Home Blog Page 2402

Densus 88 Akui Kantongi Nama Lain Terlibat JI

Jakarta, sumbawanews.com – Kombes Pol Aswin Siregar, Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri mengakui, masih mengantongi nama lain yang diduga terkait dengan Jamaah Islamiyah (JI). meskipun telah melakukan panangkapan terhadap 24 orang yang diduga terkait dengan Jamaah Islamiyah (JI), yakni 14 orang dari Lembaga Amil Zakat Baitul Mal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA), dan 10 orang dari Syam Organizer (SO).

“Sampai dengan saat ini, ada 14 orang BM ABA yang sudah kita tangkap. Ini masih banyak lagi sebenarnya. Kita juga tidak mau berandai-andai. 14 dari BM ABA, 10 dari SO yang sudah ditangkap, dan kita sudah mendapatkan nama-nama lagi dari orang-orang yang selanjutnya,” ucapnya dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Kamis (25/11).

Dijelaskan, Densus 88 saat ini fokus untuk mengungkap jaringan JI mengikuti struktur ke pucuk. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum dalam upaya untuk mengikis, membuka dan mengungkap, serta melemahkan agar dapat dituntaskan

“Karena kita sekarang naik keatas. Tidak lagi ke bagian yang ledak-meledak, tapi ke bagian yang lebih atasnya, seperti pendanaan dan sebagainya. Ini prosesnya akan panjang, kalau kita bandingkan dengan perkara-perkara lain yang bisa selesai, misalnya satu tahun. Ini akan terus berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam penanganan terorisme kedepan, Densus 88 akan menggandeng organisasi kemasyarakatan seperti Majelis Ulama Indonesia, dan lembaga lainnya untuk menyampaikan himbauan kepada masayarakat agar berhati-hati memberikan sumbangan.

“Dimana kita menyusun puzzle dari teka-teki organisasi terror,kita mengharapkan kedepan tentu densus akan menggandeng lembaga lainnya seperti MUI dan lembaga lainnya untuk membantu. Dan dukungan pihak lainnya, termasuk ulama, masyarakat untuk bekerjsama dalam penanggulangan terorisme di Indonesia. (Using)

Yayasan dan Lembaga JI Dapat Hasilkan Milliaran Pertahun

Jakarta, sumbawanews.com – Densus 88 Antiteror Polri, mengupas alur dan proses serta motif pendanaan kelompok teroris, Jamaah Islamiyah (JI), dalam melakukan penggalangan bantuan dana ke masyarakat. Sebab, pendanaan merupakan urat nadi dalam menjalankan kelompok terror.

“Pendanaan ini adalah nafas dan darahnya kelompok terror, hidup-matinya kelompok terror. Ini bukan hanya di kita, tapi seluruh dunia kelompok terror terus berusaha mendapatkan sumber dana dari manapun. Semenjak Al-Qaiedah asetnya dibekukan, maka kelompok teroris harus mencari sumber dana sendiri,” kata Kombes Pol Aswin Siregar, Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri, dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Kamis (25/11).

Diungkapkan, kelompok JI membuat berbagai organisasi atau lembaga untuk menggalang dana dari masayrakat. Seperti Lembaga Amil Zakat Baitul Mal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) dan Syam Organizer.

Dikatakan, saat lembaga penjaring dana akan diterjunkan ke masyarakat, organisasi atau yayasan lainnya yang berfungsing seperti “Starring Commite” akan menyuplai pendakwah dan materi dakwah. “Ini rapi sekali. Ada amir atau pemimpin, kemudian dibawahnya ada bendahar pusat, ada bidang tajhiz ada bidang dakwah. Dari dokumen yang kita dapatkan, Ini sudah ditangkap semua. Ini adalah lapisan yang menggerakkan oraganisasi,” jelasnya.

Ia menyebutkan, dari pengakuan FS – Ketua LAZ BM ABA, lembaga atau yayasan dan kegiatan yang ditampilkan ke public berbentuk legal. Hal tersebut merupakan strategi dan program untuk meraih simpati masyarakat, termasuk pendanaan.

“Seperti mengatasnamakan lebaga pendidikan, pengiriman bantuan ke luar negeri terutama ke daerah Suriah. Ini adalah bagian strategi, program untuk meraih simpati masyarakat yang pada endingnya adalah penguasaan wilayah dengan dukungan. Sehingga kalau pada satu saat kemarin ada yang kita tangkap, ada public bereaksi seolah-oleh kita mendzolimi,” ungkapnya.

Dikatakan, FS didalam struktur, meminta petunjuk dan memberi laporan kepada FAO dan ZA yang merupapakan orang yang berada di dewan syariah LAZ BM ABA. “(Ada) Kurir atau orang yang membawa uang dalam proses pengumpulan dana, untuk melaporkan kembali kebendahara pusat JI, yaitu saudara SJ. Ini sudah ditangkap,” jelasnya.

Masing-masing lembaga atau yayasan didalam struktur JI, dapat mengumpulkan dana milyaran rupiah pertahun. Seperti LAZ BM ABA yang ditaksir mendapatkan sekitar Rp 15 milliar per tahun. Dan saat dilakukan penyitaan di Syam Organizer ditemukan dan disita uang cash sekitar Rp 944 juta.

“Itu baru yang masuk dalam laporan keuangan. Karena kita tahu dengan system yang terputus yang mereka buat, dengan menghindari pencatatan dan record yang formal ini jumlahnya bisa lebih fantastis dibandingkan dengan apa yang kita ungkap,” katanya. (Using)

Korem 162/WB Gelar Apel Kesiapan Tanggap Bencana Antisipasi Terjadinya Bencana Alam

Mataram – Menindak lanjuti perubahan musim yang pada saat ini telah masuk pada musim penghujan, pemerintah provinsi NTB bersama TNI Polri melaksanakan berbagai persiapan mengantisipasi terjadinya bencana seperti banjir, longsor, gempa bumi maupun tsunami.

Berkenaan dengan itu TNI Jajaran Korem 162/WB melaksanakan pengecekan kesiapan melalui Apel Gelar Kesiapan Tanggap Bencana Tahun 2021 dipimpin Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., di lapangan Sangkareang jalan Pejanggik kota Mataram, Kamis (25/11/2021).

Apel Gelar Kesiapan Tanggap Bencana melibatkan personel TNI, Polri jajaran Polda NTB, Tagana, Basarnas, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Anggota Pramuka dan relawan URC. Selain kesiapan personel, dilaksanakan juga pengecekan perlengkapan maupun peralatan yang dibutuhkan dalam penanggulangan bencana.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani S.sos. SH. M.Han., dalam arahannya menyampaikan, beberapa wilayah di NTB kerap terjadi bencana alam seperti banjir dan longsor. Dengan datangnya musim hujan dan cuaca ekstrim belakangan ini sehingga perlu adanya upaya dan kesiapan bersama untuk mengantisipasi apabila terjadi bencana alam.

Karenanya, melalui apel gelar ini dilakukan pengecekan kesiapan baik personil maupun materiil sehingga apabila terjadi bencana alam pola penanggulangannya telah disiapkan untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana secara cepat dan tepat.

“Perlu diketahui bahwa Tugas pokok TNI di samping perang, juga membantu masyarakat dalam rangka tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi pasca terjadinya bencana alam,” tegas Danrem.

Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani juga menghimbau seluruh masyarakat agar dalam situasi cuaca yang cukup ekstrim dan hujan ini untuk lebih berhati-hati saat keluar rumah serta mengantisipasi terjadinya angin kencang dan pohon tumbang guna mencegah resiko terjadinya korban.

Selain itu, alumni Akmil 1993 ini juga mengingatkan kepada seluruh pihak agar senantiasa selalu mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 dalam melaksanakan tugas maupun kegiatan sehari-hari.

“Saya berharap kepada seluruh prajurit yang bertugas agar melakukan kegiatan ini dengan penuh keikhlasan dan Insya Allah tugas ini adalah bagian dari ibadah kita,” paparnya.

Usai memberikan arahan, Danrem 162/WB bersama Waka Polda NTB, Sekda Provinsi NTB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Walikota Mataram, Dandim 1606/Mataram, Kapolresta Mataram, Kadikes, Kadisos dan Kalak BPBD mengecek kesiapan personil seluruh instansi terkait serta materiil seperti kendaraan dan perlengkapan lain yang akan digunakan selama proses penanganan bencana.

