Home Blog Page 2404

Bakamla RI Bahas Implementasi Strategi Pengamanan Laut Natuna Utara

(Jakarta).  Kompleksitas situasi di wilayah Perairan Natuna Utara, masih menjadi fokus perhatian Bakamla RI dalam formulasi strategi penanganan di bidang keamanan dan keselamatan laut. Serius menanggapi hal ini, Direktorat Strategi Keamanan Laut Bakamla RI menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Monitoring dan Evaluasi Strategi Keamanan Laut, di Jakarta Pusat, kemarin.

 

Rakernis dengan tema “Sinergitas dan Kolaborasi adalah Kunci Menuju Implementasi Strategi Pengamanan Laut di Laut Natuna Utara”, dihadiri oleh berbagai narasumber dan peserta dari perwakilan instansi terkait keamanan dan keselamatan laut di Indonesia.

 

Dibuka oleh Deputi Kebijakan dan Strategi Bakamla RI Laksda Bakamla Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr.(Han)., kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (19/11/2021), berisikan dua sesi seminar di rapat hari pertamanya.

 

Wakil Asisten Operasi Kasal Laksma TNI Wasis Priyono, S.T., M.Tr.(Han), dan Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara Wilayah Laut dan Udara Badan Nasional Penanggulangan Perbatasan (BNPP) Siti Metrianda Akuan, S.T., M.Si., turut hadir sebagai narasumber di seminar sesi pertama. Bertindak sebagai moderator, Analis Hukum Madya Bidang Polhukam Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Andy Aprianto, S.H., M.Si.

 

Tidak hanya itu, kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring ini masih berlanjut hingga seminar sesi kedua. Ketua Departemen Hukum, Advokasi dan Perlindungan Nelayan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Dr. Drs. Ahmad Yani, S.H., M.H., CLA., Sub Koordinator Strategi Operasi Ditjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Muhammad Ikhsan, S.ST.Pi., M.Si., dan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Natuna Tukino Sucipto, hadir sebagai narasumber di seminar sesi kedua. Kali Ini, bertindak selaku moderator adalah Kasi Perencanaan Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Letkol Bakamla Angga Reza, S.H., M.Si.

 

Pembahasan dalam Rakernis ini berlangsung hangat, yang tak jarang terlontar pertanyaan kritis seputar tindak pengamanan di Laut Natuna Utara. Tidak hanya membahas tentang langkah-langkah implementatif yang dapat dilakukan untuk mengamankan Laut Natuna Utara, namun juga payung hukum, langkah sinergi dan kolaborasi antar instasi, dan penyamaan pola pikir, turut dibahas dalam pertemuan ini.

 

Direktur Strategi Keamanan Laut Bakamla RI Laksma Bakamla Joko Sutrisno, M.Si.(Han) turut hadir beserta jajaran Pejabat Eselon III dan IV Bakamla RI. Tidak hanya itu, kegiatan juga dihadiri oleh puluhan perwakilan instansi terkait keamanan dan keselamatan laut, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Bdr)

Barapan Kebo Primadona Stand Asparnas Sumbawa di NTB Expo 2021 Mandalika

Mataram, sumbawanews.com – Asosiasi pariwisata nasional (Asparnas) Sumbawa mengambil tempat pada STAN NTB Expo 2021 di Arena Parkir Utama Sirkuit Mandalika (Pertamina Mandalika International Circuit) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yang akan berlangsung dari tanggal 19 hingga 21 November 2021 mendatang. Demikian disampaikan Sekretaris Umum DPC Asparnas Sumbawa Nasrudin, Jum’at (19/11).

Dikatakan, dari sekian banyak destinasi wisata yang disampaikan kepada para pengunjung, barapan kebo memiliki potensi dan daya tarik yang paling besar untuk dilihat oleh para wisatawan. “Ada tiga ratusan lebih stand UKM yang ada di Wilayah Mandalika yang merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang kemudian dijadikan sebagai sirkuit internasional,” ucapnya.

Disebutkan, kehadiran Asparnas Sumbawa di NTB Expo 2021 Mandalika, untuk lebih mengenalkan pariwisata Sumbawa Dimata Dunia Internasional. Terlebih lagi lokasi tersebut merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia yang menawarkan konsep pariwisata berwawasan lingkungan yang diharapkan menjadi destinasi wisata kelas dunia.

