Home Blog Page 2400

Cegah Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polsek Lape Beri Penyuluhan di Sekolah

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Polsek Lape Polres Sumbawa melalui Bhabinkamtibmas Labukuris Bripka Burhanuddin mengadakan kerjasama dengan pihak sekolah SMPN 2 Desa Labukuris untuk mengadakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan terkait pencegahan kenakalan remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba, Kamis (02/12/21) pagi. penyuluhan tersebut diberikan kepada para pelajar, agar dapat menjauhi kenakalan remaja, bersikap disiplin dan patuh terhadap peraturan yang berlaku. Sehingga mereka lebih fokus untuk belajar dan meraih cita-cita di masa depan agar dapat menjadi anak yang nantinya bisa membanggakan keluarga, bangsa dan negara.

“Usia remaja merupakan usia yang rentan akan pengaruh – pengaruh yang tidak baik sehingga perlu mendapatkan bimbingan dan pengawasan ekstra dari orang tua dan juga guru disekolah,” ungkap Bhabinkamtibmas.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Burhanuddin memberikan materi tentang tentang berbagai macam bahaya kenakalan remaja, penanganan serta pencegahan kenakalan remaja tersebut. terlihat para pelajar pun juga sangat tertarik untuk berinteraksi dan menyimak apa yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan himbauan dan ajakan untuk bersama-sama mematuhi protokol kesehatan pencegahan covid-19 dimasa pandemi seperti saat ini, dirinya berharap kepada para pelajar agar senantiasa mematuhi prokes saat berada diluar rumah.

“Protokol kesehatan juga kami tekankan mengingat sering kami jumpai anak muda yang cuek terhadap prokes karena merasa tubuhnya kuat dan sehat, namun lupa bahwa dirumah ada keluarga dan orang tua yang rentan terkena virus covid-19” Terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Lape Iptu Awaluddin S.AP, M.M Inov., mengatakan kegiatan penyuluhan serta pembinaan merupakan kegiatan rutin dari Polsek Lape. untuk mengantisipasi serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas salah satunya yang disebabkan oleh kenakalan remaja. (Using)

Presiden Jokowi Tinjau Infrastruktur Akses Menuju Lokasi KTT G20

Nusa Dua, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan agendanya di Bali dengan meninjau sejumlah infrastruktur pendukung untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Kamis (02/12). Lokasi yang pertama ditinjau adalah Jalan Tol Bali-Mandara.
Jalan tol ini nantinya akan dilintasi oleh para pemimpin G20 saat Bali menjadi tuan rumah KTT G20. Jalan tol yang menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Nusa Dua rencananya akan dipercantik dengan penanaman bunga, mangrove, dan dicat ulang.

“Kita akan mulai proses mempercantik jalan tol di bulan Januari. Kita akan hias dengan pohon kamboja, tabebuya, dan di pinggirannya kita akan tanam mangrove, bougenville, anggrek, dan lain-lain,” ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono kepada Biro Pers, Media, dan Informasi, Sekretariat Presiden.

Lokasi berikutnya yang ditinjau Presiden adalah Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Tempat ini merupakan salah satu kandidat lokasi diselenggarakannya KTT G20.

Adapun penataan koridor jalan, pedestrian, dan lanskap Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua hingga _venue_ KTT G20 meliputi Bundaran Ngurah Rai, _underpass_ Ngurah Rai, pintu masuk tol Ngurah Rai, _coating_ tiang pancang, taper dan median tol, exit tol Nusa Dua, dan akses jalan serta jembatan menuju lokasi KTT.

Mangrove Bentuk Komitmen dalam Perubahan Iklim

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengawali kunjungan kerjanya di Provinsi Bali dengan meninjau Mangrove Conservation Forest di Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Hutan mangrove yang disiapkan untuk dikunjungi oleh para pemimpin delegasi Group of Twenty (G20) pada 2022 mendatang ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki komitmen yang kuat dalam penanganan perubahan iklim.