“Alhamdulillah kami sudah melakukan pengecekan personil dan materiil dan Insya Allah telah siap. Upacara seperti ini juga akan kami teruskan hingga ke kabupaten kota se NTB,” pungkas Ahmad Rizal.

Bakamla RI kunjungi Mabes Coastal and Maritime Guarda Civil Spanyol

sumbawanews.com,- Dalam rangka mengembangkan perannya sebagai point of contact keamanan maritim nasional khususnya pada masa damai, setelah memenuhi undangan Turkish Coast Guard pada minggu lalu, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia juga melanjutkan kegiatan lawatan kesejumlah Coast Guard dan kali ini memenuhi undangan ke Mabes Coastal and Maritime Guarda Civil di Madrid, Spanyol, Kemarin.

 

Kedatangan kepala Bakamla RI disambut hangat oleh Kepala Coastal and Maritime Guarda Civil, Major General (Mayjen) Guarda Civil Carlos Crespo Romero beserta stafnya. Dalam sambutannya, Kepala Bakamla RI mengatakan bahwa perlu ada penguatan kapasitas melalui kerjasama antar institusi keamanan negara-negara karena globalisasi yang telah menghilangkan batas virtual negara telah meningkatkan risiko transnational organized crime. Ini ancaman bersama yang memerlukan pengetahuan yang luas dan bisa didapat melalui berbagi pengalaman (sharing best practice).

 

Dalam kesempatan menerima kunjungan Bakamla RI, Mayjen Carlos memaparkan tentang Guarda Civil dan khususnya Coastal and Maritime Guarda Civil yang dipimpinnya serta memperkenalkan puskodalnya.

 

Kedua kepala lembaga sepakat untuk membangun hubungan yang lebih intens dengan bertukar point of contact dalam rangka membuka jalan pertukaran informasi terkait keamanan dan keselamatan kapal-kapal Indonesia dan spanyol yang melintas di perairan kedua negara. Keduanya juga sepakat dalam waktu dekat akan menandatangani MoUnya. MoU tersebut akan berisi kesepakatan untuk capacity building dan trust building. Capacity building antara lain melalui kegiatan Diklat atau seminar dan trust building melalui pertemuan atau program pertukaran perwira/personel.

 

Dalam kunjungannya, Kepala Bakamla RI didampingi Deputi Jakstra Laksda Tatit Eko Wicaksono, Direktur Kebijakan Laksma Samuel Kowaas, Direktur Operasi Laut Laksma Suwito, Direktur Hukum Laksma Erry, Kabag Humas Kolonel Wisnu Pramandita dan Atase Pertahanan Indonesia Kolonel Pnb Agung Perwira Negara.

Gubernur NTB, Bupati Sumbawa dan Ketua DPRD Sumbawa Berkomitmen perkuat Eksistensi Guru

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Puncak peringatan Hari Guru Nasional di Kabupaten Sumbawa diperingati di RTH Lapangan Taman Sangaria Utan melalui upacara Bendera dan Talk Show Kamis 25 November 2021. Dalam Talkshow secara langsung hadir Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., dan Ketua DPRD dengan Anggota DPRD lainnya Ahmadul Kusasi SH yang juga Ketua LKBH PGRI Kab Sumbawa, Bunardi AMd.Pi, Gitta Liesbano SH M.Kn , bersama para guru, dengan tema “Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” di Taman Sangaria, Utan.

Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq dalam pemaparannya berharap, para guru harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk mengikuti perkembangan jaman yang kian maju. “Guru harus selalu belajar, karena yang tidak mau belajar hanya memiliki masa lalu, sedangkan yang terus berkembang dan belajar dialah yang menggenggam masa depan mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju,” ucapnya.

Ditegaskannya, apapun yang direncanakan Pemerintah Daerah, insya Allah pihaknya akan siap mengamankan segala kebijakan, jika hal tersebut menyangkut kepentingan guru. “Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi Dewan, bahwa DPRD menjadi lokus penganggarannya, sebagai mandat dari rakyat bisa membagi kue pembangunan ini secara adil, dan Guru dan Dunia pendidikan adalah prioritas utama kami dan juga Pemerintah Daerah. Sebelumnya kita berjuang bersama sama agar Kesejahteraan Guru meningkat termasuk dalam formasi Untuk CPNS dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja,” jelasnya.

