Home Blog Page 2401

Bakamla RI Gelar Latihan Keamanan dan Keselamatan Laut Terpadu

(Bakamla RI/Indonesia Coast Guard). Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menggelar Latihan Keamanan dan Keselamatan Laut Terpadu di Aula 2 Mabes Bakamla RI, Jl. Proklamasi No. 56, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021). Menanggapi kondisi pandemi Covid-19, kegiatan Latihan Keamanan dan Keselamatan Laut Terpadu diselenggarakan secara luring dan daring.

 

Adapun kegiatan diikuti puluhan peserta secara luring perwakilan dari Bakamla RI, Mabes TNI, TNI AL, TNI AU, Basarnas, Ditjen Bea Cukai, BNN, Polairud, Ditjen PSDKP, LAPAN, Ditjen Hubla, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sedangkan puluhan peserta mengikuti secara daring dari Kantor Kamla Zona Maritim Bakamla dan Kapal Negara Bakamla.

 

Selama 5 hari berkegiatan, Latihan Keamanan dan Keselamatan Laut Terpadu dimaksudkan untuk menyamakan visi, pola pikir dan pola tindak di lapangan terhdap segala bentuk penanganan pelanggaran dan tindakan keselamatan di laut dengan tujuan membangun sinergitas dan profesionalisme personel stakeholder dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehingga tercipta kesamaan potensi kekuatan besar dalam penanganan berbagai permasalahan di laut.

 

Dalam sambutan Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia yang dibacakan oleh Sestama Bakamla RI Laksda TNI S. Irawan, M.M., menyampaikan bahwa sinergitas antar instansi yang terlibat dalam aspek keamanan dan keselamatan laut, adalah sebuah keniscayaan. “Melalui Latihan Operasi Keamanan dan Keselamatan Terpadu di Laut ini, diharapkan dapat memupuk kebersamaan sekaligus upaya untuk meningkatkan profesionalitas personel masing-masing stakeholder dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” tutur Laksda TNI Irawan.

 

Kegiatan pelatihan ini meliputi penyampaian materi di kelas, termasuk juga di dalamnya simulasi tactical floor game (TFG). Tidak hanya membahas trend keadaan laut di wilayah yurisdiksi Indonesia, namun langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan turut dibahas dalam latihan ini.

 

Jajaran pejabat tinggi turut hadir dalam acara pembukaan pelatihan yaitu Deputi Operasi dan Latihan Laksda Bakamla Dr. T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S., Deputi Informasi Hukum dan Kerja sama Laksda Bakamla Drs. I Putu Arya Angga S, Direktur Latihan Laksma Bakamla Bambang Irawan, S.E., M.Tr. Opsla, Direktur Data dan Informasi Laksma Bakamla Enjud Darojat, S.T., M.M., Direktur Operasi Udara Laksma Bakamla Olot Dwi Cahyono, Kepala Unit Penindakan Hukum Laksma Bakamla Iman Wahyudi, S.IK., M.Si., M.H., dan pejabat perwakilan dari KPLP, BRIN, Basarnas, BNN dan Puskodal TNI AL. (Bdr)

Angkutan Orang Lakukan Pelanggaran Akan Ditindak Jelang Nataru

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Setelah sebelumnya mengedepankan persuasive terhadap armada angkutan orang, dalam waktu dekat akan dilakukan penindakan berupat tilang terhadap armada yang masih melakukan pelanggaran. Sebab selama ini, petugas Terminal Sumer Payung telah melakukan pendekatan secara persuasive.

“Menjelang Nataru, terminal se-Indonesia sebenarnya, khususnya terminal sumer payung diperintahkan dari DPTD mengecek kondisi kendaraan. Yaitu kalayakan jalan kendaraan, dan semuanya seperti dokumen, trayek, KIR. Jadi ramcheck. Jadi sebelum berangkat semuanya harus di ramcheck dulu. Jadi melaporkan setiap hari ke BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XII – Bali dan Nusa Tenggara Barat),” kata Tugirin, kepala Terminal Kelas II A Sumer Payung, di ruang kerjanya, Senin (29/11).