“Ini akan menunjukkan nantinya keseriusan kita merestorasi hutan mangrove, merehabilitasi hutan mangrove, merestorasi hutan gambut, dan merestorasi lahan-lahan kritis yang ada di negara kita. Saya kira komitmen itu yang ingin kita tunjukkan secara konkret, secara riil di lapangan. Nanti 20 kepala negara akan kita ajak semuanya ke sini,” tutur Presiden.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dyah Murtiningsih menuturkan bahwa rehabilitasi mangrove ini merupakan bentuk kerja sama dengan berbagai pihak. Dyah optimistis hutan mangrove tersebut akan siap dikunjungi para pemimpin delegasi G20.

“Kita juga sudah mengundang para ahli untuk membahas terkait dengan persemaian mangrove yang akan kita bangun di sini. Kita optimistis, yakin karena dengan bersama-sama dengan kementerian yang lain juga kita akan bersama-sama membangun, sehingga pada saatnya pada bulan Oktober kita sudah akan siap untuk menerima kunjungan dari anggota G20,” ucapnya.

Dyah menuturkan bahwa upaya ini bertujuan untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia bersungguh-sungguh dalam upaya rehabilitasi mangrove.

“Kalau kita melihat Tahura (Taman Hutan Raya) Ngurah Rai ini dulunya adalah tambak terbuka tahun 1992 dengan upaya yang sangat maksimal sehingga lokasi ini ataupun Tahura ini mangrovenya bisa terbangun dengan baik,” lanjutnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana saat meninjau hutan mangrove tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono dan Gubernur Bali Wayan Koster. (Setpres/using)

Tingkatkan Para Santri Mencintai Musik Islami, Satgas Yonif 751/VJS Berikan Bantuan Seperangkat Alat Musik Rebana

(Jayawijaya). Di era yang sudah modern seperti saat ini banyak para generasi muda termasuk para santri yang berada di pesantren tidak mengenal dan tidak mampu memainkan alat-alat musik tradisional yang menjadi warisan dari para pendahulu, salah satunya alat musik rebana.

 

Hal inilah yang mendorong Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P memberikan bantuan seperangkat alat musik rebana dengan harapan agar di jaman milineal saat ini para generasi muda, khususnya para santri bisa melanjutkan menyanyikan lagu-lagu islami dengan menggunakan alat musik tradisional.

 

Dipimpin langsung oleh Dansatgas serta di dampingi para Staf Satgas menyerahkan seperangkat alat musik rebana kepada Pesantren Al-Istiqomah, Distrik Walesi, Kab. Jayawijaya, yang diterima oleh pak ustad Zubaidi dan disaksikan seluruh ustad dan para santri, Kamis (2/12/2021).

 

Saat penyerahan seperangkat alat musik rebana tersebut, Dansatgas menyampaikan bahwa untuk beberapa hari kedepan personel satgas yang mahir memainkan alat tersebut akan mengajarkan kepada para santri cara memainkannya.

 

Kami sadar bahwa alat musik yang kami serahkan termasuk alat musik yang baru dikenal oleh para santri sehingga untuk beberapa hari kedepan saya sudah menunjuk beberapa personel satgas yang mahir menggunakan alat musik rebana tersebut mengajarkan kepada para santri,” ujar Dansatgas.

 

“Besar harapan saya dengan alat musik ini semoga para santri bisa mahir, sehingga bisa ditampilkan dalam kegiatan-kegiatan yang bernuansa islami,” kata Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi.

 

Pada kesempatan yang sama, Ustad Ahmad Zubaidi yang mewakili seluruh pengurus dan santri mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Dansatgas Yonif RK 751/VJS. “Mewakili dari ustad dan santri saya menyampaikan terima kasih kepada bapak Danyon dan jajarannya yang telah memberikan bantuan alat musik rebana ini,” ucapnya.

