Home Blog Page 2405

Kepala Bakamla RI Terima Laporan Kenkat 2 Pati

Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia, hari ini menerima laporan kenaikan pangkat 2 orang Perwira Tinggi (Pati) di jajaran Bakamla RI.  Kedua Pati tersebut mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi, yakni dari Laksamana Pertama Bakamla menjadi Laksamana Muda Bakamla dan Kolonel Bakamla menjadi Laksamana Pertama Bakamla. Kegiatan  berlangsung di Aula 2 Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Jakarta Pusat, Rabu (17/11/2021).

 

Kedua Pati Bakamla RI tersebut antara lain Deputi Informasi, Hukum dan Kerja Sama (Inhuker) Bakamla RI Laksamana Muda Bakamla I Putu Arya Angga, dan Direktur Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bakamla RI Laksamana Pertama Bakamla Oki Samudra, S.E., M.M. Prosesi laporan kenaikan pangkat disaksikan oleh perwakilan jajaran Pejabat Eselon I, II, dan III yang berdinas di Jakarta. Kegiatan berjalan dengan khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan.

 

Usai pelaksanaan, bertempat di Aula 1 Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia di dampingi Pejabat Eselon I dan II yang hadir, kembali mengutarakan ucapan selamat kepada kedua Pati yang baru saja naik pangkat.

 

“Saya ucapkan selamat atas kenaikan pangkat Deputi Inhuker dan Direktur Litbang, semoga kenaikan pangkat ini amanah dan juga memberikan berkah bagi keluarga, serta dapat meningkatkan semangat pengabdian kalian kepada organisasi Bakamla RI ini,” jelas Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia. (Bdr)

Abdul Rafiq : Implementasi P4GN Hendaknya Berlanjut di Semua OPD

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq berharap kepada Pemerintah Daerah bersama seluruh organisasi perangkat daerah untuk dapat melakukan tes urine kepada ASN yang ada di instansinya masing-masing. Sebagai Tindak lanjut dari deklarasi fakta integritas DPRD kabupaten Sumbawa terkait dengan pencegahan dan pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Kami sangat berharap kolaborasi, sinergi dan kerjasama yang baik antara BNNK Sumbawa dengan Pemerintah Daerah bersama seluruh jajarannya dapat ikut serta menyatakan sikap dan mendukung War on drugs,” ungkapnya Rabu (17/11).

Sebelumnya Di Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Sumbawa sudah dilaksanakan tes urine Kandungan narkoba selama 2 hari berturut turut. Kepada seluruh anggota DPRD dan aparatur sipil negara yang ada di sana sebagai tindak lanjut hasil rapat kerja kita beberapa bulan lalu bersama BNNK dan OPD terkait.

Sehingga diharapkan seluruh OPD untuk melakukan tes urine sesuai dengan rapat kerja tersebut. “Kami rasa ini hal yang sederhana, tinggal ada tidak, kemauannya sehingga hari ini action-nya bisa kita lihat bersama-sama,” tuturnya, juga mengatakan, eksekutif dan legislatif dalam hal ini bisa beriringan langkah bersama-sama memerangi ancaman bahaya narkoba di Kabupaten Sumbawa, yang bisa dikategorikan Darurat Narkoba.

hal senada juga dikuatkan oleh anggota Komisi 3 DPRD kabupaten Sumbawa I nyoman Wisma. “langkah-langkah yang telah dilakukan oleh DPRD sangat relevan dengan semangat pencanangan kota tanggap ancaman bahaya narkoba atau KOTAN yang secara kontan DPRD meresponnya dengan melakukan tes urine,” katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa lainnya Muhammad Nur SPDi menegaskan, upaya War on drug adalah semangat yang sangat mulia dalam menjaga keberlangsungan kualitas hidup generasi bangsa. “Memerangi Narkoba dan zat Adiktif lainnya menjadi attensi kami, selaku wakil rakyat, karena Sumbawa saat ini bisa dikatakan darurat Narkoba, hampir setiap hari Polisi menangkap pengedar di Daerah ini, kita wajib semaksimal mungkin memproteksi generasi bangsa ini, agar menjadi generasi yang sehat dan berkualitas,” katanya mengakhiri. (Ruf)