“Asparnas sangat matching dengan hal ini , menawarkan wisata budaya dan keindahan alam, seperti Pulau Moyo, Hiu Paus Teluk Saleh dan Aneka Kulinernya,” ujarnya.

Diantara pengunjung, Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd dan Duta Besar dari Negara Bela Rusia, Valery Kolesnik, tertarik dengan profil dari Pariwisata budaya Barapan Kebo ( Buffalo Race) yang ada di Kabupaten Sumbawa.

“Wow karapan kebo itu apakah mirip seperti balapan banteng yang ada di Eropa ataupun di luar daerah Indonesia. Saya sangat berminat untuk mengikutinya,” ucap dia, yang didampingi Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Riky Trisnadi SE MSi.

Riki Trisnadi mengatakan, World Superbike Championship (WSBK) Mandalika menjadi momentum membangkitkan dan menggairahkan kembali perekonomian Sumbawa. khususnya melalui kebangkitan UMKM Sumbawa.

Ketua DPRD, Abdul Rafiq memberikan apresiasi atas upaya Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan serta Asparnas Sumbawa yang mengikuti NTB Ekspo 2021. “Ini adalah momen yang sangat berharga, yang multiplayer efeknya dapat dirasakan oleh pelaku UMKM dan Pariwisata kita, disana bisa melihat UMKM lainnya dalam membangun usahanya, apa saja yang ditawarkan, bagaimana pengemasan dan strategi pemasaran yang dilakukan, Saatnya UMKM kita naik kelas,” ujar Rafiq yang juga ketua ikatan keluarga Lombok Sumbawa.

Diakui, Event WSBK menarik animo penonton dan pengunjung yang sangat besar baik dari kalangan wisawatan asing maupun domestik. Sehingga menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mempromosikan produk UMKM Sumbawa.

“tampil di ajang balap motor yang terkenal di dunia, strategis untuk memperluas akses produk UMKM sekaligus memperkuat citra produk UMKM kita di mata dunia,” tutup Rafiq. (Ruf)

Danrem 162/WB : Event WSBK di Sirkuit Mandalika Sejarah Indah Dari NTB Untuk Indonesia dan Dunia

Lombok Tengah – Sekitar 1000 anggota jajaran Korem 162/Wira Bhakti melaksanakan nonton bareng gelaran World Superbike (WSBK) Indonesia 2021 di Pertamina Mandalika Street Circuit Kuta Mandalika Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (19/11/21)

Kegiatan nonton bareng ini dilakukan jajaran Korem 162/WB sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan atas diselenggarakannya event motor balap kelas dunia di Indonesia khususnya di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. S.Sos. S.H. M.Han. yang ikut hadir bersama Gubernur NTB serta Kapolda NTB mengatakan bahwa gelaran WSBK di Sirkuit Mandalika ini merupakan sebuah sejarah indah dari NTB untuk Indonesia dan dunia.

“Ini merupakan sebuah sejarah indah dari NTB untuk Indonesia dan dunia, dan juga menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kita semua khususnya jajaran Korem 162/WB yang dengan sepenuh hati dan segenap kemampuan bersama Polri dan pemerintah daerah bekerja bersama-sama untuk merealisasikan demi suksesnya penyelenggaraan event dunia Superbike ini,” ungkapnya.

Danrem juga sangat mengharapkan agar semua lapisan masyarakat, baik di NTB maupun seluruh Indonesia agar menjadikan event WSBK ini momentum kebangkitan sebagai anak bangsa untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Anggota jajaran Korem 162/WB hadir dipimpin oleh para Komandan Satuan masing-masing dan dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan area menonton yang disediakan panita.

Antusiasme mereka tampak saat para pembalap WSBK memulai sesi Free Practice 1 (FP1), berbaur dengan para penonton dari berbagai kalangan yang juga tak kalah antusiasnya.

