Home Blog Page 2403

Pasca WSBK, TNI – POLRI Di Sumbawa Tetap Intens Cipkon Patroli Skala Besar

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Polres Sumbawa semakin intens melaksanakan Kegiatan Patroli dalam rangka pengamanan dan pengawasan PPKM Mikro di wilayah Kab. Sumbawa serta Patroli gabungan Berskala Besar terkait Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan ( KRYD ) dalam rangka giat imbangan Cipta Situasi yang Kondusif pasca Pelaksaanaan Event Kejuaraan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Street Mandalika, pada Senin malam (22/11/2021) sekitar pukul 20.45 wita.

Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK dalam siaran pers melalui Kasi Humas AKP sumardi, S.Sos. menerangkan, kegiatan tersebut diikuti0 Kasat Samapta Polres Sumbawa IPTU Mulyadi, S.H, Kanit Patroli Sat Lantas Polres Sumbawa IPDA Rohmad Rondhi, Kanit I Dalmas Sat Samapta Polres Sumbawa IPDA Husni, Kanit II Dalmas Sat Samapta Polres Sumbawa IPDA Herman Sima, satu Pleton Anggota Kodim 1607 Sumbawa, serta sejumlah Anggota Polres Sumbawa.

dikatakan AKP Sumardi, kegiatan ini diawali dengan Apel Persiapan dipimpin oleh Kasat Samapta IPTU Mulyadi, SH. Patroli Mobile dibagi menjadi 2 (dua) yaitu Patroli penertiban Prokes dan Patroli KRYD Berskala besar dalam rangka mencegah masyarakat di luar wilayah Kota Sumbawa melakukan aksi 3C. sasarannya penertiban kendaraan yang tidak memiliki Surat – Surat , kendaraan yang menggunakan Knalpot Racing dan membawa Senjata Tajam atau Sajam, ujarnya.

dipaparkan Kasi Humas, petugas gabungan mendatangi lokasi – lokasi yang dianggap ramai untuk dilakukan himbauan terkait PPKM Mikro yang sedang berlaku saat ini dan Melakukan Patroli mobile terhadap jalur – jalur yang dianggap rawan. di Simpang Sernu Kelurahan Lempeh Sumbawa, gabungan team KRYD melaksanakan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka mengantisipasi melintasnya pelaku tindak pidana serta para pengendara yang tidak memiliki kelengkapan dan penggunaan knalpot racing (brong) sekaligus memberikan himbauan terhadap pengendara yang tidak menggunakan masker dalam upaya pencegahan penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Sumbawa.

selanjutnya bertempat Terminal Sumir Payung Kecamatan Labuhan Badas dilaksanakan himbauan serta peneguran terhadap masyarakat maupun para pedagang lapak agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19. “selanjutnya Gabung team KRYD melanjutkan patroli mobile di seputaran kota Sumbawa guna menjaga situasi yang aman dan kondusif,” jelas Kasi Humas. (Using)

Puskesmas Unter Iwes Dikunjungi Tim Sobat NTB

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Puskesmas Unter Iwes, mendapat kunjungan dari Tim Perkumpulan Solusi Anak Bangsa (Sobat) NTB untuk melakukan monitoring dan evaluasi penerapan Pengolahan Gizi Buruk Terintegrasi (PGBT) di 10 Kabupaten/kota se-NTB. Sobat NTB menjalin kerjasama dengan United Nations Children`s Fund (UNICEF – Organisasi PBB yang memberikan bantuan kemanusiaan dan perkembangan kesejahteraan kepada anak-anak dan ibunya di negara berkembang), dalam upaya penurunan angka stunting di NTB.

“Kita melakukan monitoring dan evaluasi implementasi Pengolahan Gizi Buruk Terintegrasi (PGBT) di 10 kabupaten/kota se-NTB. Sebenarnya PGBT ini sudah lama dijalankan oleh dinas kesehatan, ditingkat puskesmas juga dan di posyandu, tapi masih membutuhkan kolaborasi dengan berbagai unsur,” Ida wahyuda, Direktur Sobat NTB di Puskesmas Unter Iwes Selasa (23/11).

Dikatakan, kolaborasi dibutuhkan upaya dalam penurunan stunting, yang menjadi salah satu out put NTB, dalam bentuk kerja-kerja tertintegrasi dengan semua steakholder. “Sehingga PGBT ini menjadi salah satu jalan untuk melakukan itu. Kita melakukan monitoring bersama, disini kana da bappeda, dinas kesehatan, PKK, DPMD baik tingkat provinsi maupun kabupaten,” jelasnya.

Ditegaskan, dengan kolaborasi tersebut, program PGBT tidak jalan sendiri atau hanya menjadi tanggungjawab Dinas Kesehatan semata. Tetapi menjadi tanggungjawab semua unsur hingga tingkat masyarakat.

“Karena peran-peran unsur terkait itu, bisa memberikan dukungan dalam upaya pencegahan dan penanganan gizi buruk. Sehingga harapannya, angka stunting di NTB khususnya di sumbawa itu menjadi kecil,” jelasnya.

Ia menyebutkan, Puskesmas Unter Iwes merupakan puskesmas yang memiliki banyak sumber daya di Kabupaten Sumbawa. Selain itu, Puskesmas Unter Iwes juga memiliki inovasi dalam upaya-upaya pemberdayaan masyarakat, agar masyarakat bisa bertahan, lebih mandiri, khususnya dalam peningkatan derajat kesehatan.

“Terkait program PGBT, unter iwes sudah kami latih tata laksana gizi buruk, untuk bagaimana empat komponen PGBT itu antara lain, rawat inap, rawat jalan, konseling, bisa berjalan. Dan di (Puskesmas) Unter Iwes sudah berjalan semuanya. Sehingga harapannya kedepan tidak ada lagi kasus-kasus gizi buruk di Sumbawa khususnya di wilayah Unter Iwes,” jelasnya.

Ia mengakui, saat ini dibutuhkan dukungan lebih massif untuk program PGBT, agar masyarakat memiliki kesedaran, kepedulian serta pengetahuan. “Artinya puskesmas tidak bisa jalan sendiri untuk membangun itu, karena membangun prilaku dan kesedaran ditingkat masyarakat itu perlu banyak orang,” ucapnya.

Dijelaskan, belum lama ini, Bupati Sumbawa telah menyampaikan dukungan dan komitmen untuk mengawal, khsuusnya peningkatan kapasitas kader dan pengadaan sarana prasarana. “Karena itulah alat untuk membina keluarga. Mudah-mudahan ini bisa memberikan kontribusi yang positif untuk upaya kita dalam percepatan penurunan stunting di Sumbawa,” ucapnya, juga menambahkan, pengolahan gizi buruk terintegrasi di Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu kabupaten untuk diperkuat.

Di tempat yang sama, H.Syarafuddin, Kepala Puskesmas Unter Iwes memberikan apresiasi terhadap kepercayaan dan kunjungan Sobat NTB. “Hari ini saya merasa bangga dan seperti mendapat durian runtuh. Karena banyak ilmu yang saya dapat dari beliau-beliau ini, untuk kemajuan Puskesmas Unter Iwes,” ucapnya.

Namun saat ini, salah satu kendala untuk memberikan pelayanan optimal, yakni lokasi Puskesmas Unter Iwes yang sudah tidak refresentatif dibandingkan dengan masyarakat penerima layanan kesehatan. “Hanya saja, lokasi kami masih sangat sempit. Kalau bisa, relokasi jadi solisi. Karena sudah tidak refresentatif dengan jumlah pengunjung yang datang,” jelasnya. (Using)

BINDA NTB Vaksinasi Masal di Desa Uma Beringin

Sumbawa besar, Sumbawanews.com – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan vaksinasi masal di Dusun Unter Gedong, Desa Uma Beringin Kecamatan Unter Iwes. Dalam vaksinasi tersebut bekerjasama dengan Puskesmas Unter Iwes bersama unsur TNI-Polri setempat.

Pelaksanaan vaksinasi yang digelar sejak sekitar pukul 09.00 wita hingga pukul 15.00 wita tersebut, disuntikkan sebanyak 374 dosis. Dengan rincian, sebanyak 355 untuk dosis pertama dan 19 dosis untuk suntikan dosis dua.

Dari jumlah tersebut, 150 Dosis suntikan menggunakan vaksin sinovac dan 224 dosis vaksin Moderna. Dengan rincian suntikan dosis pertama kepada 139 orang dan dosis kedua kepada 11 orang menggunakan Vaksin Sinovac. Dan sebanyak 216 dosis pertama, serta 8 orang dosis kedua menggunakan vaksin Moderna.