Disebutkan, berdasarkan informasi Dikbud Kabupaten Sumbawa, ada sebanyak 1613 Formasi P3K yang menjadi kewajiban Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa. Dan kondisinya sekarang dari 1785 yang ikut tes, yang lulus Passing Grade 664 orang, dan yang lulus sebanyak 485 orang.

Sedangkan untuk Pendidikan menengah atas tingkat SMA, SMK, SLB berdasarkan informasi dari Dikbud Provinsi NTB Jumlah Kuota P3K 2.313 Orang. Sedangkan Jumlah yang telah mengikuti seleksi tahap I sebanyak 2.363 dan Jumlah yang lulus tahap I sebanyak 483 Orang. “Oleh karenanya Guru yang mengikuti seleksi P3K ini harus mengupgrade kemampuannya sehingga bisa lulus, Kalau lulus insya Allah kesejahteraannya akan meningkat” Tutup Rafiq

Dalam kesempatan yang sama Gubernur NTB dihadapan para guru menyampaikan, tidak mungkin suatu daerah maju dan berkembang, jika tidak menguasai sains dan teknologi. Dan, menjadi guru harus selalu menyenangkan, sehingga para murid semangat dan senang dalam belajar, terutama para guru yang mengajar mata pelajaran ilmu eksak.

Menurut Dr. Zul, guru tidak boleh menjadi katak dalam tempurung, namun harus berwawasan luas. “Sekali-kali mesti studi banding ke luar daerah bahkan ke luar negeri, untuk menambah ilmu dan pengamalan”, ujarnya.

Demikian pula Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dikesempatan yang sama menambahkan, dirinya telah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2021 tentang Pendidikan Karakter. “Hal ini sebagai ikhtiar bersama untuk membangkitkan kembali, nilai-nilai luhur budaya daerah Sumbawa, yaitu Takit Ko Nene Kangila Boat Lenge”, ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah yang bertindak juga sebagai Inspektur Upacara, Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, Forkompinda, Para Pengurus PGRI Kabupaten Sumbawa, dan Guru. (Ruf)

Polres Sumbawa Siap Laksanakan Operasi Zebra Rinjani 2021

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Apel gelar pasukan Operasi Zebra Rinjani 2021 digelar Polres Sumbawa, Kamis pagi (25/11/2021) bertempat di lapangan apel Mapolres Sumbawa. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin oleh Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK. di ikuti seluruh anggota dan instansi terkait.Gelar pasukan menandakan kesiapan dalam pelaksanaan Operasi, yang akan di gelar 14 hari kedepan, tercatat mulai tanggal 25 November 2021 sampai dengan 8 Desember 2021.

Kapolres menjelaskan seharusnya Operasi Zebra Rinjani di gelar pada 15 November lalu. Namun karna di gelarnya Operasi Mandalika Rinjani maka Operasi Zebra Rinjani ditunda pelaksanaannya menjadi tanggal 25 November dalam rangka Cipta Kondisi Pasca digelarnya Idemitsu Asia Talent Cup dan World Superbike serta cipta kondisi menjelang perayaan natal dan Tahun Baru 2022.

Disamping itu kapolres juga meminta agar operasi dilaksankan dengan humanis. “Mari laksanakan operasi ini dengan sebaik-baiknya, Seluruh satgas harus bergerak, lakukan segala sesuatu dengan humanis,” tekan Kapolres.

Operasi Zebra ini akan menyasar para pelanggar protokol kesehatan. guna mencegah laju penyebaran virus covid-19 dan para pelanggar aturan berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Dengan digelarnya Operasi ini pihak kepolisian berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penerapan protokol kesehatan ditengah massa pandemi covid-19 dapat meningkat. serta teredukasinya masyarakat terkait peraturan dalam berlalu lintas sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat menurun. (using)

Sat Polair Polres Sumbawa Aktif Lakukan Patroli Perairan

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Personel Satuan Polairud Polres Sumbawa rutin menggelar patroli laut dalam rangka mengamankan wilayah perairan yang berada di wilayah Hukum Polres Sumbawa. Seperti Patroli yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud AKP Alosius Ignasius dengan menggunakan unit KP XXI – 2004 Polairud Polres Sumbawa, kali ini menyasar wilayah perairan di sekitar pulau panjang kecamatan alas Kabupaten Sumbawa, Rabu (24/11/21) pagi.

