Home Blog Page 2511

Panglima TNI : KRI Alugoro-405 Bukti Kehebatan dan Kecintaan Anak Bangsa Kepada Negaranya

sumbawanews.com,- Apa yang ada dihadapan kita sekarang adalah bukti kehebatan dan kecintaan anak bangsa kepada negaranya serta kecintaannya kepada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebuah karya terbaik yang dihasilkan dari kemitraan strategis antara Indonesia dan Korea Selatan.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., pada saat meresmikan KRI Alugoro-405 dan mengukuhkan Letkol Laut (P) Ahmad Noer Taufik, S.T., M.Tr. Hanla, M.M. menjabat sebagai Komandan KRI pertama, bertempat di Fasilitas Pelabuhan (Faslabuh) TNI AL Selat Lampa, Ranai Kepulauan Riau, Selasa (6/4/2021).

Menurut Panglima TNI, Kapal Selam menjadi kekuatan pemukul strategis yang sangat diperhitungkan dalam peperangan modern. Sejak kemunculannya di awal abad XX dan perkembangannya yang pesat sampai saat ini, kapal selam telah menjadi game changer dalam mandala perang laut. “Kemampuannya untuk mengintai dan menyerang sasaran tanpa terdeteksi menjadi kombinasi mematikan yang harus diperhitungkan dalam kalkulasi tempur lawan,” ujarnya.

“KRI Alugoro-405 yang baru saja diresmikan sebagai komponen kekuatan Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), KRI Alugoro-405 juga menjadi bagian penting dan tidak terpisahkan dari kemampuan pengendalian laut dan kemampuan anti akses TNI Angkatan Laut khususnya di wilayah perbatasan dan perairan rawan selektif, seperti Laut Natuna Utara dan Laut China Selatan,” katanya.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa pemilihan lokasi peresmian KRI kali ini menjadi simbol kesungguhan dan kesiapan TNI sebagai garda terdepan dan benteng terakhir nusantara untuk menegakkan kedaulatan negara di laut. Karena kapal perang dan pangkalan adalah dua komponen SSAT yang saling memperkuat satu sama lain. “Kesiapan fasilitas labuh di Natuna yang berbatasan langsung dengan Laut China Selatan ini, akan menambah operational reach atau jangkauan operasi kekuatan laut kita hingga ke Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, mulai saat KRI Alugoro-405 masuk ke jajaran Satuan Kapal Selam Koarmada II, maka telah tiba waktunya untuk melaksanakan tugas di laut. Dan pengukuhan Komandan KRI Alugoro-405 yang baru saja kita saksikan bersama, menandai dimulainya tugas pengabdian para prajurit Hiu Kencana untuk mengemban tugas mulia menegakkan kedaulatan negara di laut,” ucap Panglima TNI.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan bahwa TNI akan terus berkomitmen untuk melaksanakan program modernisasi Alutsista secara bertahap untuk mencapai Minimum Essential Force (MEF) pada tahun 2024. “KRI Alugoro-405 menjadi bukti dari kemajuan proses modernisasi yang terus berlangsung. Sehingga kedepan, penguatan kapasitas industri pertahanan nasional perlu untuk terus ditingkatkan dan mampu kita realisasikan bersama, agar kemandirian industri pertahanan nasional tidak hanya menjadi jargon,” tegasnya.

Diakhir amanatnya, Panglima TNI mengutip pidato Presiden Sukarno yang pernah mengatakan, ‘usahakanlah agar kita menjadi bangsa pelaut kembali. Bangsa pelaut yang mempunyai armada niaga, bangsa pelaut yang mempunyai armada militer, bangsa pelaut yang kesibukannya di laut menandingi irama gelombang lautan itu sendiri’. “Semoga kehadiran KRI Alugoro-405 akan menjadi senjata pamungkas kita di laut untuk menghadapi berbagai tantangan terhadap kedaulatan negara,” pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., para Pejabat Utama Mabes TNI, Mabes Polri dan Mabes Angkatan. (Ahm)

Lanal TBA Ikut Serta Mendukung Peningkatan Pendapatan Daerah Kota Tanjungbalai

sumbawanews.com,- Danlanal TBA dan Forkopimda Kota Tanjungbalai hadiri peluncuran Satgas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tanjungbalai tahun 2021. Satgas tersebut dibentuk untuk mengejar target PAD Kota tahun 2021 melalui pendapatan dari sektor pajak yang selama ini sangat penting bagi pembangunan perekonomian Kota Tanjungbalai, Selasa (6/4/2021).

