Home Berita Nasional Akun Instagram Dukcapil Kena Hack, Data Warga Berisiko Bocor

Akun Instagram Dukcapil Kena Hack, Data Warga Berisiko Bocor

Sumbawanews.com,- Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengonfirmasi bahwa akun Instagram resminya mengalami serangan siber pada Senin, 14 Agustus 2023. Serangan tersebut menyebabkan akun @dukcapil_kemendagri sementara waktu tidak dapat diakses dan sempat menampilkan konten tidak resmi yang tidak terkait dengan fungsi institusi.

Menurut keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Dukcapil, peretas berhasil mengambil alih kendali akun melalui kelemahan pada sistem autentikasi. Namun, pihaknya menegaskan bahwa tidak ada akses ke sistem database kependudukan nasional atau infrastruktur inti Dukcapil. “Serangan hanya terbatas pada akun media sosial. Data kependudukan yang tersimpan di sistem internal tetap aman dan tidak terdampak,” tegas Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh, dalam pernyataan tertulis.

Tim keamanan siber Dukcapil langsung bergerak cepat. Akun Instagram telah dikembalikan ke kendali resmi setelah proses pemulihan yang melibatkan tim keamanan siber Kementerian Komunikasi dan Informatika. Konten yang diposting oleh peretas—berisi ajakan untuk mengunduh aplikasi palsu dan tautan mencurigakan—telah dihapus seluruhnya.

Pihak Dukcapil mengimbau masyarakat untuk tidak mengklik tautan apa pun yang muncul di akun tersebut selama masa gangguan, karena berpotensi mengandung malware atau upaya phishing. “Kami meminta warga tetap tenang. Tidak ada data KTP-el, e-KTP, atau informasi pribadi yang bocor dari sistem kami,” tegas Zudan.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi lembaga pemerintah yang masih mengandalkan platform media sosial sebagai saluran komunikasi publik. Dukcapil berencana memperketat protokol keamanan akun, termasuk penerapan autentikasi dua faktor (2FA) secara wajib dan pelatihan rutin bagi staf yang mengelola kanal digital.

Sejauh ini, belum ada laporan korban yang mengalami penyalahgunaan data pribadi akibat insiden ini. Namun, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan sedang menyelidiki asal-usul serangan dan kemungkinan keterkaitannya dengan kelompok peretas internasional.

Previous articleCara Membuat Link yang Efektif di Digital
Next articleTiga Aktivis Pro-Palestina Bebas Setelah Sebulan Ditahan di Libya
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik