk kecil kepedulian, DWP Bakamla RI pada kunjungan ini juga membawakan beberapa keperluan pokok seperti beras, popok dewasa sekali pakai, dan bahan makanan. (Ahmad/Puspen TNI)
(Puspen TNI). Pegang terus disiplin dan loyalitas agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) selalu solid, karena soliditas TNI dan Polri dapat menciptakan stabilitas politik dan keamanan serta bisa membuat pembangunan lancar.
Hal tesebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 2.600 personel TNI, Polri dan ASN se-wilayah Maluku di Indoor Tapal Kuda, Air Salobar, Kec. Nusa Niwe Ambon, Provinsi Maluku, Senin (20/11/2017).
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa tahun 2018 adalah tahun politik, maka dari itu TNI-Polri jangan mau di adu domba oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Selama ini, keharmonisan hubungan TNI-Polri menjadi tolok ukur dan harus tetap dijaga,” ujarnya.
Dalam menghadapi tahun politik tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan bahwa potensi konflik gesekan di masyarakat sangat tinggi, masyarakat berharap kepada TNI-Polri harus bisa menjadi penengah. Untuk itu, dalam menghadapi Pilkada serentak tahun 2018, TNI-Polri harus netral.
Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa pembangunan bangsa ini ditentukan oleh stabilitas keamanan dan politik, dan yang bisa membangun keamanan dan stabilitas politik adalah kebersamaan antara TNI-Polri. “TNI dan Polri merupakan dua tiang kokoh yang menyangga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Dihadapan ribuan personel TNI, Polri dan ASN se-wilayah Maluku, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan kembali bahwa pada saat Presiden RI. Joko Widodo memberikan pengarahan di Akademi Kepolisian Semarang, beliau mengatakan bahwa TNI dan Polri politiknya adalah politik Negara.
“Apa yang dilakukan TNI dan Polri tujuannya adalah untuk tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, harus taat kepada hukum dan sikapnya harus mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan segala-galanya serta taat kepada atasan,” jelasnya.
Sementara itu dihadapan awak media, Panglima TNI menyampaikan bahwa selama ini kebersamaan antara TNI dan Polri begitu indah serta soliditas TNI dan Polri itu merupakan dua tonggak yang kuat menjaga keutuhan NKRI. “Soliditas TNI dan Polri mewujudkan stabilitas keamanan dan stabilitas politik, maka pembangunan dan investasi akan berjalan serta pertumbuhan ekonomi akan meningkat,” ujarnya.
Dalam mengantisipasi kemungkinan akan adanya konflik yang terjadi saat Pilkada serentak 2018, Panglima TNI sudah memerintahkan para Pangdam dan para Danrem untuk melakukan pemetaan daerah-daerah yang kemungkinan akan terjadi konflik. “Sejak awal harus dinetralisir dan berkoordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat serta Kepolisian setempat,” ucapnya. (Badar/Puspen TNI)
Sumbawanews.com,- Tiga awak kapal asal India tewas dalam serangan militer Amerika Serikat terhadap kapal tanker MT Settebello di lepas pantai Oman, pada 9 Juni...
Sumbawanews.com,- Permainan catur, yang pernah dianggap Garry Kasparov sebagai “torture mental,” kini menjelma menjadi pengalaman digital yang memukau. Dengan jutaan kemungkinan langkah dan ribuan...
Sumbawanews.com,- Jakarta — Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla di Istana Merdeka, Kamis (11/6/2026), dalam pertemuan tertutup yang...
Sumbawanews.com,- Pemerintah resmi meluncurkan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai langkah strategis memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026. Inisiatif ini bertujuan...
Sumbawanews.com,- Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi berbasis alam untuk menangkal ancaman mikroplastik yang meresap ke dalam tubuh ayam broiler melalui pakan...