Sumbawanews.com,- Saat ini Personel TNI menjadi prioritas dalam program Vaksinasi Covid-19, karena setelah mereka menerima vaksin tentunya para prajurit tersebut akan lebih optimal dalam melaksanakan tugas, maupun mendukung program Pemerintah, yang tentunya akan terjun langsung ditengah masyarakat.
Siang ini, Sabtu (03/04/2021) Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kabaintelkam Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw meninjau Serbuan Vaksin AstraZeneca bagi Prajurit TNI AD, bertempat di gedung PKK, Manokwari Papua Barat.
Vaksin AstraZeneca diberikan kepada 783 Prajurit TNI dari wilayah Papua dan 1072 Prajurit TNI dari Wilayah Papua Barat. Pelaksanaan vaksinasi melibatkan 19 vaksinator TNI dan Dinkes setempat.
Diharapkan melalui serbuan Vaksin hari ini dapat mempercepat pencapaian herd immunity, sehingga program Pemerintah ke depan dapat terwujud dengan cepat dan baik, menuju Indonesia sehat Bebas Covid-19.
“Saya berpesan kepada Prajurit TNI yang telah melaksanakan Vaksin, tentunya para Prajurit harus tetap menjalankan Protokol Kesehatan. Karena itu senjata utama untuk melawan Covid-19,” tegas Panglima TNI.
(Bengkayang-Kalbar). Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama warga melaksanakan pembersihan pemakaman umat Nasrani yang berada di Dusun Paub, Desa Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalbar, Jumat (2/4/2021).
Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh personel Pos Siding dipimpin oleh Danpos, Letda Kav Rhamziyafi bersama-sama dengan warga Dusun Paub tersebut dalam rangka menyambut Hari Raya Paskah.
“Kegiatan tersebut termasuk dalam rangkaian Tradisi Jelang Paskah yang dilaksanakan oleh warga Dusun Paub, oleh karena itu, personel Satgas ikut membantu untuk mempersiapkan acara tersebut,” ungkapnya.
Terpisah, Danpos Siding, Letda Kav Rhamziyafi mengatakan, tradisi warga Dusun Paub melaksanakan pembersihan makam menyambut Paskah bertujuan untuk menghormati serta merawat lokasi pemakaman yang sudah ditumbuhi rumput liar. “Sudah lama lokasi pemakaman umum ini tidak dibersihkan, sehingga kami bersama warga gotong royong untuk membersihkan kuburan yang sudah ditumbuhi rumput liar dan alang-alang,” ujarnya.
Menjelang Hari Raya Paskah nanti, personel Satgas selalu siap membantu untuk mepersiapkan segala sesuatu agar warga dapat melaksanakan ibadah dan rangkaian tradisi yang ada dengan lancar. “Kami ingin warga merasa nyaman dalam perayaan Paskah ini sehingga warga dapat beribadah dengan nyaman, aman dan lancar,” kata Danpos.
Kepala Adat Dusun Paub, Bapak Stefanus mengapresiasi kegiatan pembersihan lahan makam yang dilakukan oleh personel Satgas bersama warga. “Terimakasih banyak kepada personel Pos Siding yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Tradisi Paskah kali ini, semoga rangkaian kegiatan Ibadah Hari Raya Paskah warga Dusun Paub kedepan dapat berjalan dengan lancar, dan saya harap keakraban dan kekompakan ini dapat terjalin selalu,” pungkasnya. (Bdr)
Sumbawanews.com,- “Manokwari memiliki nilai historis karena pertama kali injil masuk ke Tanah Papua melalui Pulau Mansinam pada tahun 1855,” terang Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat bersilaturahmi dengan para tokoh lintas agama di di Tanah Papua, bertempat di gedung PKK, Manokwari Papua Barat, Sabtu (03/04/2021).
Adapun tujuan Panglima TNI berkunjung ke Manokwari siang ini, disamping silaturahmi melalui Komunikasi Sosial yang didampingi oleh Kabaintelkam Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw juga merupakan rangkaian kegiatan peninjauan langsung pengamanan tempat peribadatan umat Kristiani yang merayakan Paskah.
“Sesuai dengan Perintah Presiden Jokowi bahwa TNI dan Polri harus meningkatkan kewaspadaan dan perkuatan untuk mengamankan lokasi-lokasi yang memiliki kerawanan tinggi terjadinya gangguan keamanan seperti gereja dan pusat-pusat keramaian,” tegas Panglima TNI.