Sekdes Uma Beringin, Muhammad Akazah Hafizh memberikan apresiasi keterlibatan BIN dalam kegiatan vaksinasi, hingga ke tingkat desa khususnya di Dusun Uma Beringin Desa Uma Beringin. Sebab mengindikasikan vaksinasi dan covid-19 mendapatkan perhatian dari berbagai lini.

“Saya Cukup surprise juga. Ternyata dari Badan Intelijen Negara ada perhatian juga untuk kegiatan vaksinasi sampai tingkat desa. Artinya bagus, karena ada perhatian dari segala lini. Tidak hanya dari dinas terkait, ternyata dari BIN juga ada perhatian,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, dari target dua ribu jiwa yang mendapatkan suntikan vaksinasi di Desa Uma Beringin, tertanggal 22 November 2021 telah mencapai 900 orang. Sehingga dengan tambahan sutinkan vaksin sebanyak 374 orang menjadi 1.274 orang, atau mencapai sekitar 65 persen dari target.

Disebutkan, pelakanaan vakasinasi di linkungan Rw.08 Dusun Unter Gedong, karena jumlah masyarakat yang menerima suntikan vaksin di wilayah tersebut masih sangat minim. Bahkan terdapat salah satu RT yang jumlah penerima vakasin masih nol.

“Untuk target sendiri, kita sebenarnya 200 orang. Tapi syukur alhamdulillah, karena kerjasama semuanya. Semua kita berdayakan sampai RT, alhamdulillah capaiannya lebih dari target. Tadinya 200, itu bisa 374 orang,” jelasnya. (Using)

 

Tingkatkan Motivasi Belajar, Satgas Yonif RK 751/VJS Bagikan Peralatan Sekolah

(Jayawijaya). Para pelajar sekolah dasar yang menjadi generasi penerus bangsa harus mendapatkan dukungan dari segala pihak, baik dukungan moril dan material agar tertanam semangat dan motivasi dalam menuntut ilmu hingga mencapai cita-citanya.

 

Hal tersebut menjadi dasar personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS melaksanakan anjangsana dan memberikan bantuan perangkat sekolah berupa tas, buku dan alat tulis kepada para murid Sekolah Dasar Santo Thomas yang berada di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (22/11/2021).

 

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas Letda Inf Ali Sirait menyampaikan bahwa pemberian bantuan peralatan sekolah ini sudah menjadi salah satu program Satgas Yonif RK 751/VJS dalam melaksanakan tugas Pamrahwan di beberapa Kabupaten di wilayah Provinsi Papua.

 

“Pemberian bantuan peralatan sekolah ini sudah menjadi program satgas yang ditujukan kepada sekolah-sekolah yang berada jauh dari kota, selain untuk memberikan semangat para murid dalam belajar dan meringankan beban para orang tua memenuhi kebutuhan para anaknya juga berharap dapat merebut dan menjalin hubungan yang harmonis terhadap para guru,” jelas Pasiter.

 

“Yang membuat kami juga merasa bangga saat membagikan tas tersebut, terlihat seluruh para guru dan murid sangat senang dan bahagia menerima bantuan tersebut,” tambah Letda Inf Ali Sirait.

 

Bapak Yeri Yelipele selaku Kepala Sekolah dan para guru SD Santo Thomas menyambut dengan ramah kedatangan personel Satgas dan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan peralatan sekolah ini.

 

“Saya selaku kepala sekolah mewakili para guru dan murid mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas apa yang sudah diberikan bapak-bapak tentara, semoga bantuan ini bisa bermanfaat buat para murid di sekolah kami ini,” ujar pak kepala sekolah. (Bdr)

 

Menkes: Tetap Waspada

Jakarta, sumbawanews.com – Pemerintah terus memantau perkembangan situasi pandemi Covid-19 secara global. Presiden Joko Widodo menekankan seluruh masyarakat untuk tetap waspada terutama dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Semua gerakan atau kejadian kasus di negara-negara luar negeri ini kita pelajari dengan ketat, kita awasi dengan ketat dan kita laporkan ke Bapak Presiden agar membuat kita tetap waspada terutama di masa Nataru ini,” ucap Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangannya selepas rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, pada Senin, 22 November 2021.