Polsek Rhee Gencar Laksanakan Pengamanan Vaksinasi Dosis I dan II

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dalam rangka percepatan vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Rhee Kabupaten Sumbawa, Polsek Rhee bersama instansi terkait semakin gencar melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring kegiatan Vaksinasi. Kegiatan bertempat di di Balai Pertemuan Dusun Kuang Desa Luk dan Aula Kantor Desa Rhee Loka Kecamatan Rhee, Selasa (16/11) pagi.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Rhee IPDA Moch. Ramdhani,S.Tr.K. menyampaikan pelaksanaan vaksinasi covid-19 dosis ke 1 dan 2 ini dimulai pukul 08.00 wib sampai dengan selesai. Dan pengamanan kegiatan penyuntikan vaksin Covid-19 ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus monitoring kegiatan tersebut.

“Kegiatan vaksinasi hari ini mendapatkan respon baik dari masyarakat, hal ini dapat dilihat dari antusias warga yang cukup tinggi, untuk itu kami hadir guna memberikan rasa nyaman, dan warga dapat mengantri dengan tertib dan mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya, juga menambahkan, bagi peserta yang sudah mendaftar diwajibkan datang sesuai jadwal yang ditentukan dan membawa persyaratan berupa fotokopi KTP.

Kapolsek juga menyampaikan, terimakasih kepada warga peserta vaksinasi yang sudah rela mengantri dengan tertib dan mematuhi prokes. “Kami terus bekerjasama dengan Puskesmas, Koramil dan Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Rhee agar pelaksanaan vaksinasi diwilayah hukum Polsek Rhee dapat terus berjalan lancar,” ujarnya, dan mengajak kepada warga peserta vaksin dan seluruh masyarakat meskipun sudah divaksin masyarakat harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M. (Using)

Andika Perkasa Resmi Panglima TNI, Dudung Abdurachman Jabat KSAD

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo, Rabu (17/11), melantik dan mengambil sumpah jabatan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dan Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pelantikan Andika Perkasa dilakukan dengan berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 106/TNI Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 November 2021.

Memberikan keterangan selepas acara pelantikan, Andika mengatakan bahwa dirinya akan melanjutkan tugas pokok TNI yang sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 dengan sebaik-baiknya.

“Jadi saya akan terus, tetapi memang detailnya saja dari tiap-tiap tugas itu yang perlu mungkin sedikit perlu evaluasi dan perbaikan sana-sini,” ucapnya.

Sedangkan Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman dilantik berdasarkan surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/TNI/Tahun 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat. Pembacaan Keppres dilakukan oleh Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tony Harjono.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengangkatan sumpah jabatan. Dudung Abdurachman menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang telah dilantik menjadi Panglima TNI.

Dudung Abdurachman Jabat KSAD

Dudung Abdurachman juga mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Jenderal. Kenaikan pangkat Dudung didasarkan pada surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108/TNI/ Tahun 2021 tentang Kenaikan Pangkat dalam Golongan Perwira Tinggi TNI.

Untuk diketahui, Dudung Abdurachman merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1988. Pria yang lahir di Bandung, 19 November 1965 tersebut sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Dalam keterangannya selepas pelantikan, Dudung Abdurachman mengatakan bahwa ada tiga hal yang akan menjadi fokusnya dalam mengemban jabatan sebagai KSAD. Mulai dari mengimplementasikan visi dan misi Panglima TNI, mengapresiasi capaian KSAD sebelumnya, hingga melanjutkan apa yang telah dirintis Jenderal TNI Andika Perkasa saat menjadi KSAD.

Dudung Abdurachman juga menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanat Presiden Jokowi agar TNI AD membantu pemerintah dalam melaksanakan program-programnya dan meningkatkan kesejahteraan prajurit.

“Saya akan sampaikan kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Darat pedomani 8 Wajib TNI, khususnya yang ke-8 menjadi contoh dan mempelopori segera usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. TNI Angkatan Darat harus hadir di manapun adanya kesulitan yang diderita oleh masyarakat,” ucap Dudung.

Turut mendampingi Presiden dalam pelantikan tersebut yakni Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta Wury Ma’ruf Amin.

Hadir sebagai saksi yaitu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain itu, turut hadir secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan di antaranya ialah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, dan Panglima TNI sebelumnya Marsekal Hadi Tjahjanto. (Setpres/using)

Kemenag Dukung Penegakkan Hukum Tindakan Lawan Negara dan Terorisme

Jakarta, sumbawanews.com – Kementerian Agama Republik Indonesia, melalui Staf Khsus, Nuruzzaman, mendukung penegakan hukum terhadap tindakan melawan negara dan tindakan terorisme. Dan Penegakan hukum musti ditegakkan tanpa melihat agama yang dianut oleh masing-masing individu.

“Kami mendukung apa yang dilakukan oleh polri dalam penegakkan hukum, siapapun orangnya tanpa melihat agamanya. Dalam proses penegakkan hukum apabila ada orang yang dengan sengaja ingin melawan negara, bahkan melakukan tindakan-tindakan terror, maka kami mendukung apa yang dilakukan oleh aparat keamanan untuk melakukan penegakkan hukum,” ucap dia, dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Rabu (17/11).

Ia menyebutkan, lembaga amil zakat yang diduga digunakan oleh kelompok Jamaah Islamiah, telah dicabut izinnya sejak Januari 2021. Pencabutan tersebut, berdasarkan rekomendasi atas adanya dugaan penggunaan hasil pengumpulan dana masyarakat untuk kegiatan melawan negara.

“Lembaga amil zakat ini (Amil zakat Abdurrahman Bin Aur, red) telah dicabut izinnya oleh Kementerian Agama sejak januari tahun 2021. Kami mendapatkan rekomendasi untuk pencabutan itu, karena diduga untuk pengumpulan uang ini karena dilakukan untuk kegiatan-kegiatan yang bertentangan atau melawan negara. Hasil rapat, notulensinya lengkap. Itu kita cabut 29 Januari 2021,” tegasnya.

Disebutkan, lembaga amil zakat resmi, diharuskan melaporkan kegiatan dan penyaluran hasil pengumpulan dana dari masyarakat kepada kementerian agama per 6 bulan. “Sesungguhnya lembaga amil zakat itu, harus melaporkan kepada kami per 6 bulan. Tapi faktanya tidak ada laporan ke kami, laporan keuangannya. Selain terindikasi,” jelasnya.

Ia menghimbau, agar masyarakat mewaspadai lembaga amil zakat illegal yang meminta sumbangan. “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati untuk menginfaqkan hartanya terhadap lembaga-lembaga. Dan banyak lembaga-lembaga pengumpul zakat ini yang diakui oleh negara, karena jelas distribusinya, ada laporan distribusinya untuk kepentingan masyarakat secara umum,” ucapnya. (Using)

 

MUI Pusat Minta Seluruh Elemen Utamakan Kepentingan Lebih Besar

Jakarta, sumbawanews.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat meminta, agar seluruh elemen mementingkan kepentingan yang lebih besar. Selain itu, MUI juga mendukung aparat hukum untuk bekerja secara professional dalam melakukan tindakan hukum terhadap terduga terorisme.

“MUI meminta masyarakat untuk menahan diri agar tidak memprovokasi kelompok-kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan tertentu. Proses hukum harus kita dukung bersama, yang salah yang tentu harus dihukum dan kalau tidak bersalah tentu harus dipulihkan nama baiknya. MUI mendorong semua elemen bangsa agar mementingkan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan keutuhan dan kedamaian bangsa dan negara,” kata K.H. Cholil Nafis, Ketua Lembaga Dakwah MUI, dalam siaran pers secara virtual di Mabes Polri, Rabu (16/11).

Ia menegaskan, MUI menonaktivkan status keanggotan terhadap salah seorang anggota MUI yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, dalam dugaan terlibat kelompok terorisme, hingga lahir kekuatah hukum tetap. Langkah tersebut, dilakukan untuk memberikan ruang penegakkan hukum terhadap yang bersangkutan.

“Kita menghormati proses hukum, kita mendorong proses hukum. Kita berharap ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Dan kita berkomitmen bersama-sama agar penegakkan hukum seadil-adilnya, dan mencegah terorirsme di Indonesia pada khususnya dan dunia pada umumnya,” ucapnya.

Ia mengaku terkejut dan prihatin, atas banyak penangkapan dan gejala terorisme di Indonesia. Terlebih salah satu terduga yang ikut ditangkap merupakan anggota MUI.

“lebih terkejut lagi, ternyata anggota kami. Yang bersangkutan benar adalah anggota Komisi Fatwah MUI,” ucapnya.

Ia menegaskan, keterlibatan yang bersangkutan dalam organisasi diluar MUI, merupakan sikap pribadi yang tidak memiliki kaitan dengan MUI. Dan atas penangkapan tersebut, MUI menyerahkan sepenuhnya proses hukum dan meminta aparat hukum bekerja secara professional dengan mengedepankan asaz praduga tak bersalah.

“Dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam organisasi terorisme merupakan keputusan pribadinya dan tidak ada sangkut-pautnya dengan MUI. MUI menyerahkan sepenuhnya proses hukum, dan meminta agar aparat bekerja secara professional dengan mengedepankan asaz praduga tak bersalah. Dan dipenuhi hak-hak yang bersangkutan untuk mendapatkan perlakuan hukum yang adil dan baik,” ucapnya.

Dikatakan, MUI MUI berkomitmen mendukung penegakkan hukum terhadap acaman tindakan terorisme sesuai dengan fatwah MUI nomor 3 tahun 2004 tentang terorisme. “Perlu kami tambahkan, bahwa hasil musyarawarah nasional MUI tahun 2000, kami berkomitmen untuk mencegah dan menanggulangi terorisme dengan BPTE Badan Penanggulangan Terorisme dan Ekstrimesme,” ujarnya. (Using)

Penangkapan Tiga Terduga Terorris Bukan Kriminalisasi Terhadap Kelompok

Jakarta, sumbawanews.com – Tiga orang terduga terorisme yang ditangkap oleh Dunsus 88 Antiteror Polri, bukan merupakan kriminalisasi terhadap identitas suatu agama maupun kriminalisasi terhadap kelompok tertentu. Namun merupakan sebagai upaya penegakkan hukum yang tegas, terhadap dugaan keterlibatan individu dalam jaringan kelompok terorisme.

“Sehingga apa yang dilakukan oleh densus pada tanggal 16 tersebut, murni sebagai penegakkan hukum yang tegas, dan tidak ada unsur kriminalisasi terhadap kelompok manapun,” kata Brigjen Rusdi Hartono, Karo Penmas Mabes Polri, dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Rabu (17/11).

Ia menegaskan, terduga terorisme yang ditangkap tersebut, diduga memiliki peran berbeda dalam lembaga pendaaan kelompok Jamaah Islamiah. Termasuk seorang diantaranya merupakan bagian badan perbantuan hukum yang dibentuk untuk memberikan bantuan hukum terhadap anggota yang mengalami kasus hukum.

“Ada 28 berita acara pemeriksaan tersangka, keterangan ahli, dan juga dokumen-dokumen yang menjurus kepada para tersangka. Yaitu FAO, tersangka AZA, dan tersangka AA,” jelasnya.

Dijelaskan, tersangka AZA merupakan ketua dewan syariah lembaga amil zakat Baitulmal Abdurrhman Bin Auf. Kemudian FAO, merupakan anggota dewan syariah lembaga amil zakat Baitulmal Abdurrhman Bin Auf. Dan AA merupakan pendiri Lembaga Perisai.