Ia menegaskan, jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) Terminal Kelas II A Sumer Payung akan melakukan penindakan terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh armada angkutan orang. “Kebetulan kita punya program, untuk melakukan penindakan dan penyidikan. Itu saya sama teman-teman, menjelang Nataru kita ambil untuk penindakan. Dalam minggu-minggu ini. Yang ndak lengkap, ya kita tilang,” ucapnya.

Diungkapkan, selama ini pihak terminal telah melakukan pendekatan persuasive berupa teguran, terhadap armada yang melakukan pelanggaran. Dan jelang Nataru dipandang merupakan momentum yang tepat untuk melakukan penindakan terhadap perundang-undangan angkutan. Pendekatan persuasive yang dilakukan merupakan instruksi dari BPTD dengan mempertimbangkan situasi pandemic covid-19.

“Berangkat dari tingkat atas, tidak perlu ditindak dulu. Karena kemarin kan kita harus mengerti, karena sutuasi covid. Karena selama ini kita kan persuasive pendekatannya. Yang humanis-lah. Yang tidak lengkap, (diminta) tolong lengkapi. Masa berbulan-bulan, ngasih (persuasive) ini terus. Kan gitu. Kapan hari kita coba lakukan persuasive, satu pun tidak ada kelengkapannya. SIM aja gak bawa. Terus kita buat pernyataan. Ini nanti sudah tidak ada, langsung ditilang. Saya sudah genitlah karena gak ikuti aturan perundang-undangan-kan,” tuturnya.

Ditegaskan, selain kelengkapan dan kelayakan kendaraan, juga akan dilakukan penindakan terhadap setiap armada angkutan orang yang tidak masuk terminal, termasuk bus pariwisata. Agar kelengkapan dan kelayakan kendaraan termasuk manivest penumpang dapat dicatat oleh petugas di terminal.

“Karena ini jelang nataru, agar kecelakaan juga tidak banyak, kemarin kita zoom agar dilakukan penindakan. Dan kendaraan Bus yang punya KP trayek, wajib masuk terminal. Mau berangkat, mau datang, wajib masuk terminal. Termasuk armada angkutan pariwisata. Ada muatan, tidak ada muatan wajib masuk terminal. Kalau lolos, bisa ditilang. Supaya kita lakukan cek kendaraannya, kelayakan kendaraannya, supaya kita catat manivest-nya,” ujarnya.

Disebutkan, sebelumnya telah dilayangkan surat pemberitahuan kepada pengusaha armada angkutan orang terhadap rencana kebijakan tersebut. “Beberapa minggu kemarin, kita sudah layangkan surat ke semua PO yang ada di Sumbawa. jangan salahkan nanti, jangan ada alasan tidak ada pemberitahuan kalau ditilang,” tegasnya. (Using)

Capaian Vaksinasi Pulau Medang dan Pulau Moyo Masih Rendah

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Camat Unter Iwes, Hisbullah mengatakan, capaian vaksinasi untuk wilayah pulau di Kecamatan unter iwes masih rendah. Untuk Pulau Medang dan Pulau Moyo, dari sekitar 5 ribu sasaran vaksinasi, tervaksin dibawah seribu orang.

“Tapi memang jumlah, persentase yang kita capai masih sedikit terutama untuk puskesmas labuhan badas PKM II, itu Pulau Moyo dan Pulau Medang. Saat ini, dari sekitar 5 ribu sasaran vaksin itu, masih dibawah seribu yang tervaksin untuk sasaran PKM II. Di Pulau Medang dan Pulau Moyo. Itu masih dosis pertama, belum lagi kita dosis II,” tutur dia di ruang kerjanya, Senin (29/11).

Diungkapkan, frekuensi kunjungan dan jatah vaksin yang terhadap dua pulau tersebut selama ini masih minim. Sehingga, dengan meningkatkan frekuensi kunjungan dan ditambahnya jatah vaksin ke wilayah tersebut, jumlah masyarakat yang tervaksin akan meningkat.

“Di pulau juga kita tingkatkan frekuensinya. Kami sudah sekitar 2 kali ke Pulau Medang, ke Pulau Moyo sudah 2 kali juga. Angkanya masih kurang, karena memang kemarin kita jatah vaksinya memang sedikit. Begitu ada, begitu diberi, kami drop. Biasanya sekali jatah itu sekitar 200 dosis. Anak-anak sekolah disana juga belum, disana juga ada SMK pariwisata,” jelasnya.

Selasa (30/11), rencanaya akan dilakukan vaksinasi ke wilayah tersebut dengan jumlah sekitar 500 dosis. Dan bila seluruh dosis dapat diberikan kepada masayrakat, maka capaian vaksinasi untuk dosis pertama khususnya di Pulau Moyo dan Pulau Medang mencapai sekitar 20 persen.

“Dan ini masih ada sekitar 500 (Dosis) yang kita akan habiskan di Labu Aji Bagian Timur, itu dosis pertama juga. Kalau besok bisa lancar yang 500 itu, berarti sudah diatas seribu sekitar 1.025 orang. Artinya sekitar 20 persennya,” katanya.

Disebutkan, awal bulan mendatang, juga rencanya akan dilakukan vaksinasi masal oleh Binda NTB ke Pulau Moyo dan Pulau Medang. “Ada jadual dari pemda bersama Binda NTB, tanggal 8. Menyasar Bugis-Medang dan Bajo-Medang. mudah-mudahan lancar, biar angkanya naik. Sekarang masayarakat sudah siap,” tegasnya.

Ia menjelaskan, vaksinasi ke daerah kepulauan musti terkejar dalam waktu dekat ini. Sebab, memasuki akhir desember atau awal Januari, akses ke Pulau Moyo dan Pulau mendang akan sulit mengingat kondisi cuaca. Seperti tinggi gelombang laut dan intensitas hujan yang mulai meningkat.

Diungkapkan, sebelum dilakukan sintikan vaksinasi terhadap masyarakat khsusunya wilayah pulau, pemerintah kecamatan terlebih dahulu menggencarkan sosialisasi. Sebagai salah satu upaya dan strategi memberikan pemahaman, dan menangkal informasi negative tentang vaksinasi yang beredar di media sosial.

“Strategi kita memperbanyak frekuensi kunjungan ke wilayah tapi berbasis RW, berbasis lingkungan. Ini penting untuk memberikan pemahaman dan menangkal informasi negative tentang vaksin yang biasanya banyak di media sosial. Awalnya kita berangkat tanpa sosialisasi, kita dapat 250 untuk dua desa. sekarang karena kita sudah sosialisasi dulu, angkanya bisa naik,” tutur dia. (Using)

Remaja Pembobol Ruang Kepsek Diringkus Polsek Alas Barat

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Polsek Alas Barat Polda NTB berhasil meringkus LH lelaki 21 Tahun asal Desa Mapin Kebak Kecamatan Alas Barat Minggu (28/11) kemarin, ia diringkus setelah menggondol barang-barang di SDN 1 Mapin Kebak. LH melakukan aksinya Sabtu 27 November sekitar pukul 03.00 wita.

Dari tengan pelaku pihak kepolisian berhasi menyita 1 Unit TV merek Polytron 21 inch, 1 Unit Speaker Aktif merek Sanken warna hitam, 1 Unit Proyektor merek Optoma warna hitam model X312, 1 Unit Amplifier warna hitam. Kemudian 1 Unit Alat tensi 200 aneroid sphygmomanometer dan 1 Unit Mic warna hitam.

Kapolsek Alas Barat Iptu Lalu Sukardi membeberkan, kronologis kejadian LH mencongkel jendela ruang kepala sekolah. kemudian merusak terali besi ruangan tersebut setelah itu ia masuk dan mengambil barang-barang yang ada di dalam ruang Kepala Sekolah.

Dijelaskan, usai menerima laporan, jajaran Polsek Alas Barat langsung melakukan penyelidikan. Dan pelaku diketahui telah menjual hasil kejahatannya.

“Setelah mendapatkan Laporan, kami langsung begerak melakukan penyelidikan. LH di ringkus setalah menjual TV Polytron hasil curian nya kepada salah seorang warga. Saat ini LH sedang dalam proses penyidikan yang ditangani oleh unit reskrim Polsek Alas Barat,” ucapnya, juga menambahkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, LH dipersangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. (Using)

Pelaku Curas Diamankan Tim Puma Polres Sumbawa

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Jajaran Tim Puma Sat Reskrim Polres Sumbawa berhasil meringkus satu orang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas), Jum’at 26 November 2021 sekitar Pukul 23.30 Wita. Satu orang lainnya, saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa Iptu Ivan Roland Cristofel S.T.K melalui Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi S.Sos mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Rabu Tanggal 24 November 2021 Pukul 21.30, di Jalan Raya Simpang Samota Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa.

Dirinya menjelaskan saat itu korban bersama temannya hendak pergi jalan-jalan ke Taman Lembi. saat tiba di lokasi kejadian, kemudian dari belakang datang kendaraan jenis Yamaha MX Merah Hitam yang dikendarai oleh 2 ( Dua ) orang laki-laki yang menyalip korban dan langsung menghadang dengan kendaraan milik pelaku.

Kemudian pelaku seketika mematikan kunci kontak motor korban kemudian meminta sejumlah uang. Korban kemudian menjawab “Tidak Ada Uang”, dan salah satu pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan mengepal sebanyak 2 kali dan teman pelaku kemudian menodongkan pisau ke leher teman korban dengan mengakatakan “Nyawa atau HP”.

“Karena takut, teman korban lantas menyerahkan Hp miliknya, setelah itu salah satu pelaku mencoba menusuk korban dengan mengunakan pisau ke arah perut korban, namun korban mampu menangkis sehingga melukai tangan Korban dibagian jari telunjuk kanan, karena takut Korban pun juga menyerahkan Hp miliknya,” Terang Kasi Humas.

Sambung Kasi Humas, Setelah menerima laporan dari korban Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan keberadaan salah satu pelaku yang berlokasi di Kelurahan Brang Biji Kecamatan Sumbawa. “Ketika dilakukan penangkapan pelaku yang berinisial MJ (25) sedang tertidur dan tidak melakukan perlawanan, Saat dionterogasi MJ mengakui melakukan aksinya bersama salah seorang temannya berinisial E asal Desa Ropang Kecamatan Ropang yang saat ini membawa barang bukti HP” Ungkap Kasi.

Pelaku MJ selanjutnya di bawa ke Mapolres Sumbawa beserta BB pisau. Sementara itu teman pelaku saat ini sedang dalam pengejaran Tim Puma Polres Sumbawa. (Using)

Soliditas dan Sinergitas TNI-POlri Tidak Boleh Terganggu

Jakarta, sumbawanews.com – Kepala Biro Penarangan masyarakat (Karo Penmas) Devisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono menegaskan, soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri tidak boleh terganggu. Sebab merupakan dua kekuatan yang menjadi satu kesatuan strategis untuk Indonesia.

“Soliditas dan sinergisitas TNI-Polri merupakan satu kekuatan yang strategis untuk bangsa ini. kedua, Soliditas dan sinergisitas TNI-Polri, menjadi kunci untuk menghadapi ancaman dan tantangan oleh bangsa ini,” tegasnya, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (29/11).

Sehingga, apabila terdapat kesalahpahaman antara personel di lapangan, akan diselesaikan dengan sebaik-baiknya, dan secepat-cepatnya. “Sehingga betul-betul, sekali lagi Soliditas dan sinergisitas TNI-Polri tidak boleh terganggu. Ini dipertahankan dan terus diperkuat. Kalau ada masalah-masalah, harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya, dengan secepat-cepatnya. Termasuk juga dengan yang di tembaga pura. Pimpinan-pimpinan (TNI-Polri) disana telah menyelesaikan itu semua, sudah selesai. Dan sekarang pelaksanaan tugas masing-masingsudah berjalan dengan baik,” jelas Rusdi.

Diungkapkan, saat ini TNI dan Polri semakin memperkuat soliditas dan sinergitas, melalui kegiatan-kegiatan yang digelar secara bersama-sama. “Sekali lagi, Soliditas dan sinergisitas TNI-Polri harus dikuatkan. Karena menjadi kunci menghadapi ancaman dan tantangan dari bangsa. Ini sudah berjalan baik. jadi kalau ada hal-hal terjadi di luar, tentunya tidak akan mengurangi kesolidan dan kesinergian antara TNI dan Polri. Kita tetap menjaga itu,” jelasnya. (Using)

Polri : Izin Reuni Akbar 212 Tidak Serta-Merta Dikeluarkan

Jakarta, sumbawanews.com – Izin Reuni Akbar 212 yang dikeluarkan oleh kepolisian, tidak dapat serta-merta dikeluarkan tanpa mempertimbangkan rekomendasi dari pihak-pihak terkait. Seperti pemilik tempat lokasi kegiatan akan dilangsungkan dan rekomendasi dari satgas covid-19 daerah setempat.

“Yang sedang dibahas adalah perizinan. Apabila kita bicara tentang perizinan, tentunya itu tidak serta-merta tugas dari Polri. Sebelum mengeluarkan izin keramaian, Polri harus meminta rekomendasi dari berbagai pihak terkait dengan kegiatan tersebut. Seperti pemilik tempat, dimana kegiatan itu akan dilaksanakan. Dengan situasi pandemic seperti ini, Polri juga meminta rekomendasi dari satgas covid-19. Apabila rekomendasi ini telah dikeluarkan oleh instansi terkait, maka polri akan mempertimbangkan pemberian izin kegiatan tersebut,” kata Brigjen Po. Rusdi Hartono, Kepala Biro Penarangan masyarakat (Karo Penmas) Devisi Humas Polri, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (29/11).

Ia menyebutkan, saat ini, Indonesia masih dalam situasi pandemic covid-19. Dan masyarakat diminta dapat mempertimbangkan situasi tersebut, agar tidak menciptakan klaster-klaster baru. sebab, selama ini penanganan dan penyebaran telah menunjukkan perkembangan positif, yang harus dipertahankan dan diperbaiki.

“Kita masih dalam situasi pandemic. Polri menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, agar bijak melihat situasi seperti ini. Kegiatan-kegiatan yang banyak mengumpulkan orang, yang cenderung akan menjadi klaster baru, lebih baik dihindari. Sehingga betul-betul, situasi yang sudah baik sekarang ini. penanganan covid yang sudah berjalan dengan positif, ini bisa kita pertahanakan dan kita perbaiki,” tegas Rusdi. (Using)

Polri Siap Amankan Kebijakan Pemerintah Terkait Nataru

Jakarta, sumbawanews.com – Kepala Biro Penarangan masyarakat (Karo Penmas) Devisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono menegaskan, Polri siap mengamankan dan menjalankan kebijakan pemerintah terkait dengan Natal dan Tahun Baru (Nataru) khususnya yang dituangkan dalam Instruksi Mendagri nomor 62 tahun 2021. Agar kasus covid-19 tidak mengalami lonjakan seperti Nataru tahun sebelumnya.

“Polri akan mengamankan dan menjalankan segala kebijakan pemerintah yang mengatur tentang tahun baru. untuk natal dan tahun baru,pemerintah melalui kementerian dalam negeri telah mengeluarkan instruksi mendagri nomo 62 tahun 2021,” ucapnya, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (29/11).

Diungkapkan, dan Inmendagri tersebut, telah diatur segala ketentuan yang menyangkut dengan Natal dan Tahun Baru. seperti kapasitas dan/atau kegiatan kegiatan keagamaan, tempat perbelanjaan dan tempat public lainnya.

“Dan juga tidak ada kegiatan-kegiatan pengumpulan masa, kegiatan tahun baru dan sebagainya. Karena dengan berkumpulnya banyak orang, maka berpotensi meningkatnya angka covid-19. Sekali lagi, polri siap mengamankan dan melaksanakan kebijakan pemerintah menyangkut Natal dan Tahun Baru 2021,” ucapnya.

Operiasi Lilin Libatkan TNI-Polri

Untuk mengamanan dan pelayanan Nataru 2021, akan digelar Operasi Lilin bersama instansi terkait, dengan melibatkan 179.814 personel. Antara lain 103.109 personel Polri, 19.017 personel TNI dan selebihnya dari unsur pemerintah daerah serta mitra-mitra kepolisian.

Selain itu, juga akan didirikan sebanyak 3.184 pos pengamanan dan 1.113 pos pelayanan. “Pos pengamanan dan pos pelayanan untuk memastikan, bahwa betul-betul kebijakan pemerintah untuk Nataru dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ia berharap, agar masyarakat berlaku disiplin dengan aturan yang telah dikeluarkan pemerintah. Dan menjadi bagian upaya bersama untuk mengendalikan covid-19 di Indonesia.

Belajar dari Nataru 2020

Dijelaskan, pengamanan dan pelayanan Nataru 2021, akan belajar dari pengalaman Nataru 2020. “Kita tentunya belajar dengan situasi pandemic sekarang ini. Liburan-liburan sebelumnya, akan berdampak pada yang tertular covid-19. Kita lihat pada pasca natal dan tahun baru 2020, itu ada peningkatan kasus sampai dengan 101 persen, pasca libur natal dan tahun baru. Pasca libur Idul Fitri 2020 juga seperti itu, sampai angka tertinggi hariannya mencapai 56.757 (kasus),” jelasnya.

Rusdi menegaskan, pengamanan dan pelayanan Nataru berpegang pada prinsip, keselamatan rakyat menjadi hukum tertinggi. Dan untuk mewujudkan prinsip tersebut, segala upaya akan dilakukan agar masyarakat dapat terbebas dari pandemic covid-19.

“Dan tentunya kami berharap, prinsip ini dipegang oleh semua kompoenen bangsa. Yang dapat dipraktekkan sehari-hari, sehingga betul-betul covid-19 ini dapat kita kendalikan sebaik-baiknya,” tuturnya. (Using)

Pemerintah Hormati Putusan MK Terkait UU Cipta Kerja

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah menghormati dan segera melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 91/PUU-XVIII/2020 terkait Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Demikian disampaikan oleh Presiden dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (29/11).

“Dengan dinyatakan masih berlakunya UU Cipta Kerja oleh MK, maka seluruh materi dan substansi dalam UU Cipta Kerja dan aturan sepenuhnya tetap berlaku tanpa ada satu pasal pun yang dibatalkan atau dinyatakan tidak berlaku oleh MK,” ucap Presiden.

Kepala Negara menyebutkan, telah memerintahkan jajarannya untuk segera menindaklanjuti dan melakukan perbaikan terkait putusan tersebut. Dan seluruh peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja yang ada saat ini masih tetap berlaku.

“Saya telah memerintahkan kepada Menko dan menteri terkait untuk segera menindaklanjuti putusan MK itu secepat-cepatnya dan MK sudah menyatakan bahwa UU Cipta Kerja masih tetap berlaku. Pemerintah dan DPR sebagai pembentuk undang-undang diberikan waktu paling lama dua tahun untuk melakukan revisi atau perbaikan-perbaikan,” tuturnya.

Presiden menegaskan, komitmen pemerintah terhadap agenda reformasi struktural, deregulasi, dan debirokratisasi akan terus dijalankan. Dan dipastikan, pemerintah menjamin keamanan dan kepastian investasi di Indonesia.

“Saya pastikan kepada para pelaku usaha dan para investor dari dalam dan luar negeri, bahwa investasi yang telah dilakukan, serta investasi yang sedang dan akan berproses, tetap aman dan terjamin,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. (Setpres/using)

Ketua DPRD Sumbawa Siap Dukung Program Kerja Karang Taruna Mandiri Desa Luar

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa mendukung Program Kerja pengurus Karang Taruna Mandiri Desa Luar Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikan Ketua DPRD Sumbawa Abdul Rafiq di saat berkunjung ke sekretariat Karang Taruna Mandiri Sabtu (27/11).

Sebelumnya, Pengurus Karang Taruna, dikesempatan itu memperkenalkan belasan orang Anggota Karang Taruna Mandiri dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua DPRD Sumbawa.

Dalam pertemuan itu, Pengurus dan juga anggota Karang Taruna berharap kepada Ketua DPRD Sumbawa untuk dapat mendukung program kerja Pengurus Karang Taruna Mandiri Desa Luar Kecamatan Alas agar lebih maju dan baik. Juga menginginkan adanya kegiatan positif di desa, seperti olahraga, wirausaha, seni, pendidikan dan kegiatan lainnya. Keinginan itu dilakukan agar para pemuda bisa aktif dalam kegiatan positif.

Abdul Rafiq berharap, Karang Taruna yang merupakan organisasi sosial yang motor utamanya kaum muda agar menunjukkan perannya dengan melaksanakan pelayanan sosial demi mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat. “Lakukan koordinasi yang baik dengan instasi terkait di Pemerintahan Kabupaten Sumbawa agar pelaksanaan tugas Karang Taruna berjalan sesuai dengan koridor,” ucap Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PDIP Sumbawa ini.

Ketua DPRD Abdul Rafiq menyambut baik harapan pengurus, dan berharap Karang Taruna dapat lebih baik lagi dalam perannya sebagai perekat komponen pemuda di masyarakat.

“Melalui Karang Taruna, kami berharap menjadi wadah berkumpulnya kaum muda dalam membekali diri dengan kegiatan yang bermanfaat, Saya siap mensupport kegiatannya” ujar Rafiq yang juga ketua ikatan keluarga Lombok Sumbawa ini.

Hal Ini juga sebagai upaya dalam meminimalisir pergaulan bebas, narkoba, dan kenakalan remaja lainnya,” ucap Rafiq. (Ruf)

Berita Terkini

Korea Selatan Prihatin Hambatan Investasi di Indonesia

Sumbawanews.com,- Korea Selatan mengungkapkan kekhawatiran terhadap sejumlah hambatan non-tarif yang mengganggu iklim investasi di Indonesia, meskipun kedua negara terus memperkuat kemitraan strategis di tengah...

Aljazair Kembali Bangkit, Kalahkan Yordania 2-1

Sumbawanews.com,- Pertandingan sengit di San Francisco Bay Area Stadium menjadi saksi comeback memukau tim Afrika. Aljazair berhasil membalikkan kekalahan menjadi kemenangan 2-1 atas Yordania...

Iran Klaim Kendalikan Selat Hormuz Sesuai Hukum Internasional

Sumbawanews.com,- Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa Republik Islam Iran akan mengelola Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional, usai rangkaian pembicaraan strategis...

Perpanjangan Pensiun Polri Resmi Ditetapkan

Sumbawanews.com,- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa perpanjangan batas usia pensiun anggota Polri telah resmi ditetapkan melalui revisi Undang-Undang Kepolisian yang ditandatangani...

Berita Utama