Sumbawanews.com,- Sydney – Xabi Alonso, pelatih baru Chelsea, mengaku telah pulih sepenuhnya secara mental dan fisik setelah pemecatannya dari Real Madrid pada Januari 2026. Pria 45 tahun itu kini fokus penuh membangun kembali tim asuhannya yang terpuruk di musim lalu, setelah menangani Los Blancos selama delapan bulan penuh tekanan.
Alonso ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid musim panas 2025, menyusul kesuksesannya membawa Bayer Leverkusen juara Liga Jerman tanpa kekalahan di musim 2023/2024. Namun, performa tim yang menurun dan konflik internal, termasuk ketegangan dengan Vinicius Junior dan sejumlah pemain senior, memicu keputusan manajemen untuk memecatnya setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Meski sempat mengalami luka emosional, Alonso menegaskan bahwa pengalaman itu justru menjadi pelajaran berharga.
“Saya beruntung tidak banyak hal buruk dalam karier saya,” ujar Alonso, seperti dikutip ESPN. “Jadi tak masalah ketika ada luka seperti kemarin. Sudah sembuh sekarang, dan saya termotivasi serta bersemangat untuk menikmati karier saya selanjutnya, seperti saat saya memulai di Madrid.”
Ia mengaku sangat kritis terhadap dirinya sendiri, menilai bahwa ia seharusnya bisa lebih baik dalam mengelola ruang ganti dan adaptasi taktis. Namun, ia menekankan bahwa proses itu memberinya wawasan luas tentang manajemen pemain, dinamika tim, dan tantangan di level tertinggi. Kini, dengan posisinya di Chelsea, Alonso siap menerapkan semua pelajaran itu untuk mengembalikan kejayaan The Blues.
Chelsea, yang finis jauh di luar zona Eropa musim lalu, melihat Alonso sebagai sosok yang mampu membawa perubahan struktural dan mental. Dukungan dari para pemain dan manajemen semakin memperkuat keyakinannya bahwa masa depan tim ini bisa lebih cerah.