 

“Semoga dengan alat musik ini bisa lebih menambah ilmu pengetahuan anak-anak santri dalam bermain musik khususnya musik islami, karena alat musik rebana ini identik dengan lagu-lagu islami,” ujar ustadz Zubaidi. (Bdr)

 

Pakar Minta Publik Hati-Hati dengan Label HOAX Pada Informasi

Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat dan Peneliti Media, Ignatius Haryanto belum lama ini

Jakarta-Peneliti Media Ignatius Haryanto meminta masyarakat berhati-hati dengan label hoaks yang diberikan terhadap sebuah informasi. Sebab, tidak semua informasi yang salah tersebut dapat dikatakan HOAX.

Lebih lanjut, ia merujuk pada handbook UNESCO yang dirilis pada 2018, yang menjelaskan kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada sebuah informasi. “Terdapat  tiga jenis kesalahan informasi, yaitu missinformasi, disinformasi dan malinformasi. Missinformasi adalah ketidak akuratan atau menghubungkan yang keliru/ konten missleading, yang bisa dikatakan kekeliruan informasi tapi dikatakan tidak ada niatan jelek. Misalnya kesalahan penulisan nama, ini yang banyak terjadi,” jelas wartawan senior yang akrab disapa Kumkum ini.

Sementara, disinformasi adalah konten yang salah, dimanipulasi, dibuat-buat, difabrikasi dan sudah ada unsur niatan jahat. Dan malinformasi adalah informasi dengan fakta yang benar namun disebarkan dengan niat yang jahat. “Misalnya informasi yang bocor. Informasi tersebut benar namun ada niatan jelek atau yang ingin menjatuhkan seseorang. Juga bisa ungkapan-ungkapan yang penuh kebencian,” pungkasnya.

Penjelasan tersebut disampaikan pengajar dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) ini terkait mudahnya label HOAX disematkan pada sebuah informasi, oleh lembaga tertentu. “Ini yang menjadi challange bagi publik dan netizen, apakah termasuk HOAX atau sekedar misinformasi. Seperti pada informasi mengenai larangan susu kental manis di seduh yang dikatakan HOAX oleh sejumlah pihak, jangan sampai kita terjebak pada label HOAX tersebut. Padahal yang lebih penting disini adalah bahwa benar produk tersebut mengandung banyak gula dan tidak baik bila dikonsumsi oleh anak dan bayi,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu yang lalu, Turnbackhoax merilis hasil cek fakta yang menyebutkan larangan susu kental manis di seduh adalah HOAX. Pernyataan tersebut justru memicu kebingungan masyarakat. Sebab, BPOM sendiri telah menyatakan bahwa susu kental manis adalah produk susu yang tidak dapat dikonsumsi sebagai minuman tunggal. Artinya, susu kental manis adalah produk yang digunakan sebagai topping, ataupun bahan untuk penambah rasa dalam makanan.

Ketua Harian YAICI Arif Hidayat mengatakan pihaknya telah menyampaikan permintaan pencabutan konten yang menyesatkan tersebut kepada Turnbackhoax. “Fakta bahwa susu kental manis tidak boleh di konsumsi sebagai minuman susu telah diatur melalui PerBPOM No 31 tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan.  Oleh karena itu kami meminta segenap pihak untuk lebih hati-hati dalam menyebarkan informasi, jangan sampai informasi yang benardikatakan hoax, apalagi seputar informasi kesehatan dan malah berakibat buruk bagi kesehatan,” jelas Arif Hidayat.

Pembina Utama Madya IV/d Kominfo Drs. Wiryanta, MA., Ph.D saat dikonfirmasi terkait konten Turnbackhoax tersebut menyatakan kekeliruan mungkin saja terjadi dalam oengecekan fakta informasi HOAX atau bukan. Ia menjelaskan mekanisme cek fakta yang dilakukan pihaknya melalui Turnbackhoax, apabila memang terjadi kesalahan dalam pelabelan sebuah informasi termasuk HOAX atau bukan, bisa saja nanti di revisi. “Kami memang menerima aduan dari masyarakat yang kemudian ditayangkan. Mengenai informasi hoax SKM ini, saya juga menghimbau produsen agar kita bisa meluruskan bersama sama.” jelas Wiryanta. Lebih lanjut, Wiryanta mengapresiasi YAICI yang berupaya meluruskan informasi tersebut ke publik.

Presiden Lantik Keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas (KND). Acara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 1 Desember 2021, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pelantikan keanggotaan KND dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 53/M Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas. anggota KND yang dilantik tersebut adalah Dante Rigmalia, sebagai Ketua merangkap Anggota. Deka Kurniawan, sebagai Wakil Ketua merangkap Anggota.
Kemudian Eka Prastama Widiyanta, sebagai Anggota. Kikin Purnawirawan Tarigan Sibero, sebagai Anggota. Fatimah Asri Mutmainah, sebagai Anggota. Jonna Aman Damanik, sebagai Anggota; dan Rachmita Maun Harahap, sebagai Anggota.

Bentuk Perhatian pada Hak Penyandang Disabilitas

Staf Khusus Presiden, Angkie Yudistia dalam keterangannya selepas Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan keanggotaan mengatakan, Pembentukan Komisi Nasional Disabilitas (KND) merupakan bukti nyata bahwa pemerintah jelas dan tegas dalam memperhatikan perlindungan dan penghormatan hak-hak penyandang disabilitas. Sebanyak tujuh komisioner KND juga telah dilantik dengan melewati berbagai tahapan untuk menjadi kandidat terbaik pemimpin KND.

“Berdirinya Komisi Nasional Disabilitas ini adalah sebagai langkah awal yang positif atas kesetaraan penyandang disabilitas untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, Indonesia yang ramah terhadap disabilitas,” ucap Angkie.

Angkie menambahkan bahwa pelantikan keanggotaan KND merupakan komitmen Presiden dalam merealisasikan Undang-Undang (UU) Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan diperkuat oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2020 tentang Komisi Nasional Disabilitas.

Sementara itu, Dante Rigmalia, sebagai Ketua KND yang baru dilantik merasa bahagia karena momen tersebut menjadi sebuah pembelajaran dan pengayaan tentang bagaimana mewujudkan upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas berdasarkan kesamaan hak sebagai warga negara.

“Dengan terbentuknya komisioner Komisi Nasional Disabilitas ini, kita dapat mengawal penciptaan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas sehingga penyandang disabilitas dapat menikmati hasil pembangunan kemudian berkontribusi dalam pembangunan, dan juga menjadi ke depannya mandiri sebagai individu dan sebagai warga negara yang berkontribusi untuk negaranya,” ucap Dante.

Pada kesempatan tersebut, Dante pun meminta dukungan dari semua pihak agar tugas dan fungsi dari KND dapat berjalan dengan lancar.

“Mohon kami dibimbing dan diberi arahan untuk bisa melaksanakan tugas dan fungsi kami. Semoga kami semua dapat menjalankan amanah yang diberikan kepada kami dengan baik,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia. (Setpres/using)

Dua Tersangka Kelompok JI dari Sulsel Diringkus

Jakarta, sumbawanews.com – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, mengatakan, Densus 88 Antiteror Polri telah melakukan penangkan tersangka kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dari Sulawesi Selatan. Kedua tersangka yang tangkap tersebut, merupakan anggota Toliyah JI wilayah Sulawesi Selatan.

“Densus 88 Antiteror polri, terus melaksanakan tindakan-tindakan kepolisian sebagai upaya pencegahan aksi terror ditanah air. Telah diamankan dua tersangka pelaku terror di wilayah Sulawesi Selatan,” ucap Rusdi dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Rabu (01/11).

Tersangka yang diamankan, yakni M alias AFB, laki-laki (42), yang ditangkap pada tanggal 24 November 2021, pada pukul 09.55 wita, di kecamatan Tomoni, Luwuk Timur, Sulawesi selatan. Tersangka M merupakan anggota Toliyah JI wilayah Sulawesi.

“Toliah adalah petugas yang mempersiapkan tempat untuk pertemuan maupuan tempat penginapan anggota keluarga yang berasal dari luar Sulawesi. Selain itu, sebagai anggota Toliah, yang bersangkutan juga bertugas menyimpan dan mengamankan senjata milik kelompok JI di wilayah Sulawesi,” jelasnya.

Diungkapkan, beberapa catatan Densus 88 terhadap aktivitas M terkait JI yakni, 2003 dan 2006 mengikuti kegiatan Tadarul Alam di pulau Bulubuloe di Teluk Bone menggunakan senjata api jenis M-16. Pada 2010 menerima paket senjata api FNC, dan M-16 dari Reza dan dari Fitri. Dimana kedua pengirim senjata sebelumnya telah ditangkap di Poso.

Selanjutnya kedua senjatan api tersebut diberikan kepada Heri, dan senjata api tersebut digunakan oleh anggota JI untuk melakukan latihan di Kolaka Provinsi Sulawesi tenggara. Sebelumnya, Heri telah tertangkap di Makassar.

Kemudian, pada tahun 2010 menerima paket peluru kalieber 5,56 mm dari Togar, kemudian diserahkan kepada Siono untuk digunakan pada kegiatan latihan di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Sebelumnya Togar telah ditangkap di Poso. Selain itu, M juga tercatat beberapa kali mengikuti pertemua yang dilakukan kelompok JI.

Sedangkan tersangka MM alias AAM, laki-laki (44), ditangkap pada tanggal 26 November 2021, sekitar pukul 07.30 wita, di Luwuk Timur, Selawesi Selatan. Yang bersangkutan juga merupakan anggota Toliyah JI wilayah Sulawesi Selatan.

Diungkapkan, tersangka MM tercatat, pada tahun 2003 melakukan uji coba senjata M-16, bersama dengan Baharuddin alias Slamet, di daerah Teluk Bone. Kemudian Pada tahun 2004 melakukan survey di daerah Gunung Bulupoloe untuk digunakan sebagai tempat latihan anggota JI. Pada tahun yang sama pula, menerima satu pucuk senjata jenis UZI dari Baharuddin. Baharuddin alias Slamet, sebelumnya telah ditangkap di Jawa Timur.

Selanjutnya pada tahun 2006 membuat tempat penyimpanan senjatan dari gorong-gorong yang berlokasi di kebun miliknya, di Luwuk Timur. Dan di lokasi tersebut, Heri pernah menyimpan senjata api.

“Saat ini densus, terus melakukan tindak lanjut penangkapan tersangka kelompok JI untuk pengembangan dan penuntasan kasus-kasus yang berhubungan dengan kelompok JI,” tegas Rusdi. (Using)

KSAD Kunjungi Kapolri

Jakarta, sumbawanews.com – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI Dudung Abdurachman bertemu dengan Kapolri, Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, di Mabes Polri, Rabu (01/12). Dalam pertemuan tersebut, dibicarakan berbagai hal termasuk sinergi dan soliditas TNI-Polri.

“Banyak hal yang kita diskusikan, khususnya bagaimana menjaga sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri didalam melaksanakan tugas-tugas di lapangan,” kata Kapolri, dalam konfrensi pers usai pertemuan.

Ditegaskan, soliditas dan sinergitas tetap dijaga, baik dalam melaksanakan kegiatan menghadapi ancaman, dan situasi kamtibmas, serta dalam menjaga dan mengawal kebijakan pemerintah. “Yang terkait dengan tugas dalam hal melaksanakan kegiatan yang sifatnya menghadapi ancaman, dan situasi kambitmas. Tentunya bagaimana menjaga dan mengawal kebijakan pemerintah. Kita sepakat bahwa, sinergitas dan soliditas yang telah terjalin selama ini akan semakin kita optimalkan dalam pelaksanaan tugas-tugas mendatang,” ucap Listyo.

Ditempat yang sama, KSAD mengungkapkan, pertemuan dengan Kapolri di Mabes Polri merupakan silaturrahim sebagai pejabat baru Kepala Staf Angkatan Darat. “Tadi saya bertemu dengan Kapolri dalam rangka soan sebagai pejabat baru Kepala Staf Angkatan Darat,” jelasnya.

Ditegaskan, sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri tidak pernah padam. Hal tersebut juga dipraktekkan sejak menjabat sebagai Pangdam Jaya dan Pangkostrad.

“Ada beberapa hal yang saya sampaikan, bahwa pengalaman-pengalaman saya waktu jadi Pangdam tentunya saya dengan Kepolisian, sudah sangat-sangat familier. Waktu jadi Pangdam Jaya, Pangkostrad. Sinergitas TNI-Polri, tidak pernah padam. Luar biasa,” ucap KSAD, juga menambahkan, hal tersebut juga menjadi bahan briefing bersama seluruh Pangdam, agar TNI hadir ditengah masyarakat bersama Kepolisian untuk memberikan solusi.

Ia menekankan, terhadap setiap ancaman TNI bersama Kepolisian musti bergerak cepat. Termasuk dalam mendukung program pemerintah, dan dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

“luar biasa. Masyarakat sangat-sangat menantikan bagaimana pemulihan perekonomian. Kedepan, saya dengan kepolisian akan selalu bersinegi. Soliditas akan selalu kita jaga dimanapun berada, (prioritas) adalah kepentingan rakyat,” jelasnya.

Ia mengingatkan, seluruh Pangdam dan jajaran TNI AD agar setiap kegiatan selalu dilakukan bersama Kepolisian. Selain itu, TNI musti dicintai oleh rakyat dan juga mencintai rakyat.

“Saya tekankan kepada seluruh jajaran. Pangdam nempel dengan Kepolisian, setiap apapun kegiatan. baik masalah pertumbuhan perekonomian untuk membangkitkan kembali semangat mereka. Begitu juga dengan semangat bela bangsa dan negara. Dimanapun berada, seluruh jajaran Angkata Darat. Kalian harus dicintai dan disayangi rakyat. dan lebih hebat lagi, kalian harus mencintai rakyat,” tegas Dudung. (Using)

DOB Papua Pertimbangkan Kepentingan Strategis Nasional

Jakarta, sumbawanews.com – Kemenko Polhukam menggelar Coffee Morning bertema Rancangan Undang-Undang Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua, di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (30/11). Acara tersebut membahas amanat pada UU No. 2/ 2021 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 21/2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, yang mana pada pasal 76 diamanatkan bahwa pembentukan DOB di Papua dapat dilakukan bersifat bottom up ataupun top down.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Moh. Mahfud MD, mengatakan, Aspirasi pembentukan Daerah Otonomi Baru Papua dapat dilakukan salah satunya dengan mempertimbangkan kepentingan strategis nasional dalam rangka mengokohkan NKRI. “Selain pertimbangan kepentingan strategis nasional dalam rangka mengkokohkan NKRI, juga masalah percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat, serta memelihara citra positif Indonesia di mata Internasional,” ucap Mahfud MD.

Ia mengungkapkan, Banyak aspirasi yang berkembang di masyarakat untuk pembentukan DOB di Papua. “Tuntutan pembentukan DOB di Papua bukan tanpa alasan yang realistis dan strategis, apabila melihat kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial budaya di Papua,” jelasnya.

Menurut Menko Polhukam, dalam pembentukan DOB di Papua, hal penting yang perlu mendapat perhatian antara lain, kondisi geografi; luas daerah Papua, daerah pantai, daerah pegunungan, keterisolasian daerah. Selain itu, kondisi demografi, jumlah penduduk, penyebaran penduduk tidak merata, proses pembangunan masyarakat Papua, serta kondisi sosial budaya masyarakat juga perlu mendapat perhatian.

Hadir dalam kesempatan ini, Mendagri Tito Karnavian, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Wakil Menkumham Edward Omar Sharif Hiariej, Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia, Dirjend Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti dan penjabat eselon I di lingkungan Kemenko Polhukam. (Using)

Kabupaten Sumbawa Borong 13 Piagam Lomba Kampung Sehat Jilid 2 NTB

Mataram, sumbawanews.com – Acara puncak penggelaran Lomba Kampung Sehat jilid-2 NTB di gelar di Ballroom Prime Park Hotel, Kota Mataram Selasa (30/11/2021). Lomba yang di inisiasi oleh Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.IK, MH diakhiri dengan pemberian anugerah award kepada Bupati, Walikota, Kapolres, Dandim , Camat, Kepala Desa, Nakes, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang terpilih.

Dalam lomba tersebut, Kapolres Sumbawa beserta jajaran memborong total 5 piagam penghargaan dalam ajang tersebut. Tercatat Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho, S.IK dinobatkan sebagai juara 1 Kapolres Tervaforit Kampung Sehat, Kapolsek Sumbawa Ipda Eko Riyono, SH meraih juara II Kategori Kapolsek Tervaforit Kampung Sehat, Kapolsek Alas AKP Djoko R.S Gatot mmeraih juara III Kategori Kapolsek Tervaforit Vaksinasi, Bhabinkamtibmas Baodesa Aipda Anhar meraih juara 1 Kategori Bhabinkamtibmas Terfavorit Vaksinasi dan Bhabinkamtinmas Desa Jorok Bripka Dody Rawandi mendapatkan juara II kategori Bhabinkamtibmas Terfavorit Kampung Sehat.

Tidak hanya Jajaran Polres Sumbawa pada ajang tersebut Bupati Sumbawa, Dandim 1607 Sumbawa, Danramil Sumbawa, Camat Unter Iwes , Kepala Desa Jorok, Babinsa Desa Jorok, dan Desa Jorok juga di anugerahkan penghargaan, sehingga total ada 13 Penghargaan dalam Lomba Kampung Sehat Jilid 2 NTB yang diraih oleh Kabupaten Sumbawa.

Kapolres Sumbawa mengungkapkan rasa syukur atas deretan penghargaan tersebut. “Penghargaan ini tidak hanya untuk saya dan keempat rekan lainnya ini buah kerja keras seluruh anggota Polres Sumbawa. Penghargan patut kami syukuri tapi yang terpenting adalah bagaimana masyarakat Sumbawa dapat bangkit dan terbebas dari virus covid-19,” ucapnya.

Ia berharap dengan dianugerahkan 5 penghargaan, akan menjadi penyemangat bagi seluruh anggota untuk lebih gigih dalam melaksanakan tugas kedepan. Sebab, tidak ada hal berat selama mau dan sama-sama bekerja.

“Saya bukanlah apa-apa tanpa dukungan masyarakat Kabupaten Sumbawa, Yang terpenting bukan lah penghargaan yang di berikan namun kita dapat menekan laju penyebaran virus covid-19 di Tana Samawa. Seperti yang kita ketahui bersama dampak dari virus covid-19 ini sangatlah besar disamping kesehatan dan kemanan, virus covid-19 juga menyebabkan kelumpuhan ekonomi, oleh sebab itu kita harus bangkit bersama.” ungkap Kapolres yang ditemui usai acara.

Selain itu Kapolres juga mengungkapkan, Kabupaten Sumbawa berhasil memborong 13 piagam penghargaan “Ini suatu kebanggaan bagi Kabupaten Sumbawa kita membawa pulang total 13 Penghargaan yang diterima oleh Bupati Sumbawa , Dandim 1607 Sumbawa, Camat, Kepala Desa, Kapolsek, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang ada di Kabupaten Sumbawa. Meskipun begitu jangan puas sampai disini, mari terus kita perangi virus covid-19 ini, lalukan vakisnasi hingga terbentuknya herd immunity,” ungkap Kapolres.

Kapolres berharap 13 penghargaan yang berhasil diraih Kabupaten Sumbawa akan menjadi penyemangat untuk terus memerangi virus covid-19 guna membawa Kabupaten Sumbawa menjadi lebih baik kedepan. (Using)

Presiden: Tahun 2021 Kita Belum Impor Beras

Trenggalek, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo mengapresiasi peningkatan produktivitas para petani karena adanya bendungan-bendungan baru yang telah selesai dibangun, antara lain Bendungan Tugu dan Bendungan Gongseng di Jawa Timur. Jika sebelumnya para petani bisa panen dua kali padi dan satu kali palawija, maka sekarang bisa panen tiga kali padi dan satu kali palawija. Hal tersebut diutarakan Presiden dalam keterangannya usai melakukan penanaman padi bersama para petani di Desa Buluagung, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur, Selasa (30/11).

“Kita harapkan dengan tadi Bendungan Tugu yang sudah selesai dan bisa dimanfaatkan –tadi para petani menyampaikan sekarang ini bisa panen dua kali padi dan satu kali palawija– dengan adanya nanti Bendungan Tugu, airnya sudah mengalir sampai ke sawah-sawah, di sini akan bisa panen padi tiga kali, palawija sekali, sehingga produktivitas setiap hektare yang ada di Kabupaten Trenggalek ini bisa naik secara drastis,” ungkap Presiden.

Kepala Negara menjelaskan, produksi beras secara keseluruhan di Provinsi Jawa Timur mencapai 5,7 juta ton. Angka tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan Jawa Timur maupun untuk menyuplai provinsi-provinsi yang lain secara nasional.

“Kita tahu bahwa tahun ini, tahun 2021 sampai hari ini kita belum melakukan impor beras sama sekali dan kenyataannya stok kita masih pada posisi yang sangat baik,” imbuhnya.

Presiden meyakini, kehadiran bendungan-bendungan yang telah selesai dibangun pada beberapa tahun ke belakang mulai menampakkan hasilnya, yaitu dengan meningkatnya produktivitas petani sehingga total produksi di seluruh Tanah Air turut merangkak naik.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menerima aspirasi dari sejumlah petani terutama berkaitan dengan pupuk dan alat produksi pertanian. Dan berjanji akan memerintahkan Menteri Pertanian untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut.

“Saya kira nanti akan kita bicarakan di Jakarta dan agar juga Menteri Pertanian menyelesaikan kesulitan-kesulitan yang ada di lapangan ini secepat-cepatnya,” tandasnya.

Dalam acara penanaman padi di area seluas 75 hektare tersebut, Presiden Jokowi tampak didampingi oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, dan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah. (Setpres/using)

Berita Terkini

Motor Listrik BGN Dihibahkan ke Guru Honorer

Sumbawanews.com,- Komisi IX DPR mendukung rencana pemerintah menghibahkan sepeda motor listrik yang sebelumnya dibeli untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada guru honorer...

Perbaiki Tata Kelola MBG, Muhaimin: Fokus pada Ibu dan Balita

Sumbawanews.com,- Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar penyesuaian...

Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0, Suporter Meradang di Atlanta

Sumbawanews.com,- Pesta gol meledak di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Minggu (21/6) waktu setempat, saat tim nasional Spanyol menghancurkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0...

Iran Tetap Lanjutkan Pembicaraan dengan AS di Swiss Meski Diancam Trump

Sumbawanews.com,- Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa pembicaraan teknis antara Teheran dan Washington di Swiss berlanjut meski Presiden Amerika Serikat...

Berita Utama