Sumbawanews.com,- Jakarta – Oppo siap memperkenalkan Reno16 Series di Indonesia pada 3 Juli 2026, membawa sejumlah fitur kamera berbasis kecerdasan buatan yang belum pernah ada di ponsel sekelasnya. Tiga varian—Reno16 F, Reno16 5G, dan Reno16 Pro 5G—akan hadir dengan teknologi AI yang dirancang untuk mengubah cara pengguna menciptakan konten, tanpa perlu aplikasi tambahan.
Dalam sesi hands-on di Jakarta, Deni Setiawan, Product Manager Oppo Indonesia, menegaskan bahwa inovasi utama produk ini bukan hanya pada spesifikasi kamera, tetapi pada pengalaman kreatif yang terintegrasi penuh di dalam sistem. “Semua fitur ini bawaan, gratis, dan langsung bisa digunakan. Tidak perlu download, tidak perlu bayar,” ujarnya.
Desain menjadi titik awal yang mencuri perhatian. Varian putih dari seri ini mengusung teknologi “Planet 3D” yang memadukan tiga lapisan material—pola grafis, lapisan tube-trap, dan mikro-lensa—menciptakan efek visual seolah-olah planet melayang 5 hingga 15 mm di atas permukaan bodi. Oppo mengklaim ini merupakan desain 3D multi-dimensi pertama di industri smartphone.
Di balik keindahan estetika, fitur AI menjadi jantung dari Reno16 Series. AI Remix Co-Launcher memungkinkan pengguna memisahkan objek utama dari latar belakang—baik itu foto, live photo, maupun video—lalu menggabungkannya dengan elemen lain secara real-time. Hasilnya, kolase visual yang dinamis bisa dibuat dalam hitungan detik, tanpa aplikasi editing eksternal.
Tak berhenti di situ, Pop-out 2.0 memperluas batas kreativitas. Jika sebelumnya fitur serupa hanya bisa membuat wajah manusia “keluar” dari frame, kini objek seperti hewan peliharaan, mobil, meja, bahkan bangunan bisa tampil seolah nyata menonjol dari gambar. Pengguna bisa menggabungkan hingga sembilan elemen sekaligus dalam satu kolase, dengan kontrol presisi tinggi.
Untuk penggemar gaya retro, Oppo menghadirkan Pop-cam—mode kamera yang menyediakan filter klasik, pengaturan intensitas cahaya lembut hingga terang, serta soft light yang bisa disesuaikan dari level lemah hingga kuat. Semua ini dirancang untuk meniru nuansa kamera film analog, tanpa mengorbankan kualitas digital.
Dalam hal video, Reno16 Series mengandalkan Steadying Video 4K yang secara otomatis menstabilkan rekaman saat pengguna bergerak—baik saat berjalan, jogging, maupun membuat vlog. Sistem ini mampu mengoreksi kemiringan dan getaran, menjaga horizon tetap rata tanpa perlu tripod.
Fitur-fitur ini tidak terbatas pada varian high-end. Oppo memastikan seluruh lini Reno16, termasuk Reno16 F, mendapatkan akses penuh terhadap ekosistem AI kreatif. Strategi ini menunjukkan niat perusahaan untuk membawa teknologi canggih ke segmen menengah, bukan hanya sebagai fitur premium yang eksklusif.
Tak hanya soal foto dan video, Reno16 Pro 5G, Reno16 5G, dan Reno16 F 5G juga dilengkapi AI Mind Pilot—sistem yang memungkinkan pengguna mencari informasi sekaligus membandingkan jawaban dari tiga platform AI global: ChatGPT, Gemini, dan Perplexity. Fitur AI Menu Translation menjadi penunjang praktis bagi pengguna yang sering makan di restoran asing: ia bisa menerjemahkan menu dari foto, mengubah tampilannya secara digital, bahkan memberi perkiraan harga dalam rupiah dan membantu menyampaikan pesanan ke pelayan dalam bahasa lokal.
Di sisi manajemen keuangan, AI Pay Manager hadir di menu MySpace untuk membaca dan mengelompokkan transaksi dari QRIS, aplikasi pembayaran digital, hingga invoice kertas yang difoto. Data pengeluaran akan otomatis dikategorikan harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan—membantu pengguna mengelola keuangan pribadi tanpa aplikasi akuntansi tambahan.
Dengan pendekatan yang menggabungkan estetika, fungsionalitas, dan keterjangkauan, Oppo tidak hanya meluncurkan smartphone baru. Ia memperkenalkan sebuah ekosistem kreatif yang terintegrasi, di mana teknologi AI bukan lagi alat bantu, tapi mitra sehari-hari dalam menciptakan konten, mengelola hidup, dan mengeksplorasi dunia—semua dari satu perangkat.















