Home Berita Olah Raga Paraguay Kalahkan Raksasa Amerika Selatan, Kini Lawan Jerman di 32 Besar

Paraguay Kalahkan Raksasa Amerika Selatan, Kini Lawan Jerman di 32 Besar

Sumbawanews.com,- Foxborough — Di luar dugaan, Paraguay melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan reputasi yang menggemparkan: telah mengalahkan dua raksasa benua Amerika Selatan, Brasil dan Argentina, dalam kualifikasi. Kini, mereka menatap tantangan lebih berat—menghadapi Jerman, tim empat kali juara dunia, di Stadion Gillette, Selasa (30/6) dinihari WIB.

Dengan kemenangan 1-0 atas Brasil dan 2-1 atas Argentina dalam sesi kualifikasi dua tahun silam, tim asuhan pelatih Gustavo Alfaro telah membuktikan kemampuan mereka mengalahkan tim-tim dengan kualitas elite. “Kami sudah menghadapi Argentina, kami sudah menghadapi Brasil—tim-tim dengan kaliber sama, bahkan lebih tinggi daripada Jerman,” ujar Alfaro. “Mereka semua kandidat juara. Dan kami menang.”

Paraguay, yang absen dari tiga edisi Piala Dunia berturut-turut sebelumnya, kembali bangkit sebagai kekuatan taktis di panggung dunia. Dalam grup D, mereka finis ketiga dengan empat poin dari tiga pertandingan—seri melawan Australia dan Türkiye, serta kalah 2-0 dari Amerika Serikat—tetapi tetap lolos berkat hasil krusial atas lawan-lawan tangguh di kualifikasi.

Sementara itu, Jerman mengakhiri fase grup E sebagai pemimpin dengan enam poin, unggul atas Côte d’Ivoire berdasarkan selisih gol. Meski belum terlalu meyakinkan dalam performa, Der Mannschaft tetap dianggap favorit berdasarkan sejarah dan kedalaman skuad. Namun, catatan head-to-head antara kedua tim justru menguatkan optimisme Paraguay: dalam satu-satunya pertemuan resmi di Piala Dunia 2002, Paraguay menang 1-0 di babak 16 besar. Pertemuan terakhir dalam laga persahabatan pada 2013 berakhir imbang 3-3.

Dengan gaya permainan yang disiplin, bertahan rapat, dan serangan cepat lewat sayap, Paraguay datang bukan sebagai penantang biasa—melainkan sebagai tim yang telah membuktikan bisa mengalahkan raksasa. Di Foxborough, bukan hanya soal sejarah, tapi soal keyakinan: tim kecil yang tak pernah takut pada nama besar.

Pertandingan ini menjadi momen sejarah bagi Paraguay—yang terakhir mencapai perempat final pada 2010—untuk membuktikan bahwa mimpi besar masih bisa hidup, bahkan di tengah gempuran tim-tim terkuat dunia.

Previous articleJustin Mathieu, Dulu Pamer Gol Demi Dilirik Timnas Indonesia, Kini Terpencil di Liga Kasta Bawah
Next articleDukun Ghana Ramalkan Portugal Juara Piala Dunia 2026, Argentina Dikutuk