Kasat Polairud saat dikonfirmasi mengatakan patroli tersebut dilakukan untuk menekan angka ilegal fishing dan membatasi gerak para pelaku. “Patroli rutin ini merupakan bentuk atisipasi ilegal fishing, selain itu juga banyaknya laporan masyarakat terkait adanya penangkapan ikan dengan cara yang tidak benar,” tegasnya.

Dijelaskan Kasat, selain dokumen kapal, pemeriksaan juga dilakukan terhadap nelayan dan barang muatan di kapal tersebut. Sejauh ini, kapal-kapal yang kita periksa masih memenuhi syarat untuk berlayar karena tidak ditemukan pelanggaran sehingga kapal bisa terus melanjutkan aktivitasnya.

Setelah pemeriksaan selesai, personel juga memberikan pesan- pesan Kamtibmas perairan serta Himbauhan pada para nelayan. Agar tetap patuhi protokol kesehatan dengan cuci tangan pakai sabun, jaga jarak serta pakai masker untuk mencegah virus Corona/ Covid 19.

Selain itu pihaknya juga mengingatkan para nelayan agar mewaspadai cuaca buruk. seperti angin kencang dan gelombang tinggi agar segera langsung ke pinggir. (Using)

Panglima TNI Kunjungan Kerja Ke Mahkamah Agung RI

sumbawanews.com,- Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa melaksanakan kunjungan kerja ke Mahkamah Agung RI dan disambut langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H.M. Syarifuddin, S.H., MH., bertempat di Gedung Mahkamah Agung RI Jakarta, Rabu (24/11/2021).

 

Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI diterima di ruang kerja Ketua Mahkamah Agung. Tujuan Jenderal TNI Andika Perkasa ke Mahkamah Agung untuk bersilaturahmi.

Siap Arungi Liga 3, LFC Launching Skuad Utama

MATARAM-Lombok Football Club (LFC) resmi melaunching skuad utama untuk mengarungi kompetisi Liga 3 PSSI NTB yang akan dimulai akhir pekan ini. Launching skuad utama LFC dilakukan langsung Presiden LFC H Bambang Kristiono (HBK) di Lombok Astoria Hotel , Rabu malam (24/11). Launching berlangsung semarak.

“Saya telah memerintahkan seluruh pengurus, pelatih, dan pemain LFC untuk segera menyiapkan diri menyambut Liga 3 Provinsi NTB,” kata HBK saat memberi sambutan dalam launching tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut memastikan, LFC telah menyiapkan diri dengan sangat baik. Mulai dari persiapan mental, fisik, taktik, dan teknik. Sehingga bisa memenuhi target yang telah dicanangkan. Di tahun pertama berkompetisi di Liga 3 Provinsi NTB, LFC menargetkan langsung juara sehingga membuka peluang LFC bisa promosi ke Liga 2.

HBK mengatakan LFC telah mendatangkan pemain dari Banda Aceh, Jakarta, Surabaya, hingga Papua, untuk mendorong dan menutup celah kekurangan di LFC. Sebelumnya, LFC telah menggelar dua pertandingan persahabatan dengan hasil sekali menang besar dan sekali imbang.

“Saya memiliki tekad menjadikan klub ini sebagai juara. Menuju titik itu kita telah melakukan berbagai usaha dan upaya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, politisi Partai Gerindra yang menjadi Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok ini menuturkan bagaimana dia menerima banyak kritik lantaran dituding kurang memiliki rasa kepedulian terhadap daerah menyusul langkah LFC mendatangkan pemain dari luar NTB ketimbang menampung banyak talenta lokal dari NTB.

HBK mengatakan, sebagai klub paling berusia muda, LFC tidak memungkinkan merekrut banyak pemain dari Lombok. Sebab, saat LFC terlahir, para pemain tersebut telah banyak terikat kontrak dengan klub yang ada di Lombok maupun di luar Lombok.

Oleh karena itu, pilihan bagi LFC adalah memaksimalkan merekrut talenta-talenta  muda.

Namun begitu, diakuinya, seluruh proses tersebut banyak memiliki tantangan. HBK pun mengungkapkan, banyak pengalaman pahit mendirikan LFC. Pasang surut dan titik jenuh pemain dirasakan. Bahkan kurang percaya diri LFC bisa bertarung dengan klub besar lainnya.