Dalam sesi FP1 yang digelar hari ini, pembalap dari Team Pata Yamaha asal Turki Toprak Razgatlioglu tampil dominan di trek baru Pertamina Mandalika Street Circuit dengan catatan waktu 1 menit 37,957 detik jauh unggul dari saingan terdekatnya Jonathan Rea dari Kawasaki Racing Team yang berada di posisi kedelapan.

Korem 174 Bersama Kodim 1707 dan Masyarakat Merauke Gelar Jumat Bersih di Tempat Publik dan Bersejarah di Kota Merauke

(Merauke).  Guna menjaga kebersihan lingkungan  dan memelihara serta  peduli terhadap kebersihan lingkungan di wilayah Kabupaten Merauke, Korem 174/ATW Merauke bersama Kodim 1707/Merauke dan masyarakat Kabupaten Merauke menggelar apel Jumat Bersih dengan agenda mengusung tema “Karya Bakti TNI Wujud Nyata Pengabdian Untuk Rakyat”.

 

Kegiatan karya bhakti berupa pembersihan sampah menyasar di sejumlah tempat publik dan tempat bersejarah di wilayah kota Kabupaten Merauke, Papua, diikuti 150 orang dengan Koordinator Perwira Seksi Komunikasi Sosial Staf Teritorial Korem 174/ATW Merauke  Mayor Arm Hasanudin, Jumat (19/11/2021).

 

Kegiatan  Jumat Bersih tersebut dimaksudkan untuk memelihara kebersihan lingkungan termasuk tempat-tempat umum, sehingga terasa nyaman digunakan setiap saat serta  memotivasi dan menumbuhkan kepedulian  kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di sekitarnya.

 

Kegiatan Bhakti Sosial Jumat Bersih dengan sasaran tempat ibadah, fasilitas umum dan tempat bersejarah yang ada di Kota Merauke serta di beberapa  titik sentral dan tempat publik lainnya di Kota Merauke diantaranya Gereja, TMP Trikora dan Tugu Pepera yang terletak  di Jalan Raya Mandala dan sejumlah lokasi pemukiman masyarakat dan pertokoan sepanjang jalan di Kota Merauke.

 

Dalam kegiatan bhakti sosial tersebut selain anggota Makorem 174/ATW dan Makodim 1707/Merauke juga para Babinsa jajaran Kodim 1707/Merauke, anggota Yonif 757/GV serta sejumlah masyarakat membersihkan sampah secara gotong royong.

 

Ketua RT. 01 Jln. Sulawesi, Kelurahan Karang Indah, Kabupaten Merauke, Bapak Emanuel yang ikut serta dalam pelaksanaan kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih banyak kepada Korem 174/ATW, Kodim 1707/Merauke dan Batalyon Infanteri 757/Ghupta Vira yang telah melaksanakan karya bhakti membersihkan tempat-tempat umum dan salah satunya Tugu Pepera yang merupakan tempat bersejarah di Kota Merauke, Papua.

 

“Dengan adanya kegiatan karya  bhakti seperti ini menjadikan lingkungan tetap bersih dan saya berharap kegiatan seperti ini kedepannya dapat terus dilakukan,” ucap Bapak Emanuel. (Bdr)

 

Kanwil-Kabupaten/kota Kemenag dan Forum Guru Dilarang Koordinir Penyusunan-Penggandaan Soal Ujian Madrasah

Jakarta, sumbawanews.com – Kemenerian Agama Kabupaten/Kota dan Kanwil Kemenag Provinsi dilarang mengkoordinir penyusunan dan penggandaan soal ujian-ujian pada madrasah. Larangan tertuang dalam surat edaran Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK), Ditjen Pendidikan Islam tertanggal 18 November 2021, yang ditandatangani Direktur KSKK Madrasah M Isom Yusqi, ditujukan kepada para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia.

Larangan yang sama juga berlaku bagi forum guru, baik Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), maupun Kelompok Kerja Madrasah (KKM) pada berbagai tingkatan. “Kemenag Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag Provinsi, dan forum MGMP, KKG, KKM pada berbagai tingkatan dilarang mengkoordinir penyusunan dan penggandaan soal ujian-ujian pada madrasah,” tegas Isom di Jakarta, Jumat (19/11).

Menurut Isom, kewenangan dan tanggung jawab madrasah dalam pelaksanaan penilaian hasil belajar di madrasah dilakukan oleh guru mata pelajaran dan Kepala Madrasah. Forum MGMP, KKG, KKM, sesuai tugas dan fungsinya, hanya menjadi forum sharing pengetahuan meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan penilaian hasil belajar.

Pelaksanaan penilaian hasil belajar di madrasah, lanjut Isom, meliputi Penilaian Harian (PH), Penilaian Akhir Semester (PAS), Penilaian Akhir Tahun (PAT) dan Ujian Madrasah (UM). Semua itu pelaksanaannya menjadi kewenangan dan tanggung jawab masing-masing satuan pendidikan madrasah.

“Kegiatan penilaian hasil belajar di madrasah bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta didik dalam mencapai standar kompetensi lulusan (SKL) sesuai dengan kurikulum yang berlaku,” terangnya.

Agar penilaian hasil belajar di madrasah berjalan efektif dan efisien, Isom minta penyelenggaraan berbasis komputer (CBT) dengan memanfaatkan aplikasi ujian berbasis komputer yang telah disediakan secara gratis oleh Kementerian Agama RI. “Misalnya, dengan memanfaatkan CBT yang tersedia pada aplikasi e-Learning Madrasah,” ujarnya. (Using)

LFC vs UNDIKMA Berakhir Imbang

Lombok Football Club (LFC) kembali menggelar pertandingan uji coba jelang Liga 3 Asprov NTB. Kali ini lawan LFC adalah tim sepak bola Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) Mataram. Pertandingan di lapangan Gebang, Kamis 18 November sore, berakhir dengan skor sama kuat 2-2.

Pertandingan melawan Undikma, LFC memainkan tiga pemain asal Papua. Duet striker Paulus Isak Onna dan Edwin Harold Iboy serta pemain belakang Andresius Kristian Bonsapiah.

Pemain LFC membuat gol cepat melalui kaki Edwin di menit 4 tercipta dari umpan satu-dua dengan Paulus. Sentuhan Paulus mengecoh pemain bertahan Undikma, Ia kemudian mengirimkan bole ke Edwin dan gol tercipta dengan mudah.

Setelah gol ini, Undikma bermain ngotot berupaya menembus pertahanan LFC. Seperti duet striker, back asal Sorong, Andresius Kristian Bonsapiah bermain tenang. Beberapa kali ia menghalau umpan terobosan dari gelandang serang Undikma. Hingga turun minum skor 1-0 untuk LFC tak berubah.

Di babak kedua, pemain Undikma mengambil inisiatif serangan. Lini tengah Undikma cukup lihai menguasai bola. Beberapa kali umpan terobosan yang dilakukan pemain2 Undikma sanggup menerobos lini bertahan LFC. Beruntung bagi LFC, karena penyelesaian akhir striker2 Undikma kurang tenang.

Kreativitas lini tengah LFC tak berjalan maksimal, Paulus dan Edwin beberapa kali mengambil inisiatif menjemput bola. Petaka terjadi di menit 73, Parlian Agung Dewantara menyamakan kedudukan. Memanfaatian kesalahan komunikasi lini belakang LFC, Dewa dengan tenang menceploskan bola.

Gol ini membuat LFC kembali berinisiatif menyerang. Memanfaatkan kecepatan sayapnya tim asuhan Hamzah Wardi dan Margono ini menusuk. Tapi banyak bola kandas oleh solidnya lini belakang Undikma.

Buntunya serangan membuat pemain LFC, Aldy mencoba menendang bola dari jarak jauh. Hasilnya di menit 76, tendangannya membentur mistar gawang Undikma. Skor nyaris bertambah untuk LFC.

Lewat skema serangan dari sayap kiri, akhirnya LFC benar-benar mencetak gol di menit ke 82. Paulus yang menerima umpan silang dengan tenang menceploskan bola. Skor 2-1 untuk LFC. Gol ini rupanya tak bertahan lama, sehingga pada menit 82 pemain Undikma Slamet Riyadi menyamakan skor 2-2 setelah memanfaatkan kemelut di muka gawang.
Hingga peluit akhir pertandingan ditiup, skor imbang tetap bertahan.