 

Kota Tanjungbalai bekerja sama dengan Bank Sumut akan memasang tapping box di setiap usaha jasa yang akan memantau transaksi di Kota. “Diharapkan Satgas ini bisa menjadi contoh di Sumut,” ujar Walikota Tanjungbalai H. Syahrial.

 

Walikota Tanjungbalai H. Syahrial, S.H., M.M. mengatakan, hasil peningkatan PAD akan dikembalikan juga kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kota Tanjungbalai, khususnya para guru agama dengan adanya program kartu Religi.

 

Acara tersebut berlangsung dengan susunan, Launching Tim Satgas Pendapatan Kota Tanjungbalai, Penyerahan SK Tim Satgas dan Penyerahan Pakaian Satgas kepada. Forkopimda Kota Tanjungbalai, dan Launching perdana Kartu Religi.

 

Hadir pada acara tersebut, Wakil Walikota Tanjungbalai H. Waris, S.Ag., M.M., Danlanal TBA Letkol Laut (P) Robinson H. Etwiory, Perwakilan Ketua DPRD, Perwakilan Dandim 0208/AS, Perwakilan Kapolresta Tanjungbalai Perwakilan Kajari Tanjungbalai, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Perwakilan Ketua Pengadilan, Pimpinan Devisi Dana dan Jasa Direksi PT Bank Sumut Provinsi Budi Ansari Nasution dan Pimpinan PT Bank Sumut Cab. Tanjungbalai beserta jajaran. (**)

Mantan OPM Pernah Usulkan KKB Sebagai Teroris

sumbawanews.com,- Nick Messet, mantan pejuang Organisasi Papua Merdeka (OPM) pernah mengusulkan supaya KKB ditetapkan sebagai kelompok teroris karena pergerakannya membahayakan masyarakat sipil. Masyarakat Papua pada umumnya tidak setuju dengan eksistensi KKB di Papua karena selalu menimbulkan ketakutan bagi kehidupan masyarakat.

 

“Saya sudah pernah bilang kalau KKB itu dikategorikan sebagai teroris saja, mereka sudah membuat ketakutan pada masyarakat,” kata Nick  Messet pekan ini di Papua.

 

Dirinya mendukung penuh bila KKB dikategorikan menjadi teroris. Ia menilai jika wacana tersebut sudah tepat sebagai strategi untuk menangkal pergerakan KKB. “Kalau itu kebijakan pemerintah, sudah tepat menjadikan sebagai teroris, supaya orang Papua tidak dibunuh,” ucapnya.

 

Nick juga tetap mengingatkan kepada aparat keamanan yakni TNI dan Polri untuk berhati-hati dalam menjaga keamanan di Papua. Ia menghimbau agar aparat keamanan dan pemerintah mengedepankan ruang dialog. Dari fakta-fakta mengenai sepak terjang yang telah dilakukan oleh KKB selama ini, banyak pihak yang menyampaikan bahwa sepatutnya KKB masuk ke dalam kategori tindak terorisme.

 

Salah satunya Deputi VII Badan Intelijen Wawan Purwanto yang mensejajarkan KKB dengan organisasi teroris. “KKB pada dasarnya sejajar dengan organisasi teroris yang menjadi musuh bersama dan harus ditindak tegas,” kata Wawan.

 

Menurutnya, kejahatan yang dilakukan KKB selama ini sejajar dengan aksi terorisme dan sesuai dengan Pasal 1 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU No 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU.

 

“Aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB telah menimbulkan efek ketakutan yang meluas di kalangan masyarakat, dan kerap menyebabkan korban jiwa hingga menimbulkan kerugian harta benda,” tegasnya. (***)

 

Panglima TNI Kerahkan Prajurit dan Alutsista Bantu Korban Bencana Alam di NTT dan NTB

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memerintahkan jajarannya untuk mengerahkan Prajurit dan Alutsista dalam rangka membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur dan Barat (NTT-NTB) . Salah satu Alutsista yang disiapkan untuk mengangkut bantuan kemanusiaan bagi korban alam di NTT dan NTB adalah  KRI Oswald Siahaan (OWA)-354.