“Perisai adalah suatu badan yang dibuat untuk melakukan perbantuan hukum terhadap anggota kelompok teroris JI, yang tertangkap oleh densus 88, sekaligus juga memberikan bantuan kepada keluarga dari anggota-anggota kelompok JI yang tertangkap,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kombes Aswin Siregar, Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri mengatakan, tindakan Densus 88 Antiteror merupakan bentuk memprioritaskan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Tidak berkaitan dengan institusi ataupun organisasi. Keterlibatan individu dalam jaringan organisasi terror, ini yang menjadi alat bukti yang digunakan oleh Densus 88,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, kelompok JI merupakan organisasi terlarang berdasarkan putusan pengadilan di Indonesia. Dan secara internasional, telah ditetapkan sebagai organisasi terror global melalui resolusi PBB.

“Jadi siappun yang berafiliasi atau beraktivitas dalam kelompok, bersama-sama dengan kelompok JI melalui suatu proses pembuktian, maka akan berhadapan dengan proses penegakkan hukum. Bukan bajunya, bukan tampilannya, bukan statusnya, adalah keterlibatan dalam kelompok yang telah dinyatakan sebagai kelompok terror,” tegasnya. (Using)

Mabes Polri : Dua Sumber Pendanaan Kelompok Teroris Jamaah Islamiah

Jakarta, sumbawanews.com – Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan, terdapat dua sumber dana kelompok terorisme Jamaah Islamiah (JI) untuk menjaga eksistensi. Yakni melalui iuran bulanan dari anggota setiap bulan, dan menjaring dana dari masyarakat melalui badan amal.

“Ada dua sumber pendanaan. Pertama sumber pendanaan internal, ini melalui infak yang diberikan setiap bulan dari seluruh anggota kelompok terorris JI ini. Besarannya sekitar 2,5 persen dari pendapatan anggota setiap bulan. Kedua melalui eksternal, yaitu dengan mendirikan lembaga amil zakat Baitulmal Abdurrahman Bin Auf,” jelasnya, dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Rabu (17/11).

Diungkapkan, pengumpulan amal dilakukan dengan kedok kegiatan pendidikan dan kegiatan sosial. “Dengan mengkamuflase kegiatan-kegiatan dari Abdurrahman Bin Auf ini, untuk kegiatan pendidikan, untuk kegiatan sosial, tetapi ada sebagian dana yang terkumpul untuk menggerakkan kelompok terroris JI,” ucapnya.

Sehingga sejak 2019, Polri melalui Densus 88 Antiteror melakukan upaya-upaya penegakkan hukum terhadap pihak-pihak yang bekerja didalam Baitulmal Abdurrahman Bin Auf tersebut. Baik yang ada di Jakarta, Sumatera Utara, Lampung dan Medan.

“Upaya-upaya penegakkan hukum terus dilakukan dan mendapatkan keterangan yang bisa dijadikan pentunjuk oleh Densus 88 untuk menuntaskan kasus kelompok terror JI,” katanya.

Ia menegaskan, masalah terorisme merupakan musuh bersama, karena aktivitas terorisme mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Bahkan dapat mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dan Polri diberi kewenangan dalam penanganan terorisme di tanah air, melalui Densus 88 Antiteror Polri. “Tentu kita ketahui bersama, bahwa kerja densus 88 ini, khusus dan detail. Yaitu dimana kerja yang dilakukan oleh densus, dengan mendalami, dan mempelajari jejaring terorisme yang ada di tanah air bahkan di luar tanah air,” jelasnya.

Disebutkan, Polri melakukan berbagai upaya pendekatan untuk memahami jejaringan terorisme. Baik melalui pendanaan, maupun melalui pergerakan orang didalam organisasi.

“Tentunya apa yang dilakukan oleh densus dengan melakukan tindakan-tindakan kepolisian merupakan suatu proses yang panjang. Bukan hasil insidentil belaka, tetapi dari hasil profiling dan juga pemantauan yang cukup lama,” tuturnya.

Ditegaskan, upaya-upaya penegakkan hukum yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror, murni merupakan penegakkan hukum yang tegas, terhadap tindakan-tindakan yang tidak bertanggungjawab dan tindakan-tindakan menebar terror di masyarakat. Dan tindakan-tindakan kepolisian yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror bukan merupakan tindakan kriminalisasi terhadap siapapun, termasuk juga kegiatan densus yang dilakukan di Bekasi pada tanggal 16 November 2021.

“Sejak tertangkapnya Amir Jamaah Islamiah (JI) yaitu Para Wijayanto pada tanggal 29 Juni 2019, Wijayanto dapat menggambarkan bagaimana struktur organisasi dari JI. Dapat menggambarkan bagaimana pola rekrutmen yang dilakukan oleh JI, dapat menggambarkan bagaimana pendanaan, dan dapat menggambarkan bagaimana strategi,” sebutnya.

Dijelaskan, pendanaan diperlukan oleh kelompok jamaah islamiah untuk menjaga eksistensi. “Sejak 2019, tentunya densus 88 mulai mempelajari bagaimana pendanaan kelompok Ji. Karena kita pahami bersama, satu organisasi untuk mempertahankan eksistensi organisasi sangat dibutuhkan pendanaan. Tentunya JI terus melakukan upaya-upaya, karena pendanaan yang dilakukan oleh JI adalah untuk dapat mempertahankan eksistensi dari kelompok terorris JI,” ucapnya. (Using)

Rekomendasi Boas Salosa, LFC Datangkan Tiga Pemain Anyar dari Papua

MATARAM-Lombok Fottball Club (LFC), klub sepakbola profesional yang didirikan Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) terus memperkuat timnya dengan mendatangkan pemain berbakat. Kali ini, tiga bakat-bakat muda terbaik direkrut dari Papua.

“Bergabungnya tiga pemain baru kami yang saat ini merupakan bakat-bakat terbaik dari Papua, akan membawa LFC kian dekat dengan target menjuarai Liga III NTB tahun ini,” kata Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono, Rabu (17/11/2021).

Ketiga pemain yang direkrut LFC tersebut adalah dua striker Paulus Isak Onna dan Edwin Harold Iboy. Sementara satu pemain lagi yakni Andesius Kristian Bonsapiah, merupakan seorang stoper. Ketiga pemain ini telah berada di Mataram dan bergabung dengan TC squad LFC di Batalyon 742.

Selain tiga pemain tersebut, Rannya mengungkapkan, pada saat yang sama, LFC juga telah mendatangkan pelatih dari Papua. Dia adalah Gerald Pangkali, yang merupakan salah satu legenda Persipura Jayapura. Sebelum bergabung dengan LFC, Gerald adalah Asisten Pelatih Tim Sepakbola PON Papua.

Rannya mengatakan, selama LFC menjalani training center, sejumlah evaluasi dilakukan. Salah satunya adalah perlunya menambah kedalaman squad dengan mendatangkan dua striker dan satu stoper. Para pemain ini akan bahu membahu mencapai target LFC yang segera akan memulai musim pertama di Liga 3 NTB. LFC memasang target tinggi dengan menjadi juara di Liga 3, untuk selanjutnya membuka jalan bagi LFC untuk promosi ke Liga 2 Indonesia tahun depan.

Paulus Isak Onna dan Edwin Harold Iboy adalah dua striker muda dengan nama besar di Papua. Paulus merumput di salah satu klub profesional di Jayapura sementara Edwin didatangkan LFC dari salah satu klub profesional di Kota Sorong. Paulus adalah salah satu striker andalan Tim Sepakbola PON Papua.

Sementara Andresius adalah pemain muda dari Sorong yang akan memperkuat lini belakang LFC. Andresius akan menjadi andalan LFC untuk mematikan pergerakan striker-striker lawan dengan kemampuan tekel dan kemampuan memperebutkan bola-bola atas.

Rannya menegaskan, para pemain muda berakat dari Papua ini direkrut LFC atas rekomendasi dari Boas Salosa, salah satu ikon sepakbola tanah air yang gemilang selama malang melintang memperkuat Tim Nasional sepakbola Indonesia.

*Liga 3 Segera Kick Off*

Sementara itu, Presiden LFC H. Bambang Kristiono, SE (HBK) menambahkan, langkah LFC yang menghimpun talenta-talenta terbaik pesepakbola muda sepenuhnya untuk memenuhi ekspektasi publik sepakbola di Bumi Gora.

