Sumbawanews.com,- Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri melakukan penggeledahan mendadak di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (24/6) siang. Operasi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu masih berlanjut hingga pukul 15.00 WIB, dengan sejumlah petugas bersenjata laras panjang menjaga ketat akses masuk kantor.
Pantauan di lokasi, sejumlah petugas kepolisian berpakaian dinas lengkap berjaga di pintu utama dan lobby kantor, sementara tim khusus terlihat masuk ke ruang-ruang administrasi dan sistem komputer. Kabag Ops Kortastipidkor Polri, Kombes Ahmad Yusuf Afandi, mengonfirmasi kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya akan menggelar konferensi pers untuk menjelaskan detail operasi ini.
Belum ada informasi resmi mengenai dugaan kasus yang mendasari penggeledahan, maupun ruang atau personel yang menjadi fokus penyelidikan. Namun, langkah ini menandai intensifikasi pengawasan terhadap institusi penerimaan negara di sektor bea cukai, yang kerap menjadi sasaran praktik korupsi dan penyelundupan.
Kantor Juanda, yang berlokasi di jalur utama Bandara Internasional Juanda, merupakan salah satu pintu masuk utama barang impor dan ekspor di wilayah Surabaya Raya. Sebelumnya, KPK juga tengah mendalami peran PT Infinity International dalam kasus impor bea cukai, yang menunjukkan adanya pola keterkaitan antara pelaku bisnis dan aparat pemerintah.
Penggeledahan ini menjadi sorotan publik menyusul sejumlah kasus serupa yang melibatkan petugas bea cukai di berbagai bandara, termasuk penangkapan warga negara asing yang membawa amunisi tanpa dokumen di Bali beberapa jam sebelumnya. Masyarakat menanti kejelasan dari pihak kepolisian, apakah operasi ini hanya bersifat teknis atau bagian dari upaya lebih luas untuk membersihkan struktur birokrasi di sektor perpajakan dan kepabeanan.