Budi menyebutkan bahwa kasus konfirmasi Covid-19 di Eropa terus mengalami peningkatan yang disebabkan oleh varian delta dan turunannya. Namun, kasus konfirmasi di beberapa negara yang sempat terkena virus korona varian delta sudah mulai melandai.

“India yang dulu pernah puncaknya terkena delta, sekarang masih landai sesudah 195 hari. Contohnya juga Afrika Selatan pernah kena delta juga sekarang melandai sudah 134 hari. Indonesia 124 hari, Maroko 101 hari, dan Jepang 86 hari,” ujar Budi.

Pemerintah juga terus mengamati perkembangan situasi pandemi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang masih terpantau aman. Namun, Budi mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap kenaikan kasus di setiap daerah.

“Walaupun memang jumlahnya masih kecil, _positivity rate_-nya masih rendah, BOR rumah sakitnya juga masih rendah, tapi kita mengikuti daerah-daerah ini agar jangan sampai kita terlambat kalau nanti ada kenaikan,” lanjut Menteri Kesehatan.

Menteri Kesehatan pun meminta pemerintah daerah untuk terus memperhatikan dan meningkatkan kedisiplinan dalam pengetesan dan pelacakan di daerahnya masing-masing. Hal ini dinilai penting untuk mencegah adanya gelombang baru.

“Jadi _testing_ harus dilakukan terhadap orang-orang kontak erat hasil dari _tracing_. Kami melihat kota-kota yang ada kenaikan disiplin untuk tracing kontak eratnya dan melakukan _testing_ bagi orang yang didefinisikan sebagai kontak kerat sudah sangat rendah,” ucap Budi.

Budi mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menyuntikkan 225 juta dosis vaksin Covid-19. Menteri Kesehatan mengimbau masyarakat Indonesia yang belum divaksin untuk segera mendapatkan vaksinasi, terutama untuk para lansia.

“Tidak usah khawatir, vaksin-vaksin sudah terbukti aman, tidak usah ragu-ragu untuk segera divaksin, jangan sampai terjadi apa yang di Eropa bisa terjadi di Indonesia,” tandas Budi. (Setpres/using)

Penerapkan Level PPKM Berdasarkan Capaian Vaksinasi

Jakarta, sumbawanews.com – Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa PPKM di luar Jawa-Bali pada 23 November sampai 6 Desember 2021. Penerapan level PPKM didasarkan pada persentase capaian vaksinasi Covid-19 di masing-masing daerah.

“Dosis vaksinasi yang kurang dari 50 persen dinaikkan menjadi 1 level PPKM. Jadi, terdapat 109 kabupaten/kota di PPKM level 3, kemudian 200 kabupaten/kota di level 2, dan 77 kabupaten/kota di level PPKM 1,” ucap Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangannya selepas rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, pada Senin, 22 November 2021.

Airlangga menyebut bahwa secara keseluruhan, kasus aktif besar mencapai 8.126 kasus atau 0,19 persen dari total kasus. Jumlah tersebut sudah menurun dibandingkan puncak kasus sebelumnya.

Sedangkan, dari segi konfirmasi kasus mingguan, beberapa provinsi di Tanah Air mengalami peningkatan namun masih dalam level asesmen yang sama.

“Kalau kita lihat secara keseluruhan kasus aktif besar 8.126 atau 0,19 persen dari total kasus dan ini sudah turun dibandingkan puncaknya yang lalu hampir 98,58 persen. Kemudian kasus harian itu sebesar 365 kasus dalam 7 hari dan per 21 November 314 kasus, dan di luar Jawa-Bali sebesar 31,53 persen atau 99 kasus, dan Jawa-Bali 215 kasus,” ucap Menko Perekonomian.

Menko Perekonomian menuturkan, kasus reproduktif atau angka reproduktif kasus efektif di Indonesia masih di bawah satu. Namun, dalam dua pekan terakhir terdapat beberapa daerah yang mengalami peningkatan.

“Di luar Jawa-Bali kita lihat bahwa kasus aktifnya ada 4.263 atau 52,46 persen dari kasus nasional sebesar 8.126. Kemudian kasus kematian itu setiap harinya sebesar 3,12 (persen) kemudian kesembuhannya sebesar 96,57 persen,” jelas Airlangga.

“Sumatra _recovery rate_-nya 96,2 (persen), _fatality rate_-nya 3,58 (persen), dan kemudian Nusa Tenggara _recovery rate_-nya 97,41 (persen), _fatality rate_-nya 2,35 persen. Kalimantan _recovery rate_-nya 96,75 persen dan _fatality rate_-nya 3,17 (persen). Kemudian, Sulawesi _recovery rate_-nya 97,22 (persen) dan _fatality rate_-nya 2,64 (persen). Maluku, Papua _recovery rate_ 95,90 dan _fatality rate_ 1,75,” lanjut Airlangga.

Selanjutnya, Airlangga menjelaskan bahwa realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai 66,6 persen, atau sebesar Rp495,77 triliun dari Rp744,77 triliun.

“Di klaster kesehatan Rp135,53 triliun atau 63 persen. Untuk perlinsos Rp140 (triliun) atau 64 persen. Dukungan korporasi juga sudah meningkat dari Rp81,83 triliun atau 50,4 persen, insentif usaha sudah 99,4 persen atau Rp62,4 triliun,” ucap Airlangga. (Setpres/using)

Panglima TNI Kunjungi Mabes TNI AL Dan Mabes TNI AU

Sumbawanews. Com, – Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mengunjungi Mabes TNI AL dan Mabes TNI AU yang berada di Kompleks Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (22/11/2021).

Tiba di Gedung R.E Martadinata Mabes TNI AL,  Jenderal TNI Andika Perkasa disambut langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi pejabat utama Mabes TNI AL. Selanjutnya Panglima TNI bersama Kasal didampingi Kasum TNI Letjen TNI Eko Margiyono menuju Auditorium Denma Mabesal.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa mendapat penjelasan langsung dari Kasal Laksamana TNI Yudo Margono terkait tugas TNI Angkatan Laut.

Di hadapan awak media, Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan bahwa tujuan kunjunganya di Mabes TNI AL adalah untuk memulai orientasi tugas sebagai Panglima TNI. “Saya ingin dijelaskan oleh Kepala Staf Angkatan Laut langsung karena beliau yang paling menguasai AL. Jadi saya ingin mendapat penjelasan langsung dari pimpinan TNI AL tentang semuanya,” ujarnya.

“Hari ini saya memulai kunjungan di Mabes TNI AL dan Mabes TNI AU. Kalau di Angkatan Darat saya sudah tahu persis tugasnya, sehingga fokus saya adalah ke Markas Besar Angkatan Laut dan Angkatan Udara,” kata Panglima TNI.

Usai berkunjung di Mabes TNI AL, Panglima TNI melanjutkan kunjunganya ke Mabes TNI AU yang letaknya bersebelahan dengan Mabes TNI AL. Tiba di Mabes TNI AU, Panglima  TNI disambut langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, beserta pejabat utama Mabes TNI AU.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI didampingi Kasau meninjau Puskodal TNI AU yang berada di gedung Roesmin Nurjadin. Selanjutnya Panglima TNI menuju ruang Rapat Kasau untuk mendapat penjelasan langsung dari Kasau terkait tugas TNI Angkatan Udara.

Menag: Insya Allah akan Ada Kabar Baik Tentang Haji dan Umrah

Makkah, sumbawanews.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pembicaraan dengan otoritas haji dan umrah Saudi mengalami kemajuan yang menggembirakan. Hal ini disampaikan Menag Yaqut usai bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi H.E Tawfiq F. Al-Rabiah di Makkah, Senin (22/11).

“Alhamdulillah, hari ini saya bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah di Makkah. Menteri Tawfiq mengatakan bahwa Indonesia adalah prioritas dalam masalah haji dan umrah,” tegas Menag Yaqut usai melakukan pertemuan.

Gus Yaqut, sapaan akrab Menag, berharap jemaah Indonesia bisa segera melepas kerinduannya untuk menunaikan ibadah umrah. “Kita sangat berharap semoga hal itu tidak lama lagi,” ujar Gus Yaqut.

Menurut Menag, hasil pertemuannya dengan Menteri Haji Saudi cukup progresif dan efektif. Hal itu tidak terlepas dari diskusi awal (Senior Official Meeting) yang dilakukan Wakil Menteri Haji Saudi dengan tim Kementerian Agama yang dikomandoi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Staf Khusus Menteri Agama, dan tim Konsul Haji Jeddah.