“Menjadi komitmen LFC untuk menghadirkan pemain-pemain yang memiliki kemampuan dan teknik tinggi sehingga dalam setiap pertandingannya, LFC akan mampu menyuguhkan laga yang atraktif sekaligus menghibur para pencinta sepkabola NTB,” kata tokoh yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi I  DPR RI ini.

Politisi Partai Gerindra ini mengemukakan, seiring dengan kian dekatnya kick off Liga 3, LFC saat ini terus mempersiapkan diri. Termasuk dengan menggelar pertandingan-pertandingan persahabatan dengan sesama klub profesional di NTB.

Asosiasi Provinsi PSSI NTB sendiri akan segera menggelar manajer meeting bersama klub peserta Liga 3 NTB. Rencananya manajer meeting akan digelar rabu (17/11) hari ini.

Dalam manajer meeting tersebut akan dibahas teknis pertandingan. Mulai dari sistem pertandingan yang akan bergulir di Liga 3 NTB serta peraturan pertandingan lainnya. Dengan begitu, semua klub yang berlaga akan paham dengan aturan yang ada dan tidak ada pertanyaan-pertanyaan lain di kemudian hari.

Liga 3 NTB 2021, akan diikuti 18 klub yang masing-masing berasal dari P. Lombok dan P. Sumbawa. Ada 11 tim yang berasal dari P. Lombok dan 7 tim yang berasal dari P. Sumbawa. Babak penyisihan Liga 3 NTB digelar di P. Lombok dan P. Sumbawa. Peringkat satu dan runner up dari masing-masing wilayah akan melaju ke tingkat Provinsi.

Sebagai tuan rumah Liga 3 NTB, Kab Lombok Barat menjadi lokasi penyisihan Grup A yang dihuni klub-klub yang berasal dari P. Lombok. Sedangkan KSB menjadi lokasi pertandingan penyisihan Grup B yang dihuni klub-klub yang berasal dari P. Sumbawa.

*LFC’s Fans Club*

Sementara itu LFC’s Fans Club telah terbentuk dengan nama BABALO (Barisan Batur Lombok) yang dipimpin oleh Sawaluddin Awenk ( Ketua ), H. Mohammad Nur Said, mantan Wakil Ketua DPRD Kab. Lobar (Sekretaris), dan Rusman, anggota DPRD Kab. Loteng (Bendahara).

Adapun nama BABALO sendiri berasal dari Quiz atau Give Away yang telah dilakukan LFC selama 2 minggu. Adapun penyerahan hadiah sebesar rp. 5 juta bagi pemenang give away ini akan diberikan berbarengan dengan pengumuman 30 pemain squad utama LFC untuk gelaran Liga 3.

Mensos di KPK ?

Jakarta, sumbawanews.com – Menteri Sosial, Tri Rismaharini hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melengkapi sepuluh kementerian/lembaga dalam Program Penguatan Anti Korupsi Penyelnggaran Negera Berintegritas (PAKU Integritas), Selasa (16/11). Program tersebut, merupakan salah satu program KPK untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anti korupsi bagi penelenggara negara di kementerian/lembaga.

“Paku integritas, salah satu program KPK untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman anti korupsi untuk penyelenggara negara di Kementerian/Lembaga. Kementerian sosial hari ini, merupakan kementerian/lembaga ke sepuluh yang telah diberikan pembekalan oleh KPK, melalui kegiatan PAKU Integritas,” kata Lili Pintauli Siregar, wakil Ketua KPK di Gedung Merah PUtih, KPK.

Ditempat yang sama, Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengatakan, Pendidikan karakter integritas menjadi suatu budaya untuk menangkal praktek-praktek korupsi. Selain perbaikan system yang dilakukan di internal Kementerian Sosial.

Sehingga, Mensos menyambut baik program KPK, meskipun upaya yang sama juga telah dilakukan di jajaran internal Kementerian Sosial. “Tapi mungkin akan lebih mudah, dan akan lebih cepat bersama-sama dengan KPK. Dan esok hari, untuk teman-teman aselon I aka nada diklat untuk itu,” ucapnya.