Presiden LFC H. Bambang Kristiono, SE (HBK) seusai pertandingan memberikan catatan khusus, meski bertajuk laga persahabatan tapi ia menilai komposisi tim masih butuh berbagai pembenahan. Menurutnya, pemain antar lini di LFC belumlah merata.

“Yang kita mainkan ini adalah pemain2 yang belum bermain pada laga sebelumnya. Cuma secara kemampuan, memang masih harus ditingkatkan,” katanya.

HBK menilai pertandingan persahabatan yang digelar sekaligus menjadi ajang evaluasi untuk membentuk komposisi pemain yang solid. Pekan depan pemain-pemain LFC akan mulai mengarungi Liga 3 Asprov NTB.

“Performa pemain baru dari Papua cukup memuaskan. Tinggal selanjutnya kita asah lagi pemain yang lain,” ujarnya.

“Saya optimis komposisi terbaik akan tampil di kompetisi Liga 3 nanti,” sambungnya.

Sementara itu, Juru Bicara LFC Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, skuad inti dari LFC masih terus digodok oleh pelatih. Pertandingan melawan Undikma kian menunjukkan performa individu pemain. Selain skill, daya tahan serta daya juang di lapangan perlu ditingkatkan.

“Determinasi sepak bola itu berjalan 90 menit. Kalau fisik habis sebelum pertandingan selesai, maka kita akan kedodoran. Satu menit di sepak bola itu berarti dan gol bisa tercipta,” katanya.

Untuk itu, sesuai arahan Presiden LFC kepada tim pelatih komposisi pemain inti dan cadangan diharapkan tak berbeda jauh sehingga rotasi dapat berjalan baik. Kompetisi Liga 3 NTB akan berjalan cukup padat, ada 10 tim yang harus dihadapi oleh LFC di fase pertama.

“Pertandingannya hanya jeda sehari, bahkan ada yang berturut-turut. Kalau cadangan kurang siap, maka skuad inti kesulitan pelapis. Saya yakin skuad inti dan pelapis nanti benar-benar sepadan disaat kompetisi berjalan,” tambahnya.

Presiden: Indonesia Serius Tangani Perubahan Iklim

Bogor, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo meninjau langsung Persemaian Modern Rumpin di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat, (19/11). Kunjungan ini menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam menangani dampak perubahan iklim.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia serius dalam menangani dampak dari perubahan iklim dan kita tunjukkan _nursery center_ ini yang bisa setahun memproduksi kurang lebih 12 juta bibit,” ujar Presiden dalam keterangannya selepas peninjauan.

Sejumlah bibit pohon yang disiapkan di sini nantinya akan ditanam di lahan-lahan kritis yang membutuhkan. “Tadi saya ditunjukkan mengenai bibit albasia atau sengon, kemudian bibit _eucalyptus_, kemudian ada bibit jati, ada juga bibit mahoni yang semuanya kita produksi di sini dan kita harapkan nanti di bulan Januari bibit-bibit ini sudah mulai keluar untuk ditanam di tempat-tempat yang sering banjir, yang sering longsor, yang memerlukan rehabilitasi untuk lahan-lahan kritis,” jelasnya.

Presiden berharap dengan membangun pusat persemaian seperti di Rumpin, bisa memperbaiki lingkungan dan menangani dampak perubahan iklim di sisi hulu. Presiden menargetkan akan membuat kurang lebih 30 pusat persemaian serupa dalam tiga tahun ke depan.

“Kita akan membikin dalam tiga tahun ke depan kurang lebih 30 seperti ini dari pemerintah. Tetapi juga saya akan memaksa mengharuskan semua perusahaan kelapa sawit, perusahaan pertambangan untuk juga menyiapkan _nursery-nursery_ seperti ini sehingga juga akan terjadi perbaikan-perbaikan di lingkungan di mana pertambangan itu ada, di mana kebun sawit itu ada,” tandasnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dalam keterangan tertulisnya menyebut, sejak tahun 2020 telah dipersiapkan sebanyak enam lokasi pusat persemaian dan secara bertahap akan dibangun.