“Hari ini saya telah memerintahkan Kasal untuk memberangkatkan KRI OWA-354 dalam rangka mengangkut bantuan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Sosial RI menuju lokasi bencana di NTT dan NTB,” kata Panglima TNI sesaat sebelum bertolak ke wilayah Natuna, di Lanud Halim Peerdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa (6/4/2021).

Selain mengerahkan KRI OWA-354, Panglima TNI juga mengerahkan pesawat Hercules C-130 dan Helikopter untuk membantu korban bencana alam di NTT dan NTB. “Selain membawa bantuan untuk korban bencana alam di NTT dan NTB, TNI juga memberangkatkan Prajuritnya untuk membantu evakuasi dan pertolongan pertama,” ungkapnya.

Panglima TNI  menegaskan bahwa saat ini TNI juga menyiagakan pesawat angkut berat C-130 Hercules dari Skadron Udara 31 Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Skadron Udara 32 Lanud TNI AU Abdulrachman Saleh Malang, untuk mengangkut pasukan TNI dan bantuan kemanusiaan. “Pengerahan KRI dan pesawat angkut berat, serta Prajurit TNI ke wilayah bencana alam di NTT dan NTB, merupakan bagian dari operasi militer selain perang yang memang menjadi salah satu tugas pokok TNI,” tegasnya.

Panglima TNI  juga menambahkan bahwa rencananya TNI akan memberangkatkan Batalyon Zeni dari Kodam IX/Udayana Bali dan Kodam XIV/Hasanuddin Makassar. “Dikerahkan Batalyon Zeni TNI menuju ke lokasi bencana untuk membantu membersihkan daerah terdampak sekaligus melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya. (Ahm)

Penuhi Kebutuhan Makanan Bagi Korban Banjir, TNI Siapkan Sejumlah Dapur Lapangan

Bima – Berbagai upaya dilakukan dalam penanggulangan bencana banjir yang telah meluluh lantakkan berbagai fasilitas umum dan tempat tinggal warga di Kabupaten Bima.

Hal paling utama yang harus diperhatikan setelah banjir terjadi adalah kebutuhan makanan, air bersih dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Demikian disampaikan Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., usai mengecek sejumlah dapur lapangan dan fasilitas kesehatan di kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Senin (5/4/2021).

Adapun beberapa dapur lapangan disebutkan Danrem diantaranya, dapur lapangan TNI Polri dan BPBD di kantor Camat Monta, dapur lapangan Kodam IX/Udayana dan Korem 162/WB di desa Pela, Simpasai, Sie, Tangga, Monta, dan desa Sakuru Kecamatan Monta.

“Keberadaan dapur lapangan ini untuk membantu penyiapan makanan siap saji bagi korban banjir,” paparnya.

Demikian juga dengan kesiapan fasilitas kesehatan, Brigjen TNI Rizal Ramdhani meninjau Puskesmas Monta untuk mengecek kesiapan baik kelengkapan maupun cadangan obat-obatan.

“Apabila ada kendala apapun bentuknya, seperti obat-obatan ataupun mobil ambulance agar segera disampaikan kepada pejabat militer yang ada,” pesan Ahmad Rizal.

“Insyaa Allah, pada kesempatan pertama kami akan segera membantu,” imbuhnya.

Di lokasi setempat, Danrem 162/WB memberikan bantuan secara simbolis kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang.

Cegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Koramil 1711-03/Tanah Merah Bagikan Masker

(Boven Digoel). Dengan berpakaian dinas loreng, Serda Nurdianto anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Koramil 1711-03/Tanah Merah yang bertugas di Kodim 1711/BVD membagikan masker dan kaos layak pakai kepada warga Kampung Kombay, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Senin (5/4/2021).

 

Serda Nurdianto merupakan Babinsa Kampung Kombay, Koramil 1711-03/Tanah Merah, yang pernah bergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-110 Kodim 1711/BVD di Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, beberapa waktu lalu.

