Home Blog Page 2453

KKP RI Tetapkan Moyo Utara Miliki Skor Tertinggi Shrimp Estate di Sumbawa

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dari berbagai tempat yang dikunjungi dan disurvey oleh tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Kabupaten Sumbawa, ditetapkan Kecamatan Moyo Utara memiliki skor teknis tertinggi. Dan Kabupaten Sumbawa dipilih menjadi salah satu calon lokasi, karena menjadi penghasil udang Vanamei tertinggi di NTB.

“Sumbawa sendiri sudah ada beberapa lokasi yang dilakukan survey oleh tim dari kementerian kelautan itu, lokasi di (kecamatan) utan, tambak rakyat Labuhan Kuris di Kecamatan Lape, kemudian tambak Labuhan Botong di Kecamatan Tarano. Dan ternyata yang paling tinggi skornya dari aspek teknis, ternyata di kecamatan Moyo Utara ini,” kata kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, melalui Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Rahmat Hidayat di ruang kerjanya Selasa (31/08).

Ditegaskan, saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa bersama dinas instani lain, tengah menyiapkan data-data pendukung, sebagai penguat bagi KKP-RI di Bappenas. “Kita sangat yakin, karena konsepnya sangat bagus. Lahan akan dilakukan rekonstruksi ulang, sehingga dapat memenuhi standart-standart budidaya. Sudah fix di moyo utara, sekarang tinggal kita siapkan dokumen apa yang menjadi persyaratan. Karena dokumen-dokumen itu menjadi data dukung oleh kementerian untuk memberikan keyakinan ke bappenas. Karena jangan sampai nanti anggarannya sudah siap, ternyata masih ada yang belum tuntas disini,” jelasnya.

Diungkapkan, dari berbagai kabupaten di NTB, Kabupaten Sumbawa selama ini menjadi produsen udang paname tertinggi. Dan melalui program Srimp Estate, produksi udang di Kabupaten Sumbawa akan meningkat.

“Alhamdulillah, memang Kabupaten Sumbawa dikenal memiliki potensi budi daya air payau, terutama sebagai salah satu penghasil Udang Paname. Kalau di NTB yang paling banyak produksi udang, ya Kabupaten Sumbawa. Dan saat ini ada program shrimp estate, itu tambak udang modern. Itu salah satu terobosan dan program kementerian kelautan perikanan, dimana target produksi udang tahun 2024 itu bisa 250 persen dari produksi saat ini,” tuturnya.

Dijelaskan, tercata sebanyak dua kali tim teknis dari KKP-RI mengujungi sumbawa, dimana kunjungan terakhir langsung melakukan sosialisasi di Kecamatan Moyo Utara. “Sudah beberapa kali tim teknis, termasuk pak dirjen sendiri sudah dua kali untuk meninjau langsung. Dan kemarin lakukan sosialisasi langsung ke masyarakat. Dalam waktu dekat ada rencana juga pak menteri KP bisa bersilaturrahim di tiga desa, Desa Penyaring, Desa Kukin, Desa Baru Kecamatan Moyo Utara. Karena lokasi tambak itu ada ditiga desa itu,” katanya. (Using)

KPU Sumbawa : Pemilih Meninggal Dunia Masih Dominan

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – KPU Kabupaten Sumbawa kembali melaksanakan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB) periode Agustus 2021, Selasa (31/08), dalam rapat pleno penetapan daftar pemilih berkelanjutan. Sejauh ini, daftar pemilih berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa masih didominasi oleh pemilih yang meninggal dunia. Demikian disampaikan Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kabupaten Sumbawa, Muhammad Kaniti.

Menurutnya, Data tersebut didapatkan berdasarkan laporan dari pemerintah Desa di sejumlah Kecamatan. maupun berdasarkan hasil koordinasi KPU Kabupaten Sumbawa dengan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Sumbawa.

Dijelaskan, Dalam rapat pleno tersebut, KPU Kabupaten Sumbawa menetapkan sebanyak 339.007 daftar pemilih berkelanjutan. Dengan rincian potensi pemilih baru sebanyak 25 orang, laki-laki 24 orang dan perempuan 1 orang. Kemudian pemilih tidak memenuhi syarat (TMS ) sebanyak 220 orang, diantaranya laki-laki 108 orang, perempuan 112 orang, rinciannya adalah meninggal dunia 213 orang, pindah domisili 7 orang.

Disebutkan, dalam upaya KPU Kabupaten Sumbawa untuk memutakhiran data pemilih berkelanjutan, berkoordinasi dengan Bupati Sumbawa, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Cabang Dinas Dikbud Propinsi NTB di Kabupaten Sumbawa, Kemenag Kabupaten Sumbawa. Serta para Kepala Desa melalui Forum Komunikasi Kepala Desa (FK2D) maupun bersurat secara langsung dan bersurat kepada SMA/SMK maupun Madrasah Aliyah di Kabupaten Sumbawa untuk mendapatkan potensi pemilih baru/siswa berusia 17 tahun. (Using)

Cegah Penyebaran Covid -19 Koramil 1628-03/Seteluk Bersinergi Gelar Operasi Yustisi Penegakan Prokes

Sumbawa Barat – Berbagai upaya terus dilakukan satgas Covid -19 mulai dari tingkat pusat sampai ke wilayah wilayah guna antisipasi dan mencegah penyebaran covid -19 seperti operasi yustisi covid-19 yang digelar bersinergi personel Koramil 1628-03/Seteluk, Polsek Seteluk dan Aparat kecamatan Seteluk dalam rangka penegakan Protokol kesehatan Covid-19.

Sebagai Implementasi Instruksi Presiden No 6 Tahun 2020 tentang peningkatan pendisiplinan dan penegakan hukum Protokol kesehatan. di jalan poros Seteluk Wilayah Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat dalam rangka Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19

Hal tersebut disampaikan Danramil 1628-03/Sumbawa Barat Kapten Inf I nyoman Suarka dalam keterangan tertulis di Seteluk Sumbawa Barat Selasa (31/8/2021).

Dijelaskan Danramil bahwa kegiatan Patroli gabungan yang diikuti anggota Koramil 1628-03/ Seteluk bersinergi dengan steakholder lainnya dikecamatan seteluk.

Gelar Operasi Penegakan Yustisi Prokes covid ini dilaksanakan dengan mempedomani Perda Provinsi NTB Nomor 7 tahun 2020 dan Pergub Nomor 50 Tahun 2020 sebagai tindak lanjut Inpres No. 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan Penegakan hukum Protokol Kesehatan dalam mencegah dan mengendalikan Covid-19 di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat Khususnya Seteluk, Jelasnya.

Selain itu Danramil menyampaikan bahwa keterlibatan personel Koramil 1628 – 03/ seteluk adalah atas dasar panggilan tugas ditengah bencana non alam pandemi covid -19 yang sedang melanda,juga sebagai bentuk kepedulian dalam misi kemanusian, ungkapnya

Kepada seluruh petugas tidak bosan bosannya, saya ingatkan agar tetap semangat namun selalu mengedepankan Prokes dalam pelaksanaan tugas maupun aktifitas sehari-hari sebab jika kita lengah maka Covid bisa menjadi bumerang dapat menyerang siapa saja, pungkas Danramil.

Dalam pelaksanaan kegiatan agar tetap dengan cara cara humanis namun tetap tegas memberikan sanksi terhadap warga yang melanggar berupa sangksi sosial dan fisik

Sanksi yang diberikan bukan untuk menyakiti tapi semata mata untuk dapat menggugah, meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu disiplin taat menerapkan Prokes untuk keamanan serta kesalamatan diri sendiri, keluarga dan orang lain,”harap Pria kelahiran Pulau Dewata.

Pemerintah Upayakan Progam Vaksinasi Pelajar secara Meluas

Jawa Barat, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa pemerintah terus mengupayakan pelaksanaan program vaksinasi bagi para pelajar secara meluas untuk persiapan pembelajaran tatap muka. Program ini diutamakan untuk daerah-daerah dengan angka penularan kasus Covid-19 yang tinggi.

“Saya juga sudah perintahkan agar kegiatan vaksinasi bagi pelajar dan santri ini dilakukan secara besar-besaran, masif. Terutama di daerah-daerah yang tingkat penyebaran Covid-nya tingkat penularan Covid-nya tinggi,” ucap Presiden saat meninjau langsung program vaksinasi Covid-19 di SMAN 1 Beber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa, (31/08).

Dalam peninjauan tersebut, Presiden menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan para pelajar dan santri mengenai keinginan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka di sekolah. Para pelajar pun menjawabnya dengan antusias dan serentak.

“Apakah sudah ingin belajar tatap muka, pembelajaran tatap muka,” tanya Presiden, kemudian dijawab “Mau”, oleh para peserta vaksinasi secara serentak.

Pada kesempatan itu, Kepala Negara kembali mengingatkan para pelajar dan santri agar tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan apabila kegiatan pembelajaran tatap muka sudah dilaksanakan. “Tapi tentu saja kalau sudah dimulai pembelajaran tatap muka, saya berharap anak-anak tetap harus disiplin menjaga protokol kesehatan,” ucap Kepala Negara.

Selanjutnya, Presiden mengimbau para pelajar untuk mengikuti dan mendukung program vaksinasi Covid-19 yang sedang dijalankan oleh pemerintah. “Ayo kita semuanya pakai masker, dan cepat-cepat kita semuanya ayo menuju ke (sentra) vaksinasi, minta vaksinasi, segera divaksin,” ucap Kepala Negara.

Vaksinasi bagi para pelajar di Kabupaten Cirebon diikuti oleh 2.000 peserta yang terdiri atas pelajar SMAN 1 Beber sebanyak 773 peserta, SMPN 1 Beber 917 peserta, dan Pondok Pesantren Al Islam 310 peserta. “Baru saja tadi saya meninjau program vaksinasi yang diadakan oleh BIN (Badan Intelijen Negara) bekerja sama dengan provinsi Jawa Barat dan juga Kabupaten Cirebon di SMAN 1 Beber, Kabupaten Cirebon, yang dilakukan untuk kurang lebih 2.000 pelajar dan santri, yang saya lihat tadi sudah berjalan dengan baik,” ujar Presiden.

Presiden menuturkan, kegiatan vaksinasi bagi para pelajar ini diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada para pelajar dalam persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka yang rencananya akan dilaksanakan pada awal bulan September ini. “Kita harapkan ini memberikan perlindungan, memberikan proteksi kepada pelajar dan para santri untuk mempersiapkan rencana pembelajaran tatap muka yang insyaallah akan dimulai nanti awal September, atau minggu depan Pak Gub, ya,” tutur Presiden.

Dalam peninjauan program vaksinasi ini, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Cirebon Imron Rosyadi. (Setpres/using)

Dukung Kebutuhan Darah di PMI, Satgas Yonif 742/SWY Gelar Donor Darah

Belu NTT – Untuk mendukung kebutuhan darah di PMI Kabupaten Belu, personel Kipur II Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur melaksanakan donor darah di Pos Turiscain Kipur II Dusun Airai Desa Maumutin Kecamatan Raihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur, Selasa (31/8/21).

Terlihat Dankipur II Kapten Inf Mahfud bersama Kepala Markas PMI Belu Yance Taek dan Dokter Satgas Letda Ckm dr. Feri Kurnia memimpin langsung pelaksanaan donor darah yang diikuti 37 orang personel Kipur II dengan mengikuti prosedur sebelum pelaksanaan donor darah mulai pemeriksaan tensi darah dan pengecekan Hemoglobin (Hb).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Markas PMI Belu Yance Taek memberikan apresiasi kepada personel Satgas dan mengucapkan terimakasih atas kesediaan dan kerjasama Satgas Yonif 742/SWY dan jajaran yang telah melaksanakan kegiatan donor darah untuk masyarakat.

“Kegiatan ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat Belu terutama warga yg membutuhkan transfusi darah di tiga rumah sakit di Kabupaten Belu,” ungkapnya.

Tiga rumah sakit yang di maksud Yance sapaan akrab Kepala Markas PMI Belu, yaitu Rumah Sakit Umum Monsigyur Gabriel Manek, Rumah Sakit Marianum Halilulik dan Rumah Sakit Sito Husada Atambua.

Ia juga berharap kedepan kegiatan kemitraan TNI dengan PMI ini akan terus ditingkatkan di untuk kemaslahatan masyarakat.

Terpisah, Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur menjelaskan kegiatan donor darah ini menjadi prioritas bagi Satgas karena sifatnya mendesak untuk menyelamatkan nyawa manusia.

Donor darah tersebut, lanjutnya, atas permintaan dari PMI Belu karena banyaknya permintaan transfusi darah dari warga yang sedang membutuhkan, bahkan ada juga masyarakat yang langsung datang ke Mako Satgas meminta bantuan donor darah.

“Alhamdulillah selama masih bisa kita bantu, akan kota bantu dengan ikhlas dan senang hati,” kata Dansatgas.

Bayu Sigit juga menegaskan donor darah merupakan bagian dari kegiatan kemanusiaan karena sekantor darah berpeluang menyelamatkan nyawa saudara-saudara yang sedang membutuhkan pertolongan.

“Mari, jadilah pahlawan kemanusiaan dengan menyumbangkan sekantong darah untuk saudara-saudara kita yang sedang sakit dan membutuhkan,” pungkasnya.

Dandim 1628/SB : Ajak Anggota Dan Masyarakat Budayakan Hidup Menanam Guna Dukung Tingkatkan Ketahanan Pangan

Sumbawa Barat – Sebagai wujud nyata mendukung suksesnya Program ketahanan pangan ditengah Pandemi covid -19, Dandim 1628/ Sumbawa Barat disetiap kesempatan memberikan suport menstimulan anggota Kodim 1628/SB dan masyarakat sekitar untuk dapat menanam lahan kosong disekitar lingkungan sehingga lebih bermanfaat.

Seperti yang dilaksanakan Dandim 1628/SB Letkol Czi. Sunardi ST.,,M.IP., turun bersama anggota kodim 1628/SB menyiapkan serta mengolah lahan kosong disekitar Makodim 1628/SB di jalan lintas taliwang balad dimanfaatkan untuk ditanami berbagai jenis tanaman holticultura, Selasa (31/08/2021).

Disela sela kegiatan Dandim 1628/SB mengatakan bahwa kegiatan ini selain untuk mengolah lahan kosong disekitar Makodim yang tidak kalah penting adalah untuk memotivasi anggota makodim dan keluarga termasuk masyarakat sekitar untuk dapat memanfaatkan potensi yang ada seperti lahan yang kosong untuk ditanami semua jenis tanaman pertanian holticultura sesuai dengan kondisi lahan.

Seperti kita ketahui bersama akibat pandemi covid -19, telah berdampak pada seluruh lini kehidupan termasuk sektor pertanian, untuk itu guna antisipasi kesiapan pangan ditengah pandemi, salah satu upaya yang harus kita lakukan menjaga kestabilan kebutuhan pangan dengan memanfaatkan lahan lahan kosong disekitar kita karena kita belum tau pasti kapan pandemi covid -19 akan berakhir, jelas Dandim.

Selain itu Dandim juga menyampaikan bahwa dilahan kosong ini di rencanakan akan ditanami berbagai jenis tanaman sayur dan buah, kedepan tempat ini bila sudah tumbuh dengan baik akan kami jadikan sebagai agro wisata selain untuk keluarga besar Kodim 1628/SB juga untuk masyarakat sehingga dapat menjadi contoh positif yang dapat ditiru”, Harap Dandim.

Pada kesempatan yang sama dari perwakilan dari Dinas pertanian Pak Sophian mengapresiasi semua kegiatan yang telah dilaksanakan Kodim 1628/SB terkait upaya nyata dalam tingkatkan ketahan pangan seperti yang dilaksanakan di hanpangan di area 100 Ha talonang, di desa mandiri mura, pendampingan peningkatan peternakan bebek dan ayam potong, pendampingan peningkatan hasil perikanan

Semua yang dilakukan Kodim 1628/SB sangat menginspirasi dan akan mendukung segala sesuatu yang dibutuhkan dalam proses penanaman tesebut agar apa yang dilaksanakan dapat berhasil, pungkasnya.

Adapun hadir pada kesempatan tersebut Danramil 1628-03/seteluk, Kapten Inf Nyoman Suarka, Perwakilan Dinas Pertanian Pak Saeful dan Pak sophian serta beberapa orang personil makodim 1628/SB

Presiden Tinjau Program Vaksinasi dari Pintu ke Pintu di Kota Cirebon

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo mengawali kunjungan kerjanya di Provinsi Jawa Barat dengan meninjau langsung program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat secara pintu ke pintu _(door to door)_. Kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan kepada 500 warga di Kampung Pengampaan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, pada Selasa, 31 Agustus 2021.

“Pada hari ini saya berada di Kampung Pengampaan, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, di mana kita melakukan vaksinasi dari pintu ke pintu atau _door to door_. Ini jemput bola agar pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka vaksinasi ini bisa kita percepat bersama-sama,” ujar Presiden di lokasi peninjauan.

Kepala Negara mengapresiasi Badan Intelijen Negara (BIN) atas kerja kerasnya dalam penyelenggaraan program vaksinasi dari pintu ke pintu ini. Selain itu, juga berterima kasih kepada Wali Kota Cirebon dan Gubernur Jawa Barat atas dukungannya dalam kegiatan pada hari ini.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras BIN dalam hal vaksinasi _door to door_ ini. Saya juga terima kasih Pak Wali, Pak Gubernur yang telah memberikan bantuan penuh dalam program pada hari ini,” ucap Kepala Negara.

Dalam kunjungannya, Presiden juga terus mengingatkan masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. “Tetap yang namanya protokol kesehatan harus terus dilakukan secara disiplin. Dan yang kedua, agar secepatnya, secepat-cepatnya ikut dalam program vaksinasi pemerintah,” tandas Presiden.

Dalam peninjauan kegiatan vaksinasi ini, Presiden dipandu oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, serta didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis. (using)

Satgas Covid 19 Gabungan Posko PPKM Mikro, Pelabuhan Poto Tano Gelar Patroli Yustisi Penegakan Prokes

Sumbawa Barat – Dermaga pelabuhan penyebrangan Poto Tano salah satu pintu keluar masuk jalur lintas yang menghubungkan antara pulau lombok dan pulau sumbawa, tentunya menjadi perhatian tersendiri bagi Pos Satgas Gabungan PPKM Mikro dalam mengantisipasi, mencegah penyebaran Covid -19.

Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/SB Letkol Czi. Sunardi ST., M.IP., dalam keterangan tertulis di Sumbawa Barat

Terkait hal tersebut ungkap Dandim, Pos PPKM Mikro Satgas gabungan Poto Tano rutin melaksanakan Patroli Yustisi penegakan Prokes Covid -19, termasuk melakukan testing dan tracing bagi penumpang baik yang baru tiba maupun yang akan menyebrang.

Semua itu dilakukan untuk mencegah dan antisipasi serta putus matarantai covid -19, dengan gelar operasi rutin bagian upaya untuk dapat mendeteksi lebih dini sehingga penyebaran virus dapat segera ditangani, jelas Dandim.

Seperti yang dilaksanakan pada, Senin malam (30/8/2021), oleh Satgas Gabungan Pokso PPKM Mikro Poto tano kembali mengelar Patroli yustisi penegakan Prokes Covid -19 sembari terus mengingatkan kepada pengguna jasa angkutan penyebrangan yang akan menyebrang ke pulau lombok maupun yang tiba akan masuk ke pulau sumbawa, ujar Dandim.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan memberikan imbauan tentang Prokes Covid 19 di sekitar Areal Zona antrian Pelabuhan kepada para penumpang yg akan menyebrang ke Lombok.

Pembagian masker bagi pengguna jasa penyebrangan yang tidak mengunakan masker, melakukan penyekatan dan penindakan kepada penumpang yang tidak melanggar prokes covid -19.

Semua yang dilaksanakan Posko Satgas PPKM mikro Poto Tano semata mata bertujuan guna antisipasi, cegah penyebaran covid -19 baik di Sumbawa Barat maupun daerah lain yang menjadi asal dan tujuan para penumpang, pungkas Dandim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 04 Poto Tano, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Poto Tano, Personil Posko Satgas Gabungan PPKM.Mikro Poto Tano

Puluhan Senjata Api Diterima Yonif 742/SWY Selama Enam Bulan Bertugas di Perbatasan RI-RDTL

Belu NTT – Selama enam bulan berada di daerah penugasan, Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur dibawah pimpinan Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro terus berupaya melaksanakan pembinaan teritorial (Binter) kepada masyarakat di wilayah perbatasan khususnya Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur.

Menurut Dansatgas seusai dialog live lintas batas Atambua dengan RRI Atambua di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat, Senin (30/8/2021), pembinaan teritorial tersebut dilakukan untuk menjalin hubungan silaturahmi dan komunikasi yang harmonis dengan masyarakat di masing-masing pos sehingga eksistensi personel pos dapat dirasakan oleh masyarakat.

Pembinaan teritorial ini, kata Bayu Sigit, bisa dilakukan dengan Komsos, karya bakti dan pembinaan ketahanan wilayah yang dituangkan dalam bentuk anjangsana, pembinaan ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, karya bakti atau otong royong dan lainnya.

“Alhamdulillah masyarakat berkenan dengan Binter yang dilakukan oleh pos jajaran,” ungkapnya.

Bahkan masing-masing personel pos memiliki keluarga asuh atau orang tua asuh dari masyarakat itu sendiri.

“Dari pendekatan ini, masyarakat mempercayakan Satgas Yonif 742/SWY untuk menyerahkan senjata yang mereka simpan rapat selama ini,” terangnya.

Sampai saat ini, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY sudah menerima 33 unit senjata api jenis Springfield, rakitan dan pistol termasuk ratusan munisi dan satu mortir 60 Commando.

Terkait dengan penyerahan senjata, munisi dan mortir tersebut, orang nomor satu di Yonif 742/SWY itu memberikan apresiasi atas kepercayaan dan kesadaran masyarakat yang secara suka rela menyerahkan senjata, munisi dan bahan peledak kepada personel pos jajarannya yang tersebar di sepanjang 149 km wilayah perbatasan.

“Ini wujud kepercayaan masyarakat kepada Satgas yang harus kami jaga dan ditingkatkan kedepan,” ujarnya.

Selain itu, Letkol Bayu Sigit juga meningkatkan personel untuk terus melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan mengedepankan Binter karena disenyalir masih ada senjata yang disimpan oleh masyarakat.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang masih memiliki atau menyimpan senjata api maupun munisi dan bahan peledak agar menyerahkan kepada aparat atau personel pos Satgas terdekat sehingga keluarga ataupun rumah lebih aman dari barang sejenis.

Tren Membaik, Level PPKM Beberapa Wilayah Disesuaikan

Jakarta, sumbawanews.com – Situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air mengalami tren perbaikan dalam satu minggu terakhir, di mana tingkat positivity rate terus menurun dalam tujuh hari terakhir. Hal tersebut merupakan hasil kerja keras semua pihak serta Ridha Allah Swt. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pernyataannya terkait perkembangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/08).

“Tingkat keterisian rumah sakit untuk kasus Covid juga semakin membaik. Rata-rata BOR nasional sudah berada di sekitar 27 persen,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi menyatakan, Berdasarkan capaian tersebut, pemerintah memutuskan mulai tanggal 31 Agustus hingga 6 September 2021 mendatang terdapat penambahan wilayah aglomerasi yang masuk ke PPKM level 3, yakni Malang Raya dan Solo Raya. Sementara itu, wilayah Semarang Raya berhasil turun ke level 2.

“Sehingga wilayah yang masuk ke dalam level 3 pada penerapan minggu ini adalah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya, Malang Raya, dan Solo Raya,” imbuhnya.

Presiden menambahkan, secara keseluruhan penanganan pandemi Covid-19 di Jawa-Bali memiliki perkembangan yang cukup baik. Wilayah yang masuk ke level 4 mengalami penurunan dari 51 kabupaten/kota menjadi 25 kabupaten/kota, wilayah yang masuk ke level 3 dari 67 kabupaten/kota menjadi 76 kabupaten/kota, dan wilayah yang masuk ke level 2 dari 10 kabupaten/kota menjadi 27 kabupaten/kota.

Selain itu, untuk wilayah di luar Jawa-Bali juga terjadi perbaikan, sehingga dari tujuh provinsi yang masuk level 4, menjadi empat provinsi. Dan dari 104 kabupaten/kota menjadi 85 kabupaten/kota.

“Level 3 dari 234 kabupaten/kota menjadi 232 kabupaten/kota, dan level 2 dari 48 kabupaten/kota menjadi 68 kabupaten/kota, kemudian level 1 dari tidak ada kabupaten/kota menjadi 1 kabupaten/kota,” ungkap Presiden, juga menambahkan, meski terjadi perbaikan, masyarakat harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam kegiatan sehari-hari.

Presiden mengingatkan, sejumlah negara yang penduduknya sudah divaksinasi lebih dari 60 persen saat ini juga masih mengalami gelombang lonjakan kasus Covid-19 akibat masyarakatnya tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. “Kita harus bersama-sama menjaga agar kasus Covid-19 tidak naik lagi. Kuncinya sederhana, ayo segera ikut vaksin, ayo disiplin terapkan protokol kesehatan,” tuturnya. (Setpres/using)

Berita Terkini

Trump Kesal Dicap Putus Asa oleh Kritikus Iran

Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kekesalannya terhadap pernyataan Mojtaba Kalian, seorang analis politik Iran, yang menyebutnya sebagai sosok “putus asa” dalam upaya...

Roy Suryo dan Dokter Tifa Diperiksa Kesehatannya di RS Polri

Sumbawanews.com,- Keduanya menjalani pemeriksaan medis wajib di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sebagai bagian dari prosedur hukum terkait kasus dugaan fitnah dan...

Kantor Imigrasi Bali Digerebek Terkait Kasus Izin WNA

Sumbawanews.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bali, dalam lanjutan penyidikan dugaan korupsi terkait pengurusan dokumen keimigrasian bagi warga negara asing (WNA)....

TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di Lebih Dari 1.500 Titik, Satukan Semangat...

Jakarta - Dalam upaya menghadirkan hiburan yang merata dan memperkuat kebersamaan nasional, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menggelar lebih dari 1.500 titik Nonton Bersama...

Berita Utama