Sumbawanews.com,- Ottawa — Sebuah insiden kekerasan memicu kepanikan di sebuah kawasan permukiman tenang di Ottawa, Kanada, pada Senin malam waktu setempat. Dua orang tewas dalam baku tembak antara polisi dan seorang pria bersenjata yang diduga mengancam warga sipil. Kedua korban adalah petugas kepolisian dan pelaku, yang langsung tewas di tempat kejadian.
Menurut pernyataan resmi Kepolisian Ottawa, insiden bermula ketika petugas mendapat laporan tentang seorang pria bersenjata api yang berjalan di sepanjang jalan, mengancam warga dengan senjata laras panjang. Tim respons cepat segera dikerahkan, dan saat mendekati lokasi, pelaku membuka tembakan terlebih dahulu. Dua petugas yang berada di garis depan terluka parah dan tewas sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.
Saksi mata menggambarkan suasana mencekam: “Saya mendengar tiga tembakan berturut-turut, lalu hening. Tidak ada teriakan, hanya suara langkah kaki cepat dan sirene yang datang dari kejauhan,” kata Linda Moreau, warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian.
Setelah baku tembak, petugas berhasil mengepung pelaku di halaman belakang sebuah rumah. Dalam proses penangkapan, pelaku kembali menembak dan terlibat pertukaran tembakan intens selama lebih dari lima menit. Ia tewas ditembak balas oleh petugas. Identitas pelaku belum dirilis secara resmi, namun otoritas menyatakan bahwa tidak ada indikasi keterlibatan terorisme atau motif politik.
Pihak kepolisian juga memastikan tidak ada korban sipil lainnya. Tiga warga yang sempat terjebak di rumah sekitar lokasi berhasil dievakuasi dengan selamat. Sebuah area seluas dua blok di sekitar tempat kejadian ditutup sementara untuk keperluan penyelidikan forensik dan pengamanan.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini. “Kami berduka atas kehilangan dua petugas polisi yang berani menjalankan tugasnya demi keselamatan masyarakat. Mereka adalah pahlawan yang tak kenal takut,” ujar Trudeau dalam pernyataan resminya.
Penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung untuk menentukan latar belakang pelaku, termasuk riwayat kesehatan mental dan hubungannya dengan korban atau lingkungan sekitar. Otoritas menegaskan bahwa tidak ada ancaman keamanan yang berkelanjutan bagi publik, namun masyarakat diminta tetap waspada dan melaporkan setiap perilaku mencurigakan.
Upacara penghormatan terhadap dua petugas yang gugur direncanakan akan digelar dalam waktu dekat. Pemerintah Kanada juga mengumumkan akan memberikan penghargaan pascakematian kepada kedua petugas tersebut.