 

Menurut Serda Nurdianto, pembagian masker ini merupakan salah satu upaya dan langkah kongkrit Kodim 1711/BVD dalam mencegah penyebaran virus Covid-19, khususnya diwilayah Kabupaten Boven Digoel. ‘Warga yang mendapatkan masker kami juga berikan edukasi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ucapnya.

 

Babinsa Koramil 1711-03/Tanah Merah juga mengatakan bahwa dirinya mempunyai tanggungjawab terhadap warga binaan, oleh karenanya saya berinisiatif membagikan masker dan kaos layak pakai kepada warga.

 

“Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat di wilayah binaan agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas serta mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mencuci tangan usai beraktivitas,” ujarnya.

 

Serda Nurdianto anggota Babinsa dari Koramil 1711-03/Tanah Merah berharap pakaian layak pakai yang disalurkan ini berguna bagi masyarakat disekitar Kampung Kombay. “Walaupun nilainya kecil, semoga bermanfaat bagi mereka untuk beraktivitas sehari-hari,” pungkasnya.(Bdr)

Dansektor Letkol Bayu Sigit Instruksikan Pos Jajarannya Pantau Perkembangan Terkini Terkait Badai Siklon Seroja

Belu NTT – Badai siklon tropis Seroja sampai dengan hari ini masih mengepung Porvinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak terkecuali kabupaten Belu beberapa hari terakhir tidak luput dari badai Seroja. Sampai dengan hari ini, tercatat di Dusun Sakafini Desa Tohe Kecamatan Raihat yang terjadi banjir dan merendam beberapa gubuk maupun menghayutkan puluhan sapi milik warga setempat.

Demikian dikatakan Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seusai rapat terbatas bersama Bupati Belu dan Forkopimda Belu di Kantor Bupati Belu yang membahas tentang situasi terkini berkaitan dengan badai tropis seroja.

Menanggapi kondisi seperti ini, lanjutnya, ia memerintahkan seluruh personel pos jajarannya untuk senantiasa waspada dan siaga untuk menjaga segala kemungkinan terburuk yang akan terjadi akibat badai siklus teropis seroja.

“Jaga keamanan dan keselamatan personel dan materil yang digunakan, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan agar siap bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat disekitar,” pesan Bayu Sigit sapaannya.

Ia juga menjelaskan badai siklon tropis seroja merupakan cuaca ektrem yang menyebabkan hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir hampir di seluruh wilayah Timur Leste, NTT dan NTB serta beberapa daerah lainnya yang dapat mengakibatkan banjir bandang, genangan air, longsor, angin kencang, kilat/petir dan pohon tumbang.

“Jadi ini sudah ada peringatan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk tetap waspada dan berdoa dalam menghadapi semua kemungkinan terburuk akibat siklus tropis seroja,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau sementara waktu lebih baik diam di rumah dan mengurangi bepergian jauh untuk menjaga keamanan dan keselamatan diri serta menghindari hal-hal yang tidak diiinginkan.

Selain itu, Alumnus Akmil 2003 itu juga sudah menyiapkan personel dan perlengkapan dapur lapangan atau dapur umum untuk masyarakat yang terdampak bencana alam apabila sewaktu-waktu dibutuhkan termasuk kesiapan alat komunikasi dan tenaga kesehatan dari Satgas yang ia pimpin.

Diskusi Kesiapan PON XX 2021, Pangdam XVII/Cenderawasih Terima Kunjungan Kerja Deputi V KSP RI

sumbawanews.com,- Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. menerima kunjungan kerja Deputi V Kepala Staf Presiden RI Ibu Djaleswari Pramodhawardani dan rombongan, bertempat di Ruang Cyclops Makodam XVI/Cenderawasih, Senin (05/04/2021).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdiskusi secara langsung dengan Pangdam XVII/Cenderawasih terkait kesiapan Kodam XVII/Cenderawasih dalam mendukung PON XX 2021 yang akan dilaksanakan di Provinsi Papua.

“Tujuan kami datang ke Makodam XVII/Cenderawasih adalah untuk berdiskusi dengan Bapak Panglima terkait kesiapan Kodam XVII/Cenderawasih dalam pelaksanaan PON XX 2021 di Provinsi Papua,” pungkas Deputi V KSP RI.

Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan bahwa secara umum Kodam XVII/Cenderawasih siap mendukung kesuksesan perhelatan Pekan Olahraga Nasional yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 di Provinsi Papua.

“Pada Prinsipnya Kodam XVII/Cenderawasih siap mendukung terselenggaranya PON XX 2021 di Provinsi Papua. Kodam telah menyiapkan beberapa barak dan rumah yang berada di satuan jajaran Kodam Cenderawasih di wilayah Jayapura, Merauke dan Timika untuk akomodasi Pon XX 2021,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam XVII/Cenderawasih menambahkan bahwa Kodam juga membantu dalam hal transportasi atlet dan official selama pelaksanaan kegiatan PON nanti.

“Selain itu Kodam Cenderawasih juga memberikan dukungan terkait transportasi selama pelaksanaan kegiatan PON,” tambah Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.

Pangdam juga menyampaikan bahwa Kodam XVII/Cenderawasih siap memberikan bantuan pengamanan kepada Polda Papua selama berlangsungnya PON XX 2021.

“Terkait di bidang pengamanan, Kodam XVII/Cenderawasih siap memberikan bantuan pengamanan kepada Polda di dalam terselenggaranya kegiatan PON XX 2021 agar berjalan dengan aman, lancar dan sukses,” jelas Jenderal Bintang Dua di Kodam XVII/Cenderawasih ini.

Selanjutnya Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono juga berpesan agar para atlet yang akan bertanding di PON XX tidak perlu khawatir, karena Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua sudah menjamin keamanannya.

“Jadi kepada seluruh atlet yang ada di Indonesia untuk datang ke Papua tanpa khawatir karena kami akan menjaga dan melindungi setiap individu atlet yang hadir di Papua dan mengamankan setiap event yang akan dilaksanakan pada kegaiatn PON XX Tahun 2021,” tutup Pangdam. (Pendam XVII/Cenderawasih).

TNI Bantu Warga Terdampak Banjir di Kampung Arso Papua

(Jayapura-Papua). Hujan deras yang mengguyur wilayah Papua beberapa hari ini, mengakibatkan banjir di Kampung Arso VII, Distrik Keerom, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Berkaitan dengan hal tersebut, Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Skamto turun langsung membantu warga yang terdampak banjir, Senin (5/4/2021).

 

Komandan Pos (Danpos) Skamto Lettu Inf Hery Wahyu mengatakan bahwa curah hujan yang sangat tinggi di Kampung Arso telah mengakibatkan banjir di rumah-rumah penduduk. Banjir kali ini juga menerpa jalan raya yang mengakibatkan akses jalan sepanjang 100 meter tergenang oleh air dan dapat membahayakan bagi warga pengguna jalan.

 

“Personel Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Pos Skamto, turut serta membantu evakuasi warga terutama orang tua dan anak-anak serta membantu pengendara yang terjebak banjir di jalan,” ungkapnya.

 

Danpos Skamto Lettu Inf Hery Wahyu mengatakan bahwa Satgas telah menurunkan personel guna membantu evakuasi masyarakat yang terkena banjir dan membutuhkan pertolongan, agar dapat meringankan kesulitan masyarakat. “Kita juga bersama warga lainnya bahu membahu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman,” ucapnya.

 

Sementara itu, salah satu warga Kampung Arso Antebus Tafor (61 th) menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan kesediaan personel TNI dalam membantu warga yang kebanjiran. (Bdr)

Tokoh Perempuan Papua : KKB Rekrut Anak Putus Sekolah dan di Bawah Umur Untuk Tebar Teror

sumbawanews.com,- Tokoh perempuan Papua Rehina Belau menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) merupakan salah satu dari tiga kelompok yang hingga saat ini masih menjadi musuh nyata bagi aparat TNI-Polri karena kerap kali menebar teror dan ancaman kepada masyarakat serta mengganggu Kamtibmas khususnya di wilayah Kabupaten Intan Jaya.

 

“Saat ini ada tiga kelompok menjadi ancaman yang gangguan Kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya yaitu kelompok KKB, kelompok orang-orang stress serta kelompok anak Aibon atau anak putus sekolah,” ungkap Rehina Belau dalam keterangannya yang diterima dari Sugapa, Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya, Senin (5/4/2021).

