Sumbawanews.com,- Rusia melancarkan serangan udara masif terhadap Ukraina, menargetkan ibu kota Kyiv dan sejumlah wilayah strategis dalam operasi yang melibatkan ratusan drone peledak dan puluhan rudal. Serangan yang terjadi pada Selasa, 3 Juni 2026, menewaskan setidaknya sembilan warga sipil, termasuk empat orang di Kyiv, dan melukai puluhan lainnya. Bangunan-bangunan hunian mengalami kerusakan parah, dengan satu gedung apartemen dilaporkan runtuh sebagian, memicu operasi penyelamatan darurat yang masih berlangsung hingga malam hari.
Serangan ini datang hanya beberapa hari setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Moskow sedang mempersiapkan serangan skala besar sebagai bagian dari strategi militer yang semakin agresif. Pihak berwenang Ukraina mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak jatuh sebagian besar rudal dan drone, namun tidak mampu menghentikan seluruh serangan. Korban sipil dan kerusakan infrastruktur menjadi bukti nyata dari meningkatnya intensitas konflik yang telah berlangsung lebih dari dua tahun.
Di Kyiv, warga berlarian mencari perlindungan saat alarm serangan udara berbunyi, sementara tim penyelamat bekerja di bawah debu dan puing untuk mengevakuasi korban yang terperangkap. Pemerintah Ukraina mengecam serangan itu sebagai “kejahatan perang” dan mendesak sekutu Barat untuk mempercepat pengiriman senjata pertahanan udara canggih.
Sementara itu, Rusia belum memberikan pernyataan resmi mengenai rincian operasi tersebut, namun media negara itu sebelumnya telah menyebut bahwa serangan ini adalah bagian dari “tindakan balasan terhadap serangan Ukraina di wilayah perbatasan selatan.” Analis militer memperingatkan bahwa serangan semacam ini kemungkinan akan menjadi pola tetap dalam strategi Rusia menjelang musim panas, saat kondisi cuaca lebih mendukung operasi udara.
Dengan korban jiwa dan kerusakan yang terus bertambah, dunia kembali dihadapkan pada tekanan untuk menemukan solusi diplomatik—meski tanda-tanda perundingan masih jauh dari kenyataan.