Beberapa pusat persemaian yang akan dibangun antara lain, Pusat Persemaian Rumpin di Provinsi Jawa Barat seluas 128 hektare, kapasitas 16 Juta bibit. Pusat Persemaian IKN di Kawasan Hutan Produksi, Desa Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur seluas 120 hektare, kapasitas 15 juta bibit per tahun.

Pusat Persemaian Danau Toba di Kawasan Hutan Lindung Blok Sibisa, Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, luas 37,25 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun. Pusat Persemaian Labuan Bajo seluas 30 hektare, di Kawasan Hutan Produksi Satar-Kodi, Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, luas 30 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun.

Pusat Persemaian Mandalika berlokasi di Kawasan Hutan Lindung, Rembitan-Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, luas 35,25 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun; dan Pusat Persemaian Likupang di Kawasan TWA Batu Putih, Batu Putih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara seluas 30.33 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun.

“Nursery Centre Rumpin akan menjadi contoh untuk penyelesaian kelima _nursery_ lainnya. _Nursery Centre_ Rumpin merupakan model pekerjaan _public-private partnership_ (KLHK-PUPR-APRIL). Pekerjaan utama persemaian telah selesai konstruksi. Produksi bibit 1 juta sebulan atau 12 juta setahun,” ujar Menteri LHK.

Presiden tiba di Persemaian Modern Rumpin sekitar pukul 09.33 WIB bersama sejumlah duta besar negara sahabat, yaitu Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins, Duta Besar Kanada untuk Indonesia Cameron MacKay, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket, dan Country Director Bank Dunia Satu Kahkonen.

Selepas melihat video tentang pusat persemaian tersebut, Presiden mengajak para dubes berkeliling meninjau sejumlah fasilitas, seperti area perkecambahan, area rumah produksi, area aklimatisasi, hingga area penanaman terbuka.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau Persemaian Modern Rumpin antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Ajak Sejumlah Dubes
Dalam peninjauan tersebut, sejumlah duta besar (dubes) negara sahabat juga akan turut serta. Para dubes tersebut turut bergabung sejak dari Istana Bogor. Para dubes yang hadir antara lain Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim, Duta Besar Kanada untuk Indonesia Cameron MacKay, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket, dan Country Director Bank Dunia Satu Kahkonen.

Di Persemaian Modern Rumpin, Presiden dan para dubes akan meninjau sejumlah fasilitas seperti area rumah perkecambahan, area rumah produksi, hingga kolam air dan sedimen.

Usai melaksanakan salat Jumat di Masjid At-Taqwa, Komplek Balai Diklat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Presiden direncanakan akan kembali ke Istana Bogor.

Turut mendampingi Presiden dalam perjalanan menuju Rumpin antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo. (Setpres/using)

Garam Tsamora dan MJ Bersiap Masuki Pasar

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dua merk dagang, yakin Tsamora dan MJ jalani uji SNI Garam Konsumsi Beryodium pada 15-18 November 2021. Sebelumnya Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa telah rangkaian kegiatan pelatihan sertifikasi SNI dan Izin Edar yang dilaksanakan September 2021 silam, dan Pelatihan Penyelia Halal pada awal November yang lalu.

“Tsamora adalah merk dagang Pabrik Pengolahan Garam Sentra IKM Kecamatan Tarano, dan MJ adalah merk dagang IKM Kecamatan Utan,” kata Riki Trisnadi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, di ruang kerjanya, Jum’at (19/11).

 

Diungkapkan, Pengujiang SNI itu dilaksanakan oleh Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) Semarang, Kementerian Perindustrian RI. “tiga Auditor BBTPPI Semarang berada di Sumbawa selama 4 hari, melakukan observasi, uji petik produk garam, dan wawancara langsung di dua lokasi berbeda. Tarano dan Utan,” ucap Riki, sapaan akrab Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa.

Ditegaskan, Uji SNI terhadap garam Tsamora dan MJ adalah landasan pacu untuk masuk ke pasar yang lebih luas. “Dengan sertifikasi SNI pada komoditas garam konsumsi yang kita miliki, maka kita akan punya modal untuk bersaing dengan merk garam konsumsi lainnya yang berasal dari luar daerah. Pada waktu yang sama, kita akan memberikan jaminan keamanan dan kelayakan bagi konsumen. Kita bersiap masuki persaingan pasar,” Ujar Riki.