 

Dikatakannya, gerakan KKB sebenarnya dianggap sudah tidak murni menyuarakan perjuangan kemerdekaan seperti saat OPM masih ada. “KKB saat ini diduga hanya digunakan sebagai sarana kepentingan politik oleh sejumlah orang,” ujar tokoh intelektual perempuan Papua itu.

 

Ia menambahkan gerakan teror bersenjata oleh KKB selalu diikuti Front KKP atau Kelompok Kriminal Politik dan Klandestin dengan memanfaatkan media sosial. Kelompok KKP, menurut Rehina, membuat narasi yang membangun ketidakpercayaan kepada pemerintah dalam upaya memenuhi kepentingan rakyat.

 

Rehina menyebut, KKB saat ini sebenarnya tidak begitu banyak dan posisi sedang terjepit. Berbagai teror dilakukan untuk membangun kembali kekuatannya serta merekrut pemuda putus sekolah dan anak-anak di bawah umur.

 

Lanjut Rehina membeberkan bahwa ada tiga hal penting yang mengganggu Kamtibmas di Kabupaten Intan Jaya, yang pertama adalah adanya pergerakan KKB karena mereka benar-benar merasa berjuang untuk Kemerdekaan Papua dan mereka juga sudah sumpah tanah dan sumpah alam.

 

Sedangkan kelompok orang stress, adalah kelompok intelektual yang ingin membangun Kabupaten Intan Jaya tetapi tidak mendapatkan posisi jabatan di pemerintahan. “Sehingga perlu membuka ruang kesempatan kepada anak-anak daerah untuk menduduki jabatan-jabatan strategi di Pemkab Intan Jaya,” tegasnya.

 

kelompok stress melihat Kabupaten Intan Jaya yang roda pembangunannya tidak berjalan sesuai dengan kemauan dan harapan mereka. Akibatnya, kelompok ini bisa mengganggu keamanan dengan cara mereka sendiri.

 

Adapun anak Aibon yaitu kelompok anak putus sekolah ini adalah kelompok yang harus diperhatikan karena sangat rentan untuk mudah dihasut dan di provokasi serta pemikiran mereka juga sempit dan ditambah lagi dengan ingin hidup bebas di tanahnya sendiri tetapi selalu saja diperhadapkan dengan aturan-aturan pemerintah yang menurut mereka bertentangan denga apa yang diperbuat.

 

Sehingga anak kelompok Aibon merasa bahwa mereka menjadi penonton dan dari situlah timbul rasa sakit hati dan akibatnya, mereka melakukan kegiatan-kegiatan yang mengganggu stabilitas keamanan.

 

Tokoh Intelektual Perempuan itu mengharapkan kelompok kedua dan ketiga ini perlu diperhatikan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dengan segera sehingga mereka merasa diperhatikan di atas tanahnya sendiri dan hal ini dapat menangkal gangguan keamanan di Kabupaten Intan Jaya. (***)

Berita Terkini

Ratusan Triliun Dana Pendidikan Mengendap

Sumbawanews.com,- Komisi XI DPR mengungkap bahwa selama lima tahun terakhir, dana pendidikan yang dialokasikan dalam APBN tak terserap hingga ratusan triliun rupiah, mengungkapkan sistem...

Myanmar Terperosok dalam Krisis Ekonomi, Inflasi Tembus 25 Persen

Sumbawanews.com,- Inflasi di Myanmar melonjak hingga 24,6 persen pada April 2026, memperdalam penderitaan rakyat yang sudah bertahun-tahun terjebak dalam kekacauan politik dan ekonomi. Angka...

Israel Tegaskan Tak Akan Izinkan Iran Miliki Senjata Nuklir

Sumbawanews.com,- Meski kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran telah tercapai setelah tiga bulan konflik bersenjata, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tegas menegaskan bahwa...

Qobuz Melawan Spotify dengan Kualitas dan Keadilan

Sumbawanews.com,- Di tengah gelombang kekecewaan terhadap model bisnis Spotify yang dianggap merugikan artis, layanan streaming musik asal Prancis, Qobuz, tumbuh pesat sebagai alternatif yang...

Berita Utama