Talenta-talenta yang dikumpulkan tersebut pun banyak orang “melarikan diri” meninggalkan LFC, karena tidak yakin klub bisa berkompetisi di Liga 3. Kali lain, ada talenta muda yang sudah bergabung di LFC. Namun, karena orang tuanya seorang ASN, sehingga muncul intimidasi.

“Terpaksa anaknya saya relakan,” katanya.

Namun HBK tidak menyerah. HBK telah membulatkan tekad untuk membangun klub yang bisa membanggakan para pecinta sepakbola di Bumi Gora. Karena itu, segala tantangan tersebut sebagai dinamika diharapkan bakal membawa LFC menjadi klub juara. Karena, klub-klub hebat di dunia lahir dari banyak dinamika. Dengan akses dan jejaring yang dirinya miliki, para pemain pun kemudian didatangkan.

Saat ini LFC telah memiliki 25 pemain yang menjadi skuad utama. Sebanyak 13 orang adalah talenta-talenta terbaik yang dimiliki NTB. Sementara 12 lainnya, merupakan para talenta dari luar NTB.

Seluruh pemain tersebut tadi malam diperkenalkan. Mereka dipanggil satu per satu untuk tampil di hadapan para tamu undangan. Mereka tampil dengan jersey kandang LFC. Turut diperkenalkan pelatih kepala, asisten pelatih, dan pelatih kiper.

LFC akan dilatih Margono. Mantan pemain Persebaya Surabaya yang memiliki rekam jejak melatih sejumlah klub yang berlaga di liga Indonesia.

Sementara Asisten Pelatih adalah Nanang Hidayat yang memiliki track record yang mumpuni sebagai pelatih gawang. Kemudian Gerrad Pangkali, yang merupakan salah satu pelatih Persipura Jayapura. Terakhir, Pangkali adalah pelatih Tim Pon Papua.

HBK paham, bahwa sebagai klub pendatang baru, tentu jalan yang akan dilalui LFC tak akan mudah. Karena itu, dia mengingatkan seluruh manajemen LFC, para pemain, pelatih dan ofisial, bahwa mereka akan menjalankan tugas yang berat. Namun, melihat kerja keras seluruh tim selama pemusatan latihan dua bulan, juga dalam berbagai pertandingan persahabatan, maka prestasi dan keberhasilan bukanlah suatu hal yang mustahil untuk dicapai LFC.

“LFC akan menyongsong kompetisi dengan spirit, keyakinan dan kepercayaan. Dengan kerja keras dan tekad kuat, tiap pertandingan harus menang, menang, dan menang. Tidak boleh seri. Apalagi kalah,” kata HBK memberi semangat.

Sementara itu, Juru Bicara LFC, Rannya Agustyra Kristiono mengatakan, banyaknya pemain luar Lombok yang berada di LFC, selain karena banyak pemain Lombok telah terikat kontrak dengan klub lain, juga agar para pemain dapat saling belajar, karena memiliki banyak pemain dari berbagai daerah.

“Saya amat bahagia menjadi bagian dari LFC, karena perbedaan menjadi sesuatu yang indah di sini. Aceh, Jakarta, Surabaya, Sorong, dan Jayapura,” katanya.

Meskipun banyak pemain berlatarbelakang berbeda, namun Rannya mengatakan yang mempersatukan LFC adalah kecintaan terhadap sepakbola. Rannya juga mengutip quote dari legenda basket Michael Jordan, yang memiliki pesan jangan pernah menyerah untuk menggapai tujuan.

“Rintangan tidak harus menghentikan kita. Jika kita berlari dan menabrak tembok jangan pernah berlari dan menyerah. Temukan cara mendaki, atau improvisasi menaklukkan. Bila perlu merobohkannya,” katanya.

Selain launching skuad, LFC juga memperkenalkan julukan bagi suporter LFC yakni BABALO. Julukan tersebut dipilih dari ratusan usulan yang berasal dari para pecinta sepakbola di NTB. BABALO adalah akroni dari “Barisan Batur Lombok”. Selain julukan untuk suporter, juga diperkenalkan logo baru LFC yang kini menjadi klub sepakbola dengan julukan Kijang Rinjani.

Dua pemenang uang mengusulkan julukan untuk suporter dan julukan untuk klub tersebut pun tampil di panggung, dan mereka mendapatkan hadiah masing-masing senilai Rp 5 juta.

BABALO, dipastikan akan selalu hadir dalam setiap pertandingan LFC. Mereka bersiap menjadi suporter LFC yang militan. Pantang pulang sebelum klub kebanggaan mereka menuai kemenangan.

Akhir pekan ini, LFC akan mengawali perjalanannya di Liga 3 dengan bertanding di GOR 17 Desember Mataram di Turida dengan menghadapi PLST Lombok Tengah.

Pebisnis Lampung : Potensi Biomassa Labangka Lebihi Provinsi Lain

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Didik Purwanto, Ketua Perkumpulan Peternakan Sapi Potong Se-Indonesia, sekaligus pebisnis di bidang peternakan asal Lampung, menilai Kecamatan Labangkan memiliki potensi yang setara, bahkan melampaui provinsi lain dalam ketersediaan Biomassa. Namun sejauh ini, potensi tersbut belum tergarap.

“Labangka, suatu potensi yang punya potensi luar biasa. Yang bisa menyaingi, melebihi provinsi yang lain. Karena biomassanya itu banyak, karena itu bisa menjadi salah satu potensi sumber protein hewani disini. Karena biomassa disini belum dimanfaatkan secara optimal,” ucapnya, disela kegiatannya di Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumbawa, Rabu (24/11).

Selain lahan, lokasi juga dinilai sangat mendukung. Sebab berdekatan dengan daerah pengembangan ekonomi baru, terlebih dengan keberadaan Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit. Sehingga dengan keberadan sirkuit dan event yang berlangsung di sirkuit, akan menambah konsumsi protein hewani di NTB

“Kemudian lokasinya. kemudian yang paling penting, lokasinya dekat dengan pengembangan untuk daerah pengembangan ekonomi baru. sekarang kan NTB luar biasa, apalagi dengan adanya sirkuit mandalika. Nah itu akan pasti akan menambah konsumsi untuk protein hewani. Yang bisa menyiapkan, sumbawa. Bio masanya itu dekat dengan pasar, ini harus dikembangkan. Untuk ternak besar yang butuh lahan yang luas, itu dengan pakan bio masa yang banyak, itu labangka,” jelasnya.

Ditambahkan, potensi-potensi lokal di Labangka musti dikembangkan dan dimanfaatkan. Sebab, komoditas jagung tidak hanya tongkol atau biji jagung yang dapat bernilai uang.

“Mengoptimalkan semua potensi lokal itu harus dikembangkan. Karena banyak sekarang potensi-potensi sumber pakan yang belum dioptimalkan. Kalau kita bicara jagung, bukan hanya biji jagungnya. Tapi semua itu adalah potensi pakan. ini potensi harus didorong, tetapi dengan koorporasi. Dengan integrated, untuk menjadi satu potensi termanfaatkan optimal. nah ini bio masa yang bisa dikonfersi menjadi dalam bentuk daging itu, Labangka,” jelasnya. (Using)

Berita Terkini

Bekasi Tata Ulang Kawasan Pasar Baru dan Pondok Gede

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kota Bekasi mulai memperbaiki tata ruang kawasan strategis di kawasan Pasar Baru dan Jalan Juanda, menyusul suksesnya penataan di Pasar Pondok Gede....

Neraka Panas Melanda Eropa, Dua Anak Tewas di Mobil

Sumbawanews.com,- Prancis dan Spanyol menjadi sorotan dunia setelah gelombang panas ekstrem merenggut nyawa dua anak kecil di Prancis dan memaksa puluhan juta orang menghadapi...

Indonesia dan Korsel Rampungkan Transfer Prototipe KF-21

Sumbawanews.com,- Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan kini memasuki tahap akhir perencanaan transfer satu unit prototipe jet tempur KF-21 Boramae, sebagai bentuk kompensasi atas kontribusi...

PM Inggris Mundur, Trump Kritik Kebijakan Energi dan Imigrasi

Sumbawanews.com,- Washington, DC – Pengunduran diri Perdana Menteri Inggris Keir Starmer bukan sekadar peristiwa domestik—ia langsung menjadi sorotan internasional, terutama dari Presiden Amerika Serikat...

Berita Utama