Beliau menghimbau agar Para tokoh agama diharapkan dapat mengambil peran sebagai perekat dan pemersatu umat dan masyarakat dengan ikut secara pro-aktif menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif melalui harmonisasi dalam perbedaan.
Dalam kegiatan ini Panglima TNI juga menghimbau agar seluruh umat beragama agar tetap menjaga komitmen persaudaraan dan menghindari segala sikap dan perilaku yang mengarah kepada terjadinya perpecahan dan permusuhan.
“TNI bersama-sama dengan Polri akan terus menjaga dan mengawal keamanan agar seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya masing-masing,” kata Panglima TNI.
Dalam suasana Paskah ini Panglima TNI juga menyampaikan untuk menyongsong dan mengiringi hari-hari ke depan dengan iringan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan harapan pandemi Covid-19 dapat segera berakhir di negeri kita, dan damai serta harmoni dapat terus diwujudkan di Tanah Papua ujar Panglima TNI diakhiri dengan kalimat Bersinergi untuk negeri.
Turut hadir dalam kegiatan ini para tokoh lintas agama Provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua, Gubernur Prov. Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, Para Pejabat Provinsi Papua Barat dan jajaran Forkopimda, serta Para Pejabat Mabes TNI dan Mabes PoIri.
Sumbawanews.com,- Dalam rangka menciptakan rasa aman bagi umat Kristiani yang sedang melaksanakan Ibadah Jumat Agung Wafatnya Isa Almasih sampai dengan perayaan Paskah, para prajurit dari Kodim 1710/Mimika turut melaksanakan pengamanan gereja-gereja.
Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya saat meninjau langsung anggotanya yang sedang melaksanakan pengamanan gereja di wilayah Kabupaten Mimika, Jumat (02/04/2021).
Dandim menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan ini memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab TNI terutama Kodim sebagai satuan kewilayahan guna menjaga keamanan di wilayah teritorial serta cermin rasa toleransi antar umat beragama.
“TNI akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, kali ini kita mengamankan jalannya ibadah Jumat Agung wafat Isa Almasih sampai dengan perayaan Paskah lusa agar tercipta situasi aman dan kondusif,” kata Dandim.
Lebih lanjut dikatakannya bahwa pengamanan yang dilakukan personel Kodim 1710/Mimika bersama pihak kepolisian dan elemen masyarakat merupakan bentuk tanggung jawabnya untuk menciptakan ketenangan, rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani agar lebih khidmat dalam beribadah.
“Kegiatan pengamanan ini juga sebagai bentuk komunikasi untuk membangun keharmonisan dengan pihak gereja beserta Jemaatnya yang ada di wilayah binaan dalam rangka pembinaan wilayah,” pungkasnya. (Pendam XVII/Cenderawasih).
Belu NTT – Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro memantau langsung pelaksanaan perayaan Paskah Umat Nasrani di Beberapa Gereja di Kota Atambua Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Jumat (2/4/2021).
Gereja-gereja yang dikunjungi diantaranya gereja Katedral, Gereja Polycarpus dan Gereja Katholik ST. Maria Bunda Penebus Kota Atambua. Terlihat di lokasi kebaktian puluhan personel berpakaian loreng lengkap dengan laras panjang bersama anggota Kodim dan Polres Belu mengamankan jalannya perayaan Paskah.
Menurutnya, kunjungan tersebut dilakukan sekaligus untuk mengecek dan memantau kesiapan pengamanan di beberapa gereja Kota Atambua.
“Untuk masing-masing pos melaksanakan pengamanan mulai dari kemarin sore mereka sudah masuk kedudukan baik di Gereja maupun Kapela yang digunakan untuk perayaan Paskah,” terangnya.
“Dan hari ini adalah puncak perayaan Paskah sehingga harus betul-betul steril dan aman dari segala bentuk gangguan,” tambahnya.
Seperti kita ketahui bersama, lanjutnya, beberapa hari yang lalu terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar. Untuk itu, pihaknya diminta atau tidak harus tetap memback up Polres dan Kodim 1605/Belu dalam pengamanan karena itu merupakan tanggung semua pihak termasuk Satgas Pamtas.
“Semoga dihari Paskah ini, membawa kita kepada semangat baru dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” harap Bayu Sigit.
Adapun tema yang diusung dalam perayaan Pasrkah (Kebangkitan Isa Al Masih) di Kabupaten Belu yaitu “Selamat Pesta Paskah, Semoga Kebangkitan Kristus Membawa Semangat Baru Dalam Tugas dan Pelayanan Kita”.
Sumbawanews.com,- “Sebagaimana ditekankan oleh Presiden bahwa tidak ada tempat bagi terorisme di tanah air, sehingga kita harus bahu-membahu untuk memerangi ideologi kekerasan di Indonesia.”
Hal tersebut diatas disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat meninjau langsung pengamanan yang dilakukan personel gabungan dari TNI dan Polri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (02/04/2021).
Dalam kunjungan kali ini Panglima didampingi oleh Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Paulus Waterpauw untuk melihat dan berdialog secara langsung dengan para umat di Gereja Paroki Maria Ratu Kare, Gereja Manggamaseang, Gereja Katedral dan Gereja Immanuel Makassar.
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa Negara menjamin kebebasan setiap pemeluk agama untuk melaksanakan ibadah sesuai keyakinan dan kepercayaannya masing-masing.
“Hari ini saudara-saudara kita umat Kristiani sedang melaksanakan ibadah Jum’at Agung, baik di gereja maupun di rumah masing-masing, Pengamanan yang dilaksanakan oleh TNI dan Polri di gereja-gereja di seluruh Indonesia adalah untuk memberikan keyakinan dan rasa aman kepada umat dalam beribadah, khususnya menjelang Paskah pada hari Minggu yang akan datang,” tegas Panglima TNI di Gereja Imannuel Makassar.
Hal tersebut didasari oleh perintah Presiden Jokowi, bahwa TNI dan Polri akan meningkatkan pengamanan tempat-tempat peribadatan menjelang Paskah dan saat pelaksanaan Paskah untuk mencegah terjadinya insiden serangan teroris dan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kita semua berharap agar perayaan Paskah di seluruh Indonesia dapat berjalan dengan aman dan damai,” tegas Panglima TNI saat meninjau lokasi ke-4 Gereja Katedral Makassar.
“Aman ya ?” ujar Panglima TNI menyapa Umat Kristiani yang berada dilokasi Gereja dan disambut jawaban hangat dari Umat.
“Aman Bapak Panglima, terima kasih,” para umat menjawab dengan senyum.
Hal tersebut dilakukan Panglima TNI, semata hanya untuk memberikan rasa aman dan nyaman tanpa kekhawatiran bagi masyarakat yang akan beribadah menyambut suka cita hari Paskah 2021.
(Boven Digoel). Ratusan warga dari Kampung Kawagit, Wanggom dan Kombay, Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, melepas keberangkatan anggota Satgas TMMD ke-110 Kodim 1711/BVD yang melaksanakan pergeseran pasukan menuju Tanah Miring, Merauke, Kamis (1/4/2021).
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa pada hari Rabu, 31 Maret 2021, program TMMD Reguler ke-110 Kodim 1711/BVD di Distrik Kawagit telah ditutup secara resmi oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A.
Setelah dinyatakan ditutup, seluruh anggota Satgas menyiapkan diri dan perlengkapan guna melaksanakan pergeseran pasukan ke satuan asal masing-masing. Kurang lebih 1 bulan lamanya, anggota Satgas bersama warga Distrik Kawagit saling bergotong royong dalam pekerjaan fisik maupun non fisik pada program TMMD ke-110 Kodim 1711/BVD di Distrik Kawagit.
Ratusan warga Kampung Kawagit, Wanggom dan Kombay, begitu antusias mengantar dan melepas kepergian para anggota Satgas. Ada rasa haru dan bangga yang dirasakan oleh warga masyarakat Kawagit pada saat melepas kepergian anggota Satgas TMMD ke-110 dari kampung halamannya.
Salah satu warga Kampung Wanggom Ibu Ani Yaluwo menyampaikan bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada Satgas TMMD yang sudah membangun rumah bagi masyarakat kurang mampu di Kawagit. “Sebelum adanya pembangunan ini, masih ada beberapa rumah warga yang tidak layak huni karena faktor ekonomi mereka. Saya pribadi dan warga Distrik Kawagit sangat sedih dan bangga melepas kepergian bapak-bapak TNI kembali ke satuan asalnya. Atas ketulusan dan kerja kerasnya selama ini, kami ucapkan terimakasih,” tuturnya.
Sebelum kembali menuju satuan masing-masing, para anggota Satgas dipimpin Komandan SSK Kapten Inf Zabir melaksanakan pembersihan disekitar lokasi tempat tinggal anggota Satgas TMMD selama kurang lebih 1 bulan lamanya dalam pembangunan 8 unit rumah di Distrik Kawagit.
Kapten Inf Zabar mengatakan, para anggota Satgas menuju Kodim 1711/BVD dengan menggunakan dukungan 8 peratu longboat dan 2 speedboat. Namun demikian, ada beberapa anggota Koramil jajaran Kodim 1711/BVD yang tetap tinggal yaitu dari Koramil 1711-03/TMR karena Distrik Kawagit merupakan wilayah binaan Koramil 03/TMR. “Anggota yang berasal dari satuan diluar Kodim 1711/BVD akan menuju ke home base masing-masing dengan menggunakan jalur darat,” ucapnya.
“Tidak terasa 1 bulan lamanya kami sudah lalui bersama, baik dikala suka dan duka pada program TMMD ke-110 Kodim 1711/BVD di Distrik Kawagit. Semoga hasil dari kerja keras anggota Satgas dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di sekitar lokasi TMMD,” pungkasnya. (Bdr)
(Merauke). Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko memimpin acara penerimaan tugas dan jabatan Kasrem 174/ATW Kolonel Arh Hamim Tohari, M.A., yang ditandai dengan penyematan tanda jabatan dan penandatanganan naskah penyerahan tugas dan jabatan Kasrem baru, bertempat di Aula L.B. Moerdani Makorem 174, Jalan Poros Tanah Miring, Kab. Merauke, Provinsi Papua, Kamis (1/4/2021).
Pada kesempatan yang sama, Danrem juga menerima laporan korps raport kenaikan pangkat 30 personel TNI Korem 174 Merauke periode 1 April 2021, dilanjutkan dengan penyematan tanda pangkat kepada perwakilan personel yang naik pangkat. Adapun 30 personel TNI yang naik pangkat terdiri dari 2 orang Pamen dari pangkat Letkol menjadi Kolonel, 3 orang Pamen dari pangkat Mayor menjadi Letkol dan 21 orang Bintara serta 4 orang Tamtama.
Acara penerimaan tugas jabatan Kepala Staf Korem (Kasrem) dan laporan korps raport kenaikan pangkat (kenkat) personel TNI Korem 174 Merauke dilaksanakan secara sederhana dan penuh kekeluargaan dengan tetap mengikuti prosedur protokol pencegahan Covid-19.
Rangkaian acara diawali dengan tradisi penyambutan Kasrem 174/ATW Merauke yang baru Kolonel Arh Hamim Tohari, M.A. oleh Danrem 174 Brigjen TNI Bangun Nawoko didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Korem 174 Ny. Reny Bangun Nawoko beserta staf dan anggota Korem 174/ATW Merauke.
Mengawali sambutannya, Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan selamat datang kepada Kepala Staf Korem yang baru beserta keluarga serta ucapan terimakasih kepada panitia yang telah merencanakan dan menyiapkan acara ini, sehingga bisa terlaksana dengan baik.
Danrem mengingatkan bahwa tidak ada tugas-tugas militer terutama dalam menjalankan roda organisasi yang bisa diselesaikan seorang diri, tetapi harus ada kerjasama, kordinasi yang baik dan suasana yang nyaman, sehingga bisa melaksanakan tugas-tugas dengan baik sesuai fungsi masing-masing.
“Untuk mencapai keberhasilan tugas di Papua hanya ada satu kunci dengan syarat yaitu harus mempunyai keberanian untuk mencintai, menyayangi, melindungi dan menjaga harkat dan martabat orang Papua,” kata Danrem.
Danrem menyampaikan, bagi prajurit yang naik pangkat hari ini bukan semata-mata kenaikan reguler tetapi sebagai berkat, akumulasi kerja keras sebagai prajurit, sehingga kenaikan pangkat ini harus disyukuri karena tidak mutlak merupakan kerja keras sendiri, tetapi mungkin karena adanya dukungan keluarga dan anak istri.
Di akhir sambutanya, Danrem Brigjen TNI Bangun Nawoko mengapresiasi kerja prajurit Korem 174 Merauke dan panitia yang selama ini telah menunjukan kerja keras dan loyalitasnya. “Saya hormat, saya bangga dan saya setia kepada kalian,” ucapnya sambil melakukan penghormatan kepada semua prajurit dan tamu undangan yang hadir. (Bdr)
MATARAM – Proses demokrasi tanpa dibarengi struktur dan kultur yang demokratis hanya akan menjadikan proses verbal semata tanpa pemahaman yang kuat dan tidak memiliki arah. Sehingga untuk membangun masyarakat yang demokratis perlu diciptakan prakondisi melalui edukasi dan sosialisasi berkelanjutan untuk membangun struktur sosial dan kultur yang demokratis.