Sedangkan Nurul Gufron, wakil Ketua KPK, menambahkan, program dan kegiatan bersama Kementerian Sosial tersebut untuk empat tujuan. Pertama, untuk menyatukan visi bahwa, sebagai aparatur negara, harus memastikan bahwa aparat negara menghadirkan fungsi dan tugas negara, dalam kerangka menyelesaikan masalah-masalah sosial.

“Kalau sudah empati dan kemudian kesadaran akan kehadiran dan tugasnya untuk menghadirkan negara dalam menuntaskan masalah sosial, kami yakin kesadaran itu akan menumbuhkan komitmen dan kemudian ada kesedaran bahwa, baik uang yang ia kelola maupun wewenang yang dilimpahkan kepada jajaran kemensos akan dilaksanakan secara konsisten untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial di Indonesia,” ucapnya.

Sehingga, tidak akan terjadi lagi korupsi di kementerian sosial. “Itu yang kami laksanakan, dan Bu Menteri juga telah melaporkan dan menyampaikan progresnya, beberapa hal yang telah dilakukan untuk meningkatkan integritas dari dalam diri pejabat dilingkungan Kemensos. Mulai dari system kepegawaiannya, yaitu dengan memastikan semua layanan kepegawaian tidak ada lagi kegiatan layanan yang berbau ada uang-uang,” jelas Gufron.

Kedua, setiap belanja negara, tidak hanya selesai pada laporan. Tapi dipastikan, apa yang menjadi sasarannya sampai. “Misalnya sembako, tidak hanya sampai pada laporan, selesai. Tapi dipastikan pada obyek, sasaran yang menjadi target itu, barangnya sampai,” tegasnya.

Ketiga tentang pengawasan internal. “Nah disadarkan, bahwa fungsi Irjen adalah fungsi mengingatkan, bukan fungsi untuk mencari kesalahan. Maka setiap jajaran di kementerian itu terbuka, membuka diri untuk saling memperbaiki jika ada kesalahan. Sehingga harapannya adalah, kalau selesai ditingkat pengawasan internal, tidak ada lagi pengawas eksternal. Apalagi kemudian harus penegak hukum yang turun,” tuturnya.

Sedangkan Keempat, perlunya system punishment and reward yang tegas. Agar punnishmen dapat menjadi contoh dan reward dapat memberi motivasi.

“Jadi kalau salah dihukum dengan semua statifikasi mulai dari pembinaan sampai pada penghukuman. tapi juga system rewardnya harus jelas. Bahwa siapa yang berprestasi, yang berkinerja baik, tentu direward secara sesuai dengan kinerjanya. Kalau punishment dan reward tidak jalan, maka akan menjadi contoh bahwa yang salah tidak ada apa-apanya. Sebaliknya, jika tidak ada reward maka motivasi tidak akan terpacu. Itu yang telah disampaikan Bu Risma, dalam kerangka merawat, menjaga, dan untuk meningkatkan integritas setiap aparat di jajaran Kemensos,” ucapnya. (Using)

Berita Terkini

Gugur Saat Selamatkan Anak Tenggelam

Sumbawanews.com,- Pantai Nirun Lear Ngursoin, Desa Danar, Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, menjadi saksi keberanian luar biasa yang berakhir dengan duka...

Ajudan Danrem Ikut Jogja Marathon Tanpa Bib

Sumbawanews.com,- TNI AD membuka suara terkait kontroversi yang muncul setelah seorang ajudan Danrem 072/Pmk, Kapten Inf Dwi Satrio, terlihat ikut serta dalam Jogja Marathon...

Toy Story 5: Ketika Mainan Jadi Cermin Dunia Digital Anak

Sumbawanews.com,- Alih-alih sekadar melanjutkan petualangan mainan kesayangan, Toy Story 5 hadir sebagai refleksi tajam tentang realitas digital yang semakin mengikat anak-anak—bukan hanya sebagai alat...

Baku Tembak di Kanada, Dua Orang Tewas

Sumbawanews.com,- Ottawa — Sebuah insiden kekerasan memicu kepanikan di sebuah kawasan permukiman tenang di Ottawa, Kanada, pada Senin malam waktu setempat. Dua orang tewas...

Berita Utama