Home Serba Serbi Tekno Sebagian Jabar Berpotensi Hujan Lebat Empat Hari Berturut-turut

Sebagian Jabar Berpotensi Hujan Lebat Empat Hari Berturut-turut

Sumbawanews.com,- Dinamika atmosfer yang masih aktif membawa potensi hujan lebat selama empat hari berturut-turut di sebagian wilayah Jawa Barat, mulai 1 hingga 7 Juni 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi ini dipicu oleh gelombang atmosfer Kelvin dan suhu permukaan laut yang masih hangat di sejumlah perairan Indonesia, menciptakan lingkungan ideal bagi pembentukan awan konvektif yang intens.

Pada Senin, 1 Juni, cuaca pagi hari umumnya cerah hingga berawan, namun menjelang siang, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian kecil Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. Siang hingga sore, hujan berpeluang meluas ke wilayah Depok, Bekasi, Karawang, Bandung Raya, Cimahi, Garut, Subang, Sumedang, Majalengka, dan Kuningan. Di wilayah Bogor, Sukabumi, dan Cianjur, intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi sedang hingga lebat, dengan kemungkinan disertai petir.

Malam harinya, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi mengguyur Bogor, Depok, Sukabumi, dan Bekasi. Suhu udara berkisar antara 18–34 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 97 persen. Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5–40 kilometer per jam.

Selasa, potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang meluas ke Purwakarta, Subang, Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran, menyusul pola yang sama di Kabupaten dan Kota Bogor, Depok, Bekasi, Cianjur, Sukabumi, serta Bandung Raya. Rabu, wilayah yang terdampak tetap serupa, dengan fokus pada Bogor, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, Bandung Raya, Sumedang, dan Garut. Pada Kamis, hujan lebat diperkirakan masih menghampiri Bogor, Sukabumi, Bandung, dan Garut.

BMKG mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat waspada terhadap dampak cuaca ekstrem, termasuk banjir, longsor, dan pohon tumbang. Wilayah perkotaan dengan drainase terbatas, seperti sebagian besar kawasan Bandung Raya dan Jabodetabek bagian barat, diimbau untuk memperkuat kesiapsiagaan, terutama di daerah rawan banjir dan lereng curam.

“Cuaca bisa berubah sewaktu-waktu. Jangan abaikan peringatan dini, terutama saat hujan turun secara intens dalam waktu singkat,” ujar Alita Nuraeni, prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat, dalam keterangan resminya pada 31 Mei lalu.

Masyarakat diminta tetap memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan menghindari aktivitas di area rawan bencana selama periode hujan lebat berlangsung.

Previous articlePresiden Prabowo Hadiri Upacara Persemayaman Eks Menhan Ryamizard
Next articleLedakan Gudang Peledak di Myanmar Tewaskan 46 Orang
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik