Home Blog Page 3231

Panglima TNI : Pembangunan TNI AU Diarahkan Untuk Mencapai Air Supremacy

sumbawanews.com,- Proyeksi pembangunan TNI AU diarahkan untuk dapat mencapai air supremacy dan air superiority. Sasaran yang ingin dicapai adalah kekuatan pemukul udara strategis untuk menghadapi dua trouble spots dalam bentuk komposit yang berisi pesawat-pesawat tempur multi-role dari generasi empat setengah.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat menyerahkan jabatan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) kepada Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., S.Sos., M.M., dalam suatu upacara militer di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/1/2018).

 

Panglima TNI menambahkan bahwa pembangunan TNI Angkatan Udara juga diarahkan pada kemampuan mobilitas serta proyeksi kekuatan pada lingkup nasional, regional dan global. “Sistem pertahanan udara juga akan diintegrasikan dengan matra lainnya dalam suatu jaringan bertempur atau Network Centric Warfare (NCW). Pada pembangunan kekuatan selanjutnya juga akan mengaplikasikan konsep berperang dengan Unmanned Combat Aerial Vehicles (UCAV) yang berbasis satelit,” ungkapnya.

 

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan bahwa tantangan tugas TNI AU ke depan tidaklah semakin ringan, namun dengan kebersamaan seluruh prajurit TNI AU akan mampu melaksanakan tugas dengan baik dalam menegakkan kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah dan melindungi segenap bangsa.  “Kita harus bertekad membangun tentara yang profesional, disiplin, militan dan rendah hati, melalui profesionalisme, disiplin dan militan, menjadikan TNI hebat dalam segala medan tugas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI dalam rangka upaya pembinaan organisasi, sedangkan dari sisi pembinaan personel dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas kinerja sesuai dengan peran, tugas dan fungsi organisasi yang harus diembannya. “Sertijab merupakan kebutuhan organisasi guna memelihara momentum, performance dan tingkat kesegaran organisasi dalam mengemban tugas pokoknya,” ucapnya.

 

Di sisi lain, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengingatkan kembali kepada seluruh prajurit TNI bahwa memasuki tahun politik dan  pesta demokrasi yang memberikan warna beragam dan bernuansa akan terjadinya konflik. “Untuk itu, prajurit TNI AU harus memegang teguh netralitasnya dari tingkat atas sampai satuan paling bawah,” tegasnya.

 

“Komitmen TNI memberikan perbantuan kepada Polri dalam pengamanan Pilkada serentak pada tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019, senantiasa harus mengutamakan asas hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Panglima TNI mengakhiri sambutannya.

 

Menjawab pertanyaan wartawan terkait pengadaan pesawat pengganti F5 Tiger, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa sesuai dengan Renstra kedua tahun 2014-2019, TNI masih menunggu kedatangan pesawat pengganti F5 Tiger yang hampir satu setengah tahun sudah tidak diterbangkan lagi.  “Selain pesawat tempur, rencananya TNI juga akan menambah Pesawat Transport dan Angkut Ringan serta Helikopter untuk TNI Angkatan Udara,” ujarnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menambahkan bahwa TNI AU akan menambah Radar Pertahanan Udara, dimana saat ini baru memiliki 20 Radar. “Kedepan akan ditambah lagi sebanyak 12 Radar, sehingga total semuanya 32 Radar. Semuanya itu telah masuk dalam Renstra kedua tahun 2014-2019,” katanya. (Mad/Puspen TNI)

2.027 Warga Asmat Mendapat Pelayanan Kesehatan Satgas TNI

sumbawanews.com,- Data sementara berdasarkan laporan Posko Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) tanggal 17 s.d 18 Januari 2018 bahwa sekitar 2.027 warga Asmat telah mendapatkan pelayanan kesehatan dari Satgas Kesehatan TNI bekerjasama dengan Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Pemda setempat.

 

Pelayanan kesehatan tersebut, diantaranya imunisasi 1.871 orang, penanganan gizi buruk 22 orang, pengobatan campak 121 orang, malaria 4 (empat) orang, TBC 4 (empat) orang, dyapesia 3 (tiga) orang dan pengobatan tetanus 1 (satu) orang serta transfusi darah 1 (satu) orang.

 

Data jumlah warga yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan dari Satgas Kesehatan TNI yang bertugas di Distrik-Distrik wilayah Kabupaten Asmat, belum seluruhnya dapat dilaporkan ke Posko Kesehatan dikarenakan kendala sulitnya sinyal telekomunikasi.

 

Satgas Kesehatan TNI Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terdiri dari personel Pusat Kesehatan TNI, Pusat Kesehatan TNI AD, Dinas Kesehatan TNI AL dan Dinas Kesehatan TNI AU membantu Dinas Kesehatan Wilayah setempat dalam rangka mengobati warga di wilayah Kabupaten Asmat, Papua.

Dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan, Satgas Kesehatan TNI dibagi menjadi delapan Tim Kesehatan Gabungan yang terdiri atas TNI, Dinkes, Pemda Asmat dan Aparat Kewilayahan diterjunkan ke Distrik (Kecamatan) di wilayah Kabupaten Asmat dengan menggunakan speed boat sebagai transportasi utama menuju titik-titik lokasi.

 

Para dokter spesialis dan paramedis yang tergabung dalam Tim Kesehatan Gabungan, mendatangi rumah-rumah warga di kampung-kampung wilayah Asmat dengan memberikan pelayanan kesehatan secara langsung bagi warga yang terkena wabah penyakit.

 

Disamping itu, Satgas Kesehatan TNI KLB juga menempatkan dua dokter spesialis anak di RSUD Agats, Kabupaten Asmat, dikarenakan jumlah penderita anak-anak yang dirujuk dan dirawat di rumah sakit tersebut sangat banyak.  Menurut Letkol Ckm dr. Rachmanto HS.,Sp.A, kasus gizi buruk dan campak yang terjadi di Kabupaten Asmat berbeda dengan di daerah lain. “Mereka juga mengalami komplikasi radang paru, malaria dan TB. Penyembuhan pasien seperti ini perlu waktu lama dan terapi komprehensif,” katanya.

 

“Gizi buruk bukan sebuah penyakit seperti batuk pilek yang mudah untuk diobati, tetapi harus dilakukan secara bertahap. Apalagi demografis Asmat yang sulit dan pola hidup sehat yang masih minim,” ucapnya.

 

Sementara itu, salah seorang Ketua Adat Bapak Madep Huwaitu mewakili masyarakat menyampaikan sangat berterima kasih atas kedatangan Tim Satgas Kesehatan TNI. “Semoga penanganan wabah penyakit yang terjadi di Asmat, dapat diselesaikan secara tuntas dan baik,” harapnya. (Mad/Puspen TNI)

TGB Bahas Palestina di Konferensi Mesir

Sumbawanews.com.Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, atau yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) diwawancara secara eksklusif oleh presenter Al-Ghad TV tentang Konferensi Internasional untuk mendukung Al-Quds di Kairo, Mesir, Rabu (17/01/2018). TGB diundang pada konferensi tersebut, di samping sebagai Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, juga merupakan salah satu tokoh Islam Indonesia yang memiliki komitmen kuat pada permasalahan kemanusiaan secara universal, baik nasional maupun dunia. Dalam konfrensi yang berlangsung dari tanggal 17-18 Januari ini, TGB merupakan satu-satunya Tokoh Islam Indonesia yang diundang dalam kegiatan tersebut bersama Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifuddin yang mewakili pemerintah Indonesia

Saat diwawancara, TGB menyampaikan pandangannya bagaimana Bangsa Indonesia mengelola keberagaman dan pluralitas yang ada. Keberagaman agama, suku, adat istiadat di Indonesia menurut TGB merupakan sebuah kekuatan besar untuk membangun bangsa dan negara. Meskipun Indonesia berpenduduk mayoritas Islam, namun mampu hidup rukun, saling menghargai dan saling menguatkan untuk membangun bangsa. Maka lanjut TGB, Negara-negara Arab harus belajar dari Indonesia dalam mengelola perbedaan, tidak menjadi faktor destruktif namun justru menjadi faktor penguat bangsa dan umat.

Terkait apakah 250 Juta jiwa masyarakat Indonesia mengetahui permasalahan Al-Quds ini, dengan tegas TGB menyampaikan bahwa isu tentang Palestina tentu saja selalu terpatri di hati masyarakat Indonesia. Dilatar belakangi peristiwa historis, ketika 1945 Indonesia sangat membutuhkan pengakuan de facto dari negara-negara di dunia akan kemerdekaannya. Saat yang lain terdiam, Palestina dan Mesir adalah negara pertama yang mempionir pengakuan itu. Selama 82 tahun itulah, jalinan hubungan Indonesia dan Palestina sangat kuat.

Di antara bentuk simpati Indonesia atas permasalahan saudaranya di Palestina ini lanjut Gubernur Ahli Tafsir tersebut adalah melalui pendidikan tentang kedaulatan Palestina yang terdapat di kurikulum pendidikan sekolah dasar dan menengah, materi pelajaran menanamkan kepada anak didik bahwa segala penjajahan di atas muka bumi ini harus dihapuskan. Di antara negara yang masih menanggung derita penjajahan itu adalah Palestina. “Tentu kami sebagai bangsa yang pernah merasakan sakitnya penjajahan selama 350 tahun akan selalu ada di barisan mereka,” tegas Ketua OIAA Cabang Indonesia itu.

Dalam wawancara itu juga, TGB kembali menegaskan, pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo akan selalu bersama Palestina. Untuk itu, TGB telah membahas permasalahan Palestina melalui perkumpulan semacam ini untuk menggagas dan mengakomodir ide untuk menyelesaikan permasalahan ini. “Kedatangan kami pada muktamar ini menggambarkan parsitipasi kami bersama seluruh negara Arab dan semua negara untuk memperjuangkan hak-hak saudara kita. Ini bukan saja tentang hak agama atau negara tertentu, tapi hak kemanusiaan,” ungkap TGB

Presenter Al-Ghad TV tersebut merasa kagum dan bahkan kaget mendengar jawaban Gubernur Alumni Al-Azhar tersebut tentang keberagaman dan pluralitas yang ada di Indonesia serta sikap masyarakat Indonesia tentang Palestina. “Dr. Umar, saya begitu terkejut mendengarkan jawaban dari Dr. Muhammad Zainul Majdi yang notabene berasal dari Asia bagian timur. Mengapa bisa persis jawabannya seperti kita yang di Arab? Sungguh kita melihat cahaya harapan dari mereka”. Ungkap presenter Al-Ghad TV kepada Dr. Umar yang mendampingi TGB usai mendengar jawaban lugas dari cucu pahlawan Nasional, Maulana Syaikh, TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dalam liputan wawancara.  (aa)

Letkol Laut (P) Muhammad Dimmi Oumry, S.E., Jabat Komandan KN. Tanjung Datu 1101

sumbawanews.com,- Letnan Kolonel Laut (P) Muhammad Dimmi Oumry, S.E., lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan-44 tahun 1998 dipercaya menahkodai kapal patroli terbesar milik Badan Keamanan Laut RI, KN. Tanjung Datu 1101.

 

Putra kelahiran Medan, 18 Januari 1976 dikukuhkan sebagai Komandan Kapal Negara (KN) Tanjung Datu 1101 yang baru saja diresmikan oleh Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H., di Galangan Kapal PT. Palindo Marine Shipyard hari ini Kamis, (18/01/18).

 

Sebelum didaulat menjadi Komandan KN. Tanjung Datu 1101, Letkol Laut (P) Muhamad Dimmi Oumry sempat berdinas di Pusat Latihan Kapal Perang, Kolat, Koarmabar.

 

Pria yang memiliki tanda jasa Satya Lencana Kestiaan delapan tahun dan Satya Lencana Kesetiaan 16 tahun, Satya Lencana Wira Nusa dan Dharma Nusa ini pernah mengenyam berbagai pendidikan militer dan sipil antara lain:

Lulus AAL-44 tahun 1998 kemudian mengikuti pendidikan Dikpasis Angkatan-11 tahun 1999, lanjut Sus PWO tahun 2006, kemudian Diklapa Koum Angkatan 12 tahun 2008, dilanjutkan KIBI Refresher Tahun 2011, KIBI LXXIX tahun 2013. Letkol Laut (P) Muhammad Dimmi lulusan Seskoal Angkatan-51 tahun 2013.

 

Sedangkan pedidikan sipil yang pernah diikuti yakni tamat SD tahun 1988, SMP tahun 1991, SMA tahun 1994, kemudian dilanjut ke jenjang perguruan tinggi S1. Ekonomi, Unkris Jakarta tahun 2011.

 

Komandan kapal patroli milik Bakamla yang baru ini juga memiliki riwayat penugasan yang cukup lumayan antara lain Dik Pasis Denma Kodiklatal tahun 1999, Kolinlamil Satlinlamil Jakarta KRI  Karimata-960, KRI Teluk Hading-538, KRI Teluk Sibolga, Denmako Kolinlamil DPB Diklapa I, KRI Teluk Sibolga-536, KRI Teluk Kau-504.

 

Sukses meniti karies di jajaran Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmabar melanjutkan penugasan di jajaran Satuan Kapal Patroli (Satrol) menjabat Komandan KRI-859 kemudian menempati jabatan di Gugus Tempur Laut Wilayah Barat (Guspurlabar) selanjutnya masuk Denmako Koarmabar setelah mengikuti Dikseskoal Angkatan LI.

 

Setelah lulus Dikseskoal Angkatan LI Letkol Dimmi masuk ke jajaran Satfib Koarmabar di bagian Staf Operasi, kemudian menjabat Komandan KRI Teluk Celukan Bawang-532, pindah ke jajaran Satuan Kapal Eskorta bagian Staf Operasi kemudian menjabat sebagai Paban Ops Guspurlabar dan  terahir di Puslar Kaprang Kolat Koarmabar.

 

Usai upacara pengukuhan Komandan KN. Tanjung Datu 1101, Letkol Laut Muhammad Dimmi Oumry mendapat ucapan selamat secara khusus dari Kepala Bagian Umum (Kabagum) Zona Kamla Barat Bakamla RI Kolonel Marinir Sandi Latief di VIP Room Bandara Hang Nadim Batam, Kamis, (18/01/2018). (Mad/Puspen TNI)

Terkait Kesehatan Masyarakat, Airin Himbau Kader PKK Bantu Sampaikan Program Pemerintah

Tangsel, Sumbawanews.com.- Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diani menghimbau kader PKK Kota Tangerang Selatan untuk meningkatkan sosialisasi tentang kesehatan kepada masyarakat. Untuk meningkatkan peran sertanya dalam mengedukasi masyarakat, PKK sebagai organisasi masyarakat yang langsung dibina oleh pemerintah adalah langkah yang tepat dan efektif untuk menularkan pesan-pesan kesehatan kepada masyarakat.

“Dibidang kesehatan, kader PKK dapat membantu pemerintah mensosialisasikan Tumpeng Gizi yang dapat mencukupi kebutuhan gizi anak, serta mengedukasi ibu agar jangan sampai anak-anak mengkonsumsi makanan yang tidak tepat,” ujar Airin. di hadapan 500 kader PKK yang mengikuti peringatan Hari Gizi dan Makanan 2018, Kamis (18/01) di Balaikota Tangerang Selatan.

Terkait pemenuhan gizi, Prof. Dr. Dodik Briawan MCN, pengajar dan peneliti Departemen Gizi Masyarakat, FEMA IPB menyampaikan, selain pemahaman masyarakat tentang nutrisi yang dibutuhkan anak, yang juga harus dibenahi adalah persepsi masyarakat tentang kesehatan anak. “Banyak persepsi-persepsi yang salah di masyarakat. Misalnya, kebanyakan orang beranggapan anak itu sebaiknya gemuk dan lucu. Anak itu tidak perlu gemuk, yang benar adalah anak harus sehat. Anak gemuk justru rentan terkena penyakit tidak menular,” jelas Dodik.

Salah satu contoh lain dikemukakan Dodik dan dapat berakibat fatal bagi anak adalah anggapan masyarakat tentang susu. Ada banyak jenis susu yang mudah di dapatkan masyarakat saat ini, mulai dari susu segar, susu formula, susu UHT, susu kental manis, dan susu kedalai. Namun, tidak semua susu tersebut sama dan dapat diberikan kepada anak. “Orang tua harus juga paham dengan kandungan yang diberikan untuk anak, susu kental manis misalnya. Persepsi masyarakat terhadap susu kental manis adalah susu, tapi sebenarnya tidak mengandung nutrisi yang cukup dan malah tinggi kandungan gula,” jelas Dodik.

Terkait dengan makin maraknya ibu-ibu menggunakan Susu Kental Manis (SKM) sebagai minuman bernutrisi, Dody menegaskan pernyataan tersebut terlalu berlebihan.

“SKM bukan minuman bernutrisi, tapi SKM sebagai pelengkap makanan atau minuman. Kita harus waspada dengan iklan-iklan makanan makanan dan minuman untuk anak yang sebenarnya tidak sesuai dengan kebutuhan anak,” jelasnya.

Ditegaskan Dodik, SKM tidak cocok untuk bayi karena kandungan gulanya yang cukup tinggi, “Sekali lagi SKM bukan minuman bernutrisi,” tambahnya.

Lebih lanjut, peneliti SEAFAST ini berharap peran organisasi masyarakat seperti PKK yang dapat terjun langsung kemasyarakat dapat ditingkatkan, tidak hanya di Tangerang Selatan, namun juga di seluruh wilayah Indonesia. Dodik sendiri menyayangkan, ditemukannya kasus balita gizi buruk di Kendari, Sulawesi Tenggara akibat mengkonsumsi susu kental manis. “Terkadang, penyakit-penyakit tidak menular itu, diabetes, stroke atau seperti bayi gizi buruk di Kendari bukan hanya disebabkan oleh ekonomi lemah, namun juga pemahaman masyarakat yang kurang atau gaya hidup yang serba ingin praktis,” pungkas Dodik Briawan di hadapan wartawan.***

Kepala Bakamla RI Resmikan Kapal Terbesar Karya Anak Bangsa

sumbawanews.com,- Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Ka Bakamla RI) Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H.,  meresmikan kapal patroli  terbesar karya anak bangsa bernama KN Tanjung Datu-1101, dalam suatu upacara di Dermaga PT. Palindo Marine Shipyard, Batam, Provinsi Kepulauan Riau,  Kamis (18/1/2018).

 

Upacara yang melibatkan ratusan pasukan upacara gabungan dari Bakamla RI Kantor Kamla Zona Barat, Batalyon Infanteri 10 Korps Marinir, Korps Pol Airud, Korps Brimob, PSDKP, dan Basarnas  wilayah Batam itu ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kabakamla, Ketua Komisi 1 DPR RI, Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI, dan Kapolda Kepri, yang dibarengi dengan  pengibaran bendera isyarat yang terbentang mulai haluan, anjungan, hingga buritan KN Tanjung Datu-1101, setelah sebelumnya didahului dengan  penandatanganan naskah berita acara serah terima kapal dari Dirut PT. Palindo Marine Shipyard Harmanto (Ahak) kepada Kepala Biro Sarpras Bakamla RI Laksma TNI Tugas Eko.

 

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula upacara pengukuhan Letkol Laut (P) Muhammad Dimmi Oumry, S.E., sebagai Komandan KN Tanjung Datu-1101 oleh Kabakamla RI selaku Irup.

 

Peresmian Kapal Negara (KN) bernomor lambung 1101 tersebut juga diwarnai  dengan  pemotongan pita oleh Kabakamla RI  dan pemecahan kendi oleh Ketua Komisi 1 DPR RI Dr. H. Abdul  Kharis Almasyhari, S.E., M.Si.,Akt.,C.A. yang  dilanjutkan dengan peninjauan ke semua ruangan kapal.

 

Kapal patroli 110 meter milik Bakamla RI yang digarap sejak Maret 2016 ini diketahui merupakan tipe kapal patroli terbesar dan pertama dibangun di Indonesia, dimana seluruh tahapan pembangunan kapal mulai perencanaan desain hingga konstruksi fisik dan instalasi system murni dilaksanakan oleh tenaga ahli putra-putri bangsa  dengan pengawasan penuh oleh Satgas pembangunan kapal Bakamla RI serta disertifikasi oleh Bureau Veritas sebagai badan klasifikasi kapal internasional.

 

Kapal yang dibangun oleh PT. Palindo Marine melalui proses lelang ini dikerjakan dalam waktu 636 (enam ratus tiga puluh enam) hari sejak tanggal 15 Maret 2016 dengan biaya sebesar Rp. 208.267.000.000. Kapal memiliki Panjang keseluruhan (LOA) = 110,00 meter, Lebar Maksimal (B) = 15,5 meter, mesin penggerak pokok 2 unit masing-masing bertenaga 5.300 Horse Power  yang memiliki kecepatan maksimal 18 knot dan  kecepatan jelajah 15 knot. Dengan kecepatan jelajah tersebut kapal ini memiliki kemampuan jelajah sejauh 4.600 nautical mile (endurance 14 hari terus menerus) dan diawaki 76 orang.

 

Kapal Tanjung Datu telah melalui serangkaian tahapan dengan sangat baik selama proses pembuatannya di galangan, mulai tahap pembangunan, launching pengapungan kapal pertama kalinya di air, hingga tahap pengujian yang terdiri atas tiga rangkaian yaitu Factory Acceptance Test (FAT/Uji Kelaikan Pabrik), Harbour Accepted Test (HAT/Uji Kelaikan Dermaga), dan Sea Accepted Test (SAT/Uji Kelaikan Laut).

 

Dengan berbagai rangkaian uji tersebut, Kapal Negara 110 meter Tanjung Datu telah memenuhi persyaratan kelayakan untuk diserahterimakan dari Galangan kepada Bakamla RI. Dengan keberadaan kapal ini sebagai pendukung Bakamla RI dalam meningkatkan kekuatan dan kemampuan unsur operasional dalam mengemban tugas patroli di laut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

 

Kehadiran Kepala Bakamla RI pada acara peresmian tersebut didampingi Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Irjen Pol Drs. Arifin, M.H., Deputi Bidang Informasi Hukum dan Kerja Sama Irjen Pol Dr. Drs. Abdul Ghofur, S.H., M.H., Deputi Bidang Operasi dan Latihan Laksda TNI Semi   Joni Putra, Kepala Biro Umum Laksma TNI Suradi AS, S.T., S.Sos., M.M., Kepala Biro Sarana Prasarana Laksma TNI Tugas Eko.

 

Selain itu turut hadir pula para pejabat Pokja Bakamla RI yaitu Laksda TNI (Purn) Dr. Herry Setianegara, S.Sos., S.H., M.M., Laksda TNI (Purn) Ir Hary Pratomo, Laksma TNI (Purn) Soekarso, dan Laksma TNI (Purn) FX. Edi Santoso, S.I.P.

 

Acara peresmian ini mengundang pula mitra maritim dari berbagai instansi setempat antara lain: Kapolda Kepri Irjen Pol Didi Widjanardi, Kepala BNN Kepri Richard Nainggolan,

Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Ribut Eko Suyatno,  serta sejumlah undangan lainnya, baik sipil maupun  militer. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dengan latar belakang KN Tanjung Datu- 1101. (Mad/Puspen TNI)

Pasukan Garuda XXIII-L/Unifil Gelar Upacara Bendera di Lebanon Selatan

(Pen Konga XXIII-L/Unifil. Kamis, 18 Januari 2018).   Pasukan Garuda misi perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda (Konga) XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) atau Indonesian Battalion (Indobatt), menggelar Upacara Bendera 17-an di Lapangan Soekarno, Markas Indobatt UN Posn 7-1 Adchit Alqusayr, Lebanon Selatan, Rabu (17/1/2018) waktu setempat.

 

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Komandan Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto S.I.P., dengan Komandan Upacara Kapten Inf Suwarto dan Perwira Upacara Lettu Inf Eko Hadi.

 

Dalam amanat tertulis Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang di bacakan oleh Inspektur Upacara menekankan antara lain, tingkatkan kualitas diri Prajurit TNI untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme, berjiwa satria, militan, loyal dan profesional sehingga mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman nyata ke depan; serta jadikan Prajurit TNI sebagai perekat kemajemukan bangsa, karena TNI merupakan garda terdepan dalam menjaga kerukunan, toleransi dan kebhinnekaan, sehingga bangsa Indonesia tetap menjadi bangsa yang utuh, kuat dan tangguh.

 

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa kebhinnekaan yang kita miliki, harus tetap dijaga dan di kawal bersama, sebagai perekat Bangsa Indonesia dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. “Jaga soliditas TNI dalam sinergitas dengan seluruh komponen bangsa yang telah terjalin selama ini, dengan lebih meningkatkan kerja sama dan kerja bersama yang saling melengkapi dan mendukung, dalam merespon dan menyikapi perkembangan situasi di wilayah,” tutupnya.

 

Upacara pengibaran bendera Merah Putih perdana bagi Satgas Konga XXIII-L/Unifil yang baru sebulan melaksanakan rotasi dari satgas sebelumnya, diikuti pula oleh Wadansatgas Indobatt Mayor Inf Didiet Trilaksono dan  seluruh personel yang berada di UN Posn 7-1, terdiri dari  Staf Mayon, Kompi D (Delta), Kompi Bantuan (Support) dan Kompi Markas (HQ). (Badar/Puspen TNI)

Inilah Susunan Pengurus SK Menkumham Terbaru Di Partai Hanura

Jakarta, Sumbawanews.com. – Kementerian Hukum dan HAM (Menkumham) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nomor : M. HH – 01 .AH.11.01. Tahun 2018 Tentang Restrukturisasi, Reposisi, dan Revitalisasi Pengurus DPP Partai Hati Nurani Rakyat Masa Bakti 2015-2020.

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta menyatakan, dengan adanya SK tersebut maka struktur baru yang dibentuk sah secara hukum, khususnya prihal jabatan Sekjen dijabat Harry Lontung Siregar.

“Menkumham sudah mengeluarkan SK, kami organisasi sah. Ini ada tanda tangan Menkumham masih anget, baru keluar sore keluar,” kata Oesman, sela pertemuan dengan ketua DPC-DPD se Indonesia, di kediamannya kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

Karena itu, lanjut Oesman, SK tersebut secara otomatis menganulir susunan kepengurusan Hanura bentukan mantan Sekjen Sarifudin Sudding.

“Ya 100 persen kubu sebelah (Sudding) ilegal,” kata Oesman.

Lebih lanjut, Oesman mengingatkan, apabila kubu Sarifuddin Sudding tetap mengatasnamakan Partai Hanura maka dapat berurusan hukum.

“Karena mereka Partai Hanura ‘bodong’ alias ilegal,” pungkasnya.

Berikut susunan kepengurusan DPP Partai Hanura periode 2016-2020:

Ketua Umum:
Oesman Sapta Odang

Wakil Ketua Umum:
Nurdin Tampubolon, Gede Pasek Suardika, Daryanto, Whisnu Dewanto, Benny Pasaribu, Saleh Husin

Ketua:
Benny Ramdhani, Harjadinata, Adrianus Garu, Fatomy Asaari, Yus Usman Sumanegara, Mirwan Amir, Rufinus Hotmaulana, Murady Darmansyah, Tien Aspasia, Fauzi H Amro, Frans Agung Mula Putra, Abdul Azis Kahfia, Miryam Haryani, Sudewo, M Farid Al Fauzi, I Kadek Arimbawa, Hanafi Zam Zam, Aji Muhammad Mirza, Bahar Ngitung, Delis J Hehi, Basri Salama, Edison Lambe, Erik Satrya, Dossy Iskandar, Sutrisno Iwantono, Obrien Sitepu, Marzul Very, Doddy Abdulkadir, Inaz Nasrullah, Amir Faizal, Ketut Wirawan, Mulkan Nasution, Djoni Rolindrawan, Krisdayanti, Fery Kase, M Pradana Indraputra, Dewi Andriani, Rahman Halid, Sally Nasution, Halimah Patrika Susana, Andy Soebjakto, Ariadi Ahmad, Ian Zulfikar.

Sekretaris Jenderal:
Sarifuddin Sudding

Wakil Sekjen:
Agus Zaini, Erislan, Andin Bahtiar, Krisna Murti, Narsun Marpaung, Sayed Zunaidi, Ambeien Budiman, Andi Surya, Carrel Ticualu, Aceng Holik, Sunar Nugroho, Yunianto Wahyudi, Syarifuddin Atasoge, Antung Fatmawati, Savira Mirza, Mulkan Amma, Zet Badjeber, Matheus Stefi, Yan Mandenas, Nofi Candra, David Khalik, Sarbini, Moh Arief, Tiurmaida Tampubolon, Didi Apriadi, Happy Simanjuntak, Benny Tamara, Muchtar Tompo, Hilman Hamid, Dadang Rusdiana, Gustaf Mbalembout, Sri Hanarezeki, M Guntur, Sholihin Syam, MS Putra Pasay, Reny Djaoesman, Amron Asyari, Helman Sembiring, Anziar Tri, Tridianto, Erwin Hadiyanto, Vidi Galenso, Afifudin, Bagus Karyanegara.

Bendahara Umum:
Zulnahar Usman

Wakil Bendahara Umum:
Beni Prananto, Setia Prijono, Wahyu Dewanto, Kusuma Soekasih, Tellie Gozelie, Indah Sri Milawati, Gatyt Sari, Samsudin Siregar, Wiljoni, Rosti Uli Purba, Abdul Azis, Syarif, Rukun Santoso, Oni Suwarman, M Rochim, Rusfian, Lalu Gede Syamsul, Antonny Setiawan, M A Ratna, Rudi Juniawan, Dewi Sartika, Tavina Pahlawan, Jacob Esau, Astrid Gurning, Anggi Kinanti, Dee Adnan, Ananda Zatalsma, Anita Gizeli, Isnatalya Makarawo, Djamil Hasyim, Erwin, Totok Sugiyarto, Arnoldus, Tedjoningrat Brotoasmoro, Gunadi, Ayi Hambali, Swastiningsih, Sisca Dewi, Rendra Yuniardi, Ria Mutiara, Rita Rosita, Nona Amelia, Adek Maksiarni, Aldo Tobing, Wisnu Purnomo.(Es)

Pimpinan dan Anggota DPRD – Ucapan HUT Sumbawa ke 59

Sekretaris DPRD – Ucapan HUT Sumbawa ke 59

Berita Terkini

Kemarau Meluas, Hujan Lebat Nihil Selama Empat Hari

Sumbawanews.com,- Jakarta – Musim kemarau di Indonesia kini meluas dengan cepat, menyisakan sebagian besar wilayah tanpa potensi hujan lebat selama periode 19–22 Juni 2026....

Pemulihan Bencana Sumatra Dipercepat, Jalan dan Sekolah Jadi Prioritas

Sumbawanews.com,- Pemerintah mempercepat proses pemulihan pasca-bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan fokus utama pada rehabilitasi infrastruktur kritis: jalan, jembatan, dan fasilitas...

China Rampungkan Survei di Scarborough Shoal Tengah Ketegangan Laut China Selatan

Sumbawanews.com,- Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Laut China Selatan, China secara resmi menyelesaikan survei ilmiah menyeluruh di Scarborough Shoal—wilayah yang menjadi titik sengketa...

Ratusan Massa Ditangkap Usai Ricuh di Eksekusi Hotel Sultan

Sumbawanews.com,- Polda Metro Jaya mengamankan 119 orang terkait kerusuhan yang meletus saat proses eksekusi lahan Hotel Sultan di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Penangkapan...

Berita Utama