Diskusi kedua pihak akan terus dilakukan secara intensif. Kementerian Agama akan menyusun skenario dan timeline pemberangkatan jemaah umrah. Penerapan protokol kesehatan atau prokes akan menjadi aspek paling penting dalam pengaturan penyelenggaraan umrah. Rumusan itu selanjutnya disampaikan kepada Kementerian Haji Saudi untuk dipelajari.

“Menteri Haji tadi mengapresiasi progress pembahasan awal yang sudah dilakukan Wakil Menteri Haji dengan tim Kemenag. Kita berharap semoga persiapan lanjutan baik di Saudi dan Tanah Air bisa segera selesai sehingga penyelenggaraan umrah bisa segera dibuka,” harapnya.

Selain membahas penyelenggaraan umrah, pertemuan dua menteri ini juga mendiskusikan upaya peningkatan kerja sama bilateral dalam bidang haji dan umrah. “Kami memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kerja sama seperti di bidang manasik haji atau penyuluhan secara terpadu,” tandasnya.

Ikut hadir dalam pertemuan ini, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, Sekjen Kemenag Nizar, Dirjen PHU Kemenag Hilman Latif, Konjen RI Jeddah Eko Hartono, Konsul Haji, dan Kuasa Usaha ad interim KBRI Riyadh Arief Hidayat. (Using)

Kabupaten Sumbawa Butuh 100 Ribu Dosis Lebih Hingga Akhir Desember

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Untuk mengejar target 70 persen sutinkan dosis pertama, dan minimal 50 persen dosis kedua, dibutuhkan lebih dari 100 ribu dosis vaksin. Target tersebut, sebelumnya telah ditetapkan oleh Bupati Sumbawa hingga akhir Desember mendatang.

“Pak bupati mengharapkan, kalau dosis satu sampai 70 persen sampai akhir desember, minimal dosis duanya sampai 50 persen. Artinya kalau untuk mengejar keduanya, kita masih butuh 100 ribu dosis lebih,” Junaedi, S.Si.,A.Pt.,M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya Senin (22/11).

Ia menjelaskan, untuk mengejar dosis satu hingga akhir desember, masih dibutuhkan sektiar 64 ribu dosis. Sebab saat ini, dosis pertama masih mencapai 53,21 persen. Sedangkan dosis kedua mencapai 23,64 persen dan diuapayakan mencapai 50 persen diakhir desember mendatang.

“Tentu juga yang dosis kedua, masyarakat yang sudah jatuh tempo untuk vaksin kedua, kita juga mengejar target itu. Sehingga tidak terlalu jauh gab-nya. Untuk vaksinasi di Kabupaten Sumbawa, hingga hari ini update data pukul 06.00 wita, untuk dosis pertama kita sudah capai 53,21 persen. Sedangkan dosis kedua 23,64 persen,” ucapnya.

Ia mengatakan, Bupati Sumawa, H.Mahmud Abdullah, hari ini menandatangani surat permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, agar dapat memberikan support terhadap target Pemda Sumbawa. “Pak bupati hari juga akan menandatangani surat permohonan kepada kadinkes provinsi, agar bisa mensopport rencana kita untuk mengejar target 70 persen dosis pertama, dan 50 persen dosis dua diakhir Desember. Jadi permintaan sekitar 50-100 dosis. Insya Allah hari ini akan ditandatangani pak bupati,” tuturnya.

Disebutkan, satu-satunya kendala dalam proses vaksinasi di Kabupaten Sumbawa yakni kesinambungan ketersediaan vaksin. Dan ketersediaan tersebut tergantun droping dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, berbagai pihak telah dan akan membantu ketersediaan dan penyaluran vaksin di Kabupaten Sumbawa. Seperti rencana kerjasama antara Pemda Sumbawa dengan Bank BCA melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indoneisia, untuk memberikan 10 ribu dosis vaksin.

“Ini yang jadi masalah di kita, karena kita tergantung droping. Walaupun berbagai pihak juga ada yang membantu, tanggal 3 Desember kita juga ada kerjasama dengan Bank BCA dan OJK kita dibantu vaksin sekitar 10 ribu dosis,” jelasnya.

Diakui, antusiasme masyarakat Sumbawa untuk mendapatkan vaksin sangat tinggi, berkat bantuan dari Polres Sumbawa serta Kodim/1607 Sumbawa, hingga jajaran tingkat desa. Terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mengarahkan sasaran.

“Sekarang ini antusiasme masayrakat sangat luar biasa, berkat bantuan dan polres melalui polsek, babinkantibmas. Begitu juga kodim melalui Koramil dan babinsa, serta forum komunikasi pimpinan di kecamatan, dan teman-teman satgas covid di masing-masing kecamamatan. Terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mengarahkan sasaran. Itu luar biasa sekali, sehingga kami dari kesehatan fokus kepada kegiatan vaksinasinya. Itu kerjasama yang sudah bagus sebenarnya. Cuma kita terkendala kontinuitas ketersediaan vaksin,” katanya. (Using)

Presiden Dorong Peningkatan Kerja Sama ASEAN-RRT

Jakarta, sumbawanews.com – Selama 30 tahun ASEAN dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) bermitra, sudah banyak kerja sama konkret yang dilakukan kedua kawasan, termasuk di bidang ekonomi. RRT bahkan menjadi mitra dagang terbesar bagi ASEAN selama 12 tahun terakhir. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya saat menghadiri Konferensi Khusus untuk Memperingati 30 Tahun Hubungan ASEAN-RRT secara virtual dari Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/11).

“Perdagangan kita di tahun 1991 bernilai USD8,36 miliar dan tahun lalu mencapai lebih dari USD685,28 miliar, meningkat 82 kali lipat hanya dalam kurun waktu kurang dari 30 tahun,” ujar Presiden Jokowi.

Selain itu, investasi kumulatif dua arah juga telah melampaui USD310 miliar selama 30 tahun. Terakhir sehingga menempatkan RRT sebagai sumber FDI keempat terbesar dari seluruh mitra wicara ASEAN.

Menurut Presiden Jokowi, hubungan kuat yang terjalin antara ASEAN-RRT membutuhkan kerja keras, salah satunya dengan membangun kepercayaan agar terbangun kemitraan yang lebih kokoh dan saling menguntungkan 30 tahun mendatang. “Rasa saling percaya itu dapat terwujud jika kita semua menghormati hukum internasional,” ungkapnya.

Kemitraan ASEAN-RRT, lanjut Presiden Jokowi, perlu diperkokoh untuk menjadikan kawasan sebagai _economic powerhouse._ Perdagangan yang seimbang juga sangat penting untuk terus diupayakan. “Oleh karena itu kerja sama untuk mendukung transisi ekonomi, transisi energi, dan transisi digital menjadi sangat penting bagi kerja sama ke depan,” ujar Presiden.

Guna mewujudkan hal tersebut, Presiden mengatakan bahwa ASEAN-RRT memiliki tanggung jawab untuk menjadikan kawasan yang damai dan stabil. Sebab diyakini tanpa perdamaian dan stabilitas maka tidak akan ada kemakmuran.

“Mari kita perkuat kerja sama _to recover together, recover stronger, Saya ucapkan selamat 30 tahun ASEAN-RRT. Saya yakin, kemitraan strategis komprehensif akan mengantar kita pada lompatan besar bagi kemajuan hubungan ASEAN-RRT kedepan,” ucap Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Sidharto R. Suryodipuro, dan Wakil Tetap RI untuk ASEAN Derry Aman. (Setpres/using)

Berita Terkini

Israel Tolak Gencatan Senjata, Sebut Lebanon Arena Permainan

Sumbawanews.com,- Jakarta - Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, tegas menolak setiap usulan gencatan senjata dengan Hezbollah di Lebanon, menyebut wilayah itu sebagai “arena bermain”...

AS Galang Dukungan Oposisi Israel Ganti Netanyahu

Sumbawanews.com,- Amerika Serikat dikabarkan menjalin komunikasi rahasia dengan tokoh-tokoh oposisi Israel dalam upaya mempersiapkan kemungkinan pergantian kepemimpinan di Tel Aviv, menyusul ketegangan yang semakin...

Norwegia Kalahkan Senegal 3-2, Haaland Bawa Vikings Lolos

Sumbawanews.com,- Norwegia resmi melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Senegal dengan skor 3-2 dalam laga seru di New York New...

Iran Perdamaian dari Ruang Ganti Piala Dunia

Sumbawanews.com,- Tim nasional Iran meninggalkan pesan tulisan tangan di ruang ganti Stadion Los Angeles setelah laga imbang 0-0 melawan Belgia dalam Piala Dunia 2026—sebuah...

Berita Utama