Home Berita Olah Raga Casemiro Bangkit dari Lawakan, Bawa Brasil Menang 2-1 atas Jepang

Casemiro Bangkit dari Lawakan, Bawa Brasil Menang 2-1 atas Jepang

Sumbawanews.com,- Houston — Pernah terlihat kaku, bahkan nyaris jadi bahan tertawaan, Casemiro justru menjadi pahlawan tim ketika Brasil membutuhkannya paling besar. Di babak 32 besar Piala Dunia 2026, gelandang berusia 34 tahun itu menebus kekeliruan babak pertama dengan performa luar biasa di paruh kedua, memimpin Tim Samba menang 2-1 atas Jepang di Houston Stadium, Selasa (30/6) dini hari WIB.

Awal pertandingan tidak berjalan mulus bagi Casemiro. Pada menit ke-14, ia mendapat kartu kuning setelah menekel Junya Ito dari belakang. Tak cukup sampai di situ, ia juga menjadi sorotan saat gol pertama Jepang dicetak Kaishu Sano—Casemiro gagal mengejar laju sang gelandang yang menggiring bola hingga melewati pertahanan Brasil. Jelang turun minum, ia bahkan tak sengaja menginjak kaki rekan setimnya, Lucas Paqueta, hingga membuatnya terjatuh, sebuah insiden yang membuat penonton terkejut sekaligus tertawa.

Brasil tertinggal 0-1 saat istirahat. Tapi di babak kedua, segalanya berubah. Casemiro bangkit seperti sosok yang baru saja bangun dari mimpi buruk. Pada menit ke-54, ia menyambut umpan silang Gabriel Magalhães dengan tandukan tajam yang memperkecil defisit. Gol itu bukan sekadar penyama kedudukan—ia menjadi titik balik moral bagi tim.

Dari situ, Casemiro tak lagi sekadar bertahan. Ia menguasai ritme permainan, memutus aliran bola Jepang dengan intersepsi tajam, dan terus mengirimkan umpan-umpan akurat—89 persen akurasi umpan, delapan kali kontribusi defensif, dan dua tembakan yang mengancam. Meski cedera ringan menjelang injury time dan digantikan Fabinho, pengaruhnya tetap terasa. Tak lama setelah ia keluar, Gabriel Martinelli mencetak gol kemenangan, mengukuhkan kemenangan 2-1 Brasil.

Prestasi itu tak luput dari apresiasi. Casemiro dinobatkan sebagai Man of the Match, mengalahkan sejumlah bintang yang tampil gemilang. Statistiknya—dua tembakan, delapan kontribusi bertahan, dan 89 persen akurasi umpan—menjadi bukti bahwa ia bukan sekadar pemain yang beruntung, tapi pemimpin yang mampu mengubah kekalahan menjadi kemenangan dengan ketahanan mental dan keahlian yang tak tergoyahkan.

Dengan kemenangan ini, Brasil lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup C, sementara Jepang yang tampil perkasa di babak pertama harus tersingkir meski mengakhiri turnamen dengan kepala tegak. Di atas lapangan, Casemiro membuktikan: kadang, kehebatan bukan tentang awal yang sempurna, tapi tentang bagaimana bangkit ketika semuanya tampak hilang.

Previous articleBrasil Balikkan Kekalahan, Singkirkan Jepang dengan Gol Menit Akhir
Next articlePenembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Tewas dan Satu Kritis