Dijelaskan, SNI adalah standard yang diterapkan oleh Badan Standardisasi Nasional dan berlaku secara nasional, dan garam konsumsi adalah produk wajib ber-SNI. “Uji SNI terhadap 2 produk garam konsumsi tersebut meliputi uji aspek produksi, mutu produk ,manajemen dan administrasi yang selanjutnya akan dipantau konsistensi penerapan mutu dan SOP setiap tahunnya,” tambah Riki.

Disebutkan, Tsamora adalah merk dagang milik Pabrik Pengolahan Garam di Sentra IKM Desa Labuhan Bontong, Kecamatan Tarano yang dibangun melalui Dana DAK Tahun 2020, dengan pengelolaannya di bawah Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa. Pabrik ini beroperasi dengan berkolaborasi dengan Universitas Samawa, Koperasi Tegar Sejahtera, dan Gapoktan Desa Labuhan Bontong. Sedangkan, Merk MJ adalah milik IKM Koperasi Anak Nelayan Bajo yang sudah 3 tahun didampingi oleh Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Samawa.

Menurut Riki, sebelumnya, sudah ada 2 merk dagang yang sudah ber-SNI. Garam Konsumsi Beryodium Merk Lato Let, Desa Labuhan Kuris, difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Merk Delsi, Desa Pernek, Moyo Hulu yang difasilitasi melalui APBD Kabupaten Sumbawa Tahun 2020.

Sementara itu, merk Tsamora dan MJ difasilitasi oleh Kementerian Perindustrian RI pada Tahun ini. Ke depan, Dengan bertambahnya 2 merk dagang yang telah melalui uji SNI, maka akan terdapat 4 merk dagang ber-SNI di Kabupaten Sumbawa.

“Ini cukup menggembirakan, apalagi pabrik pengolahan garam kinerjanya terus ditingkatkan guna melayani IKM, dan para petambak garam untuk meningkatkan mutu garam bahan baku, sehingga kami optimis menargetkan untuk memproduksi garam industri. Tapi itu bisa terwujud jika terjadi kolaborasi yang baik antar pihak yang berkepentingan, termasuk para pengusaha dan insan pers,” ujar Riki.

Dikatakan, Industri pengolahan garam dengan orientasi pada garam industri dan garam konsumsi menjadi perhatian serius Pemda Sumbawa dalam 2 tahun terakhir ini. Dimulai dengan pembangunan pabrik pengolahan garam di Kecamatan Tarano melalui DAK tahun 2020, penyusunan roadmap industrialisasi garam kerja sama dengan UPN Yogyakarta, Pendampingan masyarakat kerja sama dengan Universitas Samawa, dan standardisasi produk melalui kemitraan dengan Pemerintah Pusat. Setelah SNI, izin edar BBPOM kemudian. (Using)

Hotel Bintang lima Di Oro-oro Ombo Gelar Event Indor Abai Prokes, Diduga Satgas Covid Kota Batu Terkesan Tebang Pilih Tegakkan Aturan, Betulkah?

Batu, sumbawanews.com —– Turun level 3 ke level 2 membuat membuat paran pelaku usaha yang ada disektor pariwisata dan perhotelan sedikit bernafas lega, dimana para wisatawan sudah mulai berani untuk berkunjung ke kota batu dan sekitarnya.

