Home Berita Nasional Bekasi Tata Ulang Kawasan Pasar Baru dan Pondok Gede

Bekasi Tata Ulang Kawasan Pasar Baru dan Pondok Gede

Sumbawanews.com,- Pemerintah Kota Bekasi mulai memperbaiki tata ruang kawasan strategis di kawasan Pasar Baru dan Jalan Juanda, menyusul suksesnya penataan di Pasar Pondok Gede. Wali Kota Tri Adhianto menegaskan, upaya ini bukan sekadar penertiban sementara, melainkan reformasi menyeluruh yang bertujuan mengembalikan fungsi ruang publik dan menciptakan lingkungan perdagangan yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan.

Penataan yang dimulai sejak Senin, 22 Juni 2026, itu mencakup pembenahan infrastruktur dasar: drainase yang tersumbat diperbaiki, trotoar yang terabaikan diperlebar dan difungsikan kembali, penerangan jalan diperbarui, serta aksesibilitas bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas dioptimalkan. Di tengah kerumunan pedagang dan arus lalu lintas yang kian padat, Pemkot Bekasi memilih pendekatan bertahap—dengan pendataan mendalam, dialog intensif bersama pedagang, hingga penyediaan lokasi alternatif yang layak.

Tri Adhianto menekankan, persoalan yang telah berlangsung puluhan tahun tidak bisa diatasi dalam semalam. “Kita tidak ingin hanya membersihkan sampah, lalu biarkan masalahnya kembali tumbuh. Yang kita bangun adalah sistem,” ujarnya saat meninjau langsung lokasi. Ia mencontohkan, di Pasar Pondok Gede, penataan yang dimulai beberapa bulan lalu sudah menunjukkan penurunan kemacetan dan peningkatan kenyamanan pengunjung—sebuah bukti bahwa pendekatan holistik bekerja.

Langkah ini juga bagian dari visi besar Pemkot Bekasi untuk mengubah kawasan perkotaan yang selama ini identik dengan kekacauan menjadi pusat ekonomi yang terorganisir. Dengan mengintegrasikan penataan fisik dan sosial, pemerintah berharap tidak hanya mengurangi keluhan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan daya tarik kawasan perdagangan.

Pemkot menjamin bahwa proses ini akan terus berlanjut sesuai kesiapan lapangan dan masukan dari masyarakat. “Pemerintah hadir, bekerja, dan memastikan perubahan itu benar-benar bermanfaat,” tegas Tri. Dengan langkah-langkah konkret ini, Bekasi bergerak menuju kota yang tidak hanya padat, tapi juga patut dihuni.

Previous articleIndonesia dan Korsel Rampungkan Transfer Prototipe KF-21
Next articleChip M6 Akan Debut Lebih Cepat, Tiga Mac Jadi Penerima Pertama