Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto akan hadir secara langsung dalam upacara persemayaman mantan Menteri Pertahanan, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (1/6/2026). Almarhum meninggal dunia pada Minggu, 31 Mei 2026, di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada usia 76 tahun.
Dalam konfirmasi resmi, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, Presiden Prabowo akan menghadiri upacara persemayaman pukul 08.00 WIB sebelum melanjutkan rangkaian acara Hari Lahir Pancasila di Kementerian Luar Negeri. “Insya Allah rencananya demikian,” ujar Prasetyo.
Jenazah Ryamizard tiba di Kemhan pukul 07.30 WIB dan disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika. Upacara persemayaman dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan sebagai inspektur upacara. Pada pukul 11.00 WIB, jenazah akan dilepaskan dari Kemhan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, di mana prosesi pemakaman militer akan berlangsung.
Menteri Pertahanan sendiri akan memimpin upacara pemakaman sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara terhadap seorang prajurit sejati dan negarawan yang telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk Indonesia. Dalam pernyataan resmi, Karo Infohan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo, menyebut kepergian Ryamizard meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar TNI dan seluruh insan pertahanan yang pernah bekerja sama dengannya.
Ryamizard, yang pernah menjabat sebagai Menhan dari 2014 hingga 2019, dikenal sebagai sosok tegas, berintegritas tinggi, dan memiliki ikatan kuat dengan institusi militer. Hubungan profesionalnya dengan Prabowo Subianto—yang menggantikannya sebagai Menhan pada 2019—juga dikenal penuh kehormatan dan saling menghargai, bahkan setelah masa jabatan berakhir.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam upacara ini bukan hanya simbolik, tetapi juga mencerminkan penghormatan mendalam terhadap jejak kepemimpinan dan pengabdian seorang tokoh yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah pertahanan nasional.