Hal ini bisa dilihat dari mulai naiknya tingkat hunian hotel yang ada di kota batu dan sekitarnya, akan tetapi sangat disayangkan, sebagian besar para pengunjung sudah mulai abai akan prokes, disaat ada pelandaian kurve covid 19 ke level 2 di kota batu dan sekitarnya
Melihat hal ini yoehanes aktifis pintu rakyat menilai adanya penegakan hukum terkait protokol kesehatan Covid-19 di Indonesia khususnya di kota batu dan sekitarnya masih tebang pilih.
“Tentu kita melihat fenomena seolah-olah penegakan hukum atau law enforcement ini kadang-kadang tebang pilih, satgas tegas pada warung kaki lima dan masyarakat difasilitas umum, namun tidak pada kerumunan yang berada dihotel-berbintang” jelasnya
Perbedaan penerapan protokol kesehatan Covid-19 hingga saat ini menjadi tanda tanya bagi masyarakat.
“Hal ini jadi tanda tanya di masyarakat ada apa penegakan hukum kita terkait masalah Covid-19 ini, kerumunan, physical distancing dan sebagainya tidak tegas dan menyeluruh jika itu menjadi standar pada seluruh perusahaan,” ujarnya
“Ya seperti kerumunan event di beberapa event yang ada dilaksanakan di salah satu hotel bintang lima di daerah oro-oro ombo kota batu (17/11/2021)” ungkap pria alumni um jember ini.
Di tempat berbeda riko (nama samaran) salah satu satu kayawan di hotel tersebut mengungkapkan sering ada acara disini mas, namun pas acara satgas covid 19 dan pernah ada dari petugas satgas covid kota batu, ungkapnya (18/11/2021)
” sering ada event tapi ada satgas yang dilibatkan atau tidak saya tidak tau ”
Padalah sebebarnya pas kegiatan ada didalam yang berisifat indor peserta jarang bahkan tidak pernah pakek masker, tandasnya
” ya sebagian besar banyak yang gak pakek masker, kalaupun ada ya beberapa, dan dari pihak satgas gak ada yang pantau ” imbuh pria yang sudah tahun bekerja di hotel tersebut
Hingga berita ini turun belum ada pihak yang bisa dimita keterangan terkait dengan hal ini (yus/adi)

Perhelatan WBSK Menghitung Jam, Polres Sumbawa Gencarkan Giat Imbangan

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Perhelatan World Superbike (WSBK) Indonesia Tahun 2021 di Sirkuit Mandalika resmi dimulai Jumat besok , Pengamanan tentu saja mejadi salah satu hal terpenting. Meski WBSK digelar di pulau lombok namun situasi yang kondusif di NTB harus diciptakan. Demikian disampaikan Kapolres Sumbawa, melalui Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, Jum’at (19/11).

Oleh karna itu Polres Sumbawa melaksanakan berbagai giat imbangan, guna menciptakan situasi yang kondusif. “Malam tadi Unit Patroli Sat Samapta Polres Sumbawa (18/11) kembali melaksanakan patroli menggunakan kendaraan R2,” katanya.

Personel patroli mendatangi para pedagang yang menjajakan barang dagangan nya hingga tengah malam. Selain itu, juga mendatangi rumah rumah warga, para personel mengingatkan kepada warga agar segera melaporkan apabila ada kejadian kejadian menonjol yang dapat mengganggu kondusifitas wilayah.

Dijelaskan, kegiatan imbangan ini juga di laksanakan oleh Polsek Jajaran Polres Sumbawa. “Kegiatan imbangan ini tidak hanya di lakukan oleh Sat Samapta namun seluruh Jajaran Polres Sumbawa termasuk Polsek Jajaran. Perhelatan WBSK tinggal menghitung jam, situasi di wilayah hukum Polres Sumbawa juga harus kondusif guna memastikan bahwa di provinsi NTB ini benar benar kondusif,” jelasnya. (Using)

Berita Terkini

Nadiem Makarim Hadapi Sidang Duplik Kasus Chromebook

Sumbawanews.com,- Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi kembali berlanjut di Pengadilan Tipikor Jakarta. Mantan Menteri Nadiem Makarim,...

Prancis Hancurkan Irak 3-0 di Tengah Badai Philadelphia

Sumbawanews.com,- Laga pembuka fase grup Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia berlangsung dramatis—dihentikan dua jam karena badai petir, lalu dilanjutkan dengan dominasi mutlak Timnas...

Hujan Guyur Sebagian Besar Nusantara, BMKG Imbau Waspadai Hujan Lebat di Jawa Barat

Sumbawanews.com,- BMKG memprakirakan hujan ringan akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia pada Selasa, 23 Juni 2026, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat terutama...

Dua Terdakwa Korupsi Wastafel COVID-19 Dinyatakan Bebas

Sumbawanews.com,- Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh membebaskan dua terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan wastafel darurat COVID-19 tahun 2020, menyatakan bahwa...

Berita Utama