Terkait dengan maraknya kembali aksi kekerasan seperti Bom Bunuh diri Makasar maupun di Mabes Polri serta aksi aksi tindak intoleran lainnya, maka dalam rangka mencegah dan meminimalisasi aksi serupa , Mi6 mendorong KPU, Bawaslu dan Pemda di NTB bersinergi menggalakan kembali pendidikan kewargaannegaraan (Civic Education) untuk semua kalangan warga NTB tanpa terkecuali.
“Secara umum tujuan pendidikan Civic yaitu mendidik warga negara supaya menjadi rakyat yang baik yang dapat dinarasikan sebagai rakyat yang patriotik, setia terhadap bangsa dan negara, toleran dan demokratis,” kata Direktur Mi6 , Bambang Mei Finarwanto, SH, Jumat ( 2/4) di Mataram.
Civic Education, sejatinya dipahami sebagai wahana pendidikan yang didesain untuk membina dan mengembangkan sikap warganegara yang baik, cerdas, kritis dan partisipatif (smart and good citizen) dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, baik dalam konteks lokal, regional maupun internasional.
Secara lebih sederhana, Civic Education dipahami sebagai wahana pendidikan demokrasi (democracy education) bagi warganegara.
Menurut pria yang akrab disapa Didu ini, Pendidikan Demokrasi secara substantif menyangkut soisalisasi, diseminasi, aktualisasi dan implementasi konsep, sistem, nilai, budaya dan praktik demokrasi melalui sistem pendidikan. Bisa formal ataupun informal.
Dalam praktiknya, Pendidikan Kewargaan (Civic Education) tersebut memiliki peristilahan yang berbeda, seperti Citizenship Education, Humanright Education dan Democracy Education. Di Inggris misalnya, menyebut Pendidikan Kewargaan (Civic Education) dengan Citizenship Education, yang pada tahun 2002 ini menjadi mata pelajaran wajib dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah di Inggris. Bahkan di negara-negara Arab-seperti Yordania dan Sudan-istilah Civic Education diterjemahkan dengan *al-tarbiyah almuwathanah dan altarbiyah al-wathaniyah*.
Didu mengungkapkan, Pendidikan Kewargaan yang diidentikkan dengan pendidikan HAM (Humanright Education) mengandung pengertian aktivitas mentransformasikan nilai-nilai HAM kepada masyarakat agar tumbuh kesadaran akan penghormatan, perlindungan dan penjaminan HAM sebagai sesuatu yang kodrati dan dimiliki setiap manusia.
Menurut dia, urgensi pendidikan kewarganegaraan untuk warga NTB ini sebagai bentuk komitmen para stakeholder untuk menjaga dan merawat kebhinnekaan suku dan entitas lainnya di wilayah Sunda kecil ini.
“Selain menjadi warga negara yang baik (to be good citizens), pendidikan Civic diarahkan agar warga NTB dari semua lapisan memiliki civics inteliegence, sosial, emosional dan kecerdasan secara spiritual agar tidak mudah diprovokasi atau di intrik dengan hal-hal yang merugikan keberagaman,” urai Didu.
Untuk itu, lanjutnya, KPU dan Bawaslu memiliki tanggungjawab moral dan politik dalam mendorong sekaligus mengartikulasikan pendidikan civic secara berkala, sistematis dan terukur. Tidak semata mata menjadi penyelenggara pemilu yang hanya menjalankan regulator dan pengawas demokrasi prosedural saja.
“Mumpung tahun 2021/2022 tidak ada agenda pesta demokrasi, tak ada salahnya KPU/Bawaslu bekerjasama Pemda di NTB maupun stakeholder lainnya menggagas dan menyelenggarakan pendidikan kewarganegaraan secara reguler baik offline maupun online untuk semua lapisan warga NTB,” harap Didu.
Didu menegaskan,mengingat masih dalam situasi pandemi covid 19, maka pendidikan kewarganegaraan bisa dilakukan dengan rule model klas terbatas sesuai protokol kesehatan.
Sementara untuk kelas online pendidikan kewarganegaraan bisa disetting sedemikian rupa agar peserta didik antusias mengikuti civic education ini.
“Kurikulum Pendidikan Civic perlu disesuaikan dengan karakter entitas Suku di NTB agar mudah dan diterima. Selain itu Pengajar/ fasilitator Civic Educations perlu yang komunikatif , familiar dan Humble agar peserta didik tidak bosan/ jemu,” ulas Mantan Direktur Walhi NTB dua periode 1996- 2002.
*Memanfaatkan Teknologi Animasi*
Didu menambahkan, selain melalui metode klas offline dan Online , pendidikan kewarganegaraan ini bisa dilakukan melalui campaign di Medsos dengan aneka tagline singkat tapi mudah diingat agar lekat dipikiran warga NTB yang membacanya. Hal ini karena kecenderungan masyarakat kekinian menyukai hal – hal yang informatif tapi dengan gaya bahasa/ narasi yang to the point agar mudah dipahami. Bahasa yang tertele tele , selain membosankan juga terkesan menggurui.
“Selain itu kampanye pendidikan civic bisa dilakukan dengan memanfaatkan tehnologi animasi ataupun merangkul komikus di NTB agar membuat konten-konten yang kontektual terkait kurikulum dan tujuan pendidikan civic tersebut,” paparnya
Ia menambahkan, website atau fanpage stakeholder di NTB perlu memasukkan konten animasi yang berisi ajakan atau pesan mencerahkan dan mencerdaskan warga NTB.
Terakhir Didu mengatakan, letak kekuatan tehnologi Animasi maupun komik yakni pesannya mudah diterima dan mudah diingat atau dicerna oleh seluruh lapisan masyarakat apalagi jika karakter animasi atau kartun menjadi viral, maka makin mudah pesan-pesan tersebut digemari netizen.
“Untuk itu Pemda NTB tidak ada salahnya mulai merangkul dan memanfaatkan potensi besar kreator komikus asal NTB sebagai agen pendidikan dan perubahan untuk menciptakan *Generasi NTB yang Gemilang*,” pungkasnya.
Belu NTT – Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro memantau langsung pelaksanaan perayaan Paskah Umat Nasrani di Beberapa Gereja di Kota Atambua Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Jumat (2/4/2021).
Gereja-gereja yang dikunjungi diantaranya gereja Katedral, Gereja Polycarpus dan Gereja Katholik ST. Maria Bunda Penebus Kota Atambua. Terlihat di lokasi kebaktian puluhan personel berpakaian loreng lengkap dengan laras panjang bersama anggota Kodim dan Polres Belu mengamankan jalannya perayaan Paskah.
Menurutnya, kunjungan tersebut dilakukan sekaligus untuk mengecek dan memantau kesiapan pengamanan di beberapa gereja Kota Atambua.
“Untuk masing-masing pos melaksanakan pengamanan mulai dari kemarin sore mereka sudah masuk kedudukan baik di Gereja maupun Kapela yang digunakan untuk perayaan Paskah,” terangnya.
“Dan hari ini adalah puncak perayaan Paskah sehingga harus betul-betul steril dan aman dari segala bentuk gangguan,” tambahnya.
Seperti kita ketahui bersama, lanjutnya, beberapa hari yang lalu terjadi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar. Untuk itu, pihaknya diminta atau tidak harus tetap memback up Polres dan Kodim 1605/Belu dalam pengamanan karena itu merupakan tanggung semua pihak termasuk Satgas Pamtas.
“Semoga dihari Paskah ini, membawa kita kepada semangat baru dalam tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” harap Bayu Sigit.
Adapun tema yang diusung dalam perayaan Pasrkah (Kebangkitan Isa Al Masih) di Kabupaten Belu yaitu “Selamat Pesta Paskah, Semoga Kebangkitan Kristus Membawa Semangat Baru Dalam Tugas dan Pelayanan Kita”.
Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf dikabarkan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) damai secara elektronik, menandai lompatan...
Sumbawanews.com,- Google Workspace, suite produktivitas andalan dunia bisnis modern, kini lebih terjangkau bagi pengguna individu hingga perusahaan besar. Hingga akhir 2026, pengguna baru dapat...
Sumbawanews.com,- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB, memicu evakuasi massal di Rumah Sakit Anuntaloko...
Sumbawanews.com,- Bareskrim Polri berhasil menggagalkan pengiriman 10 paket ganja kering dari Padang, Sumatera Barat, ke Sidoarjo, Jawa Timur, melalui jasa ekspedisi. Operasi yang berlangsung...
Sumbawanews.com,- Walhi menolak keras rencana pemerintah yang mempertimbangkan melibatkan TNI dalam program konversi sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM). Menurut organisasi lingkungan itu